26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 15, 2026
Beranda blog Halaman 323

PLN UP3 Sukabumi Jalin Sinergi Strategis dengan BPN Kota Sukabumi

0

Wartain.com ||  PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi terus memperkuat kolaborasi dan sinergi lintas instansi. Kali ini, PLN UP3 Sukabumi menjalin sinergi strategis dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi melalui koordinasi dan kerja sama dalam pengelolaan serta penanganan sertifikasi aset ketenagalistrikan.

Sinergi ini menjadi langkah penting untuk memastikan legalitas aset PLN sekaligus mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat di wilayah Kota Sukabumi.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BPN Kota Sukabumi merupakan wujud komitmen PLN dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

“Sinergi strategis ini sangat penting bagi PLN, khususnya dalam upaya penertiban dan pengamanan aset. Dengan dukungan BPN Kota Sukabumi, kami berharap proses administrasi pertanahan dapat berjalan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Eka, Rabu 28/01/2026.

Sementara itu, Kepala BPN Kota Sukabumi, Dr. Herman Saeri, menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan BPN untuk mendukung PLN sebagai salah satu BUMN strategis.

“BPN Kota Sukabumi siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada PLN, terutama dalam hal pengurusan sertifikasi dan kepastian hukum aset. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat,” ungkap Herman.

Dukungan juga disampaikan oleh Sugeng Widodo, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat. Menurutnya, sinergi antara PLN dan BPN merupakan bagian dari strategi besar PLN dalam memperkuat fondasi operasional dan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“PLN UID Jawa Barat sangat mengapresiasi kerja sama ini. Sinergi dengan BPN menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan kelistrikan, serta mendukung program pembangunan nasional di Jawa Barat,” jelas Sugeng.

Melalui sinergi strategis ini, PLN dan BPN Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja demi mendukung pelayanan publik yang lebih optimal serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

34 Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi, Sisanya Menunggu Hasil Tes DNA

0

Wartain.com || Proses pencarian dan identifikasi korban bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih terus berlangsung.

Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah menerima 50 kantong jenazah dari lokasi kejadian.

Dari jumlah tersebut, 34 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 16 kantong jenazah lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (28/1/2026).

“Total yang diterima Tim DVI sebanyak 50 kantong jenazah. Yang sudah teridentifikasi 34, sementara sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA yang dititipkan di RSUD Cibabat, Cimahi,” jelasnya.

Ia menerangkan, proses identifikasi dilakukan secara komprehensif melalui pemeriksaan postmortem serta pencocokan data antemortem korban yang diperoleh dari keluarga.

Metode ini digunakan untuk memastikan hasil identifikasi dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hendra menambahkan, pemeriksaan DNA membutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni sekitar 14 hari, sehingga pihaknya meminta keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil resmi dari tim DVI.

“Selama masih ada kantong jenazah yang diterima Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan terus dilakukan hingga tuntas. Termasuk jenazah yang memerlukan pemeriksaan DNA,” ujarnya.

Di sisi lain, upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan. Memasuki hari kelima pencarian, tim K9 dari Ditsamapta Polda Jabar kembali diterjunkan untuk menyisir area-area yang sulit dijangkau alat berat.

“Tim K9 setiap hari kami turunkan untuk membantu pencarian, terutama di titik-titik yang tidak bisa dijangkau secara manual maupun alat berat,” ungkap Hendra.

Sebelumnya, tim SAR gabungan kembali menemukan 9 kantong jenazah di lokasi longsor. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa hingga Selasa (27/1/2026) pukul 18.01 WIB, total 48 kantong jenazah telah diserahkan ke Tim DVI untuk proses identifikasi.

“Diperkirakan masih ada sekitar 32 orang yang masih dalam pencarian,” kata Abdul Muhari.
Lokasi penemuan korban pada pencarian hari terakhir berada di sektor A1, A2, dan B2.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim SAR gabungan terus menambah dukungan alat berat serta anjing pelacak.

Jenazah korban yang telah teridentifikasi selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, pencarian dan proses identifikasi akan kembali dilanjutkan pada esok hari dengan fokus penyisiran di sektor A dan B.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Diskominfo Kabupaten Sukabumi Tegaskan Pentingnya Literasi Digital dan Keamanan Data   

0

Wartain.com || Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Literasi Digital Keamanan Data dan Informasi Bagi Pelajar dan Umum. Kegiatan berlangsung di MAN 2 Palabuhanratu, Rabu 28 Januari 2026.

