Wartain.Com, Rempang Galang || Akhirnya perjuangan warga Rempang Galang mencapai titik terang meskipun belum 100 % tetapi pada saat dialog Mentri Bahlil dengan warga dalam hal ini perwakilan setiap kampung tua yang terhimpun dalam wadah KERAMAT (Kekerabatan Warga Tempatan) dan seluruh stekholder.
Adapun point point’ kesepakatan diantaranya. Pertama Rencana Relokasi ke luar pulau tidak jadi, konsepnya menjadi ada beberapa kampung yang posisinya di geser atau pengkerucutan wilayah kampung menjadi satu area dan tetap di pulau Rempang.
Kedua, Ganti untung terhadap warga tetap dilaksanakan pemerintah sesuai peraturan.
Kesepakatan ini hasil musyawarah bersama.
Kami dari Barikade 98 Kepri merasa Puas dengan hasil musyawarah ini, karena sejak terjadinya bentrokan warga dengan aparat kami langsung masuk untuk mengadvokasi warga dan menginvestigasi masalah yang sebenarnya dan berjuang untuk menginisiasi pertemuan dialog antara pihak pusat dalam hal ini Mabes Polri dengan Warga Rempang Galang.
Hasil investigasi Barikade 98 Kepri dilapangan kami mendapatkan data bahwa memang sosialisasi tidak berjalan sehingga mendapat respon perlawanan dari warga. Buruknya komunikasi pihak pemerintah daerah inilah yang menyebabkan konflik itu pecah, padahal pada saat situasi tegang kami Barikade 98 coba menginisiasi dialog warga berhasil, dalam hal ini pihak KERAMAT dan pihak MABES POLRI pada hari Jumat 15/09/2003,
Dialog berlanjut sampai terjadinya dialog warga dengan Menteri Bahlil pada hari senin 28/09/2023 di kediaman Kepala KERAMAT yaitu Bapak Gerisman yang akhirnya menemukan solusi terbaik dan progresif, artinya bahwa ada ketersumbatan informasi dan aspirasi yang sesungguhnya dari warga untuk pemerintah pusat, informasi ke pusat selama ini ABS / Asal Bapak Senang, tapi faktanya ada perlawanan dari warga.
Ketua Barikade 98 Kepri Rahmad Kurniawan selanjutkan mengatakan bahwa pertemuan dialog hari ini adalah kemajuan, sangat berterimakasih kepada para pimpinan KERAMAT yaitu Bapak Gerisman (Ketua), Pak Suhardi (Humas), Pak Rizal (korlap) dan juga pihak Mabes Polri yaitu Kabaintelkam dan tim yang sudah dengan rela menyediakan waktu tenaga dan pikiran untuk mendengar dan mengawal aspirasi warga sampai ke tingkat atas sehingga terjadinya dialog warga dengan mentri Bahlil.
Saya percaya bahwa sebagai anak bangsa kita pasti ingin yang terbaik untuk rakyat dan negara tutup Ketua Barikade 98 Kepri. (AS)***
(Tim Redaksi)
