26.7 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 31, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Ajak Dunia Usaha Terlibat dalam Penanganan Masalah Sosial

Wartain.com – Penanganan persoalan sosial di Kota Sukabumi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, tidak hanya mengandalkan kemampuan anggaran pemerintah daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial dinilai penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat menyalurkan bantuan melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah kepada warga Kelurahan Cipanengah dan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kamis (30/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ayep didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Lulis Delawati serta Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti.

Ayep menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mendorong para pelaku usaha dan berbagai pihak lainnya untuk mengambil bagian dalam program-program sosial yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ekonomi, tetapi juga melalui tanggung jawab dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kemajuan Kota Sukabumi ditopang oleh birokrasi yang jujur dan adil, dan juga oleh seluruh pengusaha yang jujur dan amanah, karena di situ ada hak masyarakat Kota Sukabumi yang dititipkan kepada pengusaha dalam bentuk pajak, dan lainnya,” ujarnya.

Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan sosial, khususnya bagi Pemerlu Atensi Sosial (PAS). Pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB, Baznas, dan Telkom.

Pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada 14 warga dari dua kelurahan. Rinciannya, sebanyak 10 warga kurang mampu menerima santunan masing-masing Rp1 juta beserta paket sembako.

Sementara itu, empat penerima lainnya merupakan pelaku usaha mikro yang memperoleh bantuan berupa barang sebagai modal untuk menunjang kegiatan usaha mereka.

Melalui program tersebut, Pemkot Sukabumi berupaya menghadirkan intervensi sosial yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan bagi warga agar dapat mengembangkan aktivitas ekonomi secara mandiri.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam memperluas jangkauan bantuan sekaligus memperkuat upaya penanganan masalah sosial di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.