Diketahui Sosialisasi literasi digital dan keamanan data bagi pelajar dan umum bertujuan meningkatkan kesadaran akan hal privasi seperti data pribadi, etika bermedia sosial, serta proteksi diri ancaman dan dampak buruk di ruang siber.

Hadir dalam kesempatan itu Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Ujang Zulkifli dan Ketua Tim Kemananan Informas Ujang Mulyadi serta narasumber dari Polres Sukabumi.

Ditegaskan dalam kesempatan itu bahwa
Keamanan Data Pribadi merupakan hal sangat penting untuk dilindungi selain masalah privasi juga menyangkut keamanan diri.

“Selain keamanan data, kita juga mendorong menjunjung etika Etika dalam berkomunikasi di ruang Digital, artinya penting menjaga sopan santun di dunia maya,” terang ujang Mulyadi

Ditegaskan juga pentingnya sikap kritis untuk menyaring informasi agar terhindar dari penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Sosialisasi ini strategis dan bermanfaat bagi generasi muda serta masyarakat umum agar cerdas digital, serta dapat mengambil manfaat positif dari aktivitas dunia maya,” tambah ujang mulyadi.

Acara sosialisasi Literasi Digital Keamanan Data dan Informasi ini berlangsung interaktif dan antusias.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Layvin Kurzawa ke Persib Bandung, Begini Respon Rekan se-Timnya 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Keputusan Layvin Kurzawa bergabung dengan Persib Bandung tak hanya menyita perhatian publik, tetapi juga mengejutkan rekan setimnya sendiri.

Andrew Jung, penyerang Persib, secara terbuka mengakui bahwa kehadiran mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu mengejutkannya.

Bagi Jung, Kurzawa bukan sekadar rekrutan anyar. Ia adalah sosok yang selama ini hanya bisa disaksikan dari layar televisi, saat masih membela PSG. Kini, pemain 33 tahun itu berada dalam satu ruang ganti bersamanya.

Andrew Jung mengungkapkan bahwa sebelum kepindahan Kurzawa resmi terjadi, sempat ada komunikasi singkat di antara mereka. Kurzawa disebut bertanya langsung mengenai Persib dan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Ya mungkin sebelumnya ada komunikasi. Dia berbicara kepada saya untuk menanyakan apakah itu bagus datang ke Persib,” ujar Jung, dikutip dari akun TikTok Bandung Football, Selasa 27 Januari 2026.

Jung mengatakan dirinya hanya menyampaikan pandangan pribadi. Setelah itu, keputusan sepenuhnya berada di tangan Kurzawa. Namun ketika sang bek kiri benar-benar datang, Jung menilai kehadirannya sebagai keuntungan besar bagi tim.

“Saya mengatakan apa yang saya katakan, lalu dia datang. Itu bagus untuk tim, karena dia pemain besar. Dia bermain di AS Monaco dan PSG. Bagi saya itu gila, karena dulu saya hanya menontonnya di televisi,” kata Jung yang kini berusia 28 tahun.

Pernyataan Jung sekaligus menggambarkan bagaimana status Kurzawa masih dipandang sebagai nama besar di lingkungan Persib. Rekam jejaknya di Eropa sulit diabaikan. Selama sembilan musim bersama PSG, Kurzawa mengoleksi banyak trofi, termasuk lima gelar juara Liga Prancis, serta pengalaman tampil di kompetisi elite Eropa.

Persib sendiri mengikat Kurzawa dengan kontrak hingga akhir musim Super League 2025/2026, dengan opsi perpanjangan apabila sang pemain mampu menunjukkan performa meyakinkan di bawah asuhan Bojan Hodak. Skema kontrak tersebut menunjukkan bahwa kehadiran Kurzawa diproyeksikan bukan sekadar pengisi skuad, melainkan bagian penting dari rencana tim.

