Wartain.com – Menyambut 1 Muharam 1448 H, CEO Wartain.com Siti Ratna Maymunah, S.Pd mengajak seluruh tim redaksi dan pembaca untuk melakukan perubahan. Ajakan itu disampaikan lewat refleksi akhir tahun Hijriah: kalau tahun terus berganti, cara kerja dan cara baca kita juga harus naik kelas.
Muharam bukan soal pesta kembang api. Muharam soal hitung-hitung diri. Wartain.com sebagai media online yang ada di Sukabumi merasa punya tanggung jawab ganda: cepat menyampaikan info, tapi juga harus bermanfaat buat warga. Di sinilah “hijrah” versi Wartain.com dimulai.
Perubahan pertama untuk internal. Redaksi diajak hijrah dari lomba “siapa paling cepat” ke lomba “siapa paling akurat”. Kecepatan penting, tapi kalau keliru, cepatnya jadi bumerang. Makanya cek-fakta, konfirmasi narasumber, dan konteks berita jadi non-negotiable tahun ini.
“Doa yang kami panjatkan di 1 Muharam ini adalah bentuk harapan untuk Wartain.com agar lebih maju lagi. Maju bukan cuma trafiknya, tapi kualitas dan kebermanfaatannya,” ujar Siti Ratna Maymunah. Selasa 16/06/2026.
Perubahan kedua untuk konten. Wartain.com akan kurangi berita “kaget” tanpa solusi. Ditambah konten yang menjawab: misalnya, Harga cabai naik, lalu tips warga biar tetap hemat? Berita harus sampai ke “lalu kita ngapain”.
“Kami ingin pembaca merasa Wartain.com itu teman diskusi, bukan cuma tukang sebar info. Itu harapan kami di 1448 H,” lanjutnya.
Perubahan ketiga untuk pembaca. CEO Wartain.com mengajak warga Sukabumi hijrah jadi pembaca cerdas. Baca judul saja gak cukup. Scroll sampai tuntas, cek tanggal berita, dan jangan langsung share sebelum yakin. Hoaks paling senang kalau kita buru-buru.
Perubahan keempat untuk tim. Kultur “keluarga besar” diperkuat. Dari admin medsos sampai wartawan lapangan, semua diajak saling koreksi dan saling support. Media kuat kalau timnya solid. Target 1448 H: minim miss komunikasi, maksimal kerja bareng.
Perubahan kelima untuk format. Algoritma berubah, kebiasaan baca warga juga berubah. Wartain.com akan perbanyak konten video pendek, infografis data jalan rusak, harga komoditas, dan live report kegiatan desa. Tapi prinsip jurnalistik tetap: berimbang, akurat, tidak memihak.
Siti Ratna menekankan, perubahan paling penting adalah niat. Jurnalistik itu amanah. Setiap kata yang naik ke portal bisa mengangkat martabat orang, bisa juga menjatuhkan. Makanya di 1 Muharam ini seluruh tim diajak luruskan niat: menulis untuk kemaslahatan, bukan sensasi.
Ajakan berubah juga nyambung ke aksi sosial. Muharam sama dengan bulan berbagi. Wartain.com Group merencanakan santunan anak yatim dan bersih-bersih lingkungan kantor. Media gak cuma meliput kebaikan, tapi harus jadi bagian dari kebaikan itu.
Untuk pemerintah & stakeholder, CEO Wartain.com buka pintu kolaborasi. Data, program, dan informasi publik yang penting buat warga silakan masuk ke redaksi. Wartain.com siap jadi jembatan, asal datanya valid dan bisa dipertanggungjawabkan.
Pesan penutupnya sederhana: 1448 H tahunnya berubah. Berubah dari “asal terbit” ke “terbit yang ngena”. Berubah dari “rame komentar” ke “rame solusi”. Dari Sukabumi untuk Sukabumi, tapi dengan standar yang terus naik.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H. Mari kita hijrah bareng-bareng. Tim Wartain.com hijrah dalam kerja, pembaca hijrah dalam cara baca. Kalau kita berubah, Sukabumi ikut berubah,” pungkas Siti Ratna Maymunah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
