Wartain.com || Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mulai melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan rusak, di antaranya Jalan Cipelang Leutik dan Jalan Nangela. Perbaikan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Barlian Hadi, menjelaskan bahwa saat ini penanganan masih bersifat sementara dengan metode patching atau penambalan pada titik-titik kerusakan.
Menurutnya, keterbatasan anggaran di awal tahun menjadi salah satu alasan belum maksimalnya perbaikan jalan yang dilakukan.
“Karena masih awal tahun, anggaran belum sepenuhnya tersedia. Nanti setelah anggaran turun, perbaikan jalan lainnya akan kita lanjutkan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Selain faktor anggaran, kondisi cuaca juga turut menjadi kendala dalam proses perbaikan di lapangan. Curah hujan yang cukup tinggi membuat pekerjaan tidak bisa dilakukan secara optimal.
Barlian menambahkan, pihaknya juga telah melakukan perbaikan ringan di beberapa titik Jalan Merbabu. Namun, untuk penanganan secara menyeluruh, DPUTR tengah berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar dapat memperoleh dukungan anggaran melalui bantuan keuangan.
“Kami berharap penanganan Jalan Merbabu bisa dibantu oleh provinsi, karena membutuhkan anggaran besar agar hasilnya lebih maksimal,” katanya.
Selain itu, DPUTR juga berupaya mencari alternatif pembiayaan melalui pergeseran anggaran agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.
Ke depan, perbaikan juga direncanakan akan menyasar Jalan Ciaul Pasir, khususnya di titik-titik rawan kerusakan seperti di sekitar sekolah dasar hingga area tikungan menuju Dinas Tenaga Kerja.
Meski beberapa titik sudah dilakukan penambalan, kerusakan kerap kembali muncul akibat tingginya curah hujan serta kondisi drainase yang tersumbat, sehingga air melimpas ke badan jalan.
Untuk itu, DPUTR mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga saluran air dapat berfungsi dengan baik dan tidak memperparah kerusakan jalan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
