26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 564

Polsek Garut Kota Amankan Pelaku Pembawa Senjata Tajam Tanpa Izin di Wilayah Margawati

0

Wartain.com || Unit Reskrim Polsek Garut Kota berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa hak atau izin di wilayah Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (31/05/2025).

Pelaku yang diamankan adalah MFF (19), seorang kenek angkot asal Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Ia ditangkap setelah mendatangi rumah seorang warga bernama Hilman pada jumat pagi sekitar pukul 04.00 wib, dengan tujuan mengklarifikasi kesalahpahaman yang sebelumnya terjadi di sebuah tempat hiburan malam, Jardin.

Kejadian bermula ketika MFF (19) bersama dua temannya datang ke rumah Hilman pada dini hari dengan cara yang tidak wajar.

Mereka berteriak-teriak di depan rumah saat situasi masih sepi dan warga sekitar tengah beristirahat.

Hal tersebut membuat Hilman dan sejumlah warga keluar rumah. Dua orang teman MFF (19) melarikan diri, sementara ia tertinggal di lokasi kejadian.

Hilman yang curiga, kemudian memeriksa pelaku dan menemukan sebilah golok tanpa gagang yang diselipkan di dalam jaket berwarna abu-abu milik pelaku.

Menyadari hal tersebut, Hilman langsung menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas Polsek Garut Kota tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu buah golok tanpa gagang, jaket abu-abu, dan kaos biru bertuliskan “TBR (Team Bentar Road)”.

Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan, termasuk mengamankan pelaku dan barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan pencarian terhadap dua pelaku lainnya yang melarikan diri.

“Pelaku saat ini sudah diamankan dan masih dalam proses penyidikan. Kami juga terus memburu dua orang lainnya yang melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar AKP Zainuri.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat No.12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Update Korban Bencana Tanah Longsor di Gunung Kuda, 14 Meninggal Dunia 11 Orang Masih Dicari

0

Wartain.com || Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat longsor yang melanda kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, bertambah menjadi 14 orang, 11 orang masih proses pencarian dan 11 orang luka-luka.

“Operasi pencarian dan penyelamatan korban masih menjadi prioritas penanganan darurat saat ini,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (31/5/2025).

Menurut Muhari, dari 14 korban meninggal dunia, lima di antaranya masih dalam proses identifikasi. Tim gabungan juga melaporkan bahwa longsor tersebut turut menimbun tiga unit alat berat ekskavator dan enam truk pengangkut material tambang.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cirebon, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan warga telah menghentikan sementara pencarian pada pukul 17.30 WIB dan akan melanjutkannya besok pagi. Pusdalops BNPB terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mempercepat proses evakuasi.

“Berdasarkan prakiraan cuaca hingga dua hari ke depan, kondisi di wilayah Kabupaten Cirebon terpantau cerah berawan,” ujarnya.

Muhari mengimbau tim SAR tetap mengutamakan keselamatan saat bertugas, karena potensi bencana susulan masih bisa terjadi. BNPB juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan.

“Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kapolda Jabar Bersama Gubernur KDM Tinjau Lokasi Longsor Gunung Kuda

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi,  didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H, serta para Kapolres dari wilayah 3 Cirebon dan unsur lainnya,  melakukan kunjungan ke lokasi bencana longsor serta menjenguk korban ke Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Sabtu 31/05/2025 .

Kunjungan ini ditujukan untuk menjenguk Aji Setiawan, salah satu korban selamat dalam peristiwa longsor di area pertambangan Gunung Kuda. Aji merupakan warga Blok Beberan Barat, Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, yang diketahui bekerja di lokasi saat bencana terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar memberikan santunan dan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap korban. Selain itu, Irjen Pol. Rudi Setiawan juga memberikan dukungan moril dan motivasi secara langsung kepada korban dan keluarga agar tetap tabah dan semangat dalam menjalani proses pemulihan.

“Kami hadir di sini untuk memberikan semangat dan memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan yang layak. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jabar.

Tak hanya itu, Kapolda Jabar turut menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar Kapolda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kunjungan ini menjadi bagian dari wujud nyata kepedulian Polda Jabar terhadap masyarakat, serta komitmen untuk terus hadir dan membantu di saat warga mengalami musibah.

Sementara itu, ucapan duka cita juga datang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia beserta rombongan langsung datang ke lokasi bencana dan ke rumah sakit tempat korban di rawat.

“Saya mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi, dan korban serta keluarga diberikan ketabahan,” ucap KDM.

Kepada wartawan KDM juga menyesalkan peristiwa tersebut harus terjadi. Dirinya sering mewanti-wanti untuk tidak terlalu bernafsu dalam pengelolaan alih fungsi lahan.

“Sejak dari dulu sebelum jadi Gubernur, saya selalu mengingatkan untuk berhati-hati dalam mengelola alih fungsi lahan, terutama areal kehutanan. Nah, ini kan jadinya,” jelas Dedi Mulyadi.

“Saya tegas, nanti pihak Perhutani dan pengusaha tambang akan saya panggil. Kemungkinan izin tambangnya akan saya cabut. Bila perlu diselesaikan di PTUN,” pungkas KDM.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

KemenP2MI Luncurkan Buku Berjudul “Melanglang Buana Menyemai Janabijana”

0

Wartain.com || Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) meluncurkan buku Melanglang Buana, Menyemai Janabijana sebagai catatan perjalanan 200 hari kerja pertama, Jumat 30/05/2025.

Judul ini dipilih karena dipercyai setiap langkah pekerja migran adalah benih kehidupan. Disemai di Korea, Jepang, atau Arab Saudi, tapi akarnya tetap di Indonesia.

Abdul Kadir Karding KemenP2MI menyebutkan “Buku ini bukan sekadar laporan. Ini cara kami bercerita bahwa kami hadir bukan sebagai birokrasi yang kaku, tapi sebagai pelindung yang tahu caranya mencintai yaitu dengan kerja nyata dan kehadiran yang tulus,” ucapnya.

Lebih lanjut Kadir menyebut ini sebagai ruang partisipasi publik. Masukan dari masyarakat yang menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kerja kemenP2MI dan merancang langkah ke depan.

“Dan karena ini tanggung jawab publik, kami buat dalam bentuk buku agar mudah dibaca dan dipahami,” tambahnya.

“Inilah wujud komitmen kami untuk terus menjaga dan membersamai para pekerja migran Indonesia, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Long Weekend, Wisatawan Padati Taman Margasatwa Ragunan 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Taman Margasatwa Ragunan (TMR) masih menjadi primadona bagi warga untuk berlibur. Pengelola Taman Margasatwa Ragunan mencatat sebanyak 11 ribu orang mengunjungi Ragunan hingga sore kemarin.

“Sampai jam 15.00 WIB pengunjung masih sekitaran 11 ribu pengunjung ya, dan ini nanti kalau sampai pukul 16.00 WIB, satu jam ke depan lagi, Ragunan akan tutup. Kemungkinan tidak akan jauh dari 11 ribu,” kata pejabat Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang kepada wartawan, Jumat (30/5/2025).

Rincian data pengunjung itu ialah sebanyak 10.284 pengunjung yang membeli tiket offline. Sedangkan sebanyak 902 pengunjung membeli tiket secara online.

Bambang mengatakan jumlah pengunjung Ragunan hari ini termasuk kategori tinggi. Hal itu jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung pada hari Jumat biasa, yang tak sampai 5.000 orang.

“Dan untuk hari Jumat termasuk tinggi, kalau normalnya hari Jumat nggak nyampai 5.000. Sepi, tapi ini kan masih libur panjang atau long weekend jadi pengunjung hari ini di kisaran 11 ribu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang memprediksi puncak keramaian pengunjung Ragunan saat long weekend Idul Adha akan terjadi pada Minggu (1/6). Bambang mengatakan para pengunjung akan memanfaatkan hari terakhir libur untuk ke tempat wisata.

“Kemungkinan hari Minggu akan ramai ya, karena mungkin hari terakhir libur panjang, biasanya para warga akan memanfaatkan libur terakhirnya untuk berwisata dan merencanakan banyak hal di tempat-tempat wisata. Jadi prediksi kami tetap di hari Minggu akan terjadi puncak,” ujarnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kejam! Israel Serang Pesawat Pembawa Calhaj Asal Yaman 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Serangan udara Israel kembali mengguncang Yaman dengan menghantam Bandara Internasional Sana’a pada Rabu pagi waktu setempat, menghancurkan satu-satunya pesawat sipil yang tersisa yang dijadwalkan membawa jemaah haji ke Makkah, Rabu pagi 28/05/2025.

Media lokal melaporkan, serangan tersebut menyebabkan terganggunya keberangkatan puluhan calon haji.

Pesawat jenis Airbus A320 milik Yamenia Airways yang baru tiba dari Amman direncanakan melayani dua penerbangan per hari selama sembilan hari guna mengangkut jemaah haji asal Yaman.

Namun, rudal Israel menghantam langsung landasan dan pesawat sebelum penumpang menaiki pesawat.

Direktur Bandara Sana’a menyebut serangan ini sebagai upaya langsung menargetkan jalur kemanusiaan, menambah deretan pelanggaran terhadap fasilitas sipil di tengah konflik yang masih berlangsung.

Akibat serangan ini, Yamenia Airways mengumumkan penangguhan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Sana’a. Belum ada laporan korban jiwa dari insiden tersebut.

Sejumlah bagasi penumpang juga terbakar dalam serangan Israel, seperti terlihat di gambar. Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah angkatan bersenjata Yaman meluncurkan serangan balasan ke Bandara Ben Gurion di Tel Aviv, Israel, yang menyebabkan kekacauan di bandara utama negara tersebut.

Pihak berwenang Yaman menyatakan bahwa serangan ke Bandara Sana’a merupakan bentuk balasan Israel atas dukungan militer Yaman terhadap rakyat Palestina. Sejak pecahnya konflik di Jalur Gaza, data terbaru mencatat bahwa selama 601 hari serangan berlangsung, hampir 54.000 warga Palestina tewas, termasuk lebih dari 16.000 anak-anak.***

Foto : tangkapan layar/Rueteur

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ini Sebaran Provinsi Terbanyak Serap Program MBG

0
Oplus_131072

Wartain.com || Di tengah ragam tantangan pembangunan sumber daya manusia, pemerintah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk menurunkan stunting, memperbaiki gizi anak, dan memperkuat fondasi kesehatan generasi masa depan. Program ini menjadi bagian dari transformasi sistem yang lebih inklusif dan berpihak pada kebutuhan dasar anak.

MBG dirancang untuk menyediakan makanan bergizi gratis terhadap siswa sekolah dasar, menengah, hingga ibu hamil di seluruh Indonesia. Makanan yang disediakan telah memenuhi standar gizi seimbang yang direkomendasikan oleh ahli.

Selain menyasar anak-anak dan ibu hamil, MBG juga membawa berkah sendiri bagi pelaku UMKM hingga ibu-ibu PKK yang dilibatkan dalam simpul produksi dan distribusi makanan bergizi. Pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau biasa dikenal sebagai dapur MBG, menunjukkan bahwa program ini turut mendorong pergerakan ekonomi lokal.

Saat ini, sebaran dapur MBG sudah mulai merata, sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjangkau semakin banyak penerima MBG di seluruh lapisan masyarakat. Data dari Badan Gizi Nasional (BGN) menyebutkan bahwa per Mei 2025, terdapat 1.431 unit dapur MBG, dengan Jawa Barat memuncaki daftar sebagai provinsi dengan SPPG terbanyak.

Per Mei 2025, provinsi di Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur menjadi pelopor jumlah dapur terbanyak. Jawa Barat menjadi rumah bagi 368 SPPG, Jawa Tengah dengan 170 unit, dan Jawa Timur dengan 114.

Meski sudah baik, perhatian khusus perlu diberikan pada wilayah timur Indonesia, mulai dari Papua, Nusa Tenggara, hingga Maluku, di mana tantangan akses dan keterjangkauan pangan sehat masih tinggi. Di wilayah tersebut, jumlah dapur MBG masih rendah, bahkan di Papua Selatan, hanya ada 1 dapur MBG. Keterbatasan infrastruktur mendorong distribusi pangan yang masih timpang, membuat banyak penerima belum dapat merasakan manfaat dari program ini.

Selain itu, kualitas makanan juga perlu diperhatikan, dengan beberapa provinsi mencatatkan kasus keracunan MBG.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, koordinasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta, MBG diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih sehat dan produktif untuk bisa menghadapi masa depan.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Harus Tahu! Ini Dia Cara Mengenali Tawaran Menjadi PMI Ilegal

0

Wartain.com || Baru baru ini telah ramainya pemberangkatan Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) secara ilegal atau unprosedural ke beberapa negara.

Pemberangkatan ilegal tersebut para PMI menjadi korban Tindak Pindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dalam hal tersebut Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memberikan ciri ciri penawaran ketika para calo menawarkan sebagai PMI diantaranya.

1.Tawaran kerja diluar negeri biasanya datang melalui WhatsApp
2.Calon pekerja migran diminta pergi kesuatu daerah dijemput seseorang
3.Mereka diinapkan disebuah rumah dan akan dibantu mengurus pembuatan paspor
4.Penggantian biaya pembuatan paspor diganti dari gaji kalau sudah bekerja
5.Calon pekerja migran dipindah ke daerah lain dengan iming iming siap diberangkatkan
6.Mereka kembali diinapkan dan diminta berjaga untuk diberangkatkan

Keterangan diatas adalah salah satu dari sekian banyak modus favorit para calo. Yang mereka tawarkan adalah kemudahan dalam mengurus keberangkatan. Tapi si calon pekerja migran tidak pernah mendapat kejelasan kontrak tempat kelak mereka bakal bekerja.

Pihak KemenP2MI memberikan saran kalau ada pihak keluarga yang cerita mendapat tawaran seperti ini, mohon cegah keberangkatan mereka.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Mahasiswa ITG Akan Peringati Hari Air Sedunia 2025 Lewat Seminar dan Aksi Penanaman Pohon

0

Wartain.com || Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2025, Himpunan Mahasiswa Sipil (HIMASIP) Institut Teknologi Garut (ITG) menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan aksi nyata bertajuk “Dampak Urbanisasi Terhadap Siklus Hidrologi dan Peran Strategis Lahan Hijau”.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 2 Juni 2025, dengan seminar inspiratif yang digelar di kampus Institut Teknologi Garut. Seminar ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan praktisi lingkungan, yang membahas isu-isu penting terkait dampak urbanisasi terhadap siklus air serta urgensi pelestarian lahan hijau di tengah pesatnya pembangunan kota.

Kegiatan berlanjut keesokan harinya, Selasa, 3 Juni 2025, dengan aksi penanaman pohon yang dilaksanakan di Pos 3 BC Tapak Gerot, Cigedug. Aksi ini melibatkan mahasiswa serta masyarakat sekitar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelestarian sumber daya air dan mitigasi perubahan iklim.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pengelolaan air dan lingkungan yang berkelanjutan, terutama di tengah tantangan urbanisasi yang terus berkembang,” ujar Ketua HIMASIP ITG.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, HIMASIP berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menjaga dan melestarikan alam demi masa depan yang lebih hijau dan lestari.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses akun resmi HIMASIP ITG di Instagram: @himasipitg.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Salman/Biro Garut)

Diduga Gelapkan Dana Kerja Sama, Seorang Mitra Usaha MBG Dilaporkan ke Polisi

0

Wartain.com || Perselisihan dalam proyek pengadaan peralatan untuk program makan bergizi gratis (MBG) berujung pada laporan pidana. Seorang dokter di Sukabumi, Silvi Apriani, resmi melaporkan mitra usahanya yang berinisial SS ke Polres Kota Sukabumi atas dugaan penipuan dan penggelapan dana.

Kuasa hukum Silvi, Ruswan Efendi, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari kerja sama bisnis antara kliennya dengan seseorang berinisial FR, yang diketahui merupakan istri dari SS. Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 12 Maret 2025 dan melibatkan proyek pengadaan food tray untuk mendukung program MBG.

“Klien kami menyediakan food tray dengan kesepakatan bahwa FR menyediakan dana awal sebesar Rp500 juta. Keuntungan akan dibagi sesuai kesepakatan setelah proyek berjalan,” ujar Ruswan kepada wartawan, Jumat (30/5/2025).

Namun dalam perjalanannya, lanjut Ruswan, Silvi telah mengembalikan dana investasi secara bertahap, bahkan melebihi jumlah modal awal. Total pengembalian dana mencapai Rp665 juta, terdiri dari Rp265 juta yang ditransfer langsung ke FR dan Rp400 juta yang diserahkan melalui SS.

“Permasalahan muncul karena FR hanya mengakui menerima Rp265 juta. Padahal sisa dana sebesar Rp400 juta sudah diserahkan kepada SS dalam beberapa tahap, baik melalui transfer maupun tunai. Kami memiliki bukti atas seluruh transaksi tersebut,” jelasnya.

Bukti yang dimaksud antara lain penyerahan dana sebesar Rp100 juta (Rp97 juta via transfer dan Rp3 juta tunai), serta penyerahan langsung dana sebesar Rp300 juta di Jakarta. Selain itu, Silvi juga sempat menyerahkan satu unit kendaraan sebagai bentuk itikad baik dan jaminan atas kerja sama tersebut pada 10 Mei 2025.

Ruswan menegaskan bahwa hubungan kerja antara kliennya dan FR bukan bersifat investasi, melainkan kerja sama usaha dengan prinsip bagi hasil, termasuk risiko kerugian. Namun, karena dana yang dititipkan kepada SS tidak disampaikan kepada pihak yang berhak, maka langkah hukum pun ditempuh.

“Secara keuangan, klien kami telah menunaikan kewajibannya. Tapi karena dana Rp400 juta tidak diakui keberadaannya oleh FR, padahal kami telah menyerahkannya ke SS, maka kami melaporkan SS ke pihak kepolisian atas dugaan penggelapan dan penipuan,” tegasnya.

Saat ini, laporan tersebut telah diterima Polres Kota Sukabumi dan tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak pelapor berharap kasus ini dapat segera ditangani secara profesional agar tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik