26.7 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Latest Posts

H+3 Lebaran, Jalur Cikidang–Palabuhanratu Lumpuh Total, Ribuan Kendaraan Terjebak Semalaman

Wartain.com || Memasuki H+3 arus libur Lebaran, jalur wisata sekaligus jalur alternatif Cikidang–Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi mengalami kemacetan parah yang melumpuhkan pergerakan kendaraan. Antrean panjang dilaporkan terjadi sejak Senin malam (23/3/2026) hingga Selasa pagi (24/3/2026), membuat ribuan wisatawan tertahan berjam-jam tanpa kepastian.

Kondisi di lapangan menunjukkan kepadatan luar biasa. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi seluruh badan jalan, bahkan nyaris tidak menyisakan ruang gerak. Dalam situasi tersebut, sepeda motor terlihat berusaha mencari celah, sementara kendaraan roda empat dan truk hanya bisa diam di tempat dalam waktu lama.

Laporan dari petugas P2BK Cikidang menyebutkan titik kemacetan terparah terjadi di kawasan pertigaan Buniwangi, tepatnya di sekitar minimarket. Situasi di tengah antrean pun disebut cukup memprihatinkan, terutama bagi penumpang yang telah lama berada di dalam kendaraan.

“Arus lalu lintas benar-benar tidak bergerak. Banyak penumpang, terutama anak-anak, mulai kelelahan, bahkan ada yang menangis karena terlalu lama terjebak,” ungkapnya.

Selain kepadatan volume kendaraan, kendala teknis juga memperparah situasi. Di sejumlah tanjakan curam seperti kawasan Pasir Bilik, tercium bau kampas kopling terbakar dari kendaraan yang tertahan. Pengemudi terpaksa terus menahan kendaraan di posisi menanjak dalam waktu lama, sehingga meningkatkan risiko kerusakan.

Salah seorang wisatawan asal Bogor, Ahmad, mengaku sudah berangkat sejak malam hari, namun hingga pagi masih belum berhasil keluar dari antrean panjang. Ia bahkan sempat mengalami kondisi di mana kendaraannya tidak bergerak sama sekali dalam waktu cukup lama.

“Sudah dari malam terjebak macet. Sampai pagi ini belum juga lancar. Bahkan sempat hampir dua jam mobil tidak bergerak,” ujarnya.

Belum adanya keterangan resmi dari pihak terkait membuat penyebab pasti kemacetan masih dalam penelusuran. Namun, kondisi ini diduga dipicu oleh tingginya volume kendaraan wisatawan, karakter jalan yang sempit dan berliku, serta adanya kendaraan yang mengalami gangguan di jalur menanjak.

Pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur tersebut, mengingat medan yang cukup ekstrem dengan dominasi tanjakan dan turunan tajam.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.