Wartain.com || Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadiri Reuni Akbar 4 Dekade Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro (Undip), Sabtu (6/9/2025).
Acara ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen para alumni, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang selaras dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia yakni Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat. Kegiatan cek kesehatan gratis di tengah acara reuni ini mendapat apresiasi Menteri Karding.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian alumni FKM. Tidak hanya berkumpul untuk nostalgia, tetapi juga langsung memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah nilai penting yang harus terus dijaga,” ujar Karding.
Menteri Karding yang juga Ketua Umum IKA Undip, menekankan pentingnya peran alumni untuk memberikan manfaat lebih luas, baik untuk kampus maupun masyarakat.
“Alumni FKM Undip memiliki kapasitas, kompetensi, dan daya saing. Namun persoalannya sering kali akses yang tidak terbuka. Karena itu, saya mendorong para alumni yang sudah bekerja di berbagai sektor untuk membuka akses bagi sesama alumni, tentu dengan tetap profesional dan terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas di antara alumni. Menurut Menteri Karding, solidaritas dibutuhkan agar sesama alumni bisa saling membantu.
“Kita sedang membangun semangat ‘bocahe dewe’. Artinya kita harus merasa satu keluarga, satu saudara, satu bapak dan ibu. Hanya dengan jaringan alumni yang kuat, kita bisa saling menopang dan membuka jalan bagi masa depan,” katanya.
Menteri Karding menegaskan, kontribusi alumni tidak boleh berhenti hanya pada dunia kerja, tetapi juga harus menyentuh masyarakat luas.
“Saya berharap FKM semakin terlibat, semakin bermanfaat, dan membawa keberkahan. Dengan begitu, cita-cita Undip untuk menjadi universitas yang bermartabat dan juara bisa kita capai bersama,” tuturnya.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
