Wartain.com || Peresmian Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Senin (26/1/2026), tak hanya menandai peningkatan layanan kegawatdaruratan.
Di momen yang sama, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menghadirkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) terpadu bagi masyarakat setempat.
Sebanyak 30 akseptor KB memanfaatkan layanan tersebut. Rinciannya, 20 peserta memilih KB implan, tujuh peserta KB suntik, dan tiga peserta KB pil.
Pelayanan berlangsung di Gedung Puskesmas Kalibunder melalui UPTD Pengendalian Penduduk dan KB (Dalduk) Kecamatan Kalibunder, dengan pendampingan tenaga kesehatan terlatih.
Kegiatan ini turut disaksikan Bupati Sukabumi, jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Kehadiran layanan KB di tengah agenda peresmian IGD menjadi simbol integrasi pelayanan kesehatan, dari penanganan darurat hingga kesehatan reproduksi.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menjelaskan bahwa pelayanan KB sengaja digelar bersamaan dengan peresmian IGD agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan reproduksi.
“Seluruh proses, mulai dari pendataan, konseling, hingga pemasangan alat kontrasepsi, dilakukan secara profesional dan sesuai standar medis,” ungkapnya.
Menurutnya, pelayanan KB harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga cepat dan terintegrasi dengan layanan kesehatan lainnya di puskesmas.
Partisipasi DPPKB dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Melalui layanan KB yang ramah dan terjangkau, diharapkan masyarakat Kecamatan Kalibunder semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga demi terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
