Wartain.com || Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi melakukan audiensi dengan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Gedung Pertemuan Kantor Wali Kota Sukabumi, Selasa (7/4/2026).
Audiensi tersebut dihadiri empat presidium MD KAHMI Sukabumi, yakni Fery Gustaman selaku koordinator, Aam Abdul Salam, Dadang Sahroni, dan Jaka Susila, bersama sejumlah anggota lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Fery Gustaman menyampaikan bahwa audiensi bertujuan menyerahkan rekomendasi hasil kajian strategis KAHMI untuk mendorong percepatan pembangunan di Kota Sukabumi.
“Kami membawa 13 poin rekomendasi strategis sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah, dengan harapan dapat menjadi prioritas pembangunan ke depan,” ujar Fery.
Ia menegaskan, rekomendasi tersebut merupakan hasil kajian yang disusun secara komprehensif oleh MD KAHMI Sukabumi, sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Aam Abdul Salam menekankan pentingnya pembenahan birokrasi secara cepat dan menyeluruh. Menurutnya, birokrasi yang efektif akan menentukan keberhasilan implementasi program pembangunan.
“Wali kota perlu memastikan birokrasi berjalan adaptif dan mampu menerjemahkan program secara tepat, agar berdampak langsung bagi kemajuan Kota Sukabumi,” kata Aam.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kontribusi MD KAHMI Sukabumi dalam memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengabdi kepada masyarakat serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi alumni seperti KAHMI.
“Saya ini pekerja bagi masyarakat Kota Sukabumi, bukan pemilik kota. Karena itu, masukan seperti ini sangat penting untuk kami tindak lanjuti,” ujar Ayep.
Sebagai penutup audiensi, MD KAHMI Sukabumi menyerahkan dokumen rekomendasi secara simbolis kepada Wali Kota. Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program prioritas pembangunan Kota Sukabumi ke depan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(DH)
