26.7 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda blog Halaman 161

Panitia HPN 2026 Sukabumi Dibubarkan, Ketua Apresiasi Kekompakan Anggota PWI

0

Wartain.com || Ketua Panitia Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Kabupaten Sukabumi 2026, Heru Yuda Saputra, mengapresiasi soliditas dan kekompakan seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HPN tahun ini.

Menurut Heru, keberhasilan pelaksanaan HPN bukan semata hasil kerja panitia, melainkan buah dari gotong royong seluruh anggota PWI yang menjadi motor penggerak kegiatan.

“Panitia memang menjalankan teknis, tetapi motor utamanya adalah seluruh anggota, termasuk peran Plt Ketua dan Plt Sekretaris PWI Kabupaten Sukabumi. Kekompakan inilah yang membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Heru usai rapat evaluasi sekaligus pembubaran panitia HPN PWI Kabupaten Sukabumi 2026. Rapat itu menjadi penutup resmi dari seluruh rangkaian kegiatan HPN yang telah digelar selama beberapa pekan terakhir.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari unsur pemerintah daerah, instansi, maupun lembaga lainnya di lingkungan Kabupaten Sukabumi.

Heru menyebut dukungan tersebut menjadi bukti bahwa pers dan pemangku kepentingan di daerah memiliki hubungan yang harmonis. Sinergi ini penting untuk menjaga iklim keterbukaan informasi dan demokrasi yang sehat.

Dengan berakhirnya kepanitiaan, Heru berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama HPN 2026 dapat terus dijaga. Menurutnya, soliditas internal PWI menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik ke depan.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi, atau yang akrab disapa Bah Anom, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian acara yang telah direncanakan bersama dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

“Acara berjalan dengan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan yang telah kita canangkan bersama terlaksana dengan baik. Adapun yang belum terlaksana dan ada beberapa yang masih kurang kita evaluasi untuk perbaikan kedepan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas para jurnalis, khususnya di internal organisasi.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi mampu meningkatkan kesadaran kita sebagai jurnalis. Kita harus terus meningkatkan kredibilitas, karena dalam profesi ini proses belajar tidak pernah berhenti,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemkab Sukabumi Percepat Proses Groundchek Tahap Kedua untuk Reaktivasi Kepesertaan PBI JK 

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna mempercepat proses groundcheck tahap kedua untuk reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), bertempat di Aula Dinas Sosial, Selasa 14 April 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai respon atas penonaktifan sekitar 164 ribu peserta PBI JK di wilayah Kabupaten Sukabumi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) per Januari 2026.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, ini dihadiri oleh jajaran Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta perwakilan pendamping PKH dan Puskesos dari 47 kecamatan.

Sekda menegaskan bahwa reaktivasi ini merupakan upaya krusial untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa kendala biaya.

“Kita memiliki waktu 15 hari ke depan hingga akhir April untuk menuntaskan pemutakhiran data ini. Saya instruksikan kepada seluruh camat dan pendamping di lapangan untuk bekerja ekstra keras. Ini bukan sekadar angka, tapi menyangkut nyawa hidup masyarakat kita yang sedang sakit,” tegas Sekda.

Sekda meminta seluruh pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk menjaga akurasi data.

“Saya minta akurasi dari pemberi data maupun surveyor. Sehingga data yang dihasilkan valid dan bisa pertanggungjawaban,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Bambang Widyantoro menjelaskan bahwa dari 11 juta peserta yang dinonaktifkan secara nasional, 10,7 juta di antaranya mengalami “Naik Desil” atau peningkatan status kesejahteraan berdasarkan data periodik Kemensos dan BPS. Namun, ditemukan anomali di lapangan di mana warga yang masih membutuhkan bantuan justru tereliminasi dari sistem.

Pihak BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi juga memberikan opsi bagi warga yang membutuhkan layanan darurat saat status PBI JK-nya nonaktif, yaitu dengan mendaftar sebagai peserta mandiri atau melalui jalur PBPPU Pemda dengan ketentuan yang berlaku.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Perbaikan Jalan Lengkong–Mataram Dimulai, DPU Sukabumi Genjot Infrastruktur Wilayah Selatan

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai merealisasikan program peningkatan kualitas infrastruktur dengan melakukan perbaikan jalan pada ruas Lengkong–Mataram di Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi jalan kabupaten guna menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, menyampaikan bahwa proses pengerjaan saat ini telah berjalan dan dilaksanakan oleh rekanan pihak ketiga.

“Pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Lengkong–Mataram sudah mulai dilaksanakan. Harapannya, kondisi jalan bisa lebih baik sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi dengan nilai mencapai Rp 373,8 juta lebih.

Adapun pelaksana kegiatan adalah CV Nayra Cahaya Konstruksi dengan target penyelesaian selama 45 hari kalender. Perbaikan jalan ini mencakup penanganan sepanjang 520 meter dengan lebar 4 meter.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan meliputi pemasangan lapis pondasi agregat kelas A dan B pada titik tertentu, penggunaan penetrasi macadam sebagai lapis antara, hingga pelapisan akhir menggunakan hotmix jenis sand sheet.

Selain pekerjaan utama, proyek ini juga dilengkapi dengan pembangunan bahu jalan berbahan beton untuk menambah kekuatan serta daya tahan konstruksi.

Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat di wilayah Lengkong dan sekitarnya semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Respons Cepat Damkar, Ular Kobra di Rumah Warga Palabuhanratu Berhasil Dievakuasi

0

Wartain.com || Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi berhasil mengevakuasi seekor ular kobra Jawa yang masuk ke rumah warga di Kampung Sirnagalih, Desa Palabuhanratu.

Ular berbisa tersebut ditemukan berada di dalam kamar, tepatnya di atas kasur ranjang tingkat, saat tengah mengejar tikus. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan kepada petugas sekitar pukul 20.46 WIB.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu dua menit.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus untuk memastikan keselamatan semua pihak. Kepala DPKP Kabupaten Sukabumi, Budianto, menegaskan pentingnya kecepatan dalam merespons laporan masyarakat.

“Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu dua menit. Proses evakuasi berjalan cepat dan aman,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.07 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. “Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar. Petugas dan warga dalam kondisi selamat,” tambah Budianto.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang berdekatan dengan habitat satwa liar. Warga diminta segera melapor apabila menemukan hewan berbahaya agar dapat ditangani secara profesional oleh petugas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

HUT Kopassus Tahun 2026, Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi: Tegaskan Semangat, Garda Senyap untuk Negeri

0
Oplus_131072

Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang jatuh pada 16 April 2026.

Melalui Kepala Dinas DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, S.K.M., M.Si, ucapan selamat disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit Kopassus dalam menjaga keutuhan dan keamanan bangsa.

Dalam momentum tersebut, DP3A Kabupaten Sukabumi mengangkat tema “Garda Senyap untuk Negeri”, yang mencerminkan peran penting Kopassus sebagai pasukan elite yang bekerja secara senyap namun berdampak besar bagi negara.

H. Agus Sanusi menegaskan bahwa nilai-nilai disiplin, keberanian, serta loyalitas yang dimiliki prajurit Kopassus menjadi inspirasi bagi jajaran DP3A dalam menjalankan tugas, khususnya dalam melindungi perempuan dan anak di Kabupaten Sukabumi.

“Semangat pengabdian tanpa pamrih yang ditunjukkan Kopassus menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam upaya perlindungan perempuan dan anak,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kopassus ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan sinergi antar lembaga, termasuk DP3A, dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sambut Hari Nelayan ke-66, Pendaftaran Putri Nelayan Palabuhanratu 2026 Dibuka

0
Oplus_131072

Wartain.com || Pendaftaran ajang Putri Nelayan Palabuhanratu 2026 resmi dibuka bagi kalangan muda, khususnya perempuan, dalam rangka memperingati Hari Nelayan ke-66 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan tahunan yang bertujuan mengangkat potensi generasi muda di wilayah pesisir.

Panitia penyelenggara membuka pendaftaran mulai 15 April hingga 5 Mei 2026. Selama periode tersebut, para peserta diharapkan dapat mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan untuk mengikuti seleksi.

Ketua Umum hari Nelayan, Pepen menuturkan bahwa Putri Nelayan merepresentasikan sosok perempuan yang tangguh, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian ekosistem laut.

“Putri Nelayan adalah simbol kekuatan, kecerdasan, dan kepedulian terhadap ekosistem laut,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan figur perempuan muda yang inspiratif dan berdaya saing. Para finalis nantinya diharapkan dapat menjadi representasi generasi muda pesisir yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal.

Pepen menegaskan bahwa pihaknya ingin menjaring generasi muda yang tidak hanya mampu tampil secara seremonial di atas panggung, tetapi juga memiliki kemauan untuk terlibat langsung di lapangan serta berinteraksi dengan para nelayan.

“Kami ingin mencari pemuda yang bukan hanya sekadar tampil di panggung, tapi yang mau turun ke lapangan, menyapa para nelayan,” tegasnya.

Putri Nelayan terpilih diharapkan dapat berperan aktif sebagai penggerak promosi wisata di Kabupaten Sukabumi. Hal ini sejalan dengan potensi daerah tersebut yang dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya yang menarik untuk dikembangkan.

Salah satu fokus promosi yang akan diangkat adalah kawasan Geopark Ciletuh yang telah dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan. Keberadaan kawasan ini menjadi nilai tambah bagi Kabupaten Sukabumi dalam menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Para peserta juga akan mendapatkan berbagai pembekalan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Di antaranya pelatihan public speaking, pengembangan diri, serta pengalaman langsung dalam mengikuti rangkaian peringatan Hari Nelayan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri peserta.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Presiden Prabowo ke Rusia: Misi Langit Menjemput Takdir Damai Nusantara-Rusia untuk Dunia

0

Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98)

Wartain.com || Keberangkatan Prabowo Subianto menuju Rusia di tengah mendidihnya tensi geopolitik bukan sekadar perjalanan diplomatik formal. Ini adalah sebuah “Perjalanan Takdir” yang menyatukan kalkulasi strategis dengan mandat spiritual lintas zaman. Di pundaknya, tersemat misi besar: menjaga kedaulatan Indonesia sekaligus menjalankan amanah suci untuk memadamkan api Perang Dunia III yang mengancam peradaban manusia.

Secara Filosofis, langkah ini adalah manifestasi dari Hamemayu Hayuning Bawono—kewajiban manusia untuk memperindah dan menjaga keselamatan dunia. Di saat tatanan global kehilangan arah akibat ego kekuasaan, Prabowo hadir membawa filosofi “Jalan Tengah”. Ia memposisikan Indonesia bukan sebagai penonton, melainkan sebagai penyeimbang kosmos yang menyatukan kutub-kutub yang berseteru demi keadilan universal.

Dalam dimensi Budaya dan Spiritual, perjalanan ini adalah momentum “Merajut Kembali Sanad Nusantara”. Ada ikatan batiniah yang dalam antara spiritualitas Nusantara dan Rusia yang kini hendak disambungkan kembali. Prabowo berangkat membawa amanah rahasia dari para leluhur Nusantara dan para Aulia Waliulloh dunia. Ini adalah tugas spiritual untuk mengetuk pintu batin para pemimpin dunia agar kembali pada kemanusiaan. Misi ini adalah bentuk “Diplomasi Langit”, di mana doa-doa para penjaga spiritual dunia bersatu untuk mewujudkan perdamaian di tengah krisis global yang mencekam.

Dari sisi Ekonomi, kunjungan ini adalah benteng pertahanan bagi kedaulatan perut rakyat. Di tengah ancaman krisis ekonomi dan gangguan rantai pasok global, menjamin ketahanan energi dan pangan melalui kerja sama strategis dengan Rusia adalah langkah penyelamatan nasional yang nyata. Prabowo memastikan bahwa di tengah badai inflasi dunia, Indonesia tetap memiliki pijakan ekonomi yang kokoh dan mandiri.

Dalam aspek Pertahanan, ini adalah strategi “Pertahanan Aktif” yang paling murni. Dengan mendatangi Rusia, Prabowo sedang menjemput perdamaian sebelum peluru kendali berbicara lebih jauh. Menjaga Rusia dalam ruang dialog adalah cara paling efektif untuk melindungi tumpah darah Indonesia dari dampak domino konflik nuklir. Ini adalah upaya menyelamatkan bangsa dengan cara menyelamatkan dunia.

Misi besar yang membawa beban sejarah dan spiritual ini tentu membutuhkan kekuatan luar biasa. Kita semua mendoakan agar Bapak Prabowo Subianto senantiasa dikaruniai kekuatan fisik yang prima, kesehatan yang kokoh, serta kejernihan batin (batin yang terang). Semoga perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dan restu para leluhur Nusantara menyertai setiap langkah beliau, agar misi suci mendamaikan dunia dan menyelamatkan Indonesia ini berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil nyata bagi kemanusiaan.

Selamat menunaikan tugas suci, membawa obor perdamaian Nusantara untuk menerangi kegelapan dunia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Garuda Muda Mengamuk: Indonesia Cukur Timor Leste 4-0 di Laga Pembuka

0

Wartain.com || Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia berhasil memetik kemenangan telak dalam laga perdana mereka di ajang ASEAN U-17 Boys Championship 2026. Menghadapi Timor Leste di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Senin (13/4/2026), skuad Garuda Muda sukses menyudahi pertandingan dengan skor mencolok 4-0.

Kemenangan meyakinkan ini langsung terlihat sejak peluit babak pertama dibunyikan. Tim asuhan pelatih Kurniawan tampil menekan dan tidak memberikan ruang bagi lawan untuk berkembang. Gol pembuka lahir cepat melalui aksi Putu Ekayana pada menit ke-6 yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Timor Leste, mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Dominasi Indonesia semakin menjadi-jadi setelah gol pertama tersebut. Putu Ekayana kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18 setelah menyelesaikan skema serangan balik yang rapi. Brace dari Putu ini membuat mental bertanding para pemain Timor Leste tampak menurun, sementara dukungan suporter di Gresik semakin membakar semangat Garuda Muda.

Jelang akhir babak pertama, intensitas serangan Indonesia tidak mengendur sedikit pun. Pada menit ke-38, Ridho berhasil memperlebar jarak melalui tendangan terukur yang gagal dihalau kiper lawan. Belum sempat Timor Leste menata ulang organisasi pertahanan mereka, Dava Yunna Adi Putra menambah penderitaan lawan dengan gol penutup pada menit ke-41.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit melambat meski Indonesia tetap memegang kendali permainan secara penuh. Beberapa rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain, namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 4-0 menjadi hasil akhir yang manis bagi tuan rumah.

Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi menguntungkan dalam klasemen sementara grup ASEAN U-17 Boys Championship 2026. Raihan tiga poin di laga perdana ini menjadi modal berharga bagi Garuda Muda untuk menatap pertandingan selanjutnya, sekaligus membuktikan kesiapan fisik dan mental mereka dalam perburuan gelar juara tahun ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Atlet Binaan Polres Sukabumi Kota Bersinar di Laindel Combat Sport Vol 2, Tumbangkan Juara PON

0

Wartain.com || Penampilan gemilang ditunjukkan atlet binaan Polres Sukabumi Kota dalam ajang Laindel Combat Sport Vol 2 yang berlangsung di Cianjur, Minggu (12/4/2026). Petarung muda Mulki Al Khoeri sukses mencuri perhatian setelah mengalahkan lawan tangguh yang berstatus juara Pekan Olahraga Nasional (PON).

Mulki (20), yang merupakan atlet dari Rumah Inspirasi Sukabumi (RIAP), tampil impresif saat menghadapi petarung Muay Thai asal Cianjur yang juga memiliki latar belakang militer. Meski menghadapi lawan berpengalaman, Mulki mampu menunjukkan ketenangan dan kualitas teknik yang mumpuni di atas ring.

Bertanding di kelas 70 kilogram, ia tampil agresif namun tetap terukur. Strategi yang disusun berjalan efektif, membuatnya mampu mengendalikan jalannya laga hingga mengunci kemenangan dalam satu pertarungan.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Polres Sukabumi Kota melalui RIAP tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi di level kompetitif.

Selain Mulki, atlet RIAP lainnya, Andra Alamsyah (20), juga mencatat hasil positif usai meraih kemenangan di kelas 57 kilogram. Hasil tersebut semakin menegaskan keberadaan RIAP sebagai salah satu wadah pembinaan atlet potensial di Sukabumi.

Pelatih RIAP, Abah Obi, memberikan apresiasi atas penampilan kedua anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan instruksi dengan baik selama pertandingan.
“Ini hasil dari kerja keras dan latihan disiplin.

Mulki tampil tenang, fokus, dan mampu membaca permainan lawan. Andra juga menunjukkan performa terbaiknya,” ujar Abah Obi.

Di sisi lain, Founder RIAP Sukabumi, Dadang Kuswandi, menilai capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Polres Sukabumi Kota dalam proses pembinaan atlet.

“RIAP berada di bawah pembinaan Polres Sukabumi Kota. Dukungan dari Kapolres dan jajaran sangat berarti bagi perkembangan atlet kami hingga bisa meraih prestasi seperti ini,” katanya.

Ia pun berharap kolaborasi antara institusi kepolisian dan dunia olahraga dapat terus terjalin, sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet muda berbakat dari Sukabumi.

“Kami ingin Sukabumi terus melahirkan petarung-petarung hebat dari hasil pembinaan yang berkelanjutan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

KPID Jabar Sampaikan Penelitian Soal Media Habitt Gen Z dan implikasinya pada Pancagatra +1 ke Gubernur Lemhannas

0
Oplus_131072

Wartain.com || Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat melakukan audiensi ke kantor Lemhannas, dan diterima langsung Gubernur Lemhannas Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, Senin (13/4/2026). Audiensi ini antara lain untuk menyampaikan hasil penelitian “Media Habbit Gen Z, Perspektif Pancagatra + psikologi”, yang menyimpulkan terjadinya pergeseran interaksi sosial yang signifikan akibat penggunaan media sosial.

Pada audiensi itu, hadir Ketua KPID Jabar Dr. Adiyana Slamet, Wakil Ketua Dr. Almadina Rachmaniar dan 4 komisioner, Dr. Achmad Abdul Basith, Dr. Lukman M. Fauzi, M. Jalu Priambodo, M.T, dan Dadan Hendaya, M.M., serta Kabiro Humas Lemhannas Brigjen TNI Muhammad Arif Nur.

Menurut Ketua KPID Jabar, meminjam terminologi yang didengungkan Lemhannas, yakni geocybernetic, penetrasi global untuk menanamkan nilai-nilai ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya melalui media berbasis internet begitu luar biasa masifnya.

“Jika negara tidak membuat instrumen regulasi, maka akan menganggu ketahanan nasional. Sejauh ini, lembaga penyiaran baik radio maupun TV ikut serta dalam mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh, di tengah disrupsi informasi yang mendekonstruksi Ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Problemnya adalah, platform berbasis internet belum ada yang mengawasi, seperti halnya TV dan radio yang diawasi KPI atau KPID,” katanya.

Terkait dengan penelitian yang dilakukan, Adiyana menyebut, masif dan tak terkontrolnya penggunaan media berbasis internet berpengaruh terhadap gatra ideologi melalui perubahan nilai dan cara berpikir, serta pada gatra pertahanan dan keamanan melalui munculnya ancaman seperti hoaks dan penyalahgunaan informasi.

Peran Strategis KPID Jabar
Sementara itu, Gubernur Lemhannas menyebut, KPID Jabar punya peran strategis untuk menjaga masyarakat agar memperoleh siaran yang edukatif, informatif sekaligus terhibur (rekreatif), baik dari televisi maupun radio. Terlebih Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

“Masalahnya adalah, masyarakat kita semakin jarang nonton televisi. Begitupun pendengar radio menurun drastis. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan informasi maupun tayangan lainnya dari platform digital berbasis internet. Nah di sini belum ada pihak yang mengawasi,” kata Ace.

Menurut Gubernur Lemhannas, perlindungan masyarakat dari konten berbasis internet melalui regulasi adalah sebuah keharusan. “Kita sekarang agak sulit. KPI tak punya kewenangan untuk lakukan upaya perlindungan masyarakat dari platform internet. Siapa yang bisa kontrol itu? Siapa kontrol Tiktok, Instagram atau platform medsos lain. Terlebih lagi, aspek perubahan demografi kita yang kini mungkin didominasi gen Alfa yang kecendrungan kuatnya adalah digital native. Itu berdampak pada semua aspek kehidupan,” jelas Ace.

Karena itu, Ace menyebut, Indonesia harus punya kedaulatan digital. “Kalo tidak, kita cuma akan jadi pasar negara asing, dengan berbagai kepentingan yang mereka susupkan, baik itu ekonomi, sosial budaya, bahkan ideologi dan politik. Sekarang ini kita bisa melihat penetrasi nilai-nilai asing yang negatif yang masuk, meracuni ke dalam mindset anak-anak muda kita, yang pada gilirannya melemahkan ketahanan nasional,” tambah Ace.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)