26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Elang Jawa Luka Usai Tabrak Kaca Rumah Warga di Sukabumi, Ditangani BKSDA Jabar

Wartain.com || Seekor Elang Jawa yang mengalami cedera setelah menabrak kaca rumah warga di Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kini berada dalam penanganan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat.

Satwa dilindungi tersebut dievakuasi petugas BKSDA Jabar pada Senin (2/2/2026) pagi dari rumah seorang relawan yang sebelumnya mengamankan Elang Jawa itu. Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima pihak BKSDA sehari sebelumnya, yakni pada Minggu (1/2/2026).

Polisi Kehutanan Balai Besar KSDA Jawa Barat Resort Sukabumi, Hendi Apriadi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penanganan awal bersama sejumlah unsur terkait.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kejadian berlangsung pada Minggu, 1 Februari, di wilayah Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak. Tim segera bergerak bersama P2BK kecamatan, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, serta jajaran KSDA untuk melakukan penanganan awal di lokasi,” ujar Hendi, Senin (2/2/2026).

Saat ditemukan, Elang Jawa dengan nama latin Nisaetus bartelsi tersebut berada dalam kondisi lemah. Secara kasat mata tidak ditemukan luka luar yang signifikan, namun petugas menduga burung pemangsa itu mengalami cedera internal akibat benturan keras.

“Kondisi fisiknya memang tidak menunjukkan luka terbuka yang berat, namun satwa tampak lemas sehingga kami menduga ada luka di bagian dalam,” jelasnya.

Hendi menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jenis kelamin Elang Jawa tersebut. Hal itu disebabkan proses identifikasi kelamin pada satwa ini tergolong sulit dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari ukuran tubuhnya, Elang Jawa tersebut diperkirakan sudah berusia dewasa.

Berdasarkan analisis sementara, Elang Jawa itu diduga berasal dari kawasan hutan di sekitar permukiman warga, yakni kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Peristiwa tabrakan dengan rumah warga kemungkinan terjadi saat satwa tersebut sedang berburu.

“Elang Jawa memiliki wilayah jelajah yang cukup luas. Kemungkinan besar berasal dari kawasan hutan sekitar. Saat mengejar mangsa, satwa ini diduga tidak menyadari adanya kaca rumah yang transparan sehingga menabraknya,” ungkap Hendi.

Saat ini, Elang Jawa tersebut tengah menjalani perawatan dan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC), Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Tahapan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi kesehatannya sebelum kembali ke alam liar.

“Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan kesehatan, satwa akan menjalani rehabilitasi. Jika kondisinya sudah stabil, kami akan melakukan penilaian lanjutan, habituasi, dan menentukan lokasi yang tepat untuk pelepasliaran,” tutup Hendi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.