Wartain.com || Duta Putera Bahari Kabupaten Sukabumi Muhammad Aditya Prayoga berhasil meraih juara pertama tingkat provinsi jawa barat sebagai atribut Best Advokasi di ajang grand final putra putri bahari tingkat jawa barat. Event yang diinisiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, telah berlangsung pada Minggu 25 Mei 2025 di gedung D’Majestic Bandung .
Ujang Hendi sebagai Pembimbing Putra Bahari Kabupaten Sukabumi dikonfirmasi awak media atas tanggapan, Harapan dan Evaluasi, mengatakan setelah melalui seleksi sampai mendapatkan gelar juara, tentu melalui proses yang panjang dan melibatkan banyak pihak mulai dari Pemda, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, dan kelompok nelayan menjadi sebuah spirit bersama dalam rangka mengangkat potensi wisata bahari di Sukabumi.
“Kita berharap pemerintah tetap mendukung , dan kita juga bisa terus berkontribusi dalam mempromosikan setiap potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi. Ke depannya PR kita masih banyak apalagi berhadapan dengan kompetisi yang lebih besar yaitu tingkat nasional,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler.
Putra putri bahari merupakan sebuah ajang yang di selenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, dalam proses kegiatannya meliputi beberapa rangkaian mulai dari seleksi yang diikuti oleh peserta yang mewakili Kabupaten/ Kota di Jawa Barat.
Dimana, proses seleksinya berlangsung pada bulan April 2025. Dari puluhan peserta disaring menjadi 20 besar terdiri dari 10 peserta putra dan 10 peserta putri untuk lanjut ke tahap karantina.
“Finalis Kabupaten Sukabumi lolos tahap seleksi atas nama Muhammad Aditya Prayoga yang berasal dari Karangtengah Cibadak, dan merupakan mahasiswa semester IV jurusan perhotelan Akademi Pariwisata Citra Buana Indonesia,” bebernya pada Selasa (3/6/2025).
Ia menceritakan, selanjutnya dalam proses karantina, setiap peserta diwajibkan membawa advokasi dan produk UMKM kelautan, Aditya membawa advokasi tentang pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan, dengan mengambil lokasi advokasi di kampung nelayan Cisolok.
“Sedangkan produk UMKM yang diangkat yaitu kerupuk layur yang berasal dari Citarik Palabuhanratu,” imbuhnya.
Selain itu, Ujang menambahkan, proses karantina sendiri berlangsung selama 3 hari bertempat di Hotel Serela Waringin, Kota Bandung, yaitu dari tanggal 23 s/d 25 Mei 2025.
Sebelum karantina l, Aditya sempat beraudiensi dengan Bupati Sukabumi dan beliau berpesan untuk mengangkat potensi wisata bahari di Kabupaten Sukabumi ke tingkat nasional.
“Alhamdulillah, hingga pada grand final putra putri bahari tingkat Jawa Barat berlangsung pada tanggal 25 Mei 2025 di gedung D’Majestic Bandung dan berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat, selain itu juga berhasil merebut atribut Best Advokasi, ” jelas Ujang Hendi.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
