26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Kota Sukabumi Raih Insentif Rp5,5 Miliar Berkat Keberhasilan Tekan Angka Stunting Secara Signifikan

Wartain.com || Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Berkat kerja keras berbagai pihak dalam menekan angka stunting, pemerintah pusat memberikan penghargaan berupa insentif fiskal sebesar Rp5,5 miliar kepada Kota Sukabumi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan di Auditorium Kemenkes, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

“Alhamdulillah, Kota Sukabumi mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp5,5 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kami menurunkan angka stunting dari 26,4 persen menjadi 19,2 persen, atau turun sebesar 7,2 persen,” ungkap Ayep Zaki.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, kader PKK, Posyandu, dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam berbagai program intervensi gizi dan edukasi keluarga.

“Ini bukti nyata kerja kolaboratif. Namun perjuangan belum selesai. Kami menargetkan pada 2029, angka stunting di Sukabumi bisa turun di bawah 14 persen sesuai target nasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi kepada seluruh daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam penurunan stunting.

“Untuk pertama kalinya sejak 2013, angka stunting nasional berhasil turun di bawah 20 persen, yakni menjadi 19 persen pada 2024. Ini kemajuan besar, namun pekerjaan kita belum selesai. Target nasional 14 persen di tahun 2029 harus kita capai bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan bahwa penurunan stunting telah menjadi salah satu prioritas utama dalam RPJMN 2025–2029 serta RPJPN 2025–2045. Ia menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, hingga kader di tingkat desa.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus memberikan penghargaan bagi daerah yang menunjukkan hasil nyata seperti Kota Sukabumi,” jelasnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam arahannya juga menekankan bahwa keberhasilan penurunan stunting merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen bangsa.

“Program ini tidak akan berhasil tanpa sinergi antara pusat dan daerah, termasuk tenaga kesehatan, PKK, dan Posyandu. Saya mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menurunkan prevalensi stunting secara signifikan, salah satunya Kota Sukabumi,” kata Gibran.

Berkat capaian tersebut, Kota Sukabumi kini menjadi salah satu contoh praktik terbaik nasional dalam penanganan stunting dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan kolaborasi lintas sektor agar generasi muda Sukabumi tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.