Di tengah proses adaptasi Kurzawa bersama Maung Bandung, Persib juga bersiap menghadapi agenda kompetisi berikutnya. Tim dijadwalkan melakoni laga lanjutan Super League melawan Persis Solo pada Sabtu, 31 Januari 2026..***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dibalik Kunjungan Komisi I DPRD Sukabumi: Meluruskan Benang Kusut IPAT PT Ciomas Adisatwa

0

Wartain.com || Pagi itu, suasana Farm Ciasih milik PT Ciomas Adisatwa di Kampung Nangerang, Desa Bojong Raharja, Kecamatan Cikembar, tampak berbeda dari biasanya.

Kehadiran rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menjadi penanda bahwa ada proses penting yang sedang dikawal: pengawasan Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT), Rabu (28/1/2026).

Di hadapan para anggota dewan, Kepala Unit PT Ciomas Adisatwa Sukabumi, Agus Sardiana, berbicara terbuka. Bukan untuk membela diri, melainkan menjelaskan satu persoalan administratif yang sempat mengganjal jalannya kewajiban perusahaan.

“Justru kami mempertanyakan kenapa tagihan pajak tidak muncul,” ungkap Agus. Sebab selama ini, pembayaran pajak air tanah selalu berjalan lancar. Hingga akhirnya diketahui, ada kesalahan prosedur dalam proses perpanjangan IPAT.

Kesalahan itu bukan soal niat, melainkan soal teknis. Dokumen perizinan yang seharusnya diunggah ke tingkat provinsi, ternyata terunggah ke kementerian. Akibatnya, sistem di pemerintah daerah tidak membaca data tersebut. Tagihan pajak pun tak kunjung terbit.

Bagi Agus, kondisi itu sempat menimbulkan kegelisahan. Sebagai penanggung jawab unit, ia merasa kewajiban perusahaan tidak boleh terhenti hanya karena kesalahan administrasi. Apalagi, pelaporan pemanfaatan air tanah selama ini tetap dilakukan secara rutin.

“Kewajiban kami melapor tetap jalan. Data pemakaian air juga sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, karena sistem tidak terkoneksi, tagihan pajaknya tidak muncul,” jelasnya.

Proses pun berjalan. Pihak legal perusahaan pusat mulai berkoordinasi dengan ESDM Provinsi. Pertemuan demi pertemuan dilakukan. Dua minggu sebelum kunjungan Komisi I, komunikasi itu sudah memasuki tahap lanjutan.

Di titik inilah kehadiran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menjadi penguat. Bagi pihak perusahaan, kunjungan ini bukan tekanan, melainkan dorongan. Sebuah pengingat bahwa keterbukaan dan kepatuhan adalah kunci keberlanjutan usaha.

“Kami menyikapinya secara positif. Ketika ada yang diingatkan, itu justru kebaikan,” kata Agus. Baginya, kelengkapan izin bukan sekadar administrasi, melainkan bagian dari ikhtiar agar usaha berjalan dengan tenang dan barokah.

Senada dengan itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Ridwan, M.Pd dari fraksi PKS menegaskan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah memastikan perusahaan dapat terus beroperasi dengan nyaman, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

“Kami ingin perusahaan-perusahaan di Sukabumi terus berkembang. Tapi tentu harus selaras dengan regulasi,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan IPAT di PT Ciomas Adisatwa bukanlah masalah besar. Kesalahan teknis seperti ini, kata dia, dapat diselesaikan melalui koordinasi yang tepat antara perusahaan dan instansi terkait.

Komisi I pun mendorong agar pihak perusahaan segera berkoordinasi dengan DPMPTSP, Bapenda, Dinas Peternakan, serta ESDM Provinsi. DPRD, lanjut Iwan, siap mengawal agar proses tersebut berjalan lancar.

Targetnya jelas Februari bulan di mana seluruh proses perizinan diharapkan rampung. Setelah itu, kewajiban pajak yang sempat tertunda akan kembali berjalan, bahkan bila harus dirapel.

Di balik angka, dokumen, dan sistem perizinan, kunjungan ini menyisakan satu pesan sederhana: kepatuhan bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal komitmen dan tanggung jawab. Dan di Farm Ciasih, komitmen itu tengah dirapikan—pelan, tapi pasti.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kepala Desa Cibenda Tinjau Langsung Progres Pembangunan KDMP: Pastikan Kualitas dan Transparansi

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kepala Desa Cibenda, Adi Rizwan, S.IP, melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan KDMP Desa Cibenda pada, Rabu 28 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku. Monitoring dilakukan secara langsung di lokasi pembangunan dengan meninjau progres pekerjaan, kondisi fisik bangunan, serta melakukan pengukuran lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cibenda didampingi oleh perangkat desa dan pihak terkait lainnya, sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi bersama. Adi Rizwan, S.IP, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini penting untuk menjamin kualitas pembangunan, ketepatan waktu pelaksanaan, serta efektivitas penggunaan anggaran desa.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Cibenda,” ujar Adi Rizwan, S.IP.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pemerintah Desa Cibenda berkomitmen untuk terus mengawal setiap proses pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya monitoring rutin, diharapkan proyek KDMP dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Cibenda.

Kegiatan monitoring ini juga menjadi kesempatan bagi Kepala Desa untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait pembangunan yang sedang berlangsung. Adi Rizwan, S.IP, juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa, sehingga setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Dengan komitmen dan pengawasan yang ketat, Pemerintah Desa Cibenda optimis bahwa proyek KDMP akan menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat Cibenda juga diharapkan dapat terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pembangunan desa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Opik)

Lantik 39 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan Kesehatan dan Kinerja OPD

0

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 39 pejabat dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, pada Selasa (27/1/2026), di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi.

Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala puskesmas. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan kewenangan kepala daerah yang bertujuan menempatkan aparatur sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah.

“Penempatan jabatan ini harus berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan pelayanan publik,” ujar Ayep Zaki.

Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah sektor kesehatan. Wali Kota secara khusus memberi arahan kepada Direktur RSUD Al-Mulk yang baru agar segera melakukan pengembangan rumah sakit, termasuk perluasan fasilitas, guna mendorong peningkatan status RSUD Al-Mulk menjadi rumah sakit Tipe C.

Selain pengembangan fisik, RSUD Al-Mulk juga diminta mempercepat penerapan layanan berbasis digital serta memastikan proses akreditasi berjalan tepat waktu.

Tak hanya itu, sepuluh Kepala Puskesmas yang baru dilantik diminta menjadi garda terdepan dalam menyukseskan agenda nasional di bidang kesehatan. Penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan kualitas layanan dasar menjadi perhatian utama.

“Kepala puskesmas harus lebih aktif turun ke masyarakat, melihat langsung persoalan di lapangan, dan berdialog dengan warga,” kata Wali Kota.

Di sisi lain, Wali Kota juga memberikan penekanan kepada Kepala Bagian di Sekretariat DPRD agar mampu menjalankan peran strategis sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menutup arahannya, Ayep Zaki mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga kebersamaan dan loyalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kita harus bersatu dan solid demi mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih maju dan lebih baik,” pungkasnya.

Acara pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Daftar Pejabat yang Dilantik

No. Nama Lengkap Jabatan

1 IRA DEWI YULIANI, S.ST., M.A.P. Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah

2 YUDHA PRIASUHARYO, S.H., S.P. Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah

3 AGUS AWALUDIN, S.H. Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah

4 ANGGI TRILAKSANA, S.STP., M.I.P. Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah

5 MUHAMMAD PRAYOGA, A.Md. Auditor Terampil Inspektorat Daerah

6 TETI HERAWATI, S.IP., M.Si. Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD

7 AGUS ACHMAD, S.Kom. Kepala Bidang Lalu Lintas Dan Angkutan Dishub

8 dr. MUNIFAH BUDI ISNAENI, M.MRS. Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Sejahtera DP2KBP3A

9 Dr. DENI PURNAMA, S.Kep., MKM. Direktur UOBK RSUD Al-Mulk Dinkes

10 FITRIE ARYANI RAHAYU, S.H. Kepala Bidang Pendidikan Dan Penelitian UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H

11 dr. Wiwie Edhie Yuliaviani Dokter Ahli Muda UOBK RSUD R Syamsudin, S.H

12 R DINAR NURAENI KURAESIN, SP., M.Si. Kepala Bidang Perindustrian Diskumindag

13 KRISHNA DWIPAYANA, S.T., M.A.P. Kepala Bidang Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispusipda

14 CECEP RAPIH, S.P., M.Si. Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol

15 ILMA FARHANIA, S.Kep.Ners., M.Kep. Kepala Seksi Pendidikan UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H

16 INDRAYANA, S.IP., M.Si. Kepala UPTD Pasar Diskumindag

17 EULIS NUR’IZATI, S.Tr.Kes. Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Cikundul

18 IRAWAN SUTISNA, S.Kep. Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Baros

19 SENDI SUGANDI, S.Kep., Ners., M.MRS. Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukakarya

20 ENENG ERLIN, S.Kep., Ners. Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sriwidari

21 LUKMAN HIDAYAT, S.Kp. Kasubbag Tata Usaha UPTD Penunjang Kesehatan Dinkes

22 YULIAN, S.E. Kasubbag Tata Usaha UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Dinkes

23 FUZI FAUZIAH, S.Kep., Ners. Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Nanggeleng

24 drg. SISKA PERMATASARI Kepala Puskesmas Cikundul

25 EUIS NURHAYATI, S.ST., Bd., M.Kes. Kepala Puskesmas Cibeureum Hilir

26 DEDE RUSWANDI, S.Kep., Ners., M.M. Kepala Puskesmas Karang Tengah

27 drg. RISKA RACHMAWATI Kepala Puskesmas Benteng

28 dr. ZAH MAULIDIANTI., M.A.P. Kepala Puskesmas Selabatu

29 dr. H. HENDRA GUNAWAN HILMAN Kepala Puskesmas Baros

30 dr. SYARIFA NUR Kepala Puskesmas Nanggeleng

31 dr. MAYA APRILIA., M.K.M. Kepala Puskesmas Sukabumi

32 dr. RIZKI FEBRINA RAMDHANIA Kepala Puskesmas Sukakarya

33 dr. MOHAMAD EKI LUKITA Kepala Puskesmas Limusnunggal

34 HIDAYAT, S.E. Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Pasar Diskumindag

35 NENDEN AISYAH, S.Kep., M.A.P. Kepala Subbagian Umum Dan Kepegawaian Kecamatan Gunung Puyuh

36 FIRMAN FIRDAUS, S.Kep.Ners. Sekretaris Kelurahan Gunung Puyuh Kecamatan Gunung Puyuh

37 DADANG IRAWAN, SE. Sekretaris Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang

38 MASWAN, S.IP. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole

39 IYUS YUSTIANDI, S.Si. Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukabumi.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Timnas Indonesia Hantam Korea Selatan 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026

0

Wartain.com || Timnas futsal Indonesia mengawali kiprahnya di Piala Asia Futsal 2026 dengan hasil gemilang setelah menaklukkan Korea Selatan dengan skor telak 5-0. Laga pembuka tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Selasa malam, 27 Januari 2026.

Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol cepat dicetak oleh M. Iqbal pada menit ke-2 yang membuka keunggulan tim Merah Putih. Tekanan terus dilancarkan hingga Rio Pangestu menggandakan skor pada menit ke-11. M. Iqbal kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21, membuat Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan.

Memasuki babak kedua, dominasi Timnas futsal Indonesia tidak mengendur. Israr menambah keunggulan pada menit ke-31 melalui skema serangan cepat. Lima menit berselang, Reza Gunawan memastikan kemenangan Indonesia setelah mencetak gol kelima pada menit ke-37.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Timnas futsal Indonesia di ajang Piala Asia Futsal 2026 yang digelar mulai 27 Januari hingga 7 Februari 2026. Turnamen dua tahunan tersebut diikuti oleh 16 tim nasional yang terbagi ke dalam empat grup pada fase penyisihan.

Pada fase grup, Timnas futsal Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Kirgistan, dan Korea Selatan. Hasil positif di laga perdana ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk melangkah ke babak selanjutnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Suasana Malam Lumiland Santa Sea Dipenuhi Lampu Hias, Jadi Daya Tarik Warga Sukabumi

0

Wartain.com || Suasana malam di kawasan wisata Lumiland Santa Sea yang beralamat di Jl. Sudajaya Hilir, Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, tampak ramai dikunjungi warga yang ingin menikmati keindahan malam, Selasa malam, 27/01/2026.

Tempat wisata tersebut dipenuhi lampu-lampu hias yang menghiasi pepohonan, taman, hingga pinggiran kolam renang, sehingga menciptakan pemandangan yang indah dan menarik perhatian pengunjung. Meski pada pagi hingga sore hari Santa Sea beroperasi sebagai wahana permainan air, pada malam hari area ini tetap dibuka khusus untuk wisata malam.

Banyak pengunjung datang tidak untuk bermain air, melainkan sekadar bersantai, menikmati suasana malam, serta menyantap berbagai jajanan yang tersedia di dalam area wisata, seperti pop mie dan beragam makanan serta minuman lainnya.

Lumiland Santa Sea dibuka untuk pengunjung malam hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Adapun harga tiket masuk dibanderol sebesar Rp30.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak.

Dengan suasana yang nyaman dan pencahayaan yang menarik, Lumiland Santa Sea menjadi salah satu pilihan hiburan malam bagi masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Gugatan Warga Seret Program Wakaf Uang Pemkot Sukabumi ke Pengadilan

0

Wartain.com || Polemik program Wakaf Uang yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi kini berlanjut ke ranah hukum. Enam warga resmi mengajukan gugatan perdata terhadap Wali Kota Sukabumi dan sebuah yayasan ke Pengadilan Negeri Sukabumi.

Berdasarkan penelusuran pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Sukabumi, gugatan tersebut tercatat dengan Nomor Perkara 1/Pdt.G/2026/PN Skb dan dikualifikasikan sebagai perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Pendaftaran gugatan dilakukan pada Rabu, 7 Januari 2026.

Enam penggugat dalam perkara ini masing-masing bernama Agus Subagja, Edi Junaedi, Salman Faisal, Wing Wing Suhendar, Selvyane, serta Abdul Azis Subendi Jumadi. Dalam gugatan, Wali Kota Sukabumi cq Pemerintah Kota Sukabumi bersama Yayasan Pembina Pendidikan Dua Bangsa ditetapkan sebagai pihak tergugat.

Selain tergugat utama, sejumlah institusi juga ikut digugat sebagai turut tergugat, yakni DPRD Kota Sukabumi, Kementerian Agama Republik Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Jawa Barat, serta Notaris Merry.

Agenda sidang perdana perkara tersebut berlangsung pada Selasa, (27/1/2026), pukul 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Sukabumi.

Koordinator Tim Kuasa Hukum penggugat dari Hijau Hitam Law Firm, Rozak Daud, menjelaskan bahwa persidangan awal belum menyentuh substansi gugatan dan masih berada pada tahapan awal proses beracara.

“Sidang pertama bersifat administratif, yaitu penunjukan hakim mediator sebagai tahapan wajib dalam perkara perdata. Jadi belum masuk ke pokok gugatan,” kata Rozak.

Ia menambahkan, majelis hakim yang akan menangani perkara umumnya terdiri dari tiga orang hakim, masing-masing satu hakim ketua dan dua hakim anggota. Apabila proses mediasi yang dijalankan tidak mencapai kesepakatan, persidangan akan dilanjutkan ke tahap pembacaan gugatan hingga pemeriksaan perkara.

“Jika mediasi tidak menemukan titik temu, maka proses akan berlanjut ke tahapan pokok perkara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, menyatakan pihaknya saat ini tengah mempelajari secara mendalam materi gugatan yang diajukan para penggugat.

“Bagian Hukum Setda sedang mempelajari gugatan tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak yang turut tergugat,” kata Andang.

Menurutnya, Pemerintah Kota Sukabumi telah menggelar rapat bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan sejumlah pihak terkait sebagai langkah awal menghadapi proses hukum yang berjalan.

“Semua sedang dipersiapkan untuk menghadapi gugatan ini,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, program Wakaf Uang yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Wali Kota Ayep Zaki dan bekerja sama dengan pihak ketiga, Yayasan FKDB, sebelumnya menuai sorotan publik. Program tersebut dinilai memiliki potensi konflik kepentingan serta dianggap belum sepenuhnya memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Persoalan ini kemudian dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) DPRD Kota Sukabumi. DPRD merekomendasikan agar program wakaf tersebut dihentikan sementara waktu.

Selain itu, Panja DPRD juga mendorong agar pelaksanaan program wakaf ke depan dilakukan melalui mekanisme resmi sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk dengan melibatkan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai lembaga yang berwenang dalam pengelolaan dan pengawasan wakaf.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik