Wartain.com, Batam || Sedikitnya 1.200 pekerja PT Bintan Bersatu Apparel (BBA) terancam terkena Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK.
Sebab perusahaan yang bergerak pada bidang konveksi dengan pasar ekspor ini bakal menutup usahanya.
Kabar tutupnya perusahaan ini sebelumnya sudah santer terdengar sejak tahun 2022 lalu.
Penyebabnya, permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor seperti Singapura menurun.
Manajemen perusahaan pun diketahui sudah mengurangi pekerja sejak tahun 2022 lalu.
Selain Singapura, produk celana kulot wanita dan kaos katun serta pakaian bayi PT Bintan Bersatu Apparel juga masuk pasar Amerika Serikat, Jerman.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti membenarkan kabar tersebut.***
Foto : Tribun Batam
Editor : Aab Abdul Malik
(AAS)
