26.7 C
Jakarta
Rabu, Agustus 12, 2026

Latest Posts

Tuai Pro-Kontra, Samsat Cibadak Hentikan Sementara Penempelan Hangtag Pajak Kendaraan di Parkiran Umum

Wartain.com – P3DW Samsat Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menghentikan sementara pemasangan hangtag atau media pengingat pajak kendaraan bermotor di sejumlah lokasi. Keputusan tersebut diambil setelah aktivitas itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Kepala P3DW Samsat Cibadak Rendi Supriatna menjelaskan, pemasangan hangtag sejak awal dimaksudkan sebagai pengingat kepada pemilik kendaraan mengenai kewajiban membayar pajak, bukan sebagai bentuk penagihan.

“Itu bukan penagihan, tetapi sebatas mengingatkan atau reminder. Namun, karena sudut pandang masyarakat sangat sensitif dan ada yang menginterpretasikan berbeda, pimpinan kami tetap mengevaluasi langkah ini,” ujar Rendi saat ditemui di Kantor Samsat Cibadak.

Menurut Rendi, hingga saat ini belum ada instruksi untuk kembali melanjutkan pemasangan hangtag tersebut. Pihaknya masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sembari melakukan evaluasi terhadap mekanisme yang telah diterapkan.

“Sementara ini belum ada arahan khusus untuk dilanjutkan. Bagaimanapun, masukan dan saran dari masyarakat luas tetap menjadi bahan pertimbangan utama kami,” ungkapnya.

Di tengah evaluasi tersebut, Samsat Cibadak tetap berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Pasalnya, realisasi penerimaan pajak hingga kini masih berada di bawah target proporsional.

Dari target proporsional sebesar 62 persen, capaian penerimaan saat ini baru mendekati 50 persen. Setiap harinya, sekitar 400 wajib pajak tercatat datang ke kantor Samsat Cibadak untuk mendapatkan pelayanan. Mayoritas atau sekitar 70 persen di antaranya merupakan pemilik kendaraan roda dua.

Untuk meningkatkan minat masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, Samsat Cibadak tidak hanya mengandalkan pendekatan pengingat. Pembenahan kualitas pelayanan juga menjadi bagian dari strategi untuk membangun pengalaman yang lebih nyaman bagi wajib pajak.

Rendi mengatakan, pihaknya berupaya menghadirkan suasana pelayanan yang lebih modern dan ramah, layaknya fasilitas pelayanan di perbankan maupun bandara.

“Gubernur ingin masyarakat nyaman. Kami hadirkan ruang tunggu ber-AC, playground anak, hingga fasilitas kopi dan teh gratis setiap hari untuk mengubah mindset masyarakat terhadap pelayanan Samsat,” jelasnya.

Melalui pelayanan yang lebih humanis tersebut, Samsat Cibadak berharap masyarakat semakin sadar dan terdorong untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraan secara sukarela.

Rendi juga mengingatkan, kepatuhan membayar pajak kendaraan memiliki manfaat langsung bagi pembangunan daerah. Pendapatan dari sektor pajak kendaraan nantinya turut mendukung pembiayaan pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.