26.7 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda blog Halaman 166

Malam Sempurna di GBK: Eksel Runtukahu Jadi Mimpi Buruk Lini Belakang Persebaya

0

Wartain.com || Persija Jakarta sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan tamunya, Persebaya Surabaya, dengan skor telak 3-0 dalam laga lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/4/2026) malam.

Kemenangan meyakinkan skuad “Macan Kemayoran” ini tak lepas dari performa gemilang penyerang mereka, Eksel Runtukahu, yang terlibat dalam seluruh proses gol. Persija langsung tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan, menekan pertahanan tim tamu secara konsisten.

Pesta gol tuan rumah dibuka pada menit ke-16 melalui titik putih. Penalti diberikan wasit setelah Eksel Runtukahu dijatuhkan di area terlarang oleh barisan pertahanan lawan. Allano yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa Persija unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Eksel Runtukahu menunjukkan kelasnya dengan menggandakan keunggulan pada menit ke-54. Melalui skema serangan yang rapi, ia melepaskan tembakan placing yang sangat tenang ke sudut gawang Persebaya. Belum puas, Eksel mencatatkan namanya kembali di papan skor pada menit ke-76 lewat sontekan manis setelah menerima umpan “memanjakan” dari Allano.

Persebaya Surabaya sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Tim berjuluk “Bajul Ijo” tersebut sempat menciptakan beberapa peluang emas. Namun, keberuntungan belum berpihak karena bola membentur tiang gawang. Selain itu, solidnya koordinasi lini tengah dan pertahanan Persija membuat serangan tim tamu selalu menemui jalan buntu hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Persija Jakarta semakin kokoh di papan atas klasemen, sementara Persebaya harus pulang dengan tangan hampa dan mengevaluasi lini serang mereka yang kurang klinis di depan gawang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Polres Sukabumi Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan, 47 Tersangka Diamankan

0

Wartain.com || Komitmen tegas dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sukabumi Kota. Dalam rentang tiga bulan terakhir, aparat kepolisian berhasil mengungkap 32 perkara penyalahgunaan narkoba dan mengamankan 47 orang tersangka.

Capaian ini mencerminkan keseriusan jajaran Polres Sukabumi Kota dalam menjaga wilayahnya dari ancaman zat adiktif yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Kepala Satnarkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menyampaikan bahwa dari sejumlah kasus yang berhasil diungkap, narkotika jenis sabu masih mendominasi peredaran di wilayah Sukabumi.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti dalam jumlah signifikan, di antaranya 247,76 gram sabu siap edar, 68 gram ganja kering beserta empat batang pohon ganja, 4,8 gram tembakau sintetis, 436 butir psikotropika, serta 9.940 butir obat keras terbatas (OKT).

“Kasus yang paling banyak kami temukan berkaitan dengan sabu. Ini menjadi fokus utama kami untuk terus memutus jaringan peredarannya hingga ke tingkat paling bawah,” ujar Tenda, Sabtu (11/4/2026).

Selain langkah penindakan, Polres Sukabumi Kota juga mengedepankan upaya pencegahan. Strategi ini dilakukan melalui patroli rutin sekaligus kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya di kawasan permukiman.

Menurut Tenda, pendekatan preventif penting dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran dan ketahanan terhadap bahaya narkotika. Petugas secara aktif memberikan edukasi terkait dampak negatif penggunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun konsekuensi hukum.

“Kami terus mengingatkan masyarakat bahwa sekali terjerumus ke dalam narkoba, akan sangat sulit untuk lepas. Karena itu, langkah terbaik adalah tidak pernah mencobanya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang turut memberikan informasi. Untuk itu, pihak kepolisian berharap dukungan tersebut terus berlanjut, terutama dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dengan kolaborasi yang solid antara aparat penegak hukum dan masyarakat, Polres Sukabumi Kota optimistis dapat menekan peredaran narkotika secara lebih efektif. Saat ini, seluruh tersangka masih menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Sukabumi Kota.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Mahasiswi Akuntansi Nusa Putra Tembus Finalis Konferensi Pemuda Internasional di Singapura

0

Wartain.com || Salah satu mahasiswi Program Studi Akuntansi angkatan 2023, Mega Hari Sophia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Ia dinyatakan lolos sebagai finalis dalam ajang 4th International Youth Conference 2026 – Chapter Singapore melalui kompetisi esai yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara.

Keberhasilan tersebut diraih berkat esai berjudul “Local Wisdom For Character Education: Silih Asah, Silih Asuh, and Silih Asih Through Educational Posters for Children.” Dalam tulisannya,

Mega mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Sunda sebagai pendekatan dalam pendidikan karakter anak, dengan memanfaatkan media visual berupa poster edukatif. Pengumuman kelolosan Mega sebagai finalis disampaikan langsung oleh panitia melalui surat elektronik pada 3 April 2026 dini hari.

