26.7 C
Jakarta
Minggu, April 6, 2025

Latest Posts

Batu Akik Sukabumi, Primadona Bagi Pecinta Seni dari Berbagai Negara

Wartain com, Sukabumi || Fenomena demam batu akik beberapa tahun yang lalu masih membekas di benak setiap orang, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

Bisa kita lihat, hampir di beberapa pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Sukabumi masih menjajakan bermacam-macam batu, dari mulai harga puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah.

Tapi dibalik itu juga, maraknya pemberitaan mengenai tren batu akik yang semakin menurun. Hal itu tidak membuat pedagang batu akik menjadi pesimis.

Salah satunya adalah Faisal Fajar, pemuda 31 tahun asal Kp Cikembar, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi ini masih konsisten dalam menjalankan usahanya.

Faisal adalah pengrajin sekaligus penjual batu akik yang sudah bertahun-tahun menekuni usahanya. Siapa sangka, penghasilannya dalam berjualan batu akik mencapai omset yang cukup fantastis dalam setiap bulan nya.

Pada tahun 2015, Faisal mulai membuka usaha sendirinya dan di beri nama Sell Natural Gemstone Indonesia.

Kepada wartain.com ia menceritakan, awal mula menjadi penjual dan pengrajin batu akik hingga mencapai sudah hampir delapan tahun menjadi pengrajin dan penjual batu akik.

“Awalnya saya sering ikut-ikutan sama temen, dan setelah tau kalau omsetnya menjanjikan saya memberanikan diri untuk terjun sendiri, dan Alhamdulillah hasilnya lumayan. Awal modal pertama 100 ribu saya beli batu mentah seberat 5kg. Dan dari hasil 5 kg itu saya dapat penghasilan sekitar 1,2 juta pertama kali menjual,” ungkapnya.

Ia mengaku, jika usaha yang ditekuninya selama delapan tahun ini, sudah membuahkan hasil berupa rumah yang kini ia tempati bersama keluarganya dan aset lainnya.

Batu Akik Sukabumi, Primadona Bagi Pecinta Seni dari Berbagai Kalangan  (Foto : wartain.com/Raika)

“Kalau dulu dari mulai tahun 2015-2021 penjualan Alhamdulillah bagus, bahkan satu bulan itu bisa mencapai keuntungan bersih sekita kurang lebih 20 jutaan,” ucapnya.

Harga batu akik itu sendiri dimulai dari harga empat dolar atau sekitar 60 ribu per picsnya. Namun harga ini tergantung jenis dan ukuran batu itu sendiri.

“Kalau di saya, saya ngejual itu minimalnya harus 20 pics, jadi enggak bisa satuan karena tanggung di ongkos kirimnya. Jadi ya mau gak mau minimal pemesanan itu per 20 pics,” tambah Faisal.

Meski setelah pandemi mengalami penurunan, namun ia tak patah semangat. Pasalnya, dalam hasil batu akik, ia banyak menerima pesanan dari luar negeri dengan harga dan kuantitas yang lebih dibandingkan pecinta batu akik di dalam negeri.

“Alhamdulillah pemasaran kita sejak booming sudah diminati di luar negeri. Mulai Asia hampir seluruh negara Asia pernah membeli. Kalau pasaran utama kita di Amerika, Polandia, Rusia, Perancis, Italia. Pernah yang paling jauh kita kirim ke Panama untuk Amerika Latin,” ucapnya.

“Ya kalo sekarang penjualan agak mulai menyusut bahkan satu bulan itu hanya mencapai 5-6 jutaan saja. Yang namanya usaha kan gak selamanya diatas terus ya pasti ada turunnya,” lanjutnya.

Perihal keunikan batu akik itu sendiri mengapa diminati orang luar negeri, Faisal menjelaskan bahwa batu akik memiliki keunikan tersendiri. Yakni batu akik jenis Moos Agate. Moss Agate adalah batu akik yang memiliki pola alami yang menyerupai lumut atau tanaman. Dan yang paling banyak di minati itu Moos Agate Trenggalek.

“Bedanya untuk varian Trenggalek itu memiliki karakter yang unik dengan varian warna yang multi colour tidak hanya satu warna hijau atau kuning saja. Tetapi memiliki karakter yang banyak dan cenderung seperti pemandangan apabila sudah jadi,” sebutnya

Lalu, untuk pengiriman ke luar negeri, ia menggunakan Express Mail Service (EMS) milik Pos Indonesia. Bisa juga dengan pengiriman paket melalui layanan DHL, menawarkan jasa pengiriman dengan harga terjangkau serta akses pengiriman secara online.

Dari koleksi batu akik Sell Natural Gemstone Indonesia yang sudah jadi. Berbagai macam corak hingga warna di Moss Agate menyimpan keindahan tersendiri bagi penikmat batu akik. Dari yang terkecil hinga ukuran besar untuk liontin.***

Foto : wartain.com/Raika

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Raika Putra Damara

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.