Wartain.com || Di sela-sela kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, S.H., di Kecamatan Simpenan, tokoh masyarakat sekaligus penggerak sosial, Bibin Mulyadi, menyampaikan aspirasi krusial dari para petani terkait kondisi saluran irigasi yang rusak berat akibat bencana.
Bibin menegaskan perlunya desain ulang secara menyeluruh terhadap saluran irigasi yang kini terbengkalai dan tidak lagi berfungsi optimal. Menurutnya, irigasi tersebut memiliki peran vital karena mengairi sekitar 70 hektare sawah dan areal pertanian warga.
“Irigasi ini mengairi lahan pertanian di Desa Cidadap, Kedusunan Kawungluwuk, serta wilayah Babakan Wareng, Ciawi, hingga Simpenan. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya sangat besar terhadap keberlangsungan hidup petani,” tegas Bibin. Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat. Keberadaan saluran irigasi yang berfungsi dengan baik tidak hanya menentukan hasil panen, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap sumber pendapatan warga dan ketahanan pangan wilayah.
Bibin menilai, skala kerusakan irigasi tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit sehingga perlu diperjuangkan hingga ke tingkat kementerian terkait. Oleh karena itu, ia berharap aspirasi para petani dapat dikawal secara serius oleh wakil rakyat di daerah.
“Sebagai perwakilan Dapil I, kami berharap Dewan Hamzah Gurnita dapat memperjuangkan usulan ini. Selain itu, kami juga berharap anggota DPR RI dari Dapil Sukabumi turut mendorong ke kementerian terkait agar persoalan ini bisa segera diselesaikan,” ujarnya.
Menurut Bibin, percepatan penanganan irigasi rusak ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Simpenan dan sekitarnya.
Aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat yang berharap adanya perhatian serius terhadap infrastruktur pertanian, sebagai fondasi utama kehidupan dan keberlanjutan ekonomi warga pedesaan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(DH)
