26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 13, 2026
Beranda blog Halaman 1770

Tentang Polusi, Ahok: Dulu Premium Di Cabut Pada Teriak

0

Wartain.com, Jakarta || Polusi udara Jabodetabek jadi sorotan. Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka suara terkait kualitas BBM. Menurutnya, BBM dengan kualitas tidak layak masih dijual di pasaran.

“Sebetulnya dulu kita cabut Premium lu pada teriak, itu Premium jelas kotor kan, Pertalite juga nggak sesuai,” ujar Ahok saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Selasa 15/08/2023.

“Makanya saya bilang sama Pertamina, kita punya Pertashop begitu banyak, kenapa inflasi itu tinggi di rumah tangga, terutama di energi rumah tangga dan transport, selain ada avtur, kita sudah bisa bikin bioavtur, Pertamina sudah bisa bikin 100 persen,” katanya.

Dia bilang subsidi juga harus lebih tepat sasaran. Termasuk soal penyaluran BBM jenis Pertalite.

Yang jadi masalah sekarang, orang beli bensin Pertalite karena subsidi, solar subsidi di SPBU, bawa ke kampung, jadi Pertamini, nggak ditutup-tutup. Pertamini jual lebih mahal. Rakyat beli mahal dengan kualitas yang rendah. Kalau kita jual Pertamax, di kota ini nggak ada Pertalite, Solar subsidi, semua dipindahin ke Pertashop ke daerah-daerah,” jelas dia.

“Kan daerah kan udara lebih bersih, lebih gampang, jumlahnya nggak padat, jadi di kota nggak ada. Begitu orang yang susah ekonominya gimana? Sesusah-susahnya ekonomi kamu masih ada desa dong? Saya juga tinggal di desa, atau di kelurahan ini kan nggak mungkin kita tinggal di kabupaten, nggak ada di dalam kelurahan, ya sudah pindahkan ke daerah sehingga subsidi tepat sasaran. Kalau itu tepat sasaran, daya beli masyarakat naik kan?” katanya lagi.

Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi juga mengatakan secara teknologi mobil sudah mumpuni untuk menenggak bensin yang lebih ramah lingkungan.

“Intinya ya mobil sudah siap untuk bahan bakar bersih mobil kita sudah Euro4 tapi kalau dimasukin kotor keluarnya kotor,” kata Nangoi.

Keluhan soal buruknya kualitas udara, khususnya di Jakarta pertama kali dikeluhkan oleh warganet di media sosial. Mereka menyebutkan polusi udara hari ini membuat sesak napas dan tidak sehat.

Kendaraan bermotor disebut-sebut menjadi penyumbang terbesar udara kotor di Jakarta. Ini saran pemerhati lingkungan untuk menekan polusi udara.

Menurut, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin kendaraan bermotor menyumbang pencemaran udara (parameter PM10) sebesar 47 persen atau 19.165 ton per hari. Kata pria yang akrab disapa Puput itu, sepeda motor menjadi penyumbang polusi paling besar (45 persen). Selanjutnya truk (20%), bus (13%), mobil diesel (6%), mobil bensin (16 %), dan kendaraan roda tiga (0,23%).

“Sepeda motor adalah polluter terbesar, diikuti oleh truk dan bus sebagai kendaraan diesel menyumbang pollutant yang cukup besar. Populasi sepeda motor yang sangat tinggi di Jakarta dan sekitarnya (lebih dari 16 juta unit) adalah faktor penyebabnya, selain teknologi sepeda motor memungkinkan emisi per penumpangnya relatif tinggi. Secara umum, ketertinggalan teknologi mesin kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan rendah emisi, dan buruknya kualitas BBM–rendah angka oktan/cetane, tinggi kadar belerang, benzene dan aromatic–serta kemacetan lalu lintas telah meningkatkan intensitas pencemaran udara,” ucapnya.

Puput memberikan beberapa saran untuk menekan polusi udara yang dikeluarkan kendaraan. Pertama, kendaraan penumpang seperti sedan, MPV maupun SUV harus dikonversi ke kendaraan berstandar Euro 4. Begitu juga dengan truk dengan penggunaan BBM yang sesuai standar teknologinya. Puput menyarankan, preferensi kuat lebih ke arah konversi ke kendaraan listrik.

“Elektrifikasi sepeda motor di Jakarta dan sekitarnya adalah keharusan, karena akan efektif mengendalikan pencemaran udara. Mengingat sepeda motor adalah pengemisi terbesar di Jakarta dan sekitarnya, maka adopsi sepeda motor listrik akan serta-merta memberikan kontribusi penurunan pencemaran udara Jakarta dan sekitarnya sebesar 45%, berikut menurunkan level emisi CO2 hingga 44%,” ujarnya.

Selanjutnya, pemerintah harus menerapkan regulasi standar emisi dan standar karbon kendaraan bermotor (LCEV) secara ketat. Termasuk persiapan regulasi standar emisi Euro6 yang lebih bersih.

Puput juga menyarankan segera menghapus bahan bakar minyak (BBM) yang kotor. “Pelarangan BBM kotor untuk kendaraan bermotor (Premium/oktan 88, Pertalite/oktan 90, Solar/cetane 48, Dexlite/cetane 51),” katanya.

Presiden Jokowi mengatakan kualitas udara di Jabodetabek sangat buruk. Jokowi mengungkapkan buruknya kualitas udara di Jabodetabek itu terjadi sepekan belakangan.

“Pagi ini kita rapat terkait kualitas udara di Jabodetabek yang selama satu pekan terakhir kualitas udara di Jabodetabek sangat sangat buruk. Dan tanggal 12 Agustus 2023 yang kemarin kualitas udara di DKI Jakarta di angka 156 dengan keterangan tidak sehat,” kata Jokowi dalam ratas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2023).

Jokowi mengungkapkan salah satu penyebab memburuknya kualitas udara di Jabodetabek adalah karena musim kemarau. Dia mengatakan terjadinya kemarau panjang selama tiga bulan terakhir menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi.

“Serta pembuangan emisi dari transportasi dan juga aktivitas industri di Jabodetabek, terutama yang menggunakan batu bara di sektor industri manufaktur,” ujarnya.***

Sumber: Detik.com

Foto: Katadata/Muhammad Zaenuddin

Editor: Raka

Gempa Dengan Magnitudo M 5,8 Guncang Ende

0

Wartain.com, Jakarta || Gempa Magnitudo 5,8 mengguncang wilayah pantai selatan Ende NTT, Selasa 15/08/2023, pukul 10.54.06 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa Ende ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6.

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,81° LS ; 121,49° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km Barat Laut Ende, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 182 km.

Dikutip dari Liputan6.com, Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformai batuan akibat mekanisme ” slab-pull ” pada lempeng Indo-Australia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault) dan tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Getaran Gempabumi turut dirasakan di Waingapu, Ende, Sumbawa, Dompu, Kota Bima, Kabupaten Bima, Ngada, Mataram, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Gianyar, Denpasar, Bajawa.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hingga pukul 11.23 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Meski begitu warga diimbau tetap waspada.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

– Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

– Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

– Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

– Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

– Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.***

Sumber: Liputan6.com

Editor: Raka

(Aab)

Bupati Kukuhkan 32 Anggota Paskibraka Kabupaten Sukabumi

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengukuhkan 32 anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2023, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Selasa 15/08/23.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, pengukuhan ini ialah amanah yang harus dijaga dan diperjuangkan sebaik-baiknya dengan menggelorakan dan melanjutkan dharma bakti pada negeri sebagai putera-puteri terbaik daerah melalui karya dan inovasi yang terus bergerak sesuai dengan kapasitasnya.

“Jiwa nasionalisme, patriotisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk harus dijadikan sebagai bagian dari kepribadian dan senantiasa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari”, ungkapnya.

Sebagai putra putri indonesia pilihan menurutnya, anggota paskibraka harus memberikan energi positif bagi generasi muda disekelilingnya serta masyarakat, dengan menumbuh kembangkan semangat membangun bangsa, memajukan negeri dan membanggakan daerah melalui kontribusi positif dimasa yang akan datang.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada seluruh orang tua anggota paskibraka yang tanpa lelah senantiasa mendo’akan, mendorong dan memotivasi anak-anak sehingga mampu bertahan dalam alur proses seleksi dan latihan yang sangat berat”, ucapnya.

Tak hanya itu, anggota paskibraka juga mempunyai tanggungjawab yang besar dalam upaya mempertahankan integritas bangsa dan negara guna mewujudkan cita-cita perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa ini.

“Tanamkan dalam hati kalian prinsip rela berkorban demi keutuhan bangsa dan negara republik indonesia, harumkan nama keluarga, masyarakat, daerah, bangsa, dan negara serta berusahalah menjadi teladan terbaik bagi rekan dan siapapun serta dimanapun kalian berada”, imbuhnya.

Bupati berharap wawasan kebangsaan ini bisa dijadikan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun negeri dan menjadikannya toleransi serta tolong menolong sebagai landasan untuk menjalin persaudaraan serta mempererat kesatuan dan persatuan.***

Editor: Raka

(Aab)

Bupati Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyetujui serta menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2024 pada rapat paripurna DPRD, yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Sukabumi. Selasa 15/08/2023.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam sambutannya menyampaikan, bahwa penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2024 merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagaimana di atur dalam peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Alhamdulillah rancangan KUA dan rancangan PPAS tahun anggaran 2024 telah dibahas dan disepakati bersama antara badan anggaran DPRD Kab. sukabumi dengan tim anggaran pemerintah”, jelasnya.

Selanjutnya kata Bupati, berdasarkan pasal 18 ayat 8 peraturan DPRD kab. sukabumi nomor 1 tahun 2019 tentang tata-tertib bahwa kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara yang telah mendapat persetujuan bersama akan ditandatangani oleh Bupati dan pimpinan DPRD pada rapat paripurna DPRD.

Menurutnya, Kedua penjelasan regulasi tersebut telah menguatkan pentingnya pembahasan bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD dalam proses rancangan KUA dan rancangan PPAS.

“Pembahasan ini penting, mengingat dalam perjalanan ini kita sempat dihadapkan dengan persoalan makro dan mikro ekonomi, adanya pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja menjadikan bertambahnya beban APBD, begitu-pun penggalian PAD yang belum sepenuhnya tergali secara maksimal dan dihasilkan secara optimal. Tentu ini akan berpengaruh  yang signifikan terhadap APBD kita”, jelasnya

Bupati menambahkan, rasionalisasi belanja pada tahun 2020 hingga 2023 banyak target utama bergeser dan mengalami penundaan. Oleh karena itu, fokus belanja tahun 2024 harus mengutamakan program kegiatan pada sektor penting dan strategis yang dapat memberikan pengaruh besar pada sektor pendukung lainnya.

Bupati-pun mengapresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yag telah membahas dan menyepakati KUA dan PPAS ini sebagai bahan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2024.***

Editor: Raka

(Aab)

Rencana Penyelundupan PMI Ke Singapura, Benny: Pemerintah Jangan Lengah

0

Wartain.com, Jakarta || Menyikapi Dugaan Penyelundupan 18 orang calon pekerja migran Indonesia yang rencananya akan dikirim ke Singapura, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) gelar konferensi pers, di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin 14/08/2023.

Dalam konferensi pers tersebut Kepala BP2MI Benny Rhamdani menuturkan bahwa hal itu merupakan gaya sindikat dan negara tidak boleh lengah.

“Saya katakan perilaku bajingan ini adalah gaya sindikat, sehingga negara tidak boleh lengah”, tegasnya.

Menurut Benny para calon pekerja migran Indonesia tersebut dijanjikan akan bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga, bahkan telah di beri uang saku dengan nominal tertentu.

“Para calon pekerja migran Indonesia dijanjikan akan bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) dengan iming-iming gaji sebesar SGD 640 per bulan atau sekitar Rp 7.000.000 – s.d. SGD 750 atau sekitar Rp 9.000.000. Selain itu diketahui bahwa para Calon Pekerja Migran Indonesia tersebut telah menerima uang saku sebesar Rp 5.000.000 – s.d. Rp 6.000.000”, tuturnya.

Benny merasa prihatin melihat kejadian tersebut, pihaknya langsung memerintahkan BP3MI Jakarta agar mengurus calon pekerja migran Indonesia yang mau bekerja ke luar negeri.

“Sedih saya melihat ada 15 orang dari warga Sulawesi Utara. Saya langsung memberikan solusi, memerintahkan BP3MI Jakarta untuk mengurus bagi mereka yang mau bekerja ke luar negeri bisa bekerja dengan jalur resmi. Negara tidak pernah melarang warganya bekerja”,  tutur Benny.

Pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya masyarakat yang diduga direkrut secara ilegal untuk bekerja di Singapura.

“Awalnya, BP2MI mendapat informasi dari masyarakat. Bahwa ada 2 (dua) orang WNI yang diduga direkrut untuk bekerja ke luar negeri secara non prosedural di negara Singapura. Akhirnya, Senin, 14 Agustus 2023 sekitar pukul 03.12 WIB, petugas BP2MI berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan pencegahan”, jelasnya.

Orang nomor satu di BP2MI tersebut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan pekerja Migran Indonesia.

“Selaku kepala BP2MI, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak terkhusus jajaran Polri yang telah mendukung pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan Pekerja Migran Indonesia sebagai korban dan saya berharap para pelaku dapat segera terungkap dan diproses secara hukum”, pungkasnya.***

Editor: Raka

(SRM/Aab/Ruswandi)

Pimpin Rapat Dinas, Bupati: Bersama Capai Target RPJMD

0

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami  memimpin Rapat Dinas Bulan Agustus 2023, bertempat di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Palabuhan Ratu, Selasa, 15/08/2023. Rapat dinas dipandu oleh Sekretaris Daerah Ade Suryaman serta dihadiri oleh seluruh pimpinan perangkat daerah se-Kab. Sukabumi.

Acara diawali dengan Penandatanganan MoU kesepakatan bersama antara Pemkab. Sukabumi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi tentang kerjasama di bidang pendidikan, penelitian,  dan pengabdian kepada masyarakat serta beberapa penyerahan penghargaan antara lain, penyerahan piagam penghargaan BKN award 2023 atas pencapaian pengembangan kompetensi peringkat ke 3, penyerahan sertifikat juara stand terbaik pada apkasi otonomi expo 2023, piagam penghargaan dari Gubernur Jabar kepada Pemkab. Sukabumi sebagai juara 3 Asset Award Jabar.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam arahannya meminta, seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan guna tercapainya RPJMD 2021-2026, terutama dua sasaran sektor pertanian dan pariwisata terealisasi ditahun 2024 mendatang.

“RPJMD Kab. Sukabumi fokus pada sektor pertanian dan pariwisata, oleh karena itu harus dikerucutkan kepada dua sasaran ini”, pintanya.

Selain itu, pelayanan yang dikeluhkan oleh masyarakat yang selama ini terjadi harus segera ditangani, terutama bagi lembaga pelayanan masyarakat harus terus didorong untuk memberikan pelayanan  prima dan maksimal. Karenanya kepala perangkat daerah dituntut untuk bisa menjawab apa yang menjadi persoalan terkait tugas pokok dan fungsinya

Bupati berpesan, semua perangkat daerah untuk membangun solidaritas yang tinggi antar lembaga untuk terjalinnya efektifitas kerja dan pencapaian kinerja terbaik

“Melalui kebersamaan target RPJMD Kab. Sukabumi di tahun 2024 bisa tercapai, dan dapat memberikan sebesar besarnya manfaat bagi masyarakat”, tandasnya.

Editor: Raka

(Aab)

Tingkatkan Toleransi Dan Silaturahmi Lewat Dulur Ulin

0

Wartain.com, Kota Tasikmalaya || Memaknai toleransi, sebuah ungkapan tepat untuk menggambarkan kegiatan “Dulur Ulin” yang di gelar di Pondok Pesantren Sabilil Huda, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa 15/08/2023.

Kegiatan ini di ikuti oleh sejumlah murid dan santri dari lembaga pendidikan yang berbeda, diantaranya dari SD Yos Sudarso, Santri Pondok Pesantren Sabilul Huda, Santri Pondok Pesantren Subanul Wathan, dan turut ikut serta perwakilan anak- anak dari Kecamatan Tawang.

Acara ini di meriahkan oleh beberapa penampilan dari anak- anak yang hadir seperti angklung dan gamelan lintas iman, lomba kaulinan barudak, balakecrakan anak- anak, dan santunan kepada anak yatim.

Dengan mengusung tema “Kita Berbeda, Kita Bersaudara, Kita Indonesia”, Pimpinan Pondok Pesantren Sabilul Huda yang sekaligus menjadi ketua pelaksana berharap, kegiatan ini dapat mepererat tali persaudaraan antar umat beragama, serat melestarikan tradisi dan budaya anak daerah.

“Diadakannya acara ini untuk membangun semangat persaudaraan& semangat kebangsaan, meningkatkan tali silaturahmi berbeda keyakinan, melestarikan tradisi&budaya anak daerah. insyaallah kegiatan anak anak lintas agama ini akan berlanjut”, tuturnya.

Sementara itu salah seorang aktivis lintas agama Kota Tasikmalaya, Bang Yos mengatakan, sangat apresiatif terhadap kegiatan seperti ini, karena akan membangun modernisasi beragama.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, mudah2an kegiatan anak anak lintas agama ini berlanjut ke kampung-kampung dan kecamatan-kecanatan lain di Kota Tasikmalaya, karena kegiatan ini bagian dari mensukseskan moderasi beragama,” tutup bang Yos.***

Editor : Raka Azi
Kontributor : Yosep Nurman
(Aab)

Demo Warga Dago Elos Bandung, Bakar Ban Hingga Blokir Jalan

0

Wartain.com, Bandung || Aksi blokir jalan dilakukan warga Dago Elos di Jalan Ir. H. Juanda atau Jalan Dago, Kota Bandung, Senin 14/8/2023 malam. Warga juga membakar ban bekas sambil berorasi di tengah jalan.

Warga memulai aksinya pukul 21.20 WIB, aksi blokir jalan dilakukan warga di sekitar Terminal Dago hingga SPBU Dago, Kota Bandung. Mereka juga turut membentangkan spanduk-spanduk kritikan tentang sengketa tanah yang sudah lama mereka hadapi di pengadilan.

Dikutip dari DetikJabar Rio, warga setempat mengatakan aksi blokir ini dilakukan setelah mereka kecewa dengan sikap kepolisian. Pukul 14.00 WIB tadi, mereka datang ke Polrestabes Bandung untuk melaporkan dugaan penipuan pihak yang mengklaim memiliki lahan yang sekarang ditempati warga.

“Jadi kami warga melaporkan penipuan yang menggugat warga. Kita datang ke Polrestabes buat laporan, bukan buat demo, tadi jam 2 siang,” kata Rio kepada detikJabar.

“Tapi sampai jam 7 malam tadi, tidak dikasih penjelasan sama sekali dan harus ada bukti sertifikat buat si pelapor. Makanya sekarang, kita lakukan ini sebagai bentuk kekecewaan kita ke pihak kepolisian,” ucapnya menambahkan.

Rio memastikan aksi blokir jalan ini akan terus dilakukan warga sampai mereka mendapat keadilan. Warga pun sudah siap untuk memblokir jalan tersebut hingga sepekan ke depan jika tuntutan mereka atas hak tanah tidak digubris.

“Aksi ini seminggu ke depan pun kita sanggup. Karena memang ini kita lakukan buat dapat keadilan soal hak atas tanah yang kita miliki dari dulu,” tuturnya.

Sekitar pukul 21.30 WIB, polisi mulai mendatangi lokasi aksi blokir warga di Jalan Dago. Pasukan dilengkapi tameng. Selain itu, polisi juga mulai memadamkan sejumlah titik api yang dibakar warga untuk memblokir jalan.***

Editor: Raka

Foto: Kompas.com/Agie Permadi

(Ikhlas)

Tips Merawat Dan Memelihara Hewan Reptil Jenis Ular

0

Wartain.com || Seperti yang kita tahu bahwasanya hewan reptil jenis ular adalah merupakan hewan buas yang banyak di takuti oleh banyak orang awam karena di anggap berbahaya dan mematikan. Namun faktanya tidak semua jenis ular itu berbisa, ada banyak jenis ular yang tidak berbisa dan bahkan berperan aktif dalam memberikan kontribusi yang baik untuk umat manusia dalam menjaga ekosistem di alam. Salah satu contohnya adalah menjaga populasi hama tikus di ladang agar tidak terjadinya populasi berlebih dan mengganggu keberlangsungan para petani dalam beraktifitas merawat ladang.

Namun, semakin berkembangnya zaman dan ilmu pengetahuan yang mudah di akses melalui jaringan internet, kini memelihara hewan eksotis jenis reptil khususnya ular menjadi trend yang di minati oleh generasi milenial. Tentunya semua itu di barengi dengan ilmu pengetahuan tentang reptil.

Sebelum membahas care sheet cara perawatan dalam pemeliharaan hewan reptil jenis ular, mari kita bahas dari pengertian apa itu hewan reptil.

Reptil yaitu jenis hewan vertebrata melata berdarah dingin yang memiliki sisik kuat di sekujur tubuhnya yang berfungsi sebagai pelindung. Sisik kuat tersebut yang berkembang dari epidermis, adalah lempeng keras yang terbuat dari protein keratin.

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Ular :

  1. Pemilihan Jenis Ular yang Tepat

Dalam penentuan pemilihan jenis ular yang tepat diperlukan literasi yang cukup tentang jenis – jenis ular. Agar dapat di sesuaikan dengan pengalaman dan ketertarikan kita sebagai owner. Maka dari itu jauh hari sebelum menentukan jenis ular yang akan di pelihara ada baiknya mempelajari terlebih dahulu jenis – jenis ular yang berbisa dan tidak berbisa.

Sangat direkomendasikan kepada pemula untuk memilih jenis ular yang tidak berbisa terlebih dahulu untuk di pelihara!! Karena akan sangat beresiko tinggi apabila pemula langsung memilih memelihara jenis ular berbisa.

Salah satunya adalah jenis ular python lah yang sangat kami rekomendasikan untuk para pemula. Dan pilih lah ular python dengan ukuran baby atau bayi baru menetas, di karenakan karakter ular dewasa itu sulit untuk di jinakkan, bahkan sangat mustahil apabila ular dewasa hasil tangkapan dari alam dapat di jinakkan.

2. Pemilihan Tempat atau Kandang

Ada beberapa aspek yang perlu di perhatikan dalam pemilihan kandang, yakni ukuran kandang, kenyamanan setup kandang, dan keamanan kandang.

Ukuran kandang bisa di sesuaikan dengan ukuran ular yang hendak kita rawat dan pelihara. Untuk kandang ular baby banyak di jual oleh toko hewan peliharaan, mulai dari jenis aquarium dengan tutup sampai jenis terrarium berukuran sedang.

Lalu setup kandang sesuai dengan kebutuhan ular, seperti menyematkan alas kandang berupa media substrat moss kering, jerami kering, humus bambu kering atau yang lebih sederhana lagi yakni menggunakan kertas koran bekas. Namun ada perlakuan khusus untuk beberapa jenis ular yang memang habitat tempat hidupnya di alam dengan tingkat kelembaban tinggi, yaitu bisa dengan cara menaikan level kelembaban pada substrat alas tersebut menggunakan cara sedikit di semprot air bersih pada substrat yang hendak di gunakan.

Gunakan juga hiding cave (tempat sembunyi) bila di perlukan untuk kenyamanan ular di dalam kandang.

Penyematan wadah air minum juga perlu di perhatikan, karena ular juga sama seperti manusia pada umumnya yang membutuhkan air untuk minum. Pilih juga tempat air minum yang tidak mudah tumpah seperti wadah asbak beling yang berat, atau bisa juga membeli water dish khusus di toko hewan peliharaan yang dimana tempat minum tersebut sudah dimodifikasi agar tidak mudah tumpah yang bertujuan agar kelembaban kandang tetap stabil. Karena apabila kandang terlalu lembab, maka ular peliharaan akan mudah terserang penyakit terutama yang di sebabkan oleh jamur.

Yang terakhir pilih kandang dengan tingkat keamanan yang cukup, karena tidak menutup kemungkinan ular dapat terlepas keluar kandang dengan mudah apabila pengunci kandang tidak kuat menahan tenaga ular.

3. Pemilihan Jenis Pakan/Umpan untuk Ular.

Lagi – lagi dalam pemilihan pakan untuk ular harus di sesuaikan dengan kebiasaan ular memakan mangsa nya di alam liar, ada beberapa jenis ular khusus yang memangsa serangga, mollusca atau siput, ikan, katak, mamalia dan unggas, juga ada yang memangsa ular atau reptil lainnya (kanibal).

Biasanya untuk jenis ular python ukuran bayi sangat di sarankan di beri pakan menggunakan mamalia kecil jenis tikus putih (mus muscullus) hasil ternak sehingga kesehatan pakan terjaga dan terhindar dari berbagai macam parasit yang membahayakan bagi ular peliharaan.

Pemberian pakan biasanya terjadwal dalam kurun waktu 7-10 hari sekali, dikarenakan sistem pencernaan ular cukup lambat. Dan juga bisa di sesuaikan dengan siklus waktu shedding (fase pergantian kulit) dikarenakan ular yang sedang dalam fase pergantian kulit tidak akan mau makan (puasa) hingga fase pergantian kulit selesai. Ciri atau tanda ular akan berganti kulit biasanya di tandai dengan warna kulit sedikit tampak kusam dan keseluruhan warna mata menjadi kelabu.

4. Perawatan Rutin

Ada beberapa aspek penting dalam perawatan rutin memelihara ular, yaitu :

Yang pertama adalah kebersihan kandang, kontrol rutin kebersihan kandang apabila ular BAK atau BAB harus segera di bersihkan agar terhindar dari terjangkitnya penyakit yang disebabkan terpaparnya bakteri jahat pada kotoran ular.

Yang kedua adalah kontrol rutin kesehatan ular agar tidak terlambat dalam penanganan penyakit yang menjangkit ular peliharaan.

Yang ketiga adalah jemur rutin matahari pagi yang kaya akan vitamin D yang dimana baik untuk kebutuhan dalam proses pertumbuhan tulang ular peliharaan. Dalam 1 minggu minimal 2 kali 15 menit pada pukul 9 pagi (matahari pagi). Namun tidak di perkenankan berjemur bagi ular yang masuk fase pergantian kulit (shedding).

Dan yang terakhir adalah jadwal rutin memandikan ular peliharaan agar terhindar dari kutu dan parasit lainnya, minimal mandikan menggunakan sabun dan air bersih 2x dalam kurun waktu satu minggu. Selain menyehatkan juga menghindari bau tidak sedap pada tubuh ular peliharaan.

Satu hal yang perlu di perhatikan oleh para pemula untuk Tidak Menangkap Ular Dengan Tangan Kosong (tanpa alat safety) Apabila Belum Mengetahui Jenis Ular Yang Hadir Dihadapan Kita, karena sangat beresiko tinggi. Ini bertujuan untuk menghindari hal yang tidak di inginkan seperti bertemu nya dengan malaikat maut.!!! Karena satu kali gigitan ular berbisa tinggi dapat mengumpulkan keluarga besar dalam satu waktu di rumah anda.!!

Editor: Raka

(Bayu Yohana Frandani)

Rayakan Hari UMKM Nasional, KemenKopUKM Hadirkan Transformasi UMKM Di Masa Depan

0

Wartain.com, Surakarta || Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bersama Google dan YouTube merayakan Hari UMKM Nasional hari ini di Istana Mangkunegaran, Kota Surakarta, Sabtu 12/08/2023, tempat Google dan YouTube mengumumkan akan memberikan lebih dari dua miliar rupiah kepada usaha kecil dan menengah yang memenuhi syarat dari seluruh Indonesia untuk beragam alat pemasaran digital.

Google dan YouTube juga mengumumkan kemitraan baru dengan KemenkopUKM sea SMESCO untuk mengadakan lokakarya pelatihan UKM dan kampanye sosial yang disebut #FlexingLokal #BarengGoogledanYouTube sebagai bagian dari serangkaian kegiatan dari Kementerian untuk menggalakan tema tahun ini, yaitu “Transformasi UMKM untuk Masa Depan.”

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki memberikan apresiasi kepada Google dan YouTube atas kolaborasinya dalam mendukung program pemerintah untuk mempersiapkan UMKM masuk kedalam ekosistem digital.

“Saya sangat mengapresiasi bagaimana YouTube dan Google mendukung transformasi digital UMKM di tanah air, salah satunya melalui pelatihan maupun dukungan untuk membantu mengembangkan usaha mereka di online, yang diumumkan hari ini. Saya berharap hal ini mampu mengakselerasi pencapaian target pemerintah 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital, di mana saat ini lebih dari 22 juta UMKM telah onboarding,” kata Menteri Teten.

Untuk menerima bantuan ini, SMESCO akan memilih pemilik usaha yang dapat mengikuti lokakarya pelatihan UKM. Pelatihan akan berlangsung hingga akhir tahun dimana pesea akan belajar mengenai pemasaran digital dan bagaimana membuat aset digital untuk membantu mereka dalam mengembangkan usahanya.

“Sesuai dengan visi pemerintah 2045 untuk membangun ekonomi berkelanjutan, Google telah melatih pemilik usaha kecil selama beahun-tahun melalui program-program sepei Gapura Digital, Women Will, dan berbagai kemitraan dengan pemerintah,” jelas Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia. “Sejak 2017, Google telah melatih lebih dari dua juta pemilik usaha di seluruh negeri. Selaras dengan pemerintah, kami berkomitmen untuk memberikan akses ke peluang yang sama dan berharap dukungan ini akan membantu lebih banyak usaha mengembangkan usaha mereka di online dan menemukan pelanggan baru.”

Dalam inisiatif terbaru untuk meningkatkan keterampilan pendorong ekonomi kreatif ini, kemitraan dengan SMESCO akan beokus pada empat industri: pariwisata, gaya hidup (F&B dan Fashion), media dan enteainment, juga dengan pengembang game dan aplikasi.

“Selama beahun-tahun, survei kami menunjukkan bahwa lebih dari 75% pesea Gapura Digital dan Women Will percaya bahwa keterampilan pemasaran digital mereka telah meningkat dan menghasilkan keterlibatan pelanggan yang lebih besar” tambah Randy Jusuf. “Selain itu, terkait video, 73% pemilik bisnis kecil mengatakan kepada kami bahwa YouTube sangat penting bagi peumbuhan bisnis mereka. YouTube mendorong ekonomi kreatif Indonesia dengan menyumbang 7,5 triliun rupiah ke PDB negara pada tahun 2021, jadi kami tahu betapa kuatnya plaorm ini dalam mendorong peumbuhan ekonomi.”

Bertempat di studio rekaman bersejarah Lokananta di Solo, Jawa Tengah, YouTube dan Google menghadirkan beragam pelatihan mulai dari pelatihan seputar digital marketing hingga coaching clinic seputar pembuatan konten dari kreator YouTube ternama sepei Arnold Poernomo, Devina Hermawan. Rangkaian acara ini juga dimeriahkan oleh sederet musisi ternama sepei Felix Irwan dan Tami Aulia.

Editor: Raka

(SRM)