26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 1, 2026

Latest Posts

Ditjen PE2HU Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji Daerah, UMKM Didorong Masuk Rantai Pasok

Wartain.com || Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah RI secara resmi memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji di tingkat daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran penyelenggaraan ibadah haji dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi para pelaku UMKM di dalam negeri.

Program strategis ini diluncurkan pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bagian dari transformasi penyelenggaraan ibadah haji agar tidak semata berorientasi pada layanan ritual, tetapi juga mampu menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur yang menyimpan potensi besar.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah mengusung misi besar yang dikenal sebagai “Tri Sukses Haji”. Gagasan ini bertujuan untuk menyeimbangkan pelaksanaan ibadah haji dengan upaya menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat secara luas melalui penguatan ekosistem yang terintegrasi.

Dalam penyelenggaraan haji kita memiliki tiga misi utama atau Tri Sukses Haji, yaitu sukses memfasilitasi ritual ibadah haji, sukses pengembangan ekosistem ekonomi haji, serta sukses keadaban dan peradaban,” ujar Jaenal dalam kegiatan pembinaan di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pemerintah secara khusus mendorong keterlibatan aktif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok kebutuhan jemaah haji. Langkah ini bertujuan agar perputaran dana yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji mulai dari penyediaan logistik hingga perlengkapan jemaah, dapat diproduksi dan dikelola oleh industri dalam negeri.

“Anggaran dan aktivitas ekonomi haji harus memberikan manfaat kembali bagi Indonesia. Karena itu perlu dilakukan identifikasi UMKM yang berpotensi masuk dalam rantai pasok produk oleh-oleh haji,” tegas Jaenal dilansir melalui laman resmi Kemenhaj RI.

Dalam forum tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Fasilitasi PE2HU Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, Amri Yusri, menyampaikan besarnya potensi daerah dalam mendukung terwujudnya visi nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa Jawa Barat memiliki kapasitas ekosistem yang cukup besar sebagai daerah dengan jumlah jemaah haji yang tinggi, sehingga dapat menjadi gambaran bagi wilayah lain dengan karakteristik serupa seperti Jawa Timur. Saat ini, Jawa Barat mengelola berbagai aset ekosistem yang cukup luas, di antaranya:

• 493 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
• 740 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
• 123 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
• Anggaran BPIH Jawa Barat yang mencapai sekitar Rp31,9 miliar untuk distribusi di kabupaten/kota.
• Dukungan infrastruktur berupa dua embarkasi haji, satu bandara, dan 19 PLHUT sebagai pusat layanan ekonomi haji terpadu.

Infrastruktur tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi haji di daerah yang dapat mendukung berbagai transaksi serta layanan komersial.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.