Wartain.com || Aston Villa harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri, setelah kalah tipis dari Brentford dalam lanjutan Liga Inggris, pada Minggu (1/1/2026).
Aston Villa Bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak babak pertama, namun justru gagal memanfaatkannya dan membiarkan Brentford pulang dengan kemenangan berharga dari Villa Park.
Pertandingan berjalan cukup dramatis, ketika penyerang Brentford, Kevin Schade, diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Matty Cash.
Situasi tersebut semestinya menjadi momen bagi Aston Villa untuk mengontrol permainan dan menekan pertahanan lawan. Namun alih-alih tampil dominan secara efektif, Villa justru kebobolan tak lama setelah insiden kartu merah tersebut.
Dango Ouattara menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah setelah melepaskan tembakan keras yang mengarah ke sudut atas gawang.
Gol tersebut menunjukkan efektivitas Brentford dalam memanfaatkan peluang, sekaligus menjadi pembeda dalam laga ini.
Pada babak kedua, Aston Villa kian meningkatkan intensitas serangan. Tammy Abraham yang baru kembali memperkuat tim sempat mencetak gol penyeimbang kedudukan di awal paruh kedua.
Sayangnya, setelah tinjauan panjang VAR selama hampir empat menit, gol tersebut dianulir karena bola dinilai telah keluar lapangan sebelum proses serangan dimulai. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari suporter dan official.
Aston Villa terus melancarkan tekanan bertubi-tubi, tapi berhasil diredam dengan blok-blok krusial dan penjagaan area yang solid dari Brentford.
Kekalahan ini menjadi catatan negatif bagi Aston Villa karena untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir mereka menelan kekalahan kandang secara beruntun di ajang liga. Hasil tersebut juga membuat jarak mereka dengan pemuncak klasemen Arsenal semakin melebar. Sekaligus memperkecil peluang Villa dalam perburuan gelar musim ini.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Ujeng)
