Wartain.com || Petani milenial di Kp. Cibayawak, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, melakukan panen raya jagung hibrida, Kamis (8/1/2026). Sesi panen ini dihadiri oleh Kepala Desa Munjul, Yoyo Kuswoyo, dan Babinkamtibmas Aiptu Dadang Muharam, serta jajaran Polsek Cilaku.
Panen ini merupakan hasil kerja keras petani milenial binaan Desa Munjul dan Polsek Cilaku, yang menanam jagung hibrida di lahan seluas 1 hektar pada 19 September 2025. Setelah sekitar 4 bulan, jagung hibrida ini siap dipanen dengan hasil yang memuaskan.
“Ini menjadi panen pertama bagi petani milenial Kp. Cibayawak,” kata Aiptu Dadang Muharam.
“Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan semangat petani milenial lainnya untuk terus mengembangkan pertanian di Desa Munjul. Kami juga ingin mengapresiasi kerja keras petani milenial yang telah berhasil meningkatkan produksi pertanian di desa ini,” tambahnya.
Kepala Desa Munjul, Yoyo Kuswoyo, juga menambahkan bahwa panen jagung hibrida ini merupakan bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa, polsek, dan petani milenial.
“Kami akan terus mendukung petani milenial untuk meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Panen jagung hibrida ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di Desa Munjul dan meningkatkan kesejahteraan petani milenial. Hasil panen ini juga akan dipasarkan secara lokal dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani milenial.
Dengan keberhasilan panen ini, petani milenial Kp. Cibayawak berharap dapat menjadi contoh bagi petani lainnya untuk mengembangkan pertanian yang lebih maju dan produktif.
Sementara itu, Kapolsek Cilaku AKP Isep Sukana, SE, SH, MH, mengungkapkan bahwa panen jagung tersebut adalah hasil kolaborasi berbagai pihak yang ada di wilayah hukumnya.
“Panen jagung hibrida ini merupakan bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa, polsek, dan petani milenial,” kata Kapolsek Cilaku, dalam keterangannya.
“Kami akan terus mendukung petani milenial untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan. Kedepan untuk mencari pekerjaan tidak susah, kita bisa bertani jagung seperti ini,” pungkasnya.
Editor : Aab Abdul Malik
(Jaya/Cianjur)
