Wartain.com || Guna menanggulangi kemacetan imbas dari perbaikan ruas Jalan Raya Sukabumi-Cianjur tepatnya di wilayah Kecamatan Sukaraja-Sukalarang, Sat Lantas Polres Sukabumi Kota melakukan rekayasa lalu lintas.
Berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi TMC Polres Sukabumi Kota, para pengguna dapat menggunakan jalur alternatif Kampung Tugu Sukaraja – Tugu Macan Sukalarang.
Selain itu pihak kepolisian juga menempatkan beberapa anggotanya dengan mendirikan posko di sekitar lokasi kemacetan.
“Rute jalur alternatif perbaikan jalan untuk masyarakat sekitar Sukaraja Sukalarang. Selalu ikuti arahan petugas di lapangan. Semoga dengan adanya rute alternatif, aktivitas warga masyarakat khususnya yang melintas jalur Sukaraja Sukalarang dapat menggunakan rute tersebut untuk menghindari kemacetan,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP M Hardian, Sabtu (29/6/2024).
Adapun untuk rute lebih detail, para pengendara dari arah Sukabumi bisa melintasi Kampung Tugu Sukaraja-Jalan Kekenceng Kidul-Simpang Nenggeng-Jalan Semplak Cirumput-Tugu Macan Sukalarang, begitu pun sebaliknya.

Hal senada juga disampaikan oleh PT Modern Widya Technical selaku pengembang, melalui Humas PT Modern, Ali Basroh, pihaknya juga merekomendasikan untuk pengendara menggunakan jalur alternatif lain.
Ali mengatakan, Untuk menghindari kemacetan panjang, pengguna jalan yang disarankan mencari jalur alternatif lain. Seperti dari Kota Sukabumi bisa melalui jalan Tugu Sukaraja yang keluarnya di jalan Tugu Macan Sukalarang.
“Sebaliknya yang dari arah Cianjur menuju Kota Sukabumi bisa masuk dari Tugu Macan Sukalarang dan keluar dari jalan Tugu Sukaraja,” ujarnya
Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat karena aktifitasnya terganggu, dan meminta masyarakat agar bersabar.
Diberitakan sebelumya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia tengah melakukan perbaikan di ruas Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.
Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan yang sudah berumur 10 tahun. Diketahui ruas jalan tersebut sering dilewati oleh kendaraan-kendaraan besar.***(RAF)
