26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 13, 2026
Beranda blog Halaman 1771

Sekda Tinjau Kontingen Kabupaten Sukabumi Di Raimuna Nasional XII Tahun 2023

0

Wartain.com, Jakarta || Sekretaris Daerah selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi Kak Ade Suryaman, SH,. MM. meninjau Lokasi Raimuna Nasional XII tahun 2023 kontingen Kwarcab Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya Kak Ade lepas di Aula PKK Pendopo Sukabumi pada hari jumat 11 Agustus 2023.

Kegiatan Raimuna Nasional XII tahun 2023 diselenggarakan di Lapang Utama Buperta Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Dimana sebelumnya di tempat yang sama kak  Ade mengikuti Upacara Peringatan Hari ke-62 Pramuka dimana pada kesempatan tersebut Wakil Presiden Republik Indonesia  Ma’ruf Amin menjadi Pembina Upacara sekaligus membuka Raimuna Nasional XII tahun 2023

Kehadirannya Kak Ade Pada hari Senin 14 Agustus 2023 pada Raimuna Nasional XII tahun 2023 ini tiada lain untuk memberikan motivasi, dan memberikan support kepada 32 peserta kontingen Kwarcab Kabupaten Sukabumi.

Kak Ade berharap para peserta untuk bisa menjaga etika juga dapat melihatkan skill dan kemampuan, serta keunggulan dari kontingen Kwarcab Kabupaten Sukabumi.

“Tunjukan kemampuan dan kebersamaan kalian. dan kemudian setelah dari sini saya ingin ilmu-ilmu yang didapatkan serta pengalaman disini  kemudian bisa dibawa dan diterapkan”, ungkapnya.

Kak Ade berpesan untuk seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut untuk selalu menjaga Kesehatan, jaga diri dan tidak lupa untuk beribadah.

“Kita tahu kondisi sekarang sangat panas, mudah-mudahan para peserta bisa dapat menyesuaikan, terus jangan lupa banyak minum, makan pada waktunya, pokonya saya doakan kita semua sehat terus”, pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab)

Benny Rhamdani Angkat Bicara Menyikapi Pergerakan Massa Di Kantor BP2MI

0

Wartain.com, Jakarta || Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang sekaligus menjabat sebagai ketua aktivis Barikade 98, Benny Rhamdani menanggapi unggahan video yang beredar mengenai pergerakan masa yang di duga bertempat di kantor BP2MI.

Menurutnya video tersebut merupakan hoax, dan informasi yang beredar mengenai pergerakan masa tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan BP2MI.

“Supaya jelas ya dan tidak ditipu Video Hoax. Yang Demo dikantor BP2MI tgl 10 Agustus itu hanya 30 orang. Demonya pun dipinggir jalan dan bukan di halaman Kantor BP2MI. Demo nya jelas tidak ada kaitannya dengan Pekerja Migran Indonesia. Lalu apa pentingannya untuk diterima oleh BP2MI?”, tuturnya.

Benny menambahkan pergerakan massa tersebut dipimpin okeh Nico Silalahi terkait masalah dugaan penghinaan terhadap Presiden RI oleh Rocky Gerung.

“Demo yang dipimpin oleh Nico Silalahi yang hanya 30 orang itu terkait masalah Rocky Gerung. Berarti ngak ada kaitannya dong dengan BP2MI. Ya udah benar jika ngak diterima oleh BP2MI”, ucapnya.

“Kalau masalah Rocky Gerung, ya kenapa ngak berani datang di Kantor Barikade 98? Kan ditanggal 10 Saya sedang di Kantor Barikade 98 dengan teman-teman Relawan Jokowi”, jelasnya.

Hal tersebut menurut Benny merupakan akal bulus penipuan untuk menggiring opini publik.

“Nico Silalahi menggunakan jurus akal bulus yang sama, masalah Rocky Gerung dia demo di BP2MI. Dia tahu BP2MI tidak  akan dan tidak penting untuk menanggapinya Demo tersebut, karena memang bukan urusan Pekerja Migran Indonesia. Dan dia tahu juga ditanggal 10 Saya sedang berkumpul dengan Relawan Jokowi di Kantor Barikade 98”, tegasnya.

“Maka disebarlah video seolah Kantor BP2MI digeruduk dan Saya sebagai Kepala BP2MI tidak berani keluar untuk menghadapinya. Ya begitulah akal bulus dan tipu-tipu untuk menutupi sikap pengecut yang sesungguhnya”, pungkasnya.

Editor: Raka

(SRM/Aab/Ruswandi)

Antisipasi Kenaikan Harga Bapokting, Satgas Pangan Kota Sukabumi Sidak ke Pasar

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Polres Sukabumi Kota bersama-sama dengan Satgas (Satuan Tugas) Pangan Kota Sukabumi melakukan sidak (inpeksi mendadak) ke sejumlah pasar tradisional di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Senin 14/8/2023.

Sidak tersebut dilakukan menyusul adanya pemberitaan mengenai kenaikan harga bapokting di sejumlah pasar tradisional di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo didampingi Kasat Reskrim dan Diskopdagrin (Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri) Kota Sukabumi melakukan pengecekan dan wawancara dengan sejumlah pedagang pasar untuk mengetahui informasi mengenai kenaikan harga sejumlah bapokting, utamanya harga ayam potong.

“Hari ini, Polres Sukabumi Kota bersama Satgas Pangan Kota Sukabumi melakukan pengecekan ke beberapa pasar yang ada di wilayah Kota Sukabumi, baik pasar Pelita, pasar Ramayana, pasar Sukaraja, bahwa saat ini ada pemberitaan tentang adanya kenaikan harga ayam, yang biasanya 35 ribu menjadi 37 ribu,” ujar AKBP Ari, usai sidak di pasar Pelita Sukabumi.

“Setelah kita cek di lapangan, memang ada kenaikan, antara 36 sampai 37 ribu yang disebabkan adanya kenaikan harga dari penyuplai, yang biasanya harga 24 ribu menjadi 26 ribu sekian, maka pedagang pasar pun menaikan harga antara 36 sampai 37 ribu. Sehingga dengan pengecekan ini, kita mengetahui permasalahan kenaikan ini dari mana. Oleh karena itu, kita juga akan mengecek ke peternak maupun penyuplai mengenai penyebab kenaikan tersebut.

 

Editor: Raka

 

(Aab)

Polres Sukabumi Kota Gencarkan Program Police Goes to School

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Dalam rangka mencegah aksi kenakalan remaja  di lingkungan pelajar sekolah, Polres Sukabumi Kota menggencarkan program Police Goes to School. Hal itu dilakukan dengan safari kamtibmas untuk memberikan penyuluhan terhadap pelajar di beberapa sekolah di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar sekolah tersebut diselenggarakan secara rutin di awal pekan melalui upacara bendera ataupun di waktu jeda KBM (kegiatan belajar mengajar).

Adapun materi penyuluhan yang diberikan terhadap pelajar sekolah tersebut meliputi pengetahuan tentang beberapa peraturan dan perundang-undangan yang berkaitan dengan larangan aksi kekerasan, penganiayaan, senjata tajam hingga Undang-undang perlindungan anak.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas menyampaikan Program Police Goes to School menjadi salah satu upaya preemtif Polres Sukabumi Kota untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah.

“Program ini merupakan salah satu upaya preemtif kami dalam menciptakan harkamtibmas, khususnya di lingkungan pelajar sekolah. Memberikan penyuluhan dan wawasan hukum mengenai peraturan maupun perundang-undangan tentang larangan aksi kejahatan, kekerasan, penganiayaan, membawa senjata tajam hingga Undang-undang perlindungan anak,” ujar Astuti kepada wartawan, Senin 14/8/2023.***

Editor: Raka

(Aab)

Wabup Lakukan Audiensi Dengan Kelompok Tani TNGHS

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil bupati sukabumi H. Iyos Somantri menerima silaturahmi Audensi dari Kelompok tani binaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Senin 14/08/2023, di Ruang Pertemuan BKPSDM .

Audiensi tersebut bertujuan untuk membahas program pemberdayaan kelompok tani dari sektor perikanan dan peternakan hewan, juga agar bisa menyamakan persepsi untuk lebih memperdayakan masyarakat di perbatasan TNGHS khususnya kaum milineal agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan di sekitar TNGHS

Wabup menyampaikan agar program yang disampaikan bisa berjalan dengan baik harus di sinergikan dengan bidang  teknis supaya lebih terarah

Wabup harap kegiatan ini adalah langkah awal menuju  kelompok tani dengan perkembangan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan ini adalah sebuah pergerakan menuju arah yang lebih baik untuk masyarakat dan kelompok taninya menjadi maju dan berkembang”, ungkapnya.***

Editor : Raka Azi

(Rd. Haraqi Siliwangi)

Kasepuhan Adat Gelar Alam Peringati Seren Taun Ka- 665

0

Wartain.com, Sukabumi || Kasepuhan Adat Gelar Alam, yang terletak di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, melaksanakan upacara seren taun ka-655 di halaman Imah Gede Kasepuhan Adat Gelar Alam, Minggu 13/08/2023. Seren taun ka-655 mengusung tema nyoreang alam katukang nyawang alam nu bakal datang.

Ritual yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan menjadi keharusan ini tidak lain sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang telah diperoleh, khususnya sektor pertanian dan perkebunan. Yang kini masyarakat masih memegang tradisi para leluhur, hal tersebut terus dipertahankan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Berbagai kegiatan dilakukan pada prosesi adat kaspuhan Galar Alam, diantaranya prosesi ampih pare ka leuit, saresehan bersama Baris Olot Kasepuhan, Dongdang, Dogdog Lojor, penampilan seni Debus, atraksi Laes, Lisung, Rengkong, Gondang Buhun, Tari Tani, dan lolongok hasil karya incu putu Kasepuhan.

Ketua Kasepuhan Adat Gelar Alam, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi menjelaskan, bahwa Kasepuhan adat Gelar Alam yang sebelumnya Kasepuhan Adat Ciptagelar kali ini telah ditetapkan menjadi Kasepuhan Gelar Alam.

“Untuk logo masih menggunakan logo lama, hanya perubahan tulisannya saja tanpa ada perubahan,” terangnya.

Abah Ugi mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga Upacara Seren Taun bisa terselenggara dengan baik.

Sementara, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengaku bangga pada peringatan Upacara Seren Taun ke-655 ini, lantara bisa menyatukan ketiga Kasepuhan adat yang ada di Kab. Sukabumi, diantaranya Kasepuhan Ciptamulya, Sinaresmi dan Gelar Alam.

“Saya merasa bangga melihat kebersamaan ketiga Kasepuhan adat yang ada di Kab. Sukabumi ini. Perkuat kebudayaan kita dengan satu tekad yang sama,” ucapnya.

Bupati akan terus mendorong segala potensi yang dimiliki di kasepuhan adat tersebut, selain pertanian dan budaya juga akan terus didorong infrastruktur agar pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin berdaya.

“Pemkab sangat terbuka dengan segala program yang akan diajukan oleh kampung kasepuhan adat ini, sampaikan kepada stakholder terkait sehingga waktunya kita realisasikan,” terangnya.

Bupati berpesan, agar masyarakat bisa terus melestarikan alam akan keasliannya dengan tidak merusak habitat yang ada. Selain itu, dirinya meminta para orangtua bisa mendidik anak sesuai dengan zamannya yang tidak menghilangkan nilai budaya warisan para leluhur.

“Mudah-mudahan pagelaran acara serentaun ke-655 Kasepuhan adat gelar alam bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bapak olot dari tiga kasepuhan yang ada di Kab. Sukabumi selalu diberikan kesehatan,” pungkasnya.***

Editor: Raka

(Aab)

Peringati HKG Ke- 51, Bupati Apresiasi Hasil Program Pokok PKK

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama pengurus dan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 51 di Pendopo, Senin 14/082023. Peringatan HKG PKK ke 51 tingkat Kabupaten Sukabumi ini, ditandai dengan pemotongan kue dan tumpeng.

Tak hanya itu, berbagai penghargaan pun diberikan kepada kader PKK yang berprestasi. Baik di tingkat Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, maupun nasional.

Hal itu termasuk pemberian penghargaan adhi bhakti utama bagi kader PKK yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun.

Dalam kegiatan yang mengambil tema bergerak bersama menuju keluarga sejahtera dan tangguh wujudkan Indonesia tumbuh ini , H. Marwan berterima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKK. Pasalnya, keberadaan PKK sangat membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Peringati HKG Ke- 51, Bupati Apresiasi Hasil Program Pokok PKK

“Selaku bupati, saya merasa terbantu atas peran PKK dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Bahkan, 10 program pokok PKK yang selama ini digelorakan, sangat berdampak di Kabupaten Sukabumi. Hal itu terbukti dari sejumlah penghargaan yang diterima Kabupaten Sukabumi, tak terlepas dari peran PKK.

“10 program pokok PKK sangat luar biasa,” ucapnya.

Maka dari itu, H. Marwan mengajak seluruh kader PKK untuk terus bersemangat. Terutama di momentum peringatan HKG PKK ke 51.

“Mari berinovasi dan berkarya untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas serya sejahtera,” ajaknya.

Tak hanya itu, H. Marwan pun mengajak PKK untuk berperan aktif dalam membantu penanganan stunting. Hal itu dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak. Sehingga, stunting di Kabupaten Sukabumi semakin menurun.

“Kita harus yakini, dengan berkolaborasi, bekerjasama, dan bergotong-royong, semua pasti bisa dilakukan. Mari kita tingkatkan semua itu. Mari bersemangat dalam memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan menambahkan, organisasi yang dipimpinnya merupakan mitra pemerintah. Sehingga, harus menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif.

“PKK memiliki posisi dan peran strategis. Maka dari itu, TP PKK berkewajiban mengiringi dsn mendukung kebijakan program pemerintah,” ujarnya saat membacakan sambutan Ketua TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian.

Apalagi, gerakan PKK sesungguhnya modal sosial bagi Bangsa Indonesia. Potensi itulah senantiasa harus dipelihara dan digelorakan secara terus menerus.

“Gerakan PKK senantiasa tumbuh dan berkembamg.semua itu demi terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sejahtera,” bebernya.

Maka dari itu, dirinya berharap TP PKK berpegang teguh pada prinsip semangat pengabdian.

“Mari gelorakan terus semangat bergerak bersama bagi kebajikan umat, keluarga, dan lingkungan kita,” ajaknya.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah kejutan bagi tamu yang hadir.

Editor: Raka

(Aab)

Wabup Resmikan Pondok Yatim Dhuafa Zakaria

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri meresmikan Pondok Yatim Dhuafa Zakaria, yang berlokasi di Cijambe Nyomplong, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Minggu, 13/08/2023. Peresmian pondok yang dikelola Yayasan Tahfiz Quran Yatim Dhuafa Samingan Hidayat ini, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh H. Iyos.

Bahkan dalam kegiatan yang dibarengi gebyar Muharram 1445 hijriah ini, diisi berbagai aksi sosial. Hal itu seperti santunan beasiswa sekolah, khitanan massal, donor darah, pengobatan gratis, gunting rambut gratis, dan dzikir bersama.

H. Iyos bersyukur adanya Pondok Yatim Dhuafa Zakaria di Kabupaten Sukabumi. Keberadaan pondok yang diisi berbagai kegiatan keagamaan ini, sangat membantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam pewujudan visi. Terutama dari sisi religius.

“Salah satu visi Kabupaten Sukabumi ialah religius. Jadi keberadaan pondok ini sangat membantu kami dalam membentuk warga yang agamis,” ujarnya.

Maka dari itu, Pemkab Sukabumi sangat mendukung adanya pondok ini. Bahkan, pondok ini bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terutama dari sisi keagamaan.

“Mari kita bersama sama berikhtiar untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang religius,” ucapnya.

Oleh karena itu, H. Iyos berharap pondok ini dapat berkembang. Sehingga, semakin banyak yang terbina dari sisi keagamaan.

Wabup Resmikan Pondok Yatim Dhuafa Zakaria

“Semoga ke depannya, pondok ini lebih berkembang lagi,” harapnya.

Selain itu, H. Iyos pun mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dilakukan di tempat tersebut.

“Ini perbuatan baik yang harus ditindaklanjuti untuk saling berbagi,” ungkapnya.

Ketua Komunitas Yatim Dhuafa Zakaria Yayasan Tahfiz Quran Yatim Dhuafa Samingan Hidayat, Ganjar, mengatakan terdapat berbagai aktivitas keagamaan di pondok ini. Hal itu seperti tahfid, kajian taklim, pendidikan anak usia dini, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Semua kegiatan yang kami lakukan tidak terlepas dari peran masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” bebernya.

Maka dari itu, dirinya berterima kasih atas semua dukungan yang diterimanya. Dirinya pun memohon doa agar kegiatan yang dilakukan membawa keberkahan untuk semuanya.

“Terima kasih juga pak wakil Bupati yang bersedia datang serta meresmikan pondok ini,” pungkasnya.

Editor : Raja Azi

(Godam/Ruswandi)

Sekda Hadiri Wisuda Hafidz Hafidzah Ponpes Al Ma’hadul Darul Huffaz Al Matin

0

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, memberikan ucapan selamat kepada para santri atas kesuksesannya dalam menempuh pendidikan di ponpes Al Ma’hadul Darul Huffaz Al matin, Sukaraja hingga diwisuda menjadi hafidz dan hafidzah.

“Alhamdulillah saat ini kita semua dapat dipertemukan dalam acara tasyakur sehingga bisa menjalin silaturahmi yang baik antara pemerintah daerah dengan pengelola ma’had darul hufadzh dan para santri beserta para wali santri,” ungkapnya, Minggu, 13/08/2023.

Menurutnya sinergi dan kolaborasi antara ulama dan umaro di kabupaten sukabumi seperti yang terbangun saat ini bertujuan untuk membangun masyarakat sejalan dengan visi pemerintah daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2021-2026, yakni: “mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin”.

Sekda berharap, dengan adanya keberadaan pondok pesantren seperti halnya ma’had al-matin mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan agama islam di Kabupaten Sukabumi.

“Dan melalui peran aktifnya, saya optimis bahwa Ma’had Al-Matin mampu menumbuh-kembangkan minat baca al-qur’an sesuai dengan ilmu tajwidnya sehingga program pemerintah kabupaten sukabumi dalam membumikan al-qur’an berpotensi besar dapat terwujud secara maksimal,” ungkapnya.

Sebelumnya, KH.Maftuhin Ahmad Al-Hafidz, M.Pd selaku pimpinanan Ponpes Darul Huffazh Al- Matin menyampaikan bahwa tahun ini santri yang di wisuda sebanyak 174 santri dengan hapalan 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

“Pada milad kali ini ,para santri melakukan khatam quran sebanyak 153 kali sebagai rasa syukur atas hari jadi Kabupaten Sukabumi yang ke 153 tahun,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut , Sekda menyerahkan piagam penghargaan kepada para santri yang telah lulus sebagai Hafidz dan Hafidzoh yang ke-15.

Turut hadir pada kesempatan itu Unsur Kemenag Kab Sukabumi, Camat Sukaraja, Unsur Setda Bag. Kesra, unsur TNI dan Polri, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/RDN)

Miss Universe Organization Resmi Cabut Lisensi Untuk Indonesia

0

Wartain.com, Jakarta || Miss Universe Organization memutuskan menghentikan kerja samanya dengan PT Capella Swastika Karya dan direkturnya, Poppy Capella, pemegang franchisee Miss Universe Indonesia. Hal ini disampaikan melalui akun media sosial @MissUniverse usai ramai pemberitaan kasus pelecehan Miss Universe Indonesia.

“Mengingat apa yang telah kami pelajari pada kejadian di Miss Universe Indonesia, menjadi jelas bahwa franchise ini tidak memenuhi standar merek, etika atau harapan kami sebagaimana diuraikan dalam buku panduan franchise dan waralaba kami,” tulis Miss Universe Organization, dikutip pada Minggu 13/08/2023.

Lisensi Capella Swastika Karya atas Miss Universe Malaysia 2023 juga dihentikan dan tak diberikan kontrak tambahan di dalam organisasi. Pemegang titel Miss Universe Indonesia 2023 dijelaskan bakal diatur buat mengikuti Miss Universe 2023.

“Kami juga mau memastikan sepenuhnya jelas bahwa tidak ada pengukuran seperti tinggi, berat atau dimensi bodi yang diperlukan untuk bergabung ke Miss Universe di seluruh dunia,” tulis akun itu.

Miss Universe Organization meminta maaf bagi kontestan Miss Universe Indonesia karena mengalami pengalaman buruk.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menerima laporan dari para korban terkait dugaan pelecehan seksual berupa pemeriksaan tubuh atau body checking terhadap finalis Miss Universe Indonesia 2023. yang terjadi di ballroom hotel di Jakarta Pusat.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi pada Jumat (11/8) mengatakan berdasarkan keterangan pelapor ada tiga pria dan seorang wanita saat body checking terjadi.

Para korban disebut dipaksa melepas pakaian dan difoto tanpa busana di ruangan yang tak tertutup. Kepolisian masih mendalami kasus ini termasuk memeriksa keterangan pihak hotel dan memeriksa CCTV.

Kuasa hukum korban, Mellisa Anggraini, mengatakan para korban tak tau soal body checking. Para finalis disebut mengetahui kegiatan itu dua hari jelang grand final.***

Editor: Raka

(Tim)

Foto: Detik.com/Pradita Utama