26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1727

BPBD Kabupaten Sukabumi Bahas Finalisasi Draft Dokumen Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami

0

Wartain.com, Sukabumi || Direktorat Kesiap Siagaan, Kedeputian Bidang Pencegahan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, melaksanakan kegiatan Finalisasi Draft Dokumen, Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan pada hari Selasa, 04/07/2023, di Hotel Augusta.

Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan Saputra. Peserta Workshop, Pembahasan Draft Final Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Kabupaten Sukabumi ini, adalah pejabat yang memiliki kewenangan, untuk mengambil keputusan di lembaganya, serta berperan aktif dalam kedaruratan bencana, dan telah mengikuti penyusunan draft nol, yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Perwakilan Direktorat Kesiapsiagaan BNPB Indah Fitrianasari mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Lembaga, dan OPD, dalam merespon keadaan darurat, serta potensi dampak yang dapat ditimbulkan akibat bencana.

“Pelaksanaan kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk implementasi dukungan BNPB, bersama-sama dengan Pemerintah Daerah, untuk meningkatkan kesiapsiagaan, dalam menghadapi bencana,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Sukabumi Bahas Draft Finalisasi Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Indah juga mengatakan, pertemuan ini diharapkan, adanya sinkornisasi dan menghasilkan dokumen yang bersinergi.

“Dokumen ini merupakan suatu komitmen bersama, yang harus dijalankan seluruh pemangku kepentingan, dan perlu kolaborasi bersama, terutama memetakan sumber daya yang dimiliki,” tambahnya.

Kalak BPBD Kabuoaten Sukabumi Wawan Godawan Saputra, mengapresiasi acara Pembahasan Draft Finalisasi Rencana Kontingensi Gempa Bumi dan Tsunami tersebut.

“Mengingat potensi terjadinya bencana alam di Kab Sukabumi, baik itu Gempa Bumi, Tsunami, maupun pergerakan tanah, yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah daerah perlu menyusun rencana kontingensi, sebagai pedoman dalam penanganan darurat bencana. Rencana kontingensi, yang dilengkapi dengan skenario kejadian, dan asumsi dampak, diharapkan mampu mendeskripsikan kondisi yang sebenarnya, dari kejadian gempa bumi dan tsunami, serta dampaknya terhadap aspek kependudukan, sosial ekonomi, lingkungan dan sarana prasarana.

(Aab/Intan)

Diduga Penodaan Agama Pimpinan Ponpes Al-Zaitun Diperiksa Bareskrim Polri

0

Wartain.com, Jakarta || Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaitun Panji Gumilang, memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, terkait dugaan penodaan agama, bertempat di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin malam, 03/07/2023.

Syekh Panji Gumilang mendatangi Bareskrim Polri, dengan pengawalan yang sangat ketat dari anak buahnya, pada pukul 13.50 dan langsung menuju ruangan penyidik.

Sebanyak 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik, semuanya sudah dijawab oleh syekh Panji Gumilang. Kemudian beliau keluar dari ruang penyidik, sekitar pukul 23.30 WIB, dan langsung diserbu oleh wartawan, yang sudah menunggunya dari siang.

“Sudah ditanyakan semua, dan sudah saya jawab dengan sempurna, semua berjalan dengan baik, terima kasih saudara-saudara,” ungkap Panji.

Sempat terjadi ketegangan antara awak media dan pengawal Syekh Panji Gumilang, para pewarta yang ingin tahu kejelasan dari pemeriksaan, dihalang-halangi oleh para pengawalnya. Alhasil, melihat situasi kurang kondusif, Panji Gumilang kemudian masuk kembali keruangan Bareskrim, tapi tidak berselang lama, beliau keluar kembali dan langsung memberikan pernyataan.

“Saudara-saudara terima kasih, saya faham saudara menunggu dari pagi, dan saya faham, saudara ingin tahu dari mulut saya apa yang terjadi hari ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, kasus yang menimpa pimpinan Ponpes Al-Zaitun tersebut adalah, terkait dugaan adanya penodaan agama yang dipraktekkan di ponpes itu. Sehingga, banyak elemen masyarakat yang meminta pemerintah untuk menutup Ponpes Al-Zaitun.

Kemudian, ada dua Laporan Polisi (LP) yang terkait dugaan penodaan agama yang dilakukan Ponpes Al-Zaitun, pertama adalah LP yang diajukan oleh Forum Advokat Penyelamat Pancasila (FAPP), dengan Nomor : LP/B/163/VI/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI, dan Laporan Polisi (LP) yang di layangkan oleh Pendiri NII Crisis Centre Ken Setiawan, dengan Nomor : LP/B/169/VI/2023/BARESKRIM POLRI, tertanggal 27 Juni 2023.

Dalam kedua laporan tersebut, Syekh Panji Gumilang, dituduhkan melanggar pasal 156 A KUHP tentang Penistaan Agama.

“Semuanya, panggilan Bareskrim sudah saya penuhi, dan dalam pemeriksaan pribadi saya telah memberikan keterangan secukup-cukupnya. Pertanyaan yang disampaikan kepada saya, lebih dari 30 pertanyaan, sudah bisa dijawab dengan baik,” ujarnya.

Beliau berharap, proses selanjutnya bisa berjalan dengan lancar. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar, saudara – saudara sudah saya berikan informasi, selanjutnya nanti kami minta jalan, supaya bisa pulang”, kata Panji kepada para wartawan yang mengelilinginya.

Sejauh ini, status Panji Gumilang masih sebagai saksi, dan belum ditetapkan menjadi tersangka. Sampai ada informasi lebih lanjut dari Bareskrim Polri, terkait status yang bersangkutan.***

(Tim)

Pesan Bupati “Butuh Komitmen Bersama Untuk Wujudkan Masyarakat Kabupaten Sukabumi Sehat”

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, mengajak semua pihak untuk terus bersinergi, wujudkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Hal ini disampaikan Bupati dalam rangka sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS), bertempat di Wisma Panineungan, Cisaat, Selasa, 04/07/2023.

“Dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang sehat, perlu komitmen dan peran serta semua pihak,” ujar Bupati saat menghadiri sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Healthy Cities Summit (HCS) 2024.

Maka dari itu, peran pentahelix sangat diperlukan dalam semua lini, terutama dari sisi edukasi dan sosialisasi secara masif ke masyarakat.

“Kita harus berpikir, semua ini bukan untuk dan hanya tanggungjawab pemerintah saja, namun untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

Bupati Sukabumi Hadiri Sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat

Masih dikatakan Bupati, lewat kerjasama semua pihak, target akhirnya masyarakat benar-benar bisa berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Jadi, mari semua bergerak, searah seirama dimulai dari lingkungan sendiri atau keluarga,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Sekretaris FSKSS Ajat Jatnika menambahkan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Sehat. Sekaligus membantu pemerintah dalam diseminasi berkaitan KKS dan HCS.

“Akhirnya dari semua kegiatan ini, untuk meningkatkan partisipasi stakeholder terhadap KKS dan HCS. Di mana, Kabupaten Sukabumi terpilih menjadi tuan rumah HCS di 2024 mendatang,” ujar Ajat

(Aab/Ruswandi/Raika)

Polwan dan Bhayangkari Polres Kota Sukabumi Buka Bazar Ayam Potong Murah

0

Wartai.com, Kota Sukabumi || Sejumlah anggota Polwan dan pengurus Bhayangkari Cabang Sukabumi Kota, membuka bazar, dan menawarkan ayam potong frozen, ke para pengendara dan pengemudi, yang sedang melintas, di Jalan Veteran Cikole, Kota Sukabumi, Senin, 03/07/2023.

Ayam potong frozen tersebut, dijual dengan harga 35 Ribu per Kg, atau lebih murah hingga 10 Ribu rupiah dari harga pasaran. Sontak, aksi para Polwan dan istri-istri Polisi, yang dilakukan di tengah kegiatan bazar ayam potong froze tersebut, menarik perhatian masyarakat, lantas tertarik untuk membeli ayam potong frozen.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, bazar ayam potong frozen, yang diselenggarakan jajarannya tersebut, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77, hari ini Polres Sukabumi Kota, mengadakan bazar ayam potong frozen, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, sehingga bagi mereka yang membutuhkan bisa hadir di Gedung Juang45 ini, karena di bazar ini, kita sudah siapkan kurang lebih satu ton ayam potong beku,” ujar Kapolres kepada wartawan.

Polwan Dan Bhayangkari Polres Sukabumi Kota, Gelarr Bazar Ayam Potong Murah

“Kita sudah siapkan tendanya, dan menawarkan kepada masyarakat di pinggir jalan, serta berharap, dengan ini masyarakat bisa tertarik dan membeli di bazar ini,” bebernya.

Ia juga menyampaikan, bazar ayam potong frozen tersebut diselenggarakan, untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok.

“Saat ini ada beberapa kebutuhan pokok yang sedang mengalami kenaikan harga, salah satunya ayam, makanya dengan adanya bazar ayam potong frozen ini, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Adapun harga ayam potong di bazar ini adalah 35 Ribu per Kg,” ujar Ari.

Sementara itu, Suroto, salah seorang warga, yang sempat membeli ayam potong frozen dari bazar Polres Sukabumi Kota tersebut, mengapresiasi upaya Polres Sukabumi Kota dalam membantu masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih, ini sangat membantu bagi kami. Kebetulan kami sangat membutuhkan ayam yang sangat murah ini. Sukses untuk Bhayangkara,” ucap Suroto.

(Aab/Godam)

Politeknik Sukabumi Prodi D4 Bisnis Digital Lakukan Kunjungan Ke PT Kazee Digital Indonesia

0

Wartain.com, Bandung || Mahasiswa Politeknik Sukabumi, Prodi D4 Bisnis Digital melakukan kunjungan, ke PT Kazee Digital Indonesia, bertempat di gedung PT Kazee Digital Indonesia, Jl. Setrasari Indah, No 4 Kota Bandung, Jumat, 16/06/2023.

Acara yang bertema, “Menjembatani Teori dan Praktik di Dunia Bisnis Digital“, bertujuan untuk menambah wawasan dan kesesuaian, dengan tuntutan serta kebutuhan dunia usaha dan industri.

Pada kesempatan tersebut I Made Ariya Senjaya, selaku CEO Kazee Digital Indonesia, memberikan penjelasan, kepada mahasiswa Politeknik Sukabumi yang hadir di acara, mengenai perkembangan industri start up saat ini, serta memperkenalkan produk Kazee yakni Media Inteligence.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Dian Kahari selaku Chief Of Business Development, juga memberikan materi seputar bisnis dalam industri start up, di bidang teknologi data, kepada mahasiswa Politeknik Sukabumi.

Mahasiswa Politeknik Sukabumi, lakukan kunjungan Industri ke PT Kazee Digital Indonesia

Dalam rangka meningkatkan hubungan baik, antara Program studi D4 Bisnis Digital dengan industri, maka kunjungan industri,sangat penting dilakukan oleh mahasiswa dan dosen, dalam memahami materi aplikatif di lapangan.

Hal ini juga, memberikan dampak positif bagi mahasiwa untuk terus belajar. Dengan melakukan kunjungan langsung ke perusahaan, karena mahasiswa bisa mendapatkan gambaran, sebuah pekerjaan di bidang pengolahan basis data, sesuai keahlian yang akan dicapai, selama perkuliahan di Prodi Bisnis Digital.

Dengan demikian, kunjungan industri sangat penting untuk dilakukan, karena dengan begitu, mahasiswa dapat mengenal lebih awal industri yang sesungguhnya. Apalagi Prodi D4 Bisnis Digital Politeknik Sukabumi, sebagai prodi baru yang menjalani perkuliahan di tahun pertama, sangat diperlukan kunjungan seperti ini, dan kunjungan kali ini difokuskan pada jasa pengolahan data.

