26.7 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Perkuat Komitmen Pendidikan Berkarakter dan Bebas Pungli

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar. Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan antara Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dengan para kepala sekolah dan pengawas se-Kota Sukabumi, yang digelar di Operation Room Setda, Senin (30/6/2025).

Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Asisten Daerah Mohamad Hasan Asari, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Punjul Saepul Hayat.

Dalam arahannya, Wali Kota Ayep menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi dari segala bentuk kemajuan daerah. Karena itu, pembentukan karakter harus dimulai sejak usia dini, terutama melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang menjadi gerbang awal dalam pembangunan manusia seutuhnya.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana membangun moral, etika, dan nilai spiritual anak sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Sukabumi kini tengah fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan menjadi basis pendanaan pembangunan, termasuk sektor pendidikan. Capaian PAD yang menunjukkan tren positif pada pertengahan tahun ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk memperluas program pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga secara tegas menyampaikan larangan adanya pungutan dalam proses pengangkatan jabatan di lingkungan pendidikan, termasuk dalam penunjukan kepala sekolah. Ia mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

“Tidak boleh ada praktik pungli dalam pendidikan. Kepala sekolah dan pengawas harus jadi teladan dalam integritas. Bangun kepercayaan publik terhadap pendidikan yang bersih dan murni demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Ayep mengibaratkan masa kepemimpinannya sebagai waktu singkat untuk “berteduh” di Kota Sukabumi, namun dalam waktu tersebut, ia bertekad meninggalkan kebijakan yang berdampak panjang dan positif bagi masyarakat.

Salah satu perhatian utama yang disorot dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya pemenuhan gizi anak usia dini. Pemerintah memandang kesehatan fisik sebagai bagian integral dari keberhasilan proses belajar, sehingga pembangunan manusia harus mencakup aspek jasmani dan rohani.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga terus memperbaiki sistem tata kelola keuangan daerah dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami terus benahi sistem anggaran agar setiap rupiah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Ayep.

Pertemuan ini juga menjadi momentum penguatan peran kepala sekolah dan pengawas sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu dan stabilitas pendidikan di Kota Sukabumi. Pemerintah berharap kolaborasi erat dengan para pendidik dapat melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepemimpinan yang tangguh.

“Kualitas pendidikan tidak hanya mencetak cerdas otak, tapi juga cerdas hati. Itulah yang akan membawa Sukabumi menjadi kota yang unggul secara manusia dan berdaya saing,” pungkas Ayep Zaki.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.