26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 17

Persiapan ASEAN Championship 2026, John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC di Jakarta

0

Wartain.com || Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, resmi memanggil 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta sebagai persiapan menyongsong ajang ASEAN Championship 2026. Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 30 Mei 2026 ini menjadi langkah awal krusial bagi skuad Garuda. Selama lima hari, para pemain akan ditempa dengan sesi latihan intensif dan pertandingan internal yang berfungsi sebagai parameter evaluasi akhir bagi staf pelatih.

Keputusan pemanggilan nama-nama tersebut merupakan hasil dari pemantauan panjang yang dilakukan Herdman bersama tim teknis terhadap performa individu di kompetisi domestik sepanjang musim. Pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa TC ini adalah panggung pembuktian bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

“Ini adalah momen penting bagi para pemain untuk mengamankan tempat di skuad utama,” ujar Herdman. Selain memperebutkan posisi di ajang regional, mereka yang tampil menonjol juga diproyeksikan untuk memperkuat tim pada agenda FIFA Matchday bulan Juni mendatang.

Dalam daftar yang dirilis, komposisi skuad diisi oleh kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, mulai dari trio kiper Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi, dan Cahya Supriadi, hingga barisan gelandang kreatif seperti Thom Haye dan Marselino Ferdinan. Nama-nama langganan seperti Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman juga tetap dipercaya untuk mempertajam lini serang bersama talenta naturalisasi Jens Raven. Kehadiran para pemain ini diharapkan mampu membentuk kedalaman tim yang solid sebelum terjun ke turnamen utama.

ASEAN Championship 2026 sendiri akan digelar mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, di mana Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak playoff. Turnamen ini tidak hanya menjadi ujian bagi perkembangan kompetitif tim di bawah asuhan John Herdman, tetapi juga menjadi ambisi besar Indonesia untuk menegaskan dominasinya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola di level Asia Tenggara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pimpin Timnas Mini Soccer ke Italia, Shin Tae-yong Resmi Kembali ke Indonesia

0

Wartain.com || Sosok pelatih karismatik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY), resmi kembali ke Indonesia dengan peran baru yang cukup mengejutkan publik sepak bola tanah air. Bukan kembali menangani timnas lapangan besar, STY secara resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Mini Soccer Indonesia (Football 7) di bawah naungan Indonesia Football 7 Federation. Kabar kembalinya pelatih berusia 55 tahun ini terkonfirmasi setelah ia mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (28/4/2026) malam, di mana ia disambut langsung oleh mantan penerjemah setianya, Jeong Seok-seo. Rabu, 29 April 2026.

Langkah strategis ini diambil oleh federasi guna mempersiapkan skuad Garuda Mini Soccer menghadapi ajang bergengsi Intercontinental Cup 2026 yang akan digelar di Italia dalam waktu dekat. Penunjukan STY dinilai sebagai gebrakan besar untuk mendongkrak prestasi sekaligus popularitas olahraga sepak bola format tujuh pemain tersebut di kancah internasional.

Kehadiran STY diharapkan mampu membawa standar disiplin dan kualitas taktik tingkat tinggi yang pernah ia terapkan di Timnas Senior Indonesia ke dalam ekosistem mini soccer yang kini sedang berkembang pesat.

Prosesi pengenalan resmi STY sebagai nakhoda baru dijadwalkan berlangsung dalam sesi konferensi pers di Menara Imperium, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/4/2026). Dalam tugas barunya ini, STY akan segera memimpin proses seleksi pemain sebelum bertolak ke Eropa.

Meskipun sempat terjadi simpang siur mengenai federasi mana yang ia tangani, kepastian ini menegaskan bahwa STY tetap memiliki ikatan kuat dengan publik olahraga Indonesia, sekaligus menandai babak baru kariernya di lapangan hijau dalam format yang lebih ringkas namun kompetitif.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Perusahaan Pers Taat Pajak

0

Wartain.com || Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya menggandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukabumi menggelar sosialisasi perpajakan untuk perusahaan pers. Kegiatan berlangsung di Aula PLUT Cikembar, Rabu (29/4/2026).

Sosialisasi diikuti pengurus dan anggota perusahaan pers se-Sukabumi Raya. Langkah ini jadi komitmen SMSI mendorong tertib administrasi dan literasi pajak di kalangan insan media.

Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman atau Kang Sule, menegaskan perpajakan bukan sekadar kewajiban. “Ini instrumen penting bagi pembangunan daerah. Alhamdulillah hari ini bisa sosialisasi bersama KPP Pratama Sukabumi,” ujarnya.

Kang Sule menambahkan, SMSI akan terus menjangkau seluruh anggota agar dapat edukasi perpajakan berkelanjutan. SMSI juga siap memfasilitasi perbaikan legalitas hukum perusahaan pers sesuai ketentuan.

“Kami siap bantu pelaporan pajak bagi perusahaan pers di Sukabumi Raya. SMSI ini milik bersama, dan kami terbuka bagi perusahaan pers yang ingin bergabung,” kata Kang Sule.

Perwakilan KPP Pratama Sukabumi, Hendra Saputra, memaparkan tantangan wajib pajak saat ini. Kendala utama ada di proses pendaftaran, baik orang pribadi maupun badan usaha.

SMSI Sukabumi Raya Gandeng KPP Pratama, Dorong Perusahaan Pers Taat Pajak (foto : SRM)

Selain itu, perhitungan pajak kerap jadi hambatan. Penyebabnya keterbatasan literasi, akses informasi, serta rendahnya inisiatif wajib pajak mencari pemahaman lebih lanjut.

Hendra menjelaskan, sistem pajak Indonesia berkembang sejak akhir 1990-an. Dulu fokus pada administrasi individu, kini sudah terintegrasi menyeluruh untuk memudahkan layanan wajib pajak.

Dalam sosialisasi, peserta diberi pemahaman klasifikasi wajib pajak: orang pribadi dan badan usaha. Badan usaha meliputi PT, CV, firma, dengan skala usaha mikro, kecil, hingga menengah.

Puncak kegiatan ditandai dengan aktivasi perusahaan anggota SMSI ke sistem perpajakan daring melalui platform Coretax. Langkah ini jadi upaya konkret mendorong kepatuhan dan kemudahan administrasi.

Melalui kegiatan ini, SMSI Sukabumi Raya berharap kesadaran pajak meningkat. Tujuannya memperkuat profesionalisme perusahaan pers sebagai entitas bisnis yang taat regulasi dan ikut membangun daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Dinas PU Sukabumi Tingkatkan Profesionalitas ASN, Kepala UPTD Jampangkulon Resmi Purna Tugas

0

Wartain.com || Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan pembinaan aparatur yang melibatkan pegawai dari UPTD Wilayah Ciemas dan Jampangkulon. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor UPTD PU Wilayah Jampangkulon pada Rabu (29/4/2026).

Dalam kesempatan itu, agenda pembinaan dirangkaikan dengan momen perpisahan Kepala UPTD Jampangkulon, Yudi Kuswandi, yang akan memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Mei 2026.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, beserta jajaran pegawai dan anggota Dharma Wanita. Kepala Dinas PU, Uus Pirdaus, menyampaikan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan Yudi Kuswandi selama menjabat. Ia menilai kontribusi yang diberikan selama ini menjadi contoh positif bagi seluruh pegawai.

“Hari ini kita melepas Pak Kacab Jampangkulon, Pak Yudi, yang akan memasuki masa purna bakti per 1 Mei. Kami mengapresiasi dedikasi dan kinerja beliau selama ini, yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Uus menegaskan bahwa kegiatan pembinaan pegawai merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN), khususnya di sektor pekerjaan umum.

“Kami memastikan ASN di Dinas PU harus profesional. Kalau tidak, tata kelola infrastruktur kita tidak akan optimal dan masyarakat bisa merasa tidak puas terhadap layanan kita,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, mencakup aspek teknis, manajerial, serta sosial kultural sebagai fondasi utama dalam menciptakan ASN yang unggul.

“Kami mendorong seluruh jajaran, baik di Jampangkulon maupun Ciemas, untuk terus meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Tiga kompetensi ini menjadi dasar utama dalam mencetak ASN yang profesional,” ungkapnya.

Selain itu, Uus menyoroti peran penting pengawasan dalam pelaksanaan proyek, khususnya yang melibatkan pihak ketiga. Menurutnya, Dinas PU memiliki kewenangan penuh untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan kontrak.

“Ketika kita berhadapan dengan pihak ketiga yang tidak sesuai dengan kaidah dalam kontrak, kita berhak mengambil tindakan sesuai aturan perundang-undangan. Kalau terjadi wanprestasi, bisa kita tindak, bahkan sampai pada sanksi blacklist,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran tim teknis dan pengawas menjadi kunci dalam menjaga kualitas pekerjaan di lapangan agar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. “Kita punya hak dan kewajiban dalam kontrak. Pihak ketiga wajib melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan.

Setelah itu, mereka berhak mendapatkan pembayaran. Jadi kami pastikan seluruh proses berjalan profesional agar masyarakat tidak dirugikan dan justru mendapatkan manfaat maksimal,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Duka Mendalam atas Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Pentingnya Keselamatan Transportasi Umum

0

Wartain.com || Duka mendalam menyelimuti masyarakat atas terjadinya kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur yang menelan korban jiwa dan luka-luka. Peristiwa tragis ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menghadirkan kesedihan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ucapan bela sungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari M. Nabil Luthfi yang turut menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan transportasi serta kepedulian terhadap sesama.

“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang terjadi di Bekasi Timur. Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, serta para korban yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan,” ujar M. Nabil Luthfi.

Dalam pernyataannya, ia juga memberikan perhatian khusus kepada para perempuan dan ibu-ibu yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Mereka dikenal sebagai sosok yang tak kenal lelah, bekerja keras demi keluarga, serta menjadi tulang punggung dalam kehidupan rumah tangga.

Kehilangan para perempuan, khususnya ibu-ibu, bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan bagi lingkungan sekitar yang selama ini merasakan kasih sayang, pengorbanan, dan ketulusan mereka. Sosok ibu adalah sumber kekuatan dalam keluarga, yang hadir dengan cinta tanpa batas, memberikan semangat, serta menjadi penopang di tengah berbagai kesulitan hidup. Duka ini menjadi pengingat betapa berharganya peran mereka dalam kehidupan kita semua.

“Kehilangan sosok ibu adalah kehilangan yang sangat besar. Mereka adalah pahlawan bagi keluarga, yang setiap harinya berjuang tanpa pamrih. Semoga pengorbanan mereka menjadi amal kebaikan yang terus mengalir,” tambahnya.

Selain itu, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi umum di Indonesia. Diperlukan perhatian serius dari seluruh pihak terkait, baik pemerintah maupun operator, untuk memastikan standar keamanan yang lebih baik, perawatan fasilitas yang optimal, serta pengawasan yang ketat demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama mendoakan para korban serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan, kejadian ini juga menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar ke depan keselamatan transportasi dapat lebih ditingkatkan.

Semoga duka ini segera berlalu, para korban yang luka-luka segera pulih dan mendapatkan perawatan terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.***

Penulis : M. Nabil/Biro Bandung

Editor : Aab Abdul Malik

Kejari Sukabumi Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah, Rugikan Negara Rp2,6 Miliar

0

Wartain.com || Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menetapkan delapan tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang penyaluran kredit di bank plat merah, Selasa (28/4/2026).

Penetapan dilakukan di Kantor Kejari Kabupaten Sukabumi. Delapan tersangka terdiri dari satu kepala cabang pembantu dan tujuh tenaga pemasar. Mereka adalah DDA selaku Kepala Cabang Pembantu, serta LAD, RI, NAP, DS, ER, AH, dan HH sebagai tenaga pemasar.

Penyidikan kasus ini dimulai sejak Januari 2026. Hasil penyidikan mengungkap praktik korupsi dilakukan secara terstruktur oleh pimpinan cabang pembantu bersama para tenaga pemasar.

Modusnya, para tersangka merekayasa pinjaman melalui pihak ketiga dan membuat kredit fiktif. Dokumen dan data debitur dipalsukan tanpa melalui proses survei dan verifikasi sesuai SOP perbankan.

Tak hanya itu, para tersangka juga menggunakan identitas pihak lain tanpa sepengetahuan pemiliknya. Mereka menerapkan metode pengulangan data untuk menutupi kredit bermasalah agar tetap terlihat lancar di sistem.

Dana hasil pencairan kredit fiktif tersebut kemudian dikuasai oknum, disertai pemberian fee kepada pihak-pihak tertentu. Tujuannya untuk memenuhi target penyaluran kredit dan meraih keuntungan pribadi.

Akibat perbuatan para tersangka, negara dirugikan. Berdasarkan Laporan Perhitungan Kerugian Finansial Bank Akibat Perbuatan Fraud Bidang Kredit, nilai kerugian mencapai Rp2.664.259.466.

“Keuntungan dipakai untuk kebutuhan pribadi, dan kasus ini masih kami kembangkan,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain atau aliran dana ke pihak di luar delapan nama tersebut,” tambahnya.

Usai ditetapkan tersangka, kedelapannya langsung ditahan di Lapas Warungkiara. Penahanan dilakukan sejak 28 April 2026 hingga 18 Mei 2026 untuk 20 hari pertama masa penahanan.

Kejari menegaskan komitmen menuntaskan kasus ini. Penegakan hukum dilakukan untuk memberi efek jera sekaligus memulihkan kerugian keuangan negara akibat fraud perbankan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Tak Terbendung! Malut United Hancurkan PSBS Biak Tujuh Gol Tanpa Ampun

0

Wartain.com || Malut United tampil luar biasa dan tidak terbendung saat menghadapi tuan rumah PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi BRI Super League. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut berhasil meraih kemenangan telak dengan skor mencolok 7-0. Kemenangan ini mempertegas dominasi tim tamu atas PSBS Biak yang kini semakin terpuruk di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selasa, 28 April 2026.

Dominasi Malut United sudah terlihat sejak awal laga, di mana mereka menguasai 66% penguasaan bola dan melepaskan total 34 tembakan. David Da Silva menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol pada menit ke-51 dan ke-78. Selain Da Silva, David Maulana juga menyumbangkan dua gol (menit 57 dan 90+8), diikuti oleh gol dari Yakob Sayuri (60’), Tyronne del Pino (69’), dan ditutup oleh aksi Frets Butuan pada menit ke-90.

PSBS Biak yang bertindak sebagai tuan rumah benar-benar dibuat tidak berdaya sepanjang 90 menit pertandingan. Tim asuhan pelatih PSBS hanya mampu mencatatkan 34% penguasaan bola dan hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran ke gawang lawan. Lini pertahanan PSBS Biak terus digempur tanpa henti, terbukti dengan statistik 77 sentuhan di kotak penalti yang dilakukan oleh para pemain Malut United berbanding terbalik dengan hanya 15 sentuhan milik tuan rumah.

Faktor utama kekalahan memalukan ini adalah rapuhnya koordinasi lini belakang dan rendahnya akurasi operan PSBS Biak yang hanya mencapai 78%. Sebaliknya, Malut United bermain sangat klinis dengan akurasi operan 86% dan menciptakan 19 peluang emas sepanjang laga. Perbedaan kualitas individu dan kolektivitas tim terlihat sangat jomplang, membuat jalannya pertandingan berlangsung searah sejak peluit pertama dibunyikan.

Hasil pertandingan ini membawa dampak signifikan bagi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara. Malut United kini kokoh bertengger di posisi ke-3 klasemen, menjaga persaingan di papan atas untuk memperebutkan gelar juara. Sementara itu, kekalahan tragis ini membuat PSBS Biak semakin terbenam di posisi ke-18 atau dasar klasemen, yang membuat ancaman degradasi semakin nyata bagi tim asal Papua tersebut.

Meski digelar tanpa kehadiran penonton dari kedua belah pihak di tribun, atmosfer kompetitif tetap terasa kental di atas lapangan hingga peluit panjang dibunyikan. Bagi Malut United, raihan poin penuh ini menjadi modal berharga untuk menatap laga selanjutnya, sementara bagi PSBS Biak, kekalahan di stadion yang sunyi ini menjadi alarm keras untuk segera melakukan evaluasi total demi beranjak dari zona merah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Efisiensi Mematikan Persebaya: Bungkam Dominasi Arema FC dengan Skor Telak 0-4

0

Wartain.com || Persebaya Surabaya berhasil mempermalukan rival abadinya, Arema FC, dalam laga bertajuk Derbi Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026). Meskipun Arema FC bertindak sebagai tuan rumah dan menguasai jalannya pertandingan, tim tamu justru keluar sebagai pemenang dengan skor mencolok 0-4. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi “Bajul Ijo” atas “Singo Edan” di musim ini.

Pesta gol Persebaya dibuka oleh aksi gemilang Rivera yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49. Gol pembuka tersebut seakan meruntuhkan mental para pemain Arema FC yang sejak awal babak pertama tampil menekan. Jefferson Silva kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-75, disusul gol kedua Rivera di menit ke-81. Pesta kemenangan tim asal Surabaya ini akhirnya ditutup oleh gol Alfredo Tata pada menit ke-86 yang memastikan skor berakhir 0-4.

Secara statistik, jalannya pertandingan sebenarnya menunjukkan ketimpangan yang unik. Arema FC tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 61% berbanding 39% milik Persebaya. Arema juga tercatat melakukan 465 operan sukses dan menciptakan 10 peluang, namun buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mengonversi dominasi tersebut menjadi gol satu pun ke gawang lawan.

Persebaya Surabaya di bawah arahan sang pelatih menunjukkan efisiensi serangan yang luar biasa efektif. Dari total 9 tembakan yang dilepaskan, sebanyak 7 tembakan mengarah tepat ke gawang (on target), dan 4 di antaranya berbuah gol. Selain itu, lini pertahanan Persebaya tampil sangat solid dengan mencatatkan 20 sapuan (clearances) dan lebih banyak menyentuh bola di kotak penalti lawan (34 sentuhan) dibandingkan Arema FC yang hanya 21 sentuhan.

Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi Arema FC yang gagal memanfaatkan status tuan rumah meski laga harus digelar di luar Jawa Timur. Sebaliknya, hasil ini disambut suka cita oleh kubu Persebaya. Keberhasilan mencuri poin penuh dengan skor besar di kandang lawan membuktikan bahwa strategi serangan balik cepat dan disiplin pertahanan menjadi kunci sukses mereka dalam meredam agresivitas Singo Edan.

Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya berhak membawa pulang tiga poin krusial untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara BRI Super League. Sementara itu, manajemen Arema FC diprediksi akan melakukan evaluasi besar-besaran mengingat kekalahan di laga derbi selalu memiliki dampak psikologis yang besar bagi tim maupun suporter setia mereka, Aremania.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Mandat Langit di Era Goro-Goro; Prabowo Subianto dan Misi Penyelamatan Nusantara

0

Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98, Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi, Penggiat DTI Jabar dan Presidium MD KAHMI Sukabumi)

Wartain.com || Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Di tengah pergeseran tektonik geopolitik dan ancaman pecahnya perang global, Indonesia berdiri di ambang pintu sejarah yang menentukan. Dalam kacamata filsafat sejarah, spiritualitas Nusantara, dan nasionalisme murni, hadirnya Prabowo Subianto sebagai Presiden bukan sekadar hasil elektoral, melainkan sebuah Takdir Allah—sebuah Grand Design untuk menyelamatkan kapal besar Indonesia dari badai yang tengah mengintai.

Dialektika Takdir dan Siklus Global

Secara filosofis, kepemimpinan seringkali hadir sebagai jawaban atas tantangan zamannya. Saat ini, dunia memasuki fase Goro-Goro dalam pewayangan—fase kekacauan di mana tatanan lama runtuh dan tatanan baru belum terbentuk.

* Penyelamat di Tengah Krisis: Prabowo hadir saat siklus global menuntut pemimpin dengan karakter “Strongman” yang memiliki kompas moral kuat.
* Logika Ketahanan: Di bawah kepemimpinannya, nasionalisme bukan lagi slogan, melainkan insting bertahan hidup untuk menjaga kedaulatan bangsa dari intervensi asing.

Mandat Spiritual: Restu Aulia dan Leluhur

Dalam dimensi spiritual yang mendalam, Prabowo dipandang sebagai sosok Kesatria Sejati yang telah melewati proses “pembakaran” batin yang panjang. Ia memikul mandat yang tak kasat mata:

* Restu Para Pendiri Bangsa: Semangat Bung Karno dan Hatta seolah beresonansi dalam visinya tentang kemandirian bangsa.

* Tugas dari Para Aulia: Ada keyakinan bahwa pemimpin saat ini mendapat restu spiritual dari para Wali Allah dan kekuatan raja raja Nusantara untuk menjaga tanah suci ini dari kehancuran.

* Perisai Rakyat: Kehadirannya adalah jawaban atas doa-doa rakyat kecil yang merindukan perlindungan dari ancaman kelaparan dan ketidakpastian ekonomi.

Benteng Kedaulatan: Pangan, Energi, dan Ekonomi

Nasionalisme Prabowo adalah nasionalisme yang membumi. Ia menyadari bahwa ancaman perang global tidak hanya datang dari peluru, tapi dari perut yang lapar dan kegelapan energi. Langkah strategis dalam membangun benteng kedaulatan :

* Kemandirian Hakiki: Fokus pada kedaulatan pangan dan energi adalah strategi tempur non-militer untuk memastikan Indonesia tidak bisa didikte oleh kekuatan global manapun.

* Stabilitas Ekonomi: Membangun fondasi ekonomi yang tangguh agar rakyat tetap terlindungi di tengah inflasi dan krisis finansial dunia.

Penjaga Perdamaian Dunia

Lebih dari sekadar menjaga rumah sendiri, Presiden Prabowo memposisikan Indonesia sebagai “Jembatan Perdamaian”. Dengan aura kesatria yang disegani di panggung internasional, Indonesia berperan aktif meredam api peperangan, membawa pesan bahwa perdamaian adalah satu-satunya jalan bagi kelangsungan peradaban manusia.

Kesimpulan

Kepemimpinan Prabowo Subianto adalah pertemuan antara mandat langit dan kehendak bumi. Beliau adalah Satria Pinandita yang diutus untuk memastikan Indonesia tidak hanya selamat dari badai krisis, tetapi juga bangkit menjadi mercusuar bagi dunia untuk mewujudkan keadilan dan perdamaian dunia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Puluhan Warga Baros Jadi Korban Dugaan Penipuan Umrah Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

0

Wartain.com || Sejumlah warga di wilayah Baros, Kota Sukabumi, diduga menjadi korban penipuan berkedok perjalanan umrah dengan harga murah. Bukannya berangkat ke Tanah Suci, para korban justru harus menanggung kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasus yang melibatkan pria berinisial AM tersebut kini telah bergulir ke tahap berikutnya dalam proses hukum. Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menyampaikan bahwa berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti lebih lanjut.

“Perkara tersebut ditangani oleh penyidik Polsek Baros dan saat ini berkas perkara atas nama tersangka AM sudah tahap 1, menunggu hasil penelitian jaksa,” ujar Sentot, Selasa (28/4/2026).

Salah satu korban, Sarah (47), mengaku tertarik mengikuti program umrah tersebut karena ditawarkan dengan biaya jauh di bawah harga normal. Penawaran itu ia terima pada akhir 2024 melalui perantara yang merupakan teman dekatnya.

Dengan biaya sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta, korban dijanjikan bisa berangkat pada Februari 2025. Namun, jadwal keberangkatan terus mengalami penundaan tanpa kejelasan.

“Awalnya dijanjikan berangkat Februari 2025, tapi terus diundur ke April, Juli, hingga September. Di situ kami mulai curiga karena janji itu selalu berubah,” ungkap Sarah.

Ia menyebut jumlah korban diperkirakan mencapai 35 hingga 36 orang, yang sebagian besar merupakan orang-orang terdekat pelaku. Total kerugian ditaksir berkisar antara Rp400 juta hingga Rp500 juta.

Menanti Kepastian Pengembalian Dana

Hingga saat ini, para korban belum mendapatkan kepastian baik terkait keberangkatan maupun pengembalian uang.

Beberapa korban memang sempat menerima pengembalian dana, namun itu pun setelah melakukan upaya penagihan secara intensif.

“Kami sudah tidak berharap berangkat lewat dia lagi karena sudah pakai jasa travel lain. Harapannya sekarang uang bisa kembali, meski dicicil pun tidak apa-apa,” katanya.

Atas dugaan perbuatannya, AM dijerat dengan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 KUHP Baru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik