26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026
Beranda blog Halaman 222

Angkot Tabrak Motor di Gandasoli, Dua Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

0

Wartain.com || Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Gandasoli, tepatnya di wilayah Desa Cirumput, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Colt dan sepeda motor Yamaha Lexi di depan gerai Indomaret Gandasoli.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor bersama penumpangnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Sukabumi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Andika Pratistha, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi Colt bernomor polisi F-1904-VT yang dikemudikan KW melaju dari arah Gandasoli menuju Sukaraja.

Di waktu yang bersamaan, di depannya melaju sepeda motor Yamaha Lexi bernomor polisi F-3959-TAB yang dikendarai ADP dengan membonceng seorang perempuan berinisial NA. Saat tiba di lokasi kejadian, mobil diduga tidak mampu menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut.

“Benturan terjadi di bagian belakang motor hingga kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat,” ujar Andika.

Akibat tabrakan itu, pengendara dan penumpang motor mengalami luka pada beberapa bagian tubuh. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat memberikan pertolongan sebelum petugas datang ke tempat kejadian perkara.

Selanjutnya kedua korban segera dievakuasi ke RS Hermina Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi mobil yang kurang berhati-hati saat berkendara.

Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengingatkan para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalur yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Polres Sukabumi Kota Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Hasil Razia Bulan Ramadan

0

Wartain.com || Polres Sukabumi Kota memusnahkan ratusan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong di kawasan Terminal Tipe A Baros, Kota Sukabumi, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menertibkan pelanggaran lalu lintas sekaligus menanggapi keluhan masyarakat terkait kebisingan di jalan raya.

Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol CZI Indra Gunawan. Kegiatan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Sukabumi Kota, Kapolsek jajaran, serta sejumlah awak media.

Sebanyak 225 knalpot brong yang dimusnahkan merupakan barang bukti hasil penindakan yang dilakukan Satlantas Polres Sukabumi Kota bersama Polsek jajaran selama operasi penertiban kendaraan bermotor.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis merupakan bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat di jalan.

“Sebanyak 225 knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis hari ini kita musnahkan. Seluruhnya merupakan hasil penindakan Satlantas Polres Sukabumi Kota bersama Polsek jajaran terhadap pelanggaran lalu lintas,” ujar Sentot kepada wartawan.

Menurutnya, penggunaan knalpot brong kerap menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan penindakan secara berkelanjutan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Bangun Sinergitas Bersama Anggota DPRD Provinsi, Bahas Pengembangan Pariwisata 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, melakukan pertemuan silaturahmi sekaligus diskusi dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lina, di kediamannya. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi dalam mendorong pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Sabtu ( 7/3/2026 ).

Dalam pertemuan itu, jajaran Dinas Pariwisata menyampaikan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sukabumi, sekaligus sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pengembangan destinasi wisata di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan silaturahmi menjadi kunci penting dalam membangun kolaborasi demi kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata.

“Hari ini kami dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi bersilaturahmi. Bagi kami, silaturahmi menjadi kata kunci untuk membangun Kabupaten Sukabumi yang kita cintai. Kebetulan Ibu Hj. Lina mendapat amanah menjadi wakil kita di Provinsi Jawa Barat dan bertugas di Komisi II yang membidangi pariwisata,” ujar Ali.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga menyampaikan berbagai ide, gagasan, serta sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Kami banyak berdiskusi, menyampaikan ide dan gagasan, termasuk berbagai kesulitan yang dihadapi daerah. Kami berharap Ibu Hj. Lina diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat terus mendorong hadirnya berbagai kebaikan bagi dunia pariwisata di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Ali juga menitipkan sejumlah lokasi wisata potensial di Kabupaten Sukabumi yang dinilai layak untuk dikembangkan dan dipromosikan kepada wisatawan.

“Tentu masih banyak objek wisata yang harus dibenahi. Kami mohon arahan dan dukungan agar pariwisata di Kabupaten Sukabumi semakin maju serta mampu menghadirkan kebahagiaan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lina, menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan di Kabupaten Sukabumi, termasuk penguatan sektor pariwisata.

“Saya punya mimpi dan tanggung jawab terhadap Sukabumi. Saya lahir di Sukabumi dan besar di Sukabumi. Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Menurutnya, kekayaan alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Sukabumi merupakan potensi besar yang harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sukabumi sudah diberikan Allah kekayaan yang luar biasa, baik dari sumber daya alam maupun manusianya. Ini harus menjadi kekuatan bagi pemerintah daerah untuk menjadi sumber penghasilan daerah. Namun tentu semuanya harus disiapkan dengan konsep dan perencanaan yang matang,” jelasnya.

Hj. Lina juga menyatakan dukungannya terhadap rencana penataan kawasan wisata strategis, khususnya di kawasan Pelabuhan Ratu.

“Kami juga berharap rencana penataan Pelabuhan Ratu, termasuk penanganan sampah dan pengembangan ekosistem pariwisata berbasis kawasan, bisa segera menjadi program prioritas di Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Ia berharap melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan provinsi, sektor pariwisata Sukabumi dapat berkembang lebih maju serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan pariwisata di Sukabumi bisa berkontribusi menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Mau Suasana Sejuk di Hari Lebaran? Yuk Berkunjung ke Sukabumi! 

0

Wartain.com || Kabupaten Sukabumi menjadi  Surga Pariwisata untuk Keluarga Anda. Dengan ragam pilihan destinasi kelas dunia yang eksotis mempesona, berwisata “Terjangkau Memukau”, Kabupaten Sukabumi pilihannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar menyebut, potensi pariwisata Sukabumi sangat banyak. Biasanya suka disebut Gurilaps (Gunung, Rimba, Laut, Pantai dan Sungai), ada juga Wisata Religi dan budaya.

“Gurilaps adalah salah satu destinasi unggulan kita yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa,” katanya.

Sukabumi memang memiliki banyak potensi pariwisata yang bisa dikembangkan. Dari pantai yang indah hingga gunung yang menjulang tinggi, Sukabumi menawarkan berbagai pilihan destinasi yang cocok untuk semua kalangan.

Ali Iskandar menambahkan bahwa Sukabumi juga memiliki keindahan alam yang masih asih dan belum terjamah oleh tangan manusia. “Kita harus jaga dan lestarikan keindahan alam ini agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” katanya.

Tidak hanya itu, Sukabumi juga memiliki keunikan budaya dan tradisi yang masih terjaga. Dari tarian tradisional hingga kuliner khas, Sukabumi menawarkan pengalaman budaya yang unik dan menarik, seperti yang ada di Ciptagelar dan Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

Dengan berbagai potensi pariwisata yang dimiliki, Sukabumi menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati di Jawa Barat. “Kita optimistis bahwa pariwisata Sukabumi akan terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” kata Ali Iskandar.

Sukabumi juga telah siap menerima wisatawan dengan fasilitas yang memadai. Dari hotel hingga restoran, Sukabumi menawarkan berbagai pilihan akomodasi dan kuliner yang sesuai dengan budget.

Dengan demikian, Sukabumi menjadi pilihan yang tepat untuk liburan keluarga Anda. Yuk, ke Sukabumi dan rasakan keindahan alam dan budayanya! (***)

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Polres Sukabumi Kota Gandeng Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Sasar 1.000 Warga Cisarua

0

Wartain.com || Polres Sukabumi Kota kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kali ini kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (13/3/2026).

Program tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Zoom Meeting nasional yang diikuti jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan itu, Polres Sukabumi Kota bekerja sama dengan Bulog menyiapkan berbagai komoditas bahan pokok dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET) maupun harga acuan pemerintah.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo hadir langsung meninjau kegiatan didampingi Wakapolres, para pejabat utama Polres Sukabumi Kota, Kapolsek jajaran, Camat Cikole, Lurah Cisarua serta perwakilan Bulog Kota Sukabumi.

Berbagai kebutuhan pokok yang disediakan antara lain telur ayam, minyak goreng premium, beras SPHP, beras lokal, tepung terigu, gula, cabai rawit merah, cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, kentang hingga daging ayam.

Selain penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau, Polres Sukabumi Kota bersama Bulog juga menyalurkan paket sembako bagi masyarakat. Paket tersebut berisi beras SPHP, minyak goreng Minyak Kita, tepung terigu, dan gula dengan target penerima manfaat sekitar 1.000 warga.

Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota IPDA Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah kepolisian dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Program gerakan pangan murah ini menjadi bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di wilayah Kota Sukabumi menjelang Idulfitri.

Sementara itu, dalam Zoom Meeting nasional yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, jajaran kepolisian diminta terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan harga bahan pokok.

Wakapolri menekankan pentingnya langkah antisipatif agar lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat dikendalikan.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog, program Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di berbagai daerah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Kang Yana, Pewaris Tradisi Pandai Logam Sukabumi

0

Wartain.com || Kabupaten Sukabumi selama ini dikenal luas dengan kekayaan wisata alamnya. Namun di balik itu, daerah ini juga menyimpan potensi kerajinan tradisional yang tak kalah bernilai, salah satunya keahlian pandai logam pembuat senjata tajam.

Di Kampung Cibatu, Kecamatan Cisaat, seorang pengrajin bernama Kang Yana (42) menjadi salah satu sosok yang menjaga tradisi tersebut. Melalui bengkel sederhana miliknya, ia memproduksi berbagai perlengkapan senjata tajam hingga perkakas pembuatan pedang.

Kang Yana telah menekuni profesi sebagai pandai logam selama sekitar 25 tahun. Keahlian itu ia pelajari sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengikuti jejak sang ayah, Otoy Tolib, yang lebih dahulu dikenal sebagai pengrajin logam.

Bagi Kang Yana, membuat senjata tajam bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk pelestarian keterampilan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun dalam keluarganya.

Dalam proses pembuatan, ia tidak hanya fokus pada ketajaman dan kekuatan bilah, tetapi juga memperhatikan estetika pada bagian gagang maupun sarungnya.

Untuk rangka atau gagang perkakas, Kang Yana menggunakan berbagai jenis kayu berkualitas seperti kayu sonokeling dan kayu burel amboyna. Kayu amboyna sendiri dikenal sebagai material premium yang berasal dari Kalimantan dan memiliki serat indah serta kekuatan tinggi.

Material tersebut dipilih untuk menghasilkan perpaduan antara kekuatan, kenyamanan penggunaan, sekaligus nilai seni pada setiap karya yang dibuatnya.

Tidak hanya membuat pisau, Kang Yana juga mampu memproduksi berbagai perlengkapan senjata tajam, termasuk perkakas yang digunakan dalam proses pembuatan pedang.

Kemampuannya dalam mengolah logam menjadikan bengkel kecil di Cibatu itu sebagai salah satu titik potensi kerajinan pandai logam yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.

Seiring perkembangan teknologi, Kang Yana juga mulai memperkenalkan karya-karyanya melalui platform digital. Ia memiliki kanal YouTube bernama Kang Yana Unigosts, yang digunakan untuk berbagi proses pembuatan hingga memperkenalkan hasil kerajinannya kepada publik yang lebih luas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kerajinan tradisional Sukabumi agar dikenal tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.

Potensi seperti yang dimiliki Kang Yana menunjukkan bahwa Kabupaten Sukabumi tidak hanya kaya akan destinasi wisata alam, tetapi juga memiliki sumber daya manusia kreatif dengan keterampilan tradisional bernilai tinggi.

Dengan dukungan promosi dan pengembangan yang tepat, kerajinan pandai logam seperti pembuatan pisau dan pedang berpotensi menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.

Keberadaan pengrajin seperti Kang Yana menjadi bukti bahwa tradisi, keterampilan, dan inovasi dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkaya identitas budaya Kabupaten Sukabumi di tengah perkembangan zaman.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Bakesbangpol Jabar Gelar Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks Edukasi Masyarakat Agar Bijak Bermedia

0

Wartain.com || Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks bertajuk “Ngabedaken Kaler Jeung Kidul”. Dilaksanakan di Resto King Raos Jl Jalur Lingkar Selatan, Cisaat, Sukabumi, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih bijak dan arif dalam menerima serta menyebarkan informasi di era digital.

Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Jawa Barat, Khoirul Naim, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan media informasi, khususnya di ruang digital.

“Kita melaksanakan kegiatan ini dengan tajuk sosialisasi literasi digital dan anti hoaks. Bagaimana kita mencoba mengedukasi dan menyampaikan pesan-pesan agar masyarakat lebih arif dan bijak dalam menggunakan setiap media informasi yang masuk ke ruang-ruang gadget mereka,” ujarnya.

Menurutnya, program sosialisasi tersebut dilaksanakan di berbagai daerah di Jawa Barat secara bertahap. Hingga saat ini kegiatan telah mencapai titik pelaksanaan ke-13 dan masih akan terus berlanjut di sejumlah wilayah lain Provinsi Jawa Barat.

“Program ini kita laksanakan di seluruh Jawa Barat. Saat ini sudah sampai pada titik ke-13 dan masih ada beberapa kegiatan lagi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, dalam satu tahun program tersebut dapat digelar beberapa kali di setiap kabupaten maupun kota. Selain literasi digital dan pencegahan hoaks, Bakesbangpol juga memiliki berbagai tema sosialisasi lain yang berkaitan dengan penguatan masyarakat.

“Dalam satu tahun mungkin bisa dua sampai tiga kali di setiap kabupaten atau kota. Temanya juga tidak hanya soal literasi digital dan hoaks, tetapi ada juga pendidikan politik, hingga bagaimana menjaga ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejauh ini kegiatan sosialisasi mendapat respons positif dari masyarakat. Para peserta dinilai cukup antusias mengikuti pemaparan materi dari para narasumber serta aktif dalam sesi diskusi.

“Alhamdulillah dari para narasumber memberikan pencerahan kepada peserta dan masyarakat juga cukup responsif dalam mengikuti kegiatan ini,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Khoirul berharap masyarakat Jawa Barat semakin kuat secara sosial serta mampu menyaring informasi dengan baik agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks.

“Jawa Barat adalah provinsi yang sangat strategis. Kami berharap masyarakatnya semakin kuat dalam menghadapi arus informasi, bisa bijak menyerap informasi, dan tidak mudah termakan hoaks,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Forum Konsultasi Publik, Sekda Ciamis: Jangan Lakukan yang Biasa-Biasa Saja, Tapi yang Luar Biasa!

0
Oplus_131072

Wartain.com || Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis menggelar Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik yang berlangsung di Aula Setda, Jumat (13/03/2026). Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan keberanian berpikir di luar kebiasaan dalam merancang program pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan. Menurutnya, tanpa adanya forum semacam ini, pemerintah daerah akan kesulitan memperoleh masukan dan informasi yang dibutuhkan untuk merancang program kegiatan ke depan.

“Bentuk sinergitas dan kolaborasi harus terus kita bangun. Tanpa adanya forum seperti ini, kita tidak akan mendapatkan informasi dan masukan penting untuk kegiatan di masa mendatang,” ujarnya.

Meski demikian, Sekda mengingatkan bahwa dalam merancang program pembangunan, pemerintah daerah tetap harus mengedepankan skala prioritas agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mulai memiliki sasaran pokok untuk tahun 2027. Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pemberdayaan ekonomi lokal, terutama pada sektor perdagangan, kuliner, dan kerajinan yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memiliki pola pikir inovatif dan berani keluar dari zona nyaman.

“Kita harus berpikir out of the box. Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, jangan melakukan hal yang biasa-biasa saja. Kita harus melakukan sesuatu yang luar biasa,” tegasnya.

ASN Harus Melek Teknologi dan Berani Berinovasi

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi oleh para ASN. Di era digital saat ini, teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pekerjaan.

Ia pun mengajak seluruh ASN untuk berani menyampaikan ide dan gagasan demi kemajuan bersama.

“Sampaikan ide dan gagasan, jangan takut salah. Untuk kemajuan bersama, ASN harus berani menyampaikan gagasan apa pun,” pesannya.

Melalui forum ini diharapkan berbagai masukan dan gagasan strategis dapat menjadi bahan penyusunan program pembangunan yang lebih inovatif, efektif, serta mampu mendorong kemajuan Kabupaten Ciamis di masa mendatang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Ciamis)

Korban Anak Hanyut di Sungai Citanduy Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

0

Wartain.com || Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban anak yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut di aliran Sungai Citanduy, Kabupaten Ciamis. Korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, Jumat (13/3/2026) pagi.

Berdasarkan laporan hasil operasi hari ketiga (H+3), korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 09.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan korban berada sekitar 1,59 kilometer dari titik lokasi kejadian perkara (LKP).

Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi. Pada pukul 09.57 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Ciamis menggunakan ambulans dari PMI Kabupaten Ciamis untuk penanganan lebih lanjut.

Perwakilan Basarnas, Dedi Haryanto
Selaku Komandan Tim Pencarian mengatakan bahwa proses pencarian melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan yang sejak awal melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dari titik awal kejadian hingga beberapa titik di hilir Sungai Citanduy.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pagi hari dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 1,59 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Dedi saat memberikan keterangan.

Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi melakukan debriefing operasi SAR pada pukul 10.45 WIB.

Dalam evaluasi tersebut disepakati bahwa dengan telah ditemukannya korban, maka operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk ditutup, dan seluruh personel yang terlibat dalam tim SAR gabungan dikembalikan ke satuan atau instansi masing-masing.

Sebelumnya, korban yang diketahui bernama AJR (5) dilaporkan hilang pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Perumahan Lembah Medina, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Korban diduga terseret arus saat bermain di saluran air yang terhubung dengan aliran Sungai Ciluncat hingga bermuara ke Sungai Citanduy.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan, sementara pihak keluarga korban menerima kabar tersebut dengan duka mendalam.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Cimais)

Berpasangan dengan Petra Marcinko, Aldila Sutjiadi Lolos Semifinal WTA Austin 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com || Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Petra Marcinko lolos ke semifinal ganda putri WTA Austin 2026, Kamis (12/3).
Kepastian tersebut diraih setelah pasangan Aldila/Marcinko berhasil mengalahkan Shuko Aoyama/Ulrikke Elkeri pada babak perempat final di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Aldila/Marcinko sempat tertinggal di set pertama sebelum akhirnya mampu mengalahkan Aoyama/Elkeri dalam pertandingan sengit 7(7)-6(4), 3-6, dan 5-10.

Sebagaimana dilaporkan, pertandingan berlangsung ketat pada set pertama ketika kedua pasangan berkejaran angka sampai kedudukan 3-3.

Aldila/Marcinko memanfaatkan keunggulan servisnya dengan unggul satu ace dan berhasil memasukkan 70 persen servis pertama.

Namun, Aoyama/Eikeri unggul dalam pengembalian bola, 83,3 persen poin pada bola kedua, dan mengonversi tiga dari tujuh peluang break point. Mereka memenangi tujuh dari 11 poin tie-break untuk merebut set pertama.

Aldila/Marcinko mencoba mengubah alur cerita pada set kedua. Kembali berhasil memasukkan 70,4 persen servis pertama, duet Indonesia/Kroasia itu kini unggul dari segi pengembalian bola untuk mendominasi permainan.

Dengan berhasil mengkonversi tiga dari keseluruhan peluang break point, Aldila/Marcinko menyamakan kedudukan guna memaksakan super tie-break.

Meski sama-sama mencatatkan satu kesalahan ganda, Aldila/Marcinko unggul dengan satu ace. Selain memanfaatkan kekuatan, servis mereka mencetak 100 persen pengembalian bola pertama untuk menyelesaikan pertandingan setelah satu jam 36 menit.

Selanjutnya, Aldila/Marcinko bertemu dengan pemenang laga perempat final antara unggulan pertama Tereza Mihalikova/Giuliana Olmos dan Isabelle Haverlag/Sabrina Santamaria.

Menjalani awal yang baik pada musim ini dengan mencapai perempat final ASB Classic dan Hobart International, Aldila harus menelan kekalahan babak pembuka pada empat turnamen terakhir.

Setelah terhenti pada babak kedua Australian Open, Aldila, yang berperingkat 49 ganda dunia, kandas pada babak pertama Ostrava, Qatar, dan Dubai, serta Merida.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)