26.7 C
Jakarta
Selasa, Maret 17, 2026

Latest Posts

Diserbu Jelang Ramadan, Bazar Kurma di Sukabumi Dongkrak Perputaran Ekonomi Warga

Wartain.com || Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, geliat ekonomi musiman mulai terasa di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Salah satunya terlihat di Bazar Kurma yang digelar Toko Al Madinah, Jalan Lingkar Selatan, Desa Babakan, yang sejak beberapa hari terakhir dipadati pembeli.

Tak sekadar tradisi menyambut bulan puasa, tingginya minat masyarakat membeli kurma turut mendongkrak perputaran ekonomi lokal. Supervisor Toko Al Madinah, Devina Sari, menyebutkan lonjakan pengunjung sudah terjadi sejak tiga hari terakhir.

“Alhamdulillah, sangat ramai. Setiap tahun memang kita selalu adakan bazar kurma dan antusias masyarakat selalu tinggi,” ujar Devina, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, dibandingkan hari biasa, jumlah pelanggan meningkat hingga 75 persen. Kurma yang identik dengan menu berbuka dan sahur menjadi komoditas yang paling diburu.

“Kalau dibandingkan hari biasanya, peningkatannya bisa sampai 75 persen,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, manajemen toko telah menyiapkan stok hingga seribu kilogram. Persediaan itu dipastikan aman hingga memasuki Idulfitri 1447 H bahkan sampai bulan Syawal.
“Sampai lebaran juga kita ready, sampai Syawal, Insya Allah aman,” katanya.

Beragam jenis kurma impor tersedia, mulai dari Arab Saudi, Mesir, Bangladesh hingga Palestina. Harga pun variatif, dari Rp40 ribu per kilogram untuk kurma Mesir hingga Rp350 ribu per kilogram untuk kurma Medjool yang dikenal sebagai “kurma sultan”.

“Sejak tiga tahun lalu kita sudah jalan. Yang best seller itu Sukari, Azwa, dan Medjool. Paling banyak dicari Sukari Premium harganya Rp70 ribu per kilo, serta Azwa Rp150 ribu sampai Rp220 ribu per kilogram,” jelas Devina.

Ia menambahkan, kurma Medjool asal Palestina memiliki ukuran besar dengan biji kecil sehingga menjadi pilihan premium meski harganya paling tinggi.

Tak hanya melayani pembeli dari Sukabumi, toko ini juga menerima pesanan luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Menjelang Ramadan ini pembeli makin banyak, ada yang dari Jateng dan Jatim, kita kirim lewat ekspedisi,” ujarnya.

Di sisi lain, kebutuhan kurma juga menjadi bagian dari persiapan pengurus masjid dalam menyediakan takjil bagi jemaah. Ketua DKM Baitussalam, Lukmanul Hakim, mengaku sengaja membeli kurma lebih awal untuk memastikan ketersediaan hidangan berbuka.

“Sebenarnya sengaja kita mau beli kurma di sini. Kita fasilitasi bagi jemaah biar senang ketika sediakan hidangan berbuka. Jadi tidak berharap ke orang yang memberi,” katanya.

Ia membeli enam kilogram kurma jenis Sukari untuk stok awal. Jika dirasa kurang, pembelian akan kembali dilakukan.

“Sementara kita beli enam kilogram dulu, nanti kalau tidak cukup kita beli lagi. Karena alhamdulillah jemaah kalau buka di masjid itu banyak, anak-anak juga banyak. Ini mah buat ngebatalin,” pungkasnya.

Ramainya bazar kurma ini menjadi penanda bahwa denyut persiapan Ramadan di Sukabumi tidak hanya terasa secara spiritual, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat menjelang bulan penuh berkah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.