26.7 C
Jakarta
Rabu, September 30, 2026
Beranda blog Halaman 1954

Harga Emas Antam Per Hari Ini Bergerak Menyamping

0

Wartain.com || Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Senin 04/09/2023 pagi tidak berubah atau stagnan di posisi Rp 1.076.000 per gram.

Sebelumnya, harga emas batangan Antam juga berada di posisi Rp 1.076.000 per gram pada Sabtu dan minggu lalu. Sedangkan, harga jual kembali (buyback) emas batangan Antam hari ini juga tidak berubah di posisi Rp 956 ribu per gram sama dengan harga beli kembali pada Sabtu 02/09/2023 dan Ahad 03/09/2023.

Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelas keterangan di situs Antam.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Senin pagi.

– Harga emas 0,5 gram: Rp 588.000

– Harga emas 1 gram: Rp 1.076.000

– Harga emas 2 gram: Rp 2.092.000

– Harga emas 3 gram: Rp 3.113.000

– Harga emas 5 gram: Rp 5.155.000

– Harga emas 10 gram: Rp 10.255.000

– Harga emas 25 gram: Rp 25.512.000

– Harga emas 50 gram: Rp 50.945.000

– Harga emas 100 gram: Rp 101.812.000

– Harga emas 250 gram: Rp 254.265.000

– Harga emas 500 gram: Rp 508.320.000

– Harga emas 1.000 gram: Rp 1.016.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Foto: Antara/Basri Marzuki

Editor: Raka A. Firmansyah

Wabup Sukabumi Terima Audiensi Pengurus Parmusi 

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H.Iyos Somantri menerima Silaturahmi Pengurus Persaudaraan Muslim Indonesia ( PARMUSI ) Kab Sukabumi, Senin, 04/09/2023,  setempat di aula  BKPSDM.

Ketua Parmusi Kab. Sukabumi Banny Haryanto, menyampaikan maksud pertemuan, selain bersilaturahmi juga untuk memperkenalkan kepengurusan Parmusi Kab. Sukabumi, dirinya memperkenalkan pengurus parmusi masa bhakti 2023- 2028 dan kiprahnya di Kab. Sukabumi.

“Kami berusaha berperanserta membangun Kabupaten Sukabumi di bidang Keagamaan, Pendidikan, Sosial dan Ekonomi, melalui program desa Madani,” jelasnya.

Wakil Bupati berharap empat pilar Program Parmusi yang meliputi Pendidikan, Keagamaan, Ekonomi dan Sosial, linier dengan Visi Misi Kab. Sukabumi, dan bagaimana mengembangkan dengan empat pilar tersebut secara bersama-sama, sehingga Kabupaten Sukabumi yang religius, mandiri, dan sejahtera bisa terwujud dengan baik.

Wabup Sukabumi Terima Audiensi Pengurus Parmusi

“Tantangan yang dihadapi diantaranya, menguatkan kegiatan keagamaan, untuk membina karyawan perusahaan, dengan mengadakan pengajian serta sarana dan prasara ibadahnya harus di perhatikan, dalam hal itu Parmusi bisa berkolaborasi dengan MUI dan DMI,” tambah Iyos.

Wabup menjelaskan, masukan baik yang dikemukakan oleh pengurus Parmusi, akan dicatat oleh Pemerintah Kab Sukabumi untuk ditindak lanjuti.

” Saya berharap, dengan adanya silaturahmi ini, bisa menghasilkan hal yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Kab Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi/Raika)

Prabowo Pertimbangkan Ketum PBB Jadi Cawapresnya 

0

Wartain com, Surabaya, || Usul Partai Bulan Bintang menyandingkan Prabowo-Yusril sebagai Capres-Cawapres pada Pemilu 2024, disikapi oleh  Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, beliau mengatakan menghormati usulan Partai Bulan Bintang (PBB) yang menyodorkan nama Yusril Ihza Mahendra, sebagai bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Tentu saja kami menghormati tokoh-tokoh yang diajukan partai politik tersebut sebagai calon wakil presiden,” kata Muzani, usai menghadiri Konsolidasi Pemenangan PBB Zona II di DBL Arena, Surabaya, Minggu 03/09/2023.

Menurutnya, baik usulan PBB maupun tawaran partai-partai lain dari Kaolisi Indonesia Maju, patut buat diperhitungkan dulu oleh pihaknya.

“Karena tentu saja partai politik yang mendukung Pak Prabowo punya cara pandang tersendiri,” ucapnya.

Namun, keputusan untuk menentukan bakal cawapres, ialah wewenang Prabowo serta pimpinan partai koalisi yang lain.

“Pokoknya 16 Oktober itu hari terakhir pendaftaran. Insya Allah tentu sebelum itu diputuskan. Insya Allah Pak Prabowo akan memutuskan bersama dengan partai koalisi,” kata dia.

Sementara itu, Sekjen PBB Afriansyah Noor mengatakan, pihaknya telah mengusulkan nama Ketua Umum mereka, Yusril Ihza Mahendra, sebagai bakal cawapres Prabowo.

Yusril, kata dia, adalah tokoh yang sangat berpengalaman di pemerintahan.

Dia merupakan penulis naskah pidato presiden sejak era Soeharto hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yusril pun, sambung Afriansyah, beberapa kali ditunjuk sebagai menteri pada era KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarnoputri.

“Kami menyodorkan Ketum PBB. Seperti yang sudah kita ketahui, Pak Yusril ini rekam jejaknya mulai zaman orde baru, beliau sebagai penulis naskah pidato Presiden Soeharto, Menteri era Gus Dur, era Bu Mega dan era Pak SBY,” kata Afriansyah.

“InsyaAllah beliau orang yang komit orang yang punya jiwa negarawan, beliau juga pakar hukum, pakar hukum tata negara yang pas untuk bersanding dengan capres kami Pak Prabowo,” pungkasnya.***

Sumber/Foto : CNN Indonesia/ Aditya Pradana Putra

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Pesan Menag: Jangan Pilih Presiden Pemecah Belah Umat 

0

Wartain.com, Jakarta, || Menyikapi memanasnya situasi bangsa dutahun politik, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta, agar masyarakat tak memilih sosok pemimpin yang menggunakan agama untuk kepentingan politik di Pilpres 2024.

“Kita lihat calon pemimpin kita ini pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. Kalau pernah, jangan dipilih,” ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Minggu 02/09/2023.

Yaqut juga meminta agar masyarakat lebih jeli dalam menentukan pilihan, terlebih sosok yang pernah memecah belah umat.

“Harus dicek betul. Pernah enggak calon pemimpin kita, calon presiden (capres) kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih,” ucapnya.

“Bagaimana memilih pemimpin yang benar-benar bisa dipercaya, bisa diberikan amanah untuk memimpin bangsa besar. Bangsa yang memiliki keragaman, bangsa yang memiliki banyak perbedaan, tetapi itu menjadi kekuatan kita,” sambungnya.

Selain itu, Yaqut juga berpesan agar masyarakat melihat rekam jejak suatu tokoh sebelum menentukan pilihan.

“Saya berpesan kepada seluruh ikhwan dan akhwat ini agar nanti ketika memilih para pemimpin, memilih calon pemimpin kita, calon presiden dan wakil presiden, kita, lihat betul rekam jejaknya,” tuturnya.***

Sumber/Foto : CNN Indonesia /