Wartain.com || Polres Sukabumi Kota memanfaatkan lahan seluas 2 hektare di Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi untuk penanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar secara nasional oleh Kepolisian Republik Indonesia, Sabtu (7/3/2026). Penanaman di wilayah Sukabumi berlangsung di Kampung Tegal Koneng RT 04 RW 05 Desa Pasir Halang.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta sejumlah unsur terkait. Turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Danramil Sukaraja, unsur Forkopimcam, perwakilan Bulog Sukabumi, serta kelompok tani setempat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.20 WIB hingga 17.00 WIB ini terhubung secara virtual dengan kegiatan nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Sukabumi Kota bersama para tamu undangan melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan yang telah disiapkan sebagai bentuk partisipasi dalam program nasional penguatan sektor pangan.
Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk budidaya jagung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah sekitar.
“Melalui penanaman jagung serentak ini, Polri khususnya Polres Sukabumi Kota berkomitmen untuk turut mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani,” ujar Ade Ruli, Senin (9/3/2026).
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah daerah, TNI, Bulog hingga kelompok tani. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Sementara itu, dalam arahannya secara virtual, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam program penanaman jagung serentak di berbagai daerah.
Kapolri juga menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan penanaman jagung di lahan seluas hingga 1 juta hektare di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.
Setelah mengikuti arahan Kapolri secara daring, kegiatan di lokasi dilanjutkan dengan dialog bersama jajaran kepolisian di berbagai daerah serta panen jagung secara simbolis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat khususnya kelompok tani dapat semakin kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan mendorong kemandirian pangan nasional.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
