Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-112 untuk memperluas jejaring internasional melalui gelaran The Diplomatic Forum yang berlangsung selama dua hari, 21–22 April 2026. Forum ini mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan para duta besar dari berbagai negara, sebagai langkah konkret membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Sejumlah potensi unggulan Kota Sukabumi diperkenalkan dalam forum ini, mulai dari kekayaan budaya, layanan kesehatan, hingga peluang investasi daerah. Tak hanya itu, kerja sama di bidang pendidikan juga menjadi salah satu fokus, termasuk rencana pengiriman guru ke negara mitra selama satu tahun guna meningkatkan kapasitas, sebelum kembali berkontribusi di daerah.
Pada hari pertama, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana menyambut langsung kedatangan para duta besar di Balai Kota Sukabumi. Suasana hangat terasa dalam sesi ramah tamah yang dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Andang Tjhajandi serta unsur Forkopimda.
Pertemuan ini menjadi simbol keterbukaan Kota Sukabumi terhadap kerja sama global, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dengan negara sahabat.
Fokus Pendidikan: Siswa Dikenalkan Dunia Internasional
Agenda kemudian berlanjut ke sektor pendidikan. Para duta besar diajak mengunjungi SMP Negeri 1 Kota Sukabumi sebagai bagian dari pengenalan sistem pendidikan sekaligus upaya membangun kolaborasi internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran para duta besar menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Ini menjadi jembatan persahabatan antarbangsa serta inspirasi bagi generasi muda kami untuk memiliki wawasan global, semangat belajar, dan cita-cita yang tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa dan guru untuk memanfaatkan momentum langka ini sebagai sarana belajar langsung tentang keberagaman budaya dan pentingnya komunikasi global.
Sementara itu, perwakilan duta besar, Francisco de la Torre Galindo dari Meksiko, menyampaikan kekagumannya terhadap Kota Sukabumi.
“Saya merasa sangat senang dan bangga bisa berada di sini hari ini. Saya datang untuk menyampaikan bahwa negara dan kota kalian sangat indah, dengan suasana yang hangat serta lingkungan sekolah yang penuh semangat,” ungkapnya.
Sukabumi Perkenalkan Diri sebagai Kota Toleran
Selain pendidikan dan budaya, aspek keberagaman juga menjadi perhatian utama. Dalam forum ini, Kota Sukabumi diperkenalkan sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, bahkan menempati peringkat keenam secara nasional dan tertinggi di Jawa Barat.
Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota kepada para delegasi saat kunjungan ke kawasan Secret Village. Para tamu juga diajak mencicipi kuliner khas Sukabumi serta menyaksikan tayangan video bertema Tolerance City yang menggambarkan kehidupan harmonis masyarakatnya.
Penjelasan mengenai praktik toleransi turut disampaikan oleh perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang menegaskan komitmen daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan produk UMKM lokal yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Inovasi Kesehatan Jadi Daya Tarik
Di bidang kesehatan, para duta besar diajak mengunjungi RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk melihat langsung layanan unggulan yang dimiliki. Rumah sakit ini juga memiliki nilai historis, karena pernah dikelola oleh Susteran Santa Lidwina.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah terapi stem cell, hasil kerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia. Terapi ini memanfaatkan sel punca yang mampu memperbaiki dan meregenerasi jaringan tubuh.
Jenis yang digunakan adalah Mesenchymal Stem Cells (MSCs), yang dikenal memiliki kemampuan menghasilkan faktor pertumbuhan dan zat anti-inflamasi untuk membantu proses penyembuhan.
Dengan standar kualitas internasional, layanan ini memiliki potensi besar dalam menangani berbagai penyakit kronis seperti diabetes, gagal ginjal, stroke, hingga gangguan autoimun.
Komitmen Menuju Kota Berdaya Saing Global
Rangkaian kegiatan hari pertama Diplomatic Forum berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran para duta besar menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Sukabumi dalam membangun jejaring global dan meningkatkan daya saing daerah.
Agenda akan berlanjut di hari kedua dengan berbagai kunjungan serta diskusi lanjutan bersama para delegasi, guna memperdalam peluang kerja sama di berbagai sektor strategis.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