Dalam pemberitahuan tersebut, Mega resmi ditetapkan sebagai “4th IYC Finalist” dan berhak melaju ke tahap selanjutnya dalam rangkaian konferensi internasional tersebut. Konferensi 4th International Youth Conference 2026 – Chapter Singapore dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya pemuda dari berbagai negara untuk bertukar gagasan dan berdiskusi mengenai isu global, mulai dari kepemimpinan, inovasi sosial, hingga keberlanjutan lingkungan dan diplomasi pemuda.

Pada tahap berikutnya, Mega akan mempresentasikan gagasannya di hadapan dewan juri internasional bersama para finalis lainnya. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga turut mengharumkan nama Nusa Putra University di tingkat global.

Ketua Program Studi Akuntansi, Heliani, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswinya tersebut. Ia menilai pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa memiliki kemampuan akademik dan literasi ilmiah yang mampu bersaing secara internasional.

Menurutnya, karya Mega menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan isu global sekaligus mengangkat nilai budaya lokal.

Heliani juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Mega mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia mengaku tidak menyangka esai yang ditulisnya mampu membawanya hingga ke tahap final dalam forum pemuda internasional tersebut.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Intan)

Borneo FC Mengamuk di Segiri, PSBS Biak Pulang dengan Tangan Hampa

0

Wartain.com || Borneo FC sukses mengamankan poin penuh setelah tampil dominan dan melibas PSBS Biak dengan skor mencolok 5-1 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League yang berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) . Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Pesut Etam tersebut menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini dengan penguasaan bola mencapai 66 persen sepanjang pertandingan.

Kemenangan besar ini dipicu oleh penampilan gemilang Mariano Peralta yang berhasil mencetak dua gol (brace) pada menit ke-28 dan ke-39. Meskipun tim tamu sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui aksi Hassan Nader di menit ke-32, Borneo FC tak butuh waktu lama untuk kembali unggul sebelum turun minum. Intensitas serangan yang tinggi membuat pertahanan PSBS Biak kewalahan menahan gempuran tuan rumah.

Memasuki babak kedua, dominasi Borneo FC semakin tidak terbendung dengan tambahan tiga gol yang masing-masing dicetak oleh Villa (66’), Astina (68’), dan ditutup oleh gol pemain muda Komang Teguh pada menit ke-89. Secara statistik, Borneo FC mencatatkan 22 tembakan dengan 12 di antaranya tepat sasaran, berbanding jauh dengan PSBS Biak yang hanya mampu melepaskan 4 tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Efektivitas permainan anak asuh Pesut Etam terlihat dari total 447 umpan sukses dan penciptaan 11 peluang emas di dalam kotak penalti lawan. Sebaliknya, PSBS Biak tampak kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi (high pressing) yang diterapkan tuan rumah, terbukti dari minimnya sentuhan bola mereka di area penalti lawan yang hanya berjumlah 17 kali dibandingkan 65 kali milik Borneo FC.

Hasil ini memperkokoh posisi Borneo FC di papan atas klasemen sementara, sekaligus menjadi evaluasi besar bagi PSBS Biak yang terlihat rapuh di sektor pertahanan. Pelatih Borneo FC menyatakan kepuasannya atas kedisiplinan taktik para pemain, sementara pihak PSBS Biak mengakui keunggulan kualitas transisi permainan yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah dalam laga pekan ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Derbi Jatim Milik Laskar Sape Kerrab: Madura United Tekuk Persik Kediri 2-1

0

Wartain.com || Madura United berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan perlawanan sengit Persik Kediri dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan BRI Super League yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (11/4/2025). Pertandingan yang berlangsung dalam intensitas tinggi ini menjadi pembuktian efektivitas serangan tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri.

Gol pembuka keunggulan Laskar Sape Kerrab dicetak oleh Sandro pada menit ke-34 setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, meskipun Persik Kediri terus mencoba menekan. Memasuki babak kedua, tim tamu sempat menghidupkan asa melalui gol balasan Kadek Rendy pada menit ke-62 yang membuat kedudukan menjadi imbang.

Kemenangan Madura United akhirnya ditentukan oleh aksi Riquelme pada menit ke-72 yang berhasil menyarangkan bola ke gawang Persik untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut lahir di tengah dominasi penguasaan bola tim tamu yang mencapai 65%. Meski terus digempur hingga menit-menit akhir, barisan pertahanan tuan rumah tampil disiplin menjaga keunggulan mereka.

Secara statistik, Persik Kediri sebenarnya menguasai jalannya laga dengan melepaskan 18 tembakan dan melakukan 495 operan. Namun, Madura United bermain lebih defensif dan pragmatis dengan mencatatkan 30 sapuan (clearances) serta 26 tekel sukses untuk meredam agresivitas serangan Macan Putih yang terus mengurung pertahanan mereka di sepertiga akhir lapangan.

Hasil ini membuat Madura United sukses mengamankan tiga poin krusial berkat strategi serangan balik yang efektif. Sebaliknya, bagi Persik Kediri, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bahwa dominasi statistik dan penguasaan bola yang dominan tidak menjamin kemenangan jika tidak dibarengi dengan penyelesaian akhir yang klinis di depan gawang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Soal Maraknya Penyelundupan, Presiden Prabowo Perintahkan Menkeu, Kapolri dan Panglima TNI Segera Tuntaskan 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menghentikan penyelundupan di Tanah Air.

Prabowo meminta aparat penegak hukum menggunakan segala wewenang yang ada untuk menghentikan penyelundupan.

“Panglima TNI, Kapolri, Menteri Keuangan, Anda punya lembaga-lembaga yang tugasnya adalah untuk menghentikan penyelundupan. Gunakan segala wewenang yang ada pada Anda untuk menegakkan itu,” kata Prabowo, di Kejagung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Kepala Negara juga meminta setiap kementerian/lembaga lain juga bekerja sama dalam hal penegakan hukum.

“Dan semua lembaga di setiap tingkatan harus bekerja sama untuk menegakkan hukum,” ucap dia.

Sebab, menurut Prabowo, perjalanan ke depan masih panjang karena masih terjadi kebocoran yang terjadi. “Sekali lagi pekerjaan kita masih berat, perjalanan masih panjang, kebocoran masih terjadi, penyelundupan masih terjadi,” tutur dia.

Pada kesempatan ini, Prabowo mengatakan, hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara.

“Tanpa kekayaan bangsa dan negara tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera. Tidak ada pilihan lain bagi kita,” imbuh dia.

Prabowo berjanji menggunakan semua wewenang dan kekuasaan yang diberikan oleh Undang-Undang Dasar 1945 kepada Presiden Republik Indonesia untuk menegakkan tanpa pandang bulu.

“Saya akan gunakan itu untuk menegakkan hukum, saudara-saudara sekalian. Tanpa pandang bulu, tanpa melihat siapa,” tegas Prabowo.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemkab Sukabumi Sampaikan Ucapan HUT ke-55 untuk Kang Dedi Mulyadi

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang genap berusia 55 tahun pada Sabtu (11/4/2026).

Sosok yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM tersebut mendapat berbagai doa dan harapan dari masyarakat, termasuk dari jajaran pemerintah daerah.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas menyampaikan doa terbaik bagi orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Dalam pesannya, mereka mendoakan agar KDM senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.

Selain itu, diharapkan kepemimpinan yang dijalankan terus membawa inspirasi dan kemajuan bagi masyarakat Jawa Barat.

“Selamat ulang tahun ke-55. Semoga selalu diberikan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian dan terus membawa Jawa Barat menjadi lebih istimewa,” demikian kutipan ucapan yang disampaikan.

Dedi Mulyadi sendiri lahir pada 11 April 1971 di Kabupaten Subang. Ia dikenal tidak hanya sebagai politisi, tetapi juga sebagai sosok kreatif yang aktif menulis buku dan menciptakan lagu.

Beberapa karya tulisnya di antaranya Mengayuh Negeri dengan Cinta, Ciri Sabumi Cara Sadesa, dan Orang Sunda Juga Bisa!. Sementara lagu ciptaannya berjudul Rindu Purnama juga cukup populer di kalangan masyarakat.

Dengan berbagai kiprah tersebut, KDM dinilai sebagai pemimpin yang tidak hanya fokus pada pemerintahan, tetapi juga aktif dalam pelestarian budaya dan penyampaian pesan melalui karya-karyanya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DPU Sukabumi Intensifkan Perawatan Irigasi Batu Karut Demi Kelancaran Air Pertanian

0

Wartain.com || Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah I terus melakukan pemeliharaan rutin pada Daerah Irigasi (DI) Batu Karut. Upaya ini dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi air ke area persawahan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Pemeliharaan yang dilakukan mencakup pembersihan endapan lumpur di saluran, penertiban rumput liar, serta pengecekan kondisi konstruksi dinding irigasi. Dengan kondisi saluran yang terawat, aliran air diharapkan tetap optimal dan tidak terhambat oleh sampah maupun vegetasi liar.

Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengapresiasi kinerja petugas lapangan yang secara konsisten menjalankan tugas pemeliharaan.

“Peran tim UPTD PU Wilayah I sangat vital dalam menjaga fungsi irigasi. Kegiatan rutin seperti ini memang terlihat sederhana, namun berdampak besar terhadap keberlangsungan infrastruktur dan kebutuhan air petani,” ungkapnya, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, keberadaan sistem irigasi yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian.

Selain itu, perawatan berkala juga dapat meminimalisir potensi banjir saat musim hujan serta memastikan pasokan air tetap tersedia saat masa tanam. Ia pun mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan saluran irigasi dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Hal ini dinilai penting agar manfaat dari pemeliharaan yang dilakukan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya para petani.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Dedi Mulyadi Respons Tantangan Wagub Kalbar, Tegaskan Fokus Bangun Jabar

0

Wartain.com || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendapat sorotan dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, pada acara Musrenbang terkait pembangunan di daerah masing-masing.

Krisantus menegaskan bahwa ia tidak ingin wilayah yang dipimpinnya dibandingkan dengan Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi. Ia juga menyoroti bahwa meskipun wilayahnya memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan Jawa Barat, anggaran yang dimiliki justru jauh lebih terbatas.

Krisiantus berpendapat bahwa membandingkan efektivitas pembangunan antara Jawa Barat dan Kalimantan Barat tidak tepat jika dilihat dari perbedaan data yang ada.

“Saya tegaskan Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43.000 km², APBD-nya 31 triliun. Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali Pulau Jawa 171.000 km². Itu luas Kalimantan Barat. APBD-nya 6 triliun lebih,” tegasnya dalam video yang beredar.

Krisiantus bahkan melontarkan tantangan pada Dedi Mulyadi untuk mencoba memimpin Kalimantan Barat.

“Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan? Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo bertukar kita. Saya mau lihat. Tapi pakai duit 6 triliun bangun Kalimantan Barat. Ayo kalau dia bisa ku cium lututnya,” tambahnya.

Dedi Mulyadi merespons video viral dari Wagub Kalbar melalui unggahan video di akun Instagramnya.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat atas tantangan yang diberikan. Ia juga meminta maaf serta menegaskan bahwa selama ini dirinya fokus melaksanakan pembangunan di Jawa Barat dan tidak bermaksud untuk membandingkannya dengan daerah lain.

“Buat Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat. Tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain,” sapa Dedi dalam unggahan di akun Instagramnya. Pada Sabtu (11/4/2026).

Ia mengajak semua pihak untuk terus melangkah bersama dalam memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. Ia juga menyampaikan salam kepada seluruh warga Kalimantan Barat serta mendoakan agar Wakil Gubernur senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk terus melangkah memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. Salam buat seluruh warga Kalimantan Barat. Semoga Pak Wagub sehat dan bahagia selalu,” tutup Dedi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

DPRD Kota Sukabumi Soroti Pengangguran dan Kemiskinan, Minta Arah Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

0

Wartain.com || Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, melayangkan kritik terhadap arah pembangunan daerah saat forum Musrenbang tingkat kota. Ia menilai persoalan pengangguran dan kemiskinan masih menjadi tantangan besar yang belum terselesaikan.

Menurutnya, tingkat pengangguran di Kota Sukabumi saat ini masih berada di kisaran 8 persen, bahkan melampaui rata-rata Provinsi Jawa Barat. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Pengangguran kita masih tinggi, kemiskinan juga belum menunjukkan kondisi yang baik. Ini jadi sorotan serius, dan harus ditangani bersama,” tegasnya, Sabtu (11/4/2026).

Di sisi lain, Wawan menjelaskan bahwa DPRD telah menyampaikan pokok-pokok pikiran hasil reses masyarakat yang telah disusun sesuai ketentuan Permendagri Nomor 18 Tahun 2017. Dokumen tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan rencana pembangunan tahun 2027.

Ia menekankan, forum Musrenbang harus mampu menyatukan kebijakan pemerintah yang bersifat top-down dengan aspirasi masyarakat yang datang dari bawah (bottom-up).

“DPRD akan mengawal ketat arah kebijakan pembangunan agar tepat sasaran,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian DPRD, di antaranya penguatan sektor ekonomi berbasis UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur, kesejahteraan sosial, serta akses layanan pendidikan dan kesehatan.

“Infrastruktur masih jadi persoalan klasik, terutama jalan. Ini harus jadi komitmen bersama, apalagi sejalan dengan arah pembangunan provinsi,” ucapnya.

Wawan juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari megahnya pembangunan fisik, tetapi sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jangan hanya bangga dengan gedung-gedung tinggi. Pembangunan itu harus masuk ke rumah-rumah kecil masyarakat, harus dirasakan secara merata,” katanya.

Meski demikian, ia mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi yang dinilai berada di atas rata-rata Jawa Barat. Namun, capaian tersebut dianggap belum cukup apabila tidak diiringi dengan penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Untuk itu, Wawan menekankan pentingnya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam menjalankan program pembangunan.
“Kita harus buka lembaran baru. Dinamika itu biasa, tapi ke depan kita harus kompak. Pembangunan tidak akan jalan tanpa sinergi,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik