26.7 C
Jakarta
Minggu, Mei 3, 2026

Latest Posts

Bangunan Rapuh Diterpa Hujan, Dua Kelas SDN di Sukabumi Roboh

Wartain.com – Dua ruang belajar di SDN Ciganas, Kampung Ciganas, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan runtuh pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa ini diduga kuat dipicu kondisi bangunan yang sudah tua dan melemah, serta diperparah oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak besar terhadap aktivitas pendidikan. Pasalnya, ruang kelas yang ambruk tersebut sebelumnya dijadwalkan untuk digunakan dalam pelaksanaan ujian.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa hasil peninjauan di lokasi menunjukkan kerusakan tergolong berat. Struktur atap hingga plafon di dua ruang kelas tersebut runtuh total dan tidak lagi bisa dimanfaatkan.

“Bangunan sudah dalam kondisi lapuk. Saat hujan terus-menerus, beban meningkat dan akhirnya tidak mampu menahan hingga roboh,” ujarnya.

Dampak dari kejadian ini dirasakan langsung oleh para siswa. Selain tidak dapat menggunakan ruang kelas, mereka juga harus beradaptasi dengan kondisi darurat menjelang ujian.

“Ruangannya sudah rata dengan lantai, jadi jelas tidak bisa dipakai. Ini tentu mengganggu persiapan ujian anak-anak,” tambahnya.

Penanganan awal langsung dilakukan oleh petugas P2BK Ciambar bersama unsur gabungan, mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga perangkat desa. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan.

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau pihak sekolah segera menyusun laporan resmi serta mengajukan bantuan rehabilitasi ke dinas terkait agar perbaikan bisa segera direalisasikan.

Di sisi lain, Plt Camat Ciambar, Heri, menyebutkan bahwa selain faktor usia bangunan, cuaca ekstrem menjadi pemicu utama ambruknya dua ruang kelas tersebut.

“Bangunan sudah tidak layak, ditambah hujan berkepanjangan membuat struktur makin lemah hingga akhirnya runtuh,” jelasnya.

Ruang yang terdampak diketahui merupakan kelas 1 dan kelas 2, dengan total masing-masing 19 siswa. Beruntung, saat kejadian sekolah dalam kondisi kosong sehingga tidak ada korban.

Heri juga mengungkapkan, insiden ini merupakan kejadian kedua yang menimpa SDN Ciganas sepanjang 2026. Sebelumnya, ruang perpustakaan sekolah juga mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah kecamatan bersama Dinas Pendidikan menetapkan SDN Ciganas sebagai prioritas dalam program bantuan perbaikan infrastruktur sekolah.

Untuk sementara, pihak sekolah mengambil langkah darurat dengan memindahkan pelaksanaan ujian ke ruang lain yang masih aman. Sementara kegiatan belajar mengajar sebagian siswa dialihkan ke tempat alternatif seperti mushola karena keterbatasan ruang.

Hingga kini, puing-puing bangunan masih berada di lokasi dan proses pembersihan dilakukan secara bertahap. Pemerintah setempat terus memantau kondisi guna memastikan keselamatan siswa dan tenaga pengajar di lingkungan sekolah tersebut.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.