26.7 C
Jakarta
Sabtu, Januari 17, 2026

Latest Posts

Wamen P2MI Hadiri Pertemuan Bisnis Apjati Buka Peluang Kerja ke Brunei Darussalam

Wartain.com || Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani menghadiri pertemuan bisnis atau business matching yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) dengan agensi pekerja migran di Brunei Darussalam, 27-29 Agustus 2025 nanti.

Selain business matching, Wamen Christina juga melakukan sejumlah pertemuan dengan pejabat di Brunei Darussalam, utamanya yang berhubungan dengan membuka peluang-peluang penempatan pekerja migran di negara itu.

“Pertemuan-pertemuan nanti merupakan tindak lanjut dari pertemuan online kami dengan Duta Besar dan Atnaker KBRI Bandar Seri Begawan yang diselenggarakan pada 7 Agustus lalu,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

“Kami juga ingin membuka dialog dengan Pemerintah Brunei Darussalam agar penempatan pekerja migran, terutama pekerja migran terampil bisa kita realisasikan,” sambung Christina.

Nantinya, Wamen Christina akan bertemu dengan pejabat di Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam. Ia berharap, lewat pertemuan tersebut akan dipetakan sektor-sektor potensial penempatan pekerja migran Indonesia terampil di Brunei Darussalaman, utamanya di sektor kesehatan.

“Saya akan mengunjungi Jerudong Park Medical Centre (JPMC) di Brunei, sekaligus menyapa pekerja migran Indonesia yang menjadi tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut,” ungkapnya.

Saat ini sudah terjalin pilot kerja sama P to P terkait penempatan pekerja migran sektor kesehatan sebanyak 100 orang perawat antara Universitas Binawan dan Jerudong Park Medical Centre (JPMC) Brunei.

Selain sektor kesehatan, Kementerian P2MI juga akan melirik sektor-sektor lain yang potensial ditempati pekerja migran Indonesia, seperti perkebunan dan pertanian.

“Saya juga akan berkunjung ke usaha perkebunan yang memerlukan pekerja migran dari Indonesia,” tambah Christina Aryani.

Sebelumnya, Pemerintah Brunei Darussalam membuka peluang untuk pekerja migran Indonesia di sektor kesehatan, pertanian, perkebunan dan perikanan. Adapun gaji minimum mulai dari BND550 hingga BND3.300 (sekitar Rp6,9 juta hingga Rp22 juta per bulan).***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.