Wartain.com || Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas, hingga Humanitarian Forum Indonesia (HFI) bakal mengirimkan bantuan senilai hingga Rp 7,1 miliar ke Jalur Gaza, Palestina. Bantuan itu bakal segera dikirimkan melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI).
Pengurus pusat PMI, Niniek Kun Naryatie, menyebut pihaknya bakal mengirimkan bantuan senilai Rp 2,9 miliar yang telah dikumpulkan. Menurut Niniek, bantuan tersebut berupa barang-barang yang sedang dibutuhkan oleh Palang Merah Mesir atau tim Bulan Sabit Merah Mesir seperti hygiene kit, kantung mayat, genset, hingga tabung oksigen.
Palang Merah Mesir inilah yang nantinya bakal membantu menyalurkan bantuan kepada The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dan menyalurkannya ke masyarakat di Jalur Gaza.
“Saat ini bantuan tersebut sudah berada di PMI, dan kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kemlu terkait pengirimannya pada Jumat ke (Bandara) Halim Perdanakusuma,” ujar Niniek di Kemlu, Jakarta, Rabu 01/10/2023, mengutip Kumparan.
PMI saat ini juga masih menunggu pemberitahuan dari PBB soal barang apa saja yang bisa dibawa masuk ke Gaza.
Sementara itu, perwakilan dari HFI, Ali Yusuf, menyebut pihaknya sudah mengumpulkan dana dari masyarakat hingga kurang lebih Rp 5 miliar. Bantuan itu bakal dikirim secara bertahap.
“Untuk periode pertama dukungan kami melalui pemerintah Indonesia yang akan dikirim pada akhir pekan ini kurang lebih sebesar Rp 2,5 miliar,” ucap Ali.
Bantuan itu, kata Ali, bakal terdiri dari makanan siap saji yang awet dan bisa bertahan hingga 6 bulan. Selain itu, mereka juga akan mengirimkan bantuan berupa selimut hingga matras.
Sedangkan dari Baznas, di kloter pertama ini, bakal mengirimkan donasi senilai Rp 1,7 miliar. Donasi itu juga bakal dikirimkan dalam bentuk barang termasuk makanan dan obat-obatan.
“Tidak beda barangnya (yang bakal dikirim) karena kami mengacu pada barang-barang yang disarankan oleh Kementerian Luar Negeri. Makanan, obat-obatan, kemudian hygiene kit, dan juga pakaian [musim] dingin dan selimut,” ucap Deputi 2 Baznas, M Imdadun Rahmat.***
Foto: Kumparan/Fadlan
(Red)
