26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 23, 2026
Beranda blog Halaman 17

Disdik Kabupaten Sukabumi Buka Posko SPMB 2026, Semua Layanan Pengaduan Gratis

0

Wartain.com – Dalam rangka memberikan pelayanan informasi dan pengaduan kepada masyarakat terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi membuka Posko SPMB 2026 yang berlokasi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Posko tersebut dibentuk sebagai sarana pelayanan bagi orang tua, calon peserta didik, maupun masyarakat yang membutuhkan informasi serta ingin menyampaikan pengaduan terkait proses penerimaan murid baru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Herdiawan Waryadi menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan melalui Posko SPMB tidak dipungut biaya atau gratis. Masyarakat dapat mengakses layanan Posko SPMB setiap hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Selain melayani secara langsung di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, layanan pengaduan juga dapat diakses secara daring melalui laman yang telah disediakan.

Keberadaan Posko SPMB ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi yang akurat serta menyampaikan berbagai kendala yang mungkin terjadi selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

Dalam pelaksanaan SPMB Tahun 2026, terdapat empat jalur penerimaan yang dapat diikuti oleh calon peserta didik, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah penerimaan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Jalur afirmasi ditujukan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Sementara jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.

Adapun jalur mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas orang tua atau wali, termasuk anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tuanya mengajar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Posko SPMB sebagai media konsultasi dan pengaduan resmi guna memastikan proses penerimaan murid baru berjalan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Layanan Pengaduan SPMB SMP Kabupaten Sukabumi Tahun 2026:

Waktu pelayanan: 09.00–15.00 WIB (hari kerja) Lokasi: Posko SPMB, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Layanan pengaduan online:
https://s.id/layanan_SPMB-SMP.

Dengan hadirnya Posko SPMB 2026, diharapkan seluruh masyarakat dapat memperoleh akses informasi yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya terkait proses penerimaan murid baru di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Merajut Spritual : Membaca Denyut Jiwa Perjuangan KH Ahmad Sanusi

0
Oplus_131072

Oleh: Aam Abdul Salam/Presidium MD KAHMI Sukabumi, Penasehat Rumah Literasi Merah Putih, Sekjen PPJNA 98, Penasehat PWI dan SMSI Sukabumi

Wartain.com – Waktu terus bergulir, namun jejak para kekasih Allah tidak pernah benar-benar terhapus oleh debu sejarah. Menjelang peringatan haol wafatnya KH Ahmad Sanusi, Sukabumi tidak sekadar sedang mengenang seorang Pahlawan Nasional. Lebih dari itu, bumi moci ini sedang diundang untuk melakukan sebuah napak tilas spiritual dan filosofis. Kita diajak menyelami kembali samudera pemikiran dan perjuangan seorang ulama yang menghabiskan hidupnya demi tegaknya martabat umat dan bangsa.

Secara filosofis, perjuangan KH Ahmad Sanusi adalah sebuah manifesto dari konsep khairunnas anfahum linnas—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Bagi beliau, agama bukanlah menara gading yang menjauhkan manusia dari realitas sosial. Islam adalah energi penggerak, sebuah kompas moral, dan senjata spiritual untuk melawan kebodohan serta belenggu penjajahan.

Secara spiritual, setiap peluh, air mata, dan darah yang tertumpah dalam garis perjuangan beliau adalah bentuk thariqah (jalan sunyi) pengabdian untuk meraih rida Allah SWT. Membaca riwayat hidup beliau adalah membaca sebuah epos tentang bagaimana kecerdasan intelektual bersanding mesra dengan kesucian spiritual.

Lentera Pendidikan dan Jihad Mencerdaskan Umat

Di tengah kegelapan kolonialisme yang sengaja memelihara kebodohan, KH Ahmad Sanusi hadir membawa obor kecerdasan. Beliau memahami betul bahwa kemerdekaan sejati harus dimulai dari kemerdekaan berpikir. Melalui jalur pendidikan formal maupun pondok pesantren, beliau menanamkan benih-benih ilmu yang tak hanya mencerdaskan otak, tetapi juga menghidupkan hati.

Bagi generasi muda Sukabumi khususnya, dan umat Islam Jawa Barat pada umumnya, visi pendidikan KH Ahmad Sanusi adalah sebuah cetak biru (blueprint) yang melampaui zamannya. Beliau ingin mencetak generasi muda Islam yang maju, responsif terhadap perubahan zaman, namun tetap kokoh berpijak pada nilai-nilai tradisi kepesantrenan. Beliau membuktikan bahwa santri tidak boleh gagap zaman, dan modernitas tidak boleh mencabut akar iman.

Dari rahim pemikiran beliaulah, lahir konsep nasionalisme yang religius. Patriotisme di mata KH Ahmad Sanusi adalah bagian tak terpisahkan dari keimanan. Cinta tanah air (hubbul wathan) diwujudkan dengan pengabdian tanpa batas untuk bangsa dan negara.

Karya yang Abadi: Kompas Para Ulama dan Ajengan

Jasad boleh terkubur di dalam tanah, namun pemikiran KH Ahmad Sanusi menolak mati. Melalui untaian kitab dan karya-karya tulisnya yang monumental, beliau terus berbicara kepada kita melintasi sekat generasi. Hingga detik ini, karya-karya beliau tetap menjadi nur (cahaya) penerang yang menuntun langkah generasi muda dari ketersesatan ideologis.

Bagi para kiai, para ajengan, dan para ulama, warisan intelektual KH Ahmad Sanusi adalah arah dan rujukan utama. Beliau memberikan teladan bagaimana cara memberikan penerangan kepada umat dengan sejuk, mendalam, namun tetap tegas dalam prinsip. Dakwah beliau adalah dakwah yang merangkul, membangun kesadaran, dan membebaskan, bukan dakwah yang memecah belah atau menghujat.

Ajakan: Meneladani Sang Mujahid

Haol wafatnya KH Ahmad Sanusi yang kita peringati saat ini jangan hanya terjebak pada ritual seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi ajang refleksi diri (muhasabah) kolektif. Sudahkah kita, sebagai warga Sukabumi dan umat Islam Jawa Barat, melanjutkan estafet perjuangan beliau? Sudahkah para pemuda kita memiliki semangat juang dan patriotisme yang sama?

Mari kita jadikan momentum haol ini untuk merapatkan barisan, menghidupkan kembali tradisi literasi dan pendidikan Islam, serta memperkuat kepedulian sosial. Kita teladani keluhuran budi, ketajaman berpikir, dan keteguhan iman beliau dalam setiap jengkal aktivitas kita sehari-hari.

Kita bersaksi bahwa seluruh hidup, ilmu, karya, dan pengabdian KH Ahmad Sanusi telah menjadi lentera yang menerangi bumi Pasundan dan nusantara. Kita berdoa dengan ketulusan hati terdalam, semoga segala amal saleh beliau diterima di sisi-Nya, setiap tetes keringat perjuangannya dinilai sebagai jihad, dan beliau ditempatkan di maqam yang paling mulia di sisi Allah SWT bersama para nabi dan syuhada.

Amiin Ya Rabbal Alamiin. ***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

AS dan Iran Capai Kesepakatan Lisan, Selat Hormuz Dibuka dan Sanksi Minyak Dilonggarkan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan lisan untuk mengakhiri perang yang berlangsung beberapa bulan terakhir. Rancangan kesepakatan yang diperoleh Reuters mencakup pembukaan aset miliaran dolar Teheran, pelonggaran sanksi minyak, dan dibukanya kembali Selat Hormuz.

Dalam draf nota kesepahaman, AS akan mulai membuka akses terhadap miliaran dolar aset Iran yang selama ini dibekukan. Washington juga akan memberikan pelonggaran sanksi ekspor minyak Teheran sebagai langkah awal pencairan hubungan.

Sebagai imbalannya, Iran setuju membuka kembali Selat Hormuz. Selat strategis itu ditutup Iran setelah serangan AS dan Israel pada Februari lalu. Komando Pusat AS CENTCOM memastikan jalur pelayaran komersial di kawasan tersebut tetap terbuka.

Kedua negara juga sepakat menghentikan blokade. AS akan menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Iran membuka kembali akses Selat Hormuz yang vital bagi 20% pasokan minyak dunia.

Isu nuklir menjadi agenda lanjutan. Program nuklir Iran akan dibahas dalam masa negosiasi 60 hari ke depan. Washington menuntut pembongkaran program nuklir dan pemusnahan cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi.

Iran menolak tuntutan itu. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan Teheran hanya ingin mempertahankan uranium dalam bentuk yang telah diencerkan. “Iran adalah pemenang perang dengan AS,” kata Araqchi kepada televisi pemerintah Iran.

Pakistan disebut berperan sebagai mediator perundingan. Negara tersebut memfasilitasi komunikasi langsung antara delegasi AS dan Iran hingga mencapai rancangan teks perjanjian yang disetujui kedua pihak.

Seorang pejabat senior AS menyatakan kesepakatan memenuhi tujuan utama Presiden Donald Trump. “Kesepakatan ini memenuhi tujuan utama Presiden Trump dan menempatkan negosiasi pada posisi yang sangat baik,” ujarnya kepada Reuters.

Penandatanganan awal ditargetkan paling cepat Minggu 14/6/2026. Jenewa, Swiss, disebut sebagai lokasi paling mungkin. Pejabat AS yang enggan disebut nama memastikan kedua pihak sudah menyetujui teks dan berharap kesepakatan awal ditandatangani dalam beberapa hari ke depan.

Meski diplomatik berjalan maju, ketegangan militer belum mereda. Reuters melaporkan pasukan AS menembak jatuh sejumlah drone bunuh diri Iran yang terbang menuju Selat Hormuz. Drone dinilai mengancam lalu lintas pelayaran komersial.

Kabar kesepakatan disambut positif pasar global. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3 persen ke level terendah hampir dua bulan. Bursa saham dunia menguat seiring harapan berakhirnya konflik di Teluk.

Israel menyatakan tidak terlibat. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan. Israel juga mempertahankan kebebasan bertindak terhadap ancaman yang dianggap membahayakan keamanannya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kecelakaan Kerja Tewaskan Buruh 18 Tahun, FSBB Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan

0

Wartain.com – Kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja muda di lingkungan PT Albasi Priangan Lestari (APL), Kota Banjar, menuai perhatian berbagai pihak. Forum Solidaritas Buruh Banjar (FSBB) mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang.

Korban diketahui bernama Nanda Kiki (18), warga Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah melaksanakan pekerjaan pembersihan mesin lem (glue machine) bersama seorang rekan kerja di area pabrik pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Koordinator Conveyor PT APL, Jajang Nuryaman, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika tangan korban diduga tersangkut pada bagian mesin yang sedang dibersihkan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami benturan keras pada bagian tubuhnya.

Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Forum Solidaritas Buruh Banjar (FSBB), Endang Suryanto, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga meminta agar peristiwa tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor industri manufaktur.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Nanda Kiki. Kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi bersama terhadap penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan industri. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama,” ujar Endang.

Menurutnya, perlu dilakukan penyelidikan dan evaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan kerja tersebut. Ia menilai seluruh aspek, mulai dari prosedur operasional, pengawasan, hingga implementasi standar K3 perlu ditelaah secara objektif oleh pihak yang berwenang.

Selain itu, FSBB juga menyoroti sistem jam kerja yang diterapkan di sejumlah perusahaan. Menurut organisasi tersebut, pengaturan jam kerja yang panjang berpotensi memengaruhi kondisi fisik dan konsentrasi pekerja apabila tidak disertai pengaturan waktu istirahat yang memadai.

Atas dasar itu, FSBB menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pihak terkait, antara lain:

1. Melakukan investigasi dan audit menyeluruh terhadap penerapan K3 di lingkungan PT APL guna memastikan seluruh prosedur keselamatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan pola kerja, termasuk pengaturan jam kerja dan waktu istirahat pekerja, untuk memastikan kondisi kerja yang aman, sehat, dan produktif.

3. Memastikan pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga, termasuk hak-hak yang bersumber dari program jaminan sosial ketenagakerjaan maupun ketentuan lain yang berlaku.

FSBB berharap hasil investigasi yang dilakukan oleh instansi terkait dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kecelakaan tersebut sekaligus menjadi bahan perbaikan bagi seluruh perusahaan agar penerapan budaya keselamatan kerja semakin optimal.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari manajemen PT Albasi Priangan Lestari terkait hasil evaluasi internal maupun langkah lanjutan yang akan dilakukan pascakejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek fundamental dalam hubungan industrial. Kepatuhan terhadap standar K3, pengawasan yang efektif, serta peningkatan kesadaran seluruh pihak dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lingkungan industri.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Biro Ciamis)

Prakiraan Cuaca Kabupaten Sukabumi Minggu 14 Juni 2026: Siang-Sore Waspada Hujan Lebat

0
Oplus_131072

Wartain.com – Warga Kabupaten Sukabumi perlu menyiapkan payung dan jas hujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG memprakirakan cuaca Minggu 14/6/2026 didominasi hujan, terutama siang hingga sore. Kondisi “hujan dan kemungkinan hujan badai lebat” berpotensi terjadi.

Suhu udara berkisar 20°C hingga 28°C. Pagi hari relatif sejuk berawan, sementara siang hari cukup terik sebelum diguyur hujan. Kelembapan udara tinggi 70% sampai 98%, puncak terjadi malam hari.

Pagi: Berawan dan Cerah Sebagian

06.00 WIB: Sebagian besar berawan, suhu 24°C, kelembapan 82%
09.00 WIB: Berawan, 26°C, peluang hujan 3%, UV Indeks Moderate 4
11.00 WIB: Cerah sebagian, 28°C, peluang hujan 9%, UV Very High 9. Jangan lupa sunscreen.

Siang: Hujan Mulai Turun

12.00 WIB: Hujan ringan, 28°C, peluang hujan naik ke 30%, UV Extreme 11
13.00 WIB: Hujan, 28°C, peluang 57%, kelembapan 70%
Intensitas hujan diprakirakan meningkat memasuki sore hari.

Sore-Malam: Puncak Hujan Lebat

15.00 WIB: Hujan, 27°C, peluang 48%
16.00-17.00 WIB: Hujan lebat, 25-24°C, peluang 72-71%, kelembapan 85-91%
18.00 WIB: Hujan, 23°C, peluang 57%. Waspada genangan dan jalan licin.

Malam: Berawan Kembali

19.00 WIB: Hujan mereda, 23°C, peluang 39%
20.00-23.00 WIB: Berawan hingga sebagian besar berawan, 22°C, peluang hujan 13-14%. Cuaca kembali tenang menjelang tengah malam.

Angin dan Matahari

Angin bertiup ringan 3-8 km/jam, arah berubah dari utara-barat laut siang hari ke selatan-sore malam. Matahari terbit 06.00 WIB dan terbenam 17.44 WIB.

Kualitas Udara Perhatian

Indeks kualitas udara AQI 143, masuk kategori “Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif”. Penderita asma, alergi, dan lansia disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan atau menggunakan masker.

Imbauan BMKG

BMKG mengingatkan potensi hujan lebat dan badai untuk periode 13-14 Juni 2026. Masyarakat diminta waspada banjir, tanah longsor di daerah rawan, dan pohon tumbang akibat angin kencang.

Tips Aman Beraktivitas

Pagi hari masih aman untuk aktivitas luar. Gunakan tabir surya dan topi saat UV Extreme pukul 12.00 WIB. Siang-sore pastikan bawa jas hujan. Pengendara motor harus ekstra hati-hati karena jalan licin.

Wilayah Rawan

Daerah dataran tinggi dan pegunungan di Sukabumi rawan longsor saat hujan deras. Daerah dataran rendah potensi genangan. Warga bantaran sungai diminta memantau debit air.

Penutup

Cuaca Sukabumi Minggu ini fluktuatif: pagi cerah, siang-sore hujan lebat, malam berawan. Pantau terus update BMKG untuk perubahan mendadak. Utamakan keselamatan dan kesehatan keluarga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Febriana/Meilysa Melaju ke Babak Final Australian Open 2026

0

Wartain.com – Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipandji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, berhasil melangkah ke babak final turnamen bulu tangkis Australian Open 2026. Kepastian tersebut didapat setelah mereka mengalahkan wakil Chinese Taipei, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, pada babak semifinal yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia. Sabtu, (13/6/2026).

Turnamen BWF World Tour Super 500 ini diselenggarakan pada 9–14 Juni 2026. Pertandingan semifinal sektor ganda putri (WD – SF) ini mempertemukan Febriana/Meilysa yang menempati posisi unggulan ketujuh melawan pasangan Hsu/Lin selaku unggulan keempat turnamen.

Pertandingan berlangsung ketat melalui permainan tiga gim (rubber game). Pada gim pertama, pasangan Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 15-21. Namun, Febriana/Meilysa berhasil bangkit pada dua gim berikutnya dan berbalik memenangkan pertandingan dengan skor akhir 21-14 dan 21-10.

Kemenangan ini diraih berkat evaluasi strategi yang dilakukan setelah gim pertama. Pasangan Indonesia tampil lebih konsisten dan disiplin dalam menerapkan pola permainan pada gim kedua dan ketiga, sehingga mampu meredam tekanan serta meminimalkan kesalahan sendiri di lapangan.

Dengan hasil positif ini, Febriana/Meilysa berhak maju ke partai puncak untuk memperebutkan gelar juara Australian Open 2026. Pencapaian ini sekaligus menjaga peluang pemenuhan target perolehan gelar juara bagi kontingen Indonesia di ajang internasional tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Hancurkan Lawan di Gim Penentu, Alwi Farhan Melesat ke Final Australian Open 2026

0

Wartain.com – Tunggal putra andalan Indonesia, Alwi Farhan, mempertontonkan kualitas strategi yang matang dalam babak semifinal (SF) Australian Open 2026. Menghadapi tantangan dari wakil Hong Kong, Jason Gunawan, pemain muda Indonesia yang menempati posisi unggulan ketiga ini harus melewati laga tiga gim. Bertempat di Quaycentre, Sydney, Alwi akhirnya menyudahi perlawanan lawannya dengan skor akhir 21-11, 17-21, dan 21-9.

Gim pertama berjalan sepenuhnya di bawah kendali Alwi Farhan. Pemain Indonesia ini langsung menekan dengan variasi serangan bola-bola silang yang merepotkan langkah kaki Jason Gunawan. Akibatnya, Jason banyak melakukan kesalahan sendiri, yang memudahkan Alwi untuk menutup gim pertama dengan keunggulan telak 21-11.

Memasuki gim kedua, situasi berbalik setelah Jason Gunawan mengubah pola permainan menjadi lebih agresif di area depan net. Alwi sempat mencoba mengejar ketertinggalan angka, namun penyelesaian akhir yang kurang akurat membuatnya harus merelakan gim kedua ini jatuh ke tangan wakil Hong Kong dengan skor 17-21.

Kehilangan gim kedua menjadi bahan evaluasi cepat bagi Alwi sebelum memulai gim penentu. Memasuki gim ketiga, Alwi menaikkan tempo permainan secara drastis dan kembali memegang kendali area serang. Strategi perubahan ritme ini terbukti jitu, membuat Jason frustrasi dan Alwi berhasil mengunci kemenangan mutlak dengan skor akhir 21-9.

Keberhasilan melaju ke partai puncak ini membuka peluang besar bagi sektor tunggal putra Indonesia untuk meraih gelar juara. Di babak final nanti, Alwi diharapkan mampu mempertahankan fokus dan konsistensi permainannya demi mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi Sydney.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Singkirkan Wakil Chinese Taipei via Rubber Game, Sabar/Reza Melaju ke Partai Puncak

0

Wartain.com – Ketegangan luar biasa mewarnai langkah gemilang ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di babak semifinal (SF) Australian Open 2026. Bertarung habis-habisan di Quaycentre, Sydney, pasangan unggulan ketiga Indonesia ini dipaksa memeras keringat lebih dalam oleh wakil Chinese Taipei, Chen Cheng Kuan/Liu Kuang Heng. Lewat drama tiga gim yang menguras emosi, Sabar/Reza akhirnya mengunci tiket final dengan skor ketat 21-18, 19-21, dan 23-21. Sabtu (13/6/2026).

Sabar/Reza sejatinya memulai laga dengan sangat meyakinkan pada gim pertama. Gempuran smes keras yang dikombinasikan dengan permainan net yang apik membuat mereka berhasil mengamankan gim pembuka dengan skor 21-18. Namun, Chen/Liu bangkit di gim kedua, memanfaatkan kelengahan pertahanan Indonesia untuk merebut kemenangan 19-21 dan memaksakan terjadinya rubber game.

Gim penentu menjadi arena pembuktian mental baja bagi Sabar dan Reza. Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka dalam reli-reli panjang yang membuat penonton di stadion menahan napas. Drama puncaknya terjadi saat laga menyentuh situasi deuce, di mana ketenangan luar biasa akhirnya membuat Sabar/Reza menyudahi perlawanan sengit tersebut dengan skor dramatis 23-21.

Selebrasi emosional langsung tumpah di lapangan sesaat setelah pukulan terakhir lawan gagal melewati net. Sabar dan Reza tampak berteriak lega, merayakan keberhasilan mereka lolos dari lubang jarum dalam pertandingan yang berjalan sangat ketat ini. Kemenangan ini sekaligus membuktikan kapasitas mereka sebagai salah satu ganda putra yang patut diperhitungkan.

Dengan hasil positif ini, Sabar/Reza resmi melangkah ke babak final Australian Open 2026. Mereka kini hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk bisa berdiri di podium tertinggi dan membawa pulang trofi juara ke tanah air. Evaluasi fisik dan stamina menjadi fokus utama tim pelatih menjelang laga puncak esok hari.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Meriahkan Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bareng Forkopimda dan Organisasi Media

0

Wartain.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cirebon menggelar kegiatan Fun Futsal di Pemuda Sport Center Kota Cirebon, Sabtu (13/6/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dispora, Kepala DKIS, Kapolres Cirebon Kota, Ketua KPU Kota Cirebon, Cirebon Power, Alfamart dan instansi lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-599 Cirebon yang mengusung tema “Manunggal Winangun Caruban”.

Ajang olahraga yang berlangsung penuh keakraban tersebut diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan organisasi profesi media.

Mulai Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Sekretariat DPRD Kota Cirebon, KPU Kota Cirebon, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), jajaran Pemerintah Kota Cirebon, hingga Polres Cirebon Kota.

Selain menjadi sarana olahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antarinstansi dan insan media di Kota Cirebon.

Walikota Cirebon melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Andi Wibowo mengapresiasi inisiatif SMSI Kota Cirebon yang telah menghadirkan kegiatan positif dalam momentum Hari Jadi Cirebon.

Menurutnya, komposisi peserta yang berasal dari unsur Forkopimda, instansi pemerintah, hingga insan pers menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor yang selama ini terbangun di Kota Cirebon.

“Saya mengapresiasi langkah SMSI Kota Cirebon yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Komposisi peserta yang melibatkan unsur Forkopimda, instansi pemerintah, dan rekan-rekan media merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Andi menilai, semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga dan diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah. Terlebih, tema Hari Jadi ke-599 Cirebon menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Ia juga berpesan kepada para insan media agar nilai-nilai sportivitas dan fair play yang ditunjukkan di lapangan dapat diterapkan dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari.

“Pemerintah Kota Cirebon membutuhkan kehadiran media yang responsif, akurat, dan berimbang dalam mengawal berbagai kebijakan publik,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKIS Kota Cirebon, Tubagus Muhammad Maulana Yusuf menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Fun Futsal menjadi salah satu bentuk nyata implementasi tema Hari Jadi Cirebon tahun ini.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sehingga hubungan harmonis antara pemerintah dan media semakin erat.

“Kami sangat mengapresiasi teman-teman SMSI yang bisa menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangkaian Hari Jadi ke-599 Cirebon. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara lembaga media dan pemerintahan,” ujarnya.

Maulana menambahkan, semangat Manunggal Winangun Caruban harus terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau tahun ini baru dimulai, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih besar lagi dan melibatkan lebih banyak pihak,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua SMSI Kota Cirebon, Mastari menegaskan Fun Futsal bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan antarinstansi.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Cirebon harus menjadi ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh elemen masyarakat, termasuk insan media dan pemerintah.

“Kita sama-sama bersemangat mengisi Hari Jadi Kota Cirebon ke-599. Kegiatan ini bukan untuk saling berkompetisi, tetapi bagaimana kita bisa bersilaturahmi dan mempererat kebersamaan di antara kita,” kata Mastari.

Melalui kegiatan Fun Futsal ini, SMSI Kota Cirebon berharap semangat kolaborasi antara media, pemerintah, dan berbagai lembaga di Kota Cirebon dapat terus terjalin kuat, sejalan dengan cita-cita membangun Kota Cirebon yang semakin maju dan harmonis.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Promosi Wisata Makin Kuat, Kota Sukabumi Tembus Lima Besar Smiling West Java Award

0

Wartain.com – Upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat promosi pariwisata berbasis digital menunjukkan hasil yang positif. Kota Sukabumi berhasil masuk jajaran lima besar dalam penilaian Smiling West Java (SWJ) Award periode Mei 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Pencapaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas promosi destinasi wisata yang dilakukan pemerintah daerah melalui berbagai platform digital. Sebelumnya, Kota Sukabumi menempati posisi ke-10 pada Maret 2026 dan naik ke peringkat ketujuh pada April. Tren positif itu berlanjut pada Mei dengan menempati posisi kelima.

SWJ Award merupakan program evaluasi bulanan yang bertujuan mendorong penguatan promosi pariwisata daerah di Jawa Barat. Penilaian dilakukan terhadap kemampuan daerah dalam membangun citra pariwisata yang positif, memperkuat kolaborasi promosi, serta meningkatkan kualitas komunikasi digital kepada masyarakat.

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Sukabumi menjadi salah satu perangkat daerah yang aktif mengembangkan strategi promosi melalui media sosial dengan menampilkan berbagai potensi wisata, budaya, dan kegiatan daerah secara kreatif dan informatif.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih bukan sekadar soal posisi dalam pemeringkatan, melainkan menjadi indikator bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah terus berupaya bekerja secara maksimal untuk memajukan Kota Sukabumi.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa setiap program yang dijalankan dilakukan dengan kesungguhan dan komitmen yang kuat. Kami ingin terus menghadirkan inovasi dan memberikan yang terbaik demi kemajuan Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki, Sabtu (13/6/2026).

Dalam penilaian SWJ Award, terdapat lima aspek utama yang menjadi indikator, yakni Sustainable Tourism Management, Visual and Storytelling, Integrasi Branding, Creative Campaign Promotion Concept, serta Monthly Insight Analytic Report.

Menariknya, Kota Sukabumi berhasil meraih predikat Referensi Integrasi Branding Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Kota Sukabumi mengimplementasikan identitas branding pariwisata ke dalam berbagai program promosi yang terintegrasi dan melibatkan banyak pihak.

Berdasarkan hasil penilaian Mei 2026, posisi pertama ditempati Kota Tasikmalaya dengan nilai 92, disusul Kota Bandung dengan nilai 91, Kabupaten Garut 90, Kabupaten Bandung 88, dan Kota Sukabumi di posisi kelima dengan nilai 87.

Pemerintah Kota Sukabumi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan promosi yang semakin kuat, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik