Wartain.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menaruh perhatian khusus terhadap pelaksanaan perbaikan Jalan Prana di Kecamatan Cikole. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari DPUTR, kontraktor hingga konsultan pengawas, memastikan proyek tersebut dikerjakan sesuai ketentuan.
Pesan itu disampaikan Ayep saat meninjau langsung dimulainya pekerjaan perbaikan Jalan Prana, Rabu (22/7/2026).
Jalan sepanjang 656 meter tersebut akan ditingkatkan menggunakan konstruksi beton dengan mutu K-250. Proyek yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026 itu memiliki nilai anggaran sekitar Rp2,1 miliar.
Ayep menekankan pentingnya kualitas pekerjaan sekaligus ketertiban dalam proses pelaksanaan proyek. Ia tidak ingin pembangunan tersebut menimbulkan persoalan saat dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Saya minta kepada DPUTR, perencana, pelaksana termasuk pengawas tidak boleh ada temuan BPK. BPK akan melakukan pemeriksaan jalan ini pada 2027. Kalau ada temuan, harus dibayar atau dikembalikan oleh pemborong ke kas daerah,” kata Ayep.
Menurutnya, temuan dalam pemeriksaan tidak hanya berpotensi merugikan keuangan daerah, tetapi juga menunjukkan adanya persoalan dalam proses pelaksanaan maupun pengawasan proyek.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak bekerja secara profesional dan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai prosedur.
Ayep juga mendorong agar penggunaan konstruksi beton menjadi salah satu pilihan dalam pembangunan jalan di Kota Sukabumi. Menurutnya, beton dinilai lebih tahan lama untuk ruas jalan tertentu.
“Saya yang minta kepada DPUTR supaya ke depannya pembangunan jalan itu ingin betonisasi, walau kenyataannya tidak mungkin semua menggunakan beton, karena pasti ada yang diaspal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi pekerjaan berulang dengan pola jalan yang sudah dibeton kemudian kembali dilapisi aspal atau overlay.
Selain badan jalan, Ayep turut mendorong pembangunan trotoar menggunakan konstruksi beton agar memiliki daya tahan lebih baik.
“Saya juga sampaikan kepada DPUTR agar ke depannya pembangunan trotoar mengikuti DKI Jakarta yaitu dicor, supaya tahan lama,” pungkasnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
