26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Wakil Wali Kota Sukabumi Ajak Pemuda Bangun Identitas Positif di Era Digital

Wartain.com || Di tengah arus deras teknologi dan media sosial, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengajak generasi muda untuk cerdas membangun citra diri dan menjaga nilai-nilai etika. Hal itu disampaikan Bobby saat menghadiri pertemuan pelajar, mahasiswa, dan pemuda di Masjid Baiturrahim, kawasan Lingkar Selatan, Jumat (20/6/2025) sore.

Pertemuan yang bertajuk penjenamaan generasi muda ini menjadi wadah diskusi penting tentang bagaimana pemuda masa kini bisa memanfaatkan teknologi, terutama media sosial, sebagai sarana untuk membangun karakter dan kontribusi positif.

“Semua bermula dari keinginan yang didukung oleh teknologi,” ujar Bobby membuka paparannya. Ia menekankan bahwa teknologi digital hari ini memberi ruang luas bagi siapa saja untuk dikenal publik. Namun, kebebasan itu harus dibarengi dengan tanggung jawab dan kesadaran diri.

Menurutnya, algoritma media sosial tidak hanya membentuk preferensi informasi, tetapi juga secara tidak langsung mempengaruhi karakter pengguna. “Seperti e-commerce, semakin lama kita menonton suatu konten, maka jenis konten serupa akan terus muncul. Ini yang harus diwaspadai, karena ada konten yang mengarah pada syahwat dan sifat candu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bobby menyoroti tantangan baru di era popularitas instan: menjaga kerendahan hati. Ia berbagi pengalaman pribadi tentang betapa sulitnya tetap rendah hati saat berada di posisi yang dikenal publik.

“Populer itu tidak mudah. Yang paling sulit adalah menjaga diri agar tidak ujub. Kita bisa menyembunyikan banyak hal, tapi menjaga niat itu yang paling berat,” ucapnya.

Bobby juga menyayangkan maraknya fenomena selebritas dadakan yang muncul tanpa proses dan pencapaian yang jelas. Namun ia menegaskan, popularitas tak selamanya buruk jika dimanfaatkan untuk hal baik.

Sebagai contoh, ia menyebut sosok Cecep, seorang pemuda asal Tipar, yang memanfaatkan media sosial untuk berbagi kegiatan positif seperti membersihkan masjid. Kontennya viral dan bahkan menarik perhatian berbagai tokoh penting.

“Cecep bisa menjadi dikenal bukan karena sensasi, tapi karena aksi nyata. Ini bukti bahwa branding diri bisa dilakukan dengan elegan dan bermakna,” ujar Bobby.

Ia pun mengajak para pemuda untuk aktif menciptakan narasi positif tentang diri mereka, dengan menempatkan diri sebagai pribadi yang memberi manfaat di tengah masyarakat.

“Teknologi adalah alat, tetapi arah dan tujuan ada di tangan kita sendiri,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.