Wartain.com || Selain di Kota Bandung, para sopir angkot di wilayah Sukabumi, juga tidak beroperasi selama libur Idulfitri 1447 H dan arus balik tahun 2026.
Para sopir angkutan umum yang berada di kawasan jalur arteri Parungkuda-Cibadak ini, diliburkan selama tiga hari di masa libur lebaran dan arus balik tahun 2026 tersebut, atas imbauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).
Meski diliburkan, para sopir angkot itu diberikan jaminan berupa uang kompensasi sebesar Rp200 ribu perhari atau Rp600 ribu selama tiga hari, yaitu tanggal 23, 24 dan 29 Maret 2026.
Seorang sopir angkot Jurusan Cibadak-Nagrak, Obar Mahendra mengungkapkan, pada dasarnya menerima keputusan dari Pemprov Jabar ini, walaupun pendapatannya pada libur Idulfitri biasanya lebih besar dari total uang kompensasi tersebut.
“Ya, Kami menerimanya dengan keputusan Gubernur Jawa Barat ini. Habis mau gimana lagi. Walaupun kalau harus memilih, kami mending narik. Biarpun macet sewanya banyak,” ungkap Obar, Minggu 29/03/2026.
Namun, ia memilih mengikuti imbauan Pemprov Jabar itu demi kelancaran lalu lintas dan enggan mengambil risiko.
“Kami pasrah saja sama kebijakan pemerintah. Kan walaupun dipaksakan tetap akan kena sanksi dari Dishub. Jadi, Kami lebih memilih diam saja di rumah,” tambah Obar.
Senada, Asep, Sopir angkot jurusan Cibadak-Cisaat dan teman-teman sesama profesinya di Cibadak memilih menuruti arahan dari pemerintah tersebut. Karena ini sudah jadi kebijakan yang tidak bisa ditolak.
“Kami semua nurut apa kata pemerintah. Ketika kami harus libur, ya kami berhenti narik. Memangnya juga walaupun rame, jalanan kan tetap macet. Jadi kami lebih memilih menepi saja. Toh, uang kompensasinya sudah kami terima,” kata Asep.
Mereka berharap, untuk tahun berikutnya jalur arteri Parungkuda-Cibadak, tingkat kemacetannya audah mulai berkurang. Terutama, apabila tol Bocimi seksi 3 sudah rampung.
“Kami berharap tahun depan tidak seperti ini. Kemacetan seperti beberapa hari yang lalu bisa diatasi. Mudah-mudah saja, jalan tol Bocimi seksi 3 sudah bisa beroperasi pada tahun berikutnya,” pungkas Asep yang diamini teman-temannya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