Menurut Herny Nurhayati, S.E., MM., M.Si selaku Wadir 1 Bidang Akademik menyampaikan, kegiatan ini sangat memberikan dampak positif, dan berguna untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

“Selain itu, dengan adanya kunjungan industri ini, menurut saya juga dapat belajar secara langsung, terkait proses dan membandingkan, antara materi yang diberikan di bangku perkuliahan dengan yang ada di industri”, ungkapnya

Harapan kedepannya, kunjungan industri yang dilaksanakan Prodi D4 Bisnis Digital, dirasakan sangat bermanfaat bagi pengembangan Prodi D4 Bisnis Digital.

“Agenda seperti Itu, perlu dilaksanakan secara berkala, agar Prodi D4 Bisnis Digital, senantiasa mendapatkan input, bagi pengembangan yang relevan, dengan kebutuhan stakeholder, sebagai pengguna lulusan D4 Bisnis Digital,” pungkasnya.

Sementara itu,Lena Agustin, S.E., M.Ak, selaku dosen D4 Bisnis Digital, juga menyampaikan rasa terimakasih kepada PT. Kazee Digital Indonesia, atas ilmu dan pengalaman kunjungan industri yang di berikan. Karena sebelumnya, PT. Kazee Digital Indonesia ini juga, menerima kunjungan dari mahasiswa Singapore Management University (SMU), dan School of Business Management (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Beliau juga berharap, semoga kedepannya, mahasiswa juga dapat mengikuti program magang, di PT. Kazee Digital Indonesia.***

(Ruswandi)

Presiden Joko Widodo Berikan Enam Arahan Dalam Sidang Kabinet Paripurna

0

Wartain.com, Jakarta || Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), memimpin Sidang Kabinet Paripurna, terkait Laporan Semester I Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023, Senin, 03/07/2023, berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pengantarnya, Presiden mengingatkan jajaran pemerintah, untuk mewaspadai situasi paruh kedua, yang masih diwarnai kondisi global, yang belum stabil, serta ketegangan politik yang terus berlangsung.

“Situasi yang kita hadapi di paruh kedua 2023 ini tidak mudah, dan kita harus mewaspadai beberapa hal, lingkungan global yang masih tidak stabil, pertama. Kemudian ketegangan geopolitik yang terus berlangsung, ini berimbas pada ekonomi dan aktivitas perdagangan yang lemah,” ujar Presiden.

Presiden pun menekankan enam hal yang harus diperhatikan pemerintah, dalam menghadapi situasi paruh kedua tersebut.

“Pertama, fokus dan waspada akan potensi krisis, utamakan kepentingan masyarakat dan kepentingan nasional. Jangan sampai karena ada persaingan politik, program pemerintah menjadi terhambat,” tegas Presiden.

Kedua, Presiden meminta jajaran, untuk mengantisipasi dan memproyeksikan, agar pendapatan negara tidak terganggu, termasuk dari pajak, kepabeanan, serta Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Presiden mengungkapkan, berdasarkan laporan Menteri Keuangan, pendapatan negara di semester I-2023 masih baik.

“Penerimaan pajak tidak setinggi tahun lalu, penerimaan kepabeanan dan PNBP juga terpengaruh, karena harga komoditas yang tidak setinggi tahun lalu. Oleh sebab itu, kita agar paham risiko dan semuanya harus kita kelola sebaik mungkin,” tambahnya.

Ketiga, Presiden Jokowi meminta jajaran pemerintah, untuk melakukan langkah, guna memastikan ekonomi Indonesia di semester II-2023 tetap tumbuh positif, di antaranya dengan mendongkrak konsumsi rumah tangga, serta menjaga ketersediaan dan harga bahan pangan yang dapat berdampak pada inflasi.

“Terus jaga inflasi di daerah, dan pastikan capaian investasi sesuai target. Ini kunci. Kemudian untuk pangan, pastikan ketersediaan pupuk tepat sasaran. Dan, jaga stabilitas moneter dan stabilitas sektor perbankan, ini juga sangat penting,” ujarnya kembali.

Keempat, Presiden mengingatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk memaksimalkan realisasi belanja APBN, dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Presiden juga mengingatkan, agar belanja pemerintah tersebut efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Prioritaskan belanja barang dan modal pada produk dalam negeri. Pastikan semua program bansos disalurkan tepat waktu dan sasarannya juga tepat, hilirisasi industri, infrastruktur energi terbarukan hingga ekonomi hijau, jangan kehilangan fokus di bidang ini. Lihat dan kaji program yang dalam APBN belum berjalan, apa penyebab dan bagaimana kelanjutannya,” tuturnya.

Kelima, Kepala Negara meminta, jajaran pemerintah untuk mengantisipasi potensi musim kemarau panjang akibat El Nino, serta potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Meskipun riil, kita sudah membangun ribuan, lebih dari lima ribu, embung, bendungan juga sudah selesai 38, akan selesai lagi menjadi 61 tahun depan, tapi tetap ini harus, urusan pasokan air di embung dan bendungan yang telah dibangun betul-betul harus dikelola dengan baik,” lanjutnya.

Terakhir, Presiden meminta jajaran terkait, untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan masyarakat, terutama dalam tahapan Pemilu 2024, agar pelaksanaannya berjalan dengan baik.

“Kawal terus penyelesaian nonyudisial, pelanggaran HAM berat masa lalu, dan lakukan pemulihan keamanan di Papua secepat-cepatnya, khususnya di Kabupaten Nduga, di Intan Jaya, dan di kabupaten-kabupaten yang lainnya,”  pungkas Presiden.

Dikutif dari : humas@setkab.go.id
Sumber : https://setkab.go.id

Editor : Aab Abdul Malik

Wabup Sukabumi Hadiri Pembukaan Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat

0

Wartain.com, Bandung || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, menghadiri Opening Ceremony, penilaian kinerja pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi, penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tahun 2023, Senin, 03/07/2023.

Kegiatan ini dibuka secara resmi, oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., S.E., M.Eng, bertempat di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan , Kabupaten Bandung, dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil, serta Kepala Daerah se-Jawa Barat.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Dr. Iendra Sofyan, ST., M.Si menjelaskan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah, untuk mengukur tingkat kinerja, memastikan akuntabilitas kinerja, mengevaluasi kinerja, mengapresiasi kinerja pemerintah daerah Kabupaten/Kota, dalam melaksanakan delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

Wabup Sukabumi Hadiri Pembukaan Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat

Lebih Lanjut beliau mengatakan, kegiatan penilaian kinerja, dilaksanakan selama empat Hari dari tanggal 4 – 7 Juli 2023, serta dilaksanakan secara virtual.

Sementara itu, Sekda Jabar mengajak, seluruh Kabupaten/Kota yang menjadi lokus stunting, agar dapat berkontribusi maksimal, dalam penurunan prevalensi stunting di Provinsi Jawa Barat, dan mendukung pencapaian target penurunan stunting nasional 14% di tahun 2024.

Pada kesempatan yang sama, seusai kegiatan, Wabup Sukabumi saat diwawancarai berharap, hasil dari penilaian upaya pencegahan stunting, yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi ini, bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kegiatan ini adalah, untuk melihat persentasi kinerja kita dari Tahun 2022, mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, menggembirakan, dan hasilnya bisa menyeimbangkan dengan Kabupaten/Kota lain yang posisinya sudah diatas,”  tutur Wabup.

(M. Nabil/Rd. Haraqi Siliwangi)

Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Resmi Dibuka Bupati Sukabumi

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, secara resmi membuka, Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI), tingkat Provinsi Jawa Barat jenjang SD dan SMP tahun 2023, bertempat di Lapangan Cangehgar Palabuhanratu. Senin, 03/07/2023.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, kegiatan pentas PAI tingkat provinsi Jabar, yang dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi, bertujuan untuk melahirkan generasi bangsa yang berkualitas, guna memperkuat nilai-nilai akidah di era modernisasi saat ini.

“Dari pentas PAI ini, anak-anak didorong untuk bisa menunjukkan, minat dan bakat yang terarahkan,” ucapnya.

Menurut Bupati, pentas PAI, sebagai ajang melihat bakat dan talenta, serta menggali potensi anak untuk dikembangkan, sekaligus menyiapkan putra-putri daerah yang terbaik, untuk mewakili Jawa Barat ke tingkat Nasional, dengan harapan bisa wewujudkan Jabar Juara.

Selanjutnya, kegiatan Pentas PAI menurutnya, memiliki multiplier effect positif, yang bisa mendorong terjadinya peningkatan syi’ar budaya Islam, serta dapat membentengi generasi muda dan umat Islam, dari berbagai pengaruh buruk, yang dapat merusak ketahanan mental dan moral.

“Kita tidak bisa mengelakkan hadirnya teknologi dan budaya luar. Oleh karena itu saya titip, kepada Bapak Ibu Guru PAI, bagaimana perkembangan ilmu dan teknologi informasi, kepada anak-anak kita harus dicermati, dengan penguatan keyakinan terhadap akidah, karena persoalan akses teknologi terhadap hal-hal negatif sangat mudah,”  tambah Marwan.

Bupati Sukabumi juga mengajak, agar komponen masyarakat bisa bekerja keras, cerdas, dan kerja nyata, dalam melakukan sebuah sinergi dan kolaborasi yang kuat, untuk memperkokoh ajaran Islam.

“Saya harap, kepada para pendidik dan pembina, agar bisa menghantarkan generasi bangsa yang berakhlak dan beragama,” pungkas Bupati.

Kafilah Kabupaten Sukabumi, Mengikuti Defile Pada Pembukaan Pentas PAI, Tingkat Provinsi Jawa Barat

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Ibad Saepul Ibad menjelaskan, tujuan kegiatan ini, untuk mengukur prestasi dan motivasi peserta didik, agar lebih mencintai dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam, menyeleksi peserta didik berdasarkan kriteria penilaian dan ketentuan yang berlaku, untuk dijadikan sebagai kafilah provinsi Jawa Barat menuju tingkat nasional.

“Pentas PAI se-Provinsi Jawa Barat, berlangsung selama satu hari yang diikuti oleh 27 Kab/Kota, dengan mengusung tema Merdeka Prestasi Menjunjung Tinggi Akhlak Islami,” katanya.

Diungkapkan Ibad, Pentas PAI merupakan perlombaan dibidang pendidikan agama Islam, baik akademik maupun non akademik, secara beregu dan perorangan.

“Ada beberapa mata lomba pada Pentas PAI ini, antara lain; Lomba Cepat Tepat PAI, Pidato PAI, MTQ, MHQ suratsurat pendek, Kaligrafi, Praktik Shalat Berjamaah, Qasidah Rebana, Adzan Berikut Do’a Setelah Adzan, Serta Olimpiade,”  tutup Ibad dalam penyampaian laporannya.***

(Aab/Ruswandi/Raika)

Siapa Sangka!!! Dulu Kebun Kina Ada Di Nagrak

0

Wartain.com || Pohon Kina, adalah salah satu tanaman langka, yang tumbuh di kawasan hutan hujan tropis, termasuk Indonesia. Terdapat sekitar 11 spesies pohon Kina di Indonesia. Namun hanya dua spesies yang dianggap memiliki nilai ekonomi, yaitu Cinchona Ledge Riana Moens dengan kandungan kinin yang tinggi dan Cinchona Succirubra dengan keunggulan tahan terhadap penyakit akar.

Kina berasal dari pegunungan Andes pada ketinggian 1000 hingga 1500 mdpl. Pohon ini tersebar sampai Indonesia, dan tumbuh di daerah dengan ketinggian 8000 hingga 2000 mdpl, namun ketinggan idealnya adalah 1400 hingga 1700 mdpl.

Dilansir dari disbun.jabarprov.go.id, Kina yang pertama kali dibawa ke Pulau Jawa, berasal dari kiriman kebun percobaan di Leiden, Belanda. Pada tahun 1852, bibit pohon Kina tersebut, dibawa ke Pulau Jawa, namun konon karena lama di perjalanan bibit tersebut tiba dalam keadaan sudah layu.

Kina banyak tumbuh di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat, yang wilayahnya terdapat banyak dataran tinggi. Daerah Bandung, Garut, dan sekitarnya sempat menjadi wilayah yang ditanami pohon Kina secara merata. Hal ini tak terlepas dari khasiatnya sebagai obat malaria, yang saat itu tengah menyerang hampir seluruh wilayah Hindia Belanda.

Selain di Bandung dan Garut, ternyata pohon Kina tumbuh subur pula di Sukabumi. Salah satunya di wilayah Nagrak. Hal ini, tak terlepas dari peran para juragan-juragan perkebunan di Nagrak ketika itu, yang juga turut menanam Kina, mengikuti instruksi dari pemerintah Kolonial Belanda.

Sebagaimana yang terjadi pada saat itu, wabah penyakit malaria tengah melanda dunia, sehingga permintaan pasokan Kina, sebagai bahan pembuatan Pil Kina untuk obat malaria sangat tinggi.

Adanya perkebunan Kina di Nagrak, Sukabumi, diabadikan oleh fotograper Woodbury & Page/Batavia, pada sekitar tahun 1880. Dimuat ulang dalam arsip situs KITLV Leiden Belanda, dengan caption Kina Onderneming te Nagrak bij Soekaboemi.***

Sumber: merdeka, disbun jabar.

Foto: arsip KITLV Leiden

Recolour: dexx

Editor : Aab Abdul Malik

Kak Ade Suryaman Lepas Kontingen KWARCAB Sukabumi Mengikuti Karang Pamitran Nasional 2023

0

Wartain.com, Sukabumi || Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, melepas Kontingen Kwarcab, untuk mengikuti Karang Pamitran Nasional (KPN) 2023, bertempat di Pendopo Sukabumi, Ahad, 02/07/2023.

KPN merupakan, pertemuan para Pembina se-Indonesia, kegiatannya dikemas secara kreatif, produktif, inovatif, edukatif, kompetitif dan menantang. KPN juga, memiliki peran yang penting, bagi pengembangan diri setiap tenaga pendidik kepramukaan.

Penanggung Jawab Kontingen, Yayan Suryana mengatakan, KPN tahun 2023, diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pramuka Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, selama enam hari, dari tanggal 3 Juli sampai dengan 8 Juli 2023 mendatang, dengan peserta KPN 2023 dari Kabupaten Sukabumi, sebanyak 13 Orang.

Dalam sambutannya, kak Ade Suryaman mengatakan, para peserta KPN 2023, yang mengikuti event berskala nasional ini, agar manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

Kontingen Kwarcab Sukabumi Dilepas Kak Ade Suryaman (Sekda Kabupaten Sukabumi)

“Saya berharap, para peserta mendapatkan pengalaman baru, juga menyerap berbagai perkembangan ilmu pengetahuan, baik itu ilmu pengetahuan secara umum, dan khususnya tentang kepramukaan”, ungkapnya.

Menurutnya, dalam gerakan Pramuka ditegaskan, fungsi utama pembina pramuka adalah, memberikan konstribusi positif untuk mendidik kaum muda Indonesia, dan mendukung misi kedua gerakan pramuka yaitu “Mewujudkan sistem dan tata laksana pendidikan kepramukaan, sebagai pendidikan non formal, yang unggul, dan mampu menjawab tantangan lingkungan strategis bangsa yang berkualitas, sesuai Satya dan Darma, serta menjadi pilihan utama kaum muda Indonesia, dalam mengembangkan potensi dirinya”, tambah Kak Ade.

Ketua Kwarcab Kabupaten Sukabumi, juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini, serta menyampaikan semangat untuk sukses, kepada semua peserta KPN.

“Selamat melaksanakan kegiatan! Tunjukkan kontingen Kabupaten Sukabumi yang terbaik dan tetap santun dalam seluruh rangkaian kegiatan”, pungkasnya.

Pada Kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Sukabumi, memakaikan rompi kepada dua orang perwakilan peserta, sebagai simbol utusan dari Kabupaten Sukabumi.***

(Aab/Ruswandi)