26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Tebing Setinggi 100 Meter Longsor di Cianjur, Petani Luka Berat dan Dua Desa Terisolir

Wartain.com || Peristiwa tanah longsor terjadi di Kampung Legokpicung, Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, pada Jumat siang (31/10/2025).

Longsoran tebing setinggi sekitar 100 meter itu menyebabkan seorang petani mengalami luka berat dan menutup akses jalan utama hingga membuat dua desa terisolir.

Ketua Karang Taruna Desa Cimaskara, Dikdik, mengungkapkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba meskipun kondisi cuaca saat itu terpantau cerah.

“Padahal cuacanya panas, tidak ada tanda-tanda akan longsor. Tapi mungkin karena sempat hujan deras sehari sebelumnya, tanah jadi labil dan akhirnya longsor,” tutur Dikdik.

Ia menjelaskan, longsoran tanah dan batu menimpa area persawahan dan sempat menyeret seorang petani yang tengah membersihkan lahan.
“Petani itu sempat tertimbun sebagian tubuhnya, bahkan kepalanya terbentur batu. Beruntung warga yang melihat langsung membantu mengevakuasi dan menyelamatkannya,” ujarnya.

Dikdik juga menyebut adanya laporan warga yang melihat dua pengendara sepeda motor melintas di jalur tersebut sesaat sebelum longsor terjadi. Hingga kini, warga dan aparat masih memastikan apakah kedua pengendara itu selamat.

“Kami sedang memastikan informasi tersebut, karena belum ada tanda-tanda keberadaan mereka di lokasi lain,” tambahnya.

Material longsoran menutupi jalan penghubung antardesa dengan ketebalan mencapai tujuh meter dan panjang longsoran puluhan meter. Akibatnya, akses menuju Desa Padasuka dan Desa Mekarmukti terputus total.

“Sekarang dua desa itu benar-benar terisolir. Jalan tidak bisa dilewati, bahkan pejalan kaki pun kesulitan melintas,” kata Dikdik.

Kapolsek Cibinong, AKP Roni Romdhon, mengatakan pihak kepolisian bersama aparat desa segera menutup akses di sekitar lokasi untuk mencegah risiko longsor susulan.

“Kami tutup sementara jalur penghubung Cimaskara–Padasuka. Panjang longsoran sekitar 150 meter dengan tebing setinggi kurang lebih 100 meter. Ini untuk menjaga keselamatan warga,” ujar Roni.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi.

“Alat berat sedang dalam perjalanan untuk membantu pembersihan material. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas PUTR agar jalur segera dibuka,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada, terutama menghadapi potensi hujan deras yang masih bisa memicu longsor susulan.

“Kami minta warga tetap berhati-hati dan segera menjauh dari area tebing yang berisiko runtuh,” tegas Iwan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.