Pemkab Sukabumi Umumkan Hasil Seleksi JPT Pratama 2026, Ini Daftar Nama yang Lolos
Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi mengumumkan hasil administrasi dan rekam jejak Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026. Pengumuman tersebut tertuang dalam dua dokumen resmi Panitia Seleksi (Pansel) yang ditandatangani Ketua Pansel, H. Ade Suryaman.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Teja Sumirat, mengatakan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka, objektif, dan akuntabel sebagai bagian dari reformasi birokrasi nasional.
“Seleksi JPT Pratama ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem merit, sehingga pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, serta rekam jejak yang baik,” kata Teja Sumirat, Kamis 19//2/2026.
Berikut adalah daftar nama yang lolos seleksi administrasi dan rekam jejak untuk beberapa jabatan:
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja:
1. Deni Yudono (Camat Palabuhanratu) – Nilai rekam jejak 95,85
2. Redi Trisna Sanjaya (Sekretaris Disdukcapil) – Nilai rekam jejak 91,41
3. Tana Indra Permana (Sekretaris Dishub) – Nilai rekam jejak 83,80
4. Arianja Hasbulwafi (Sekretaris Satpol PP) – Nilai rekam jejak 82,77
5. Mulyadi (Camat Cibadak) – Nilai rekam jejak 76,88
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan:
1. Dadang Rustandi (Sekretaris Disperkim) – Nilai rekam jejak 97,14
2. Dr. Sugihartto (Kabag Organisasi Setda) – Nilai rekam jejak 95,21
3. Dr. Khusyairin (Kabag Kerja Sama Setda) – Nilai rekam jejak 91,89
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi:
1. Ganjar Anugrah (Sekretaris BKPSDM) – Nilai rekam jejak 98,29
2. Dr. Andri Mauladi (Sekretaris Kecamatan Cicantayan) – Nilai rekam jejak 85,16
3. Encep Iwan Kartawiria (Camat Kadudampit) – Nilai rekam jejak 75,58
Peserta yang lolos seleksi administrasi dan rekam jejak akan mengikuti Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (Assessment) pada 23-24 Februari 2026 di BKPSDM Kabupaten Sukabumi.
“Publikasi lengkap hasil seleksi ini merupakan bentuk transparansi pemerintah daerah kepada masyarakat. Dengan keterbukaan ini, masyarakat bisa mengawasi langsung proses pengisian jabatan strategis,” tambah Teja Sumirat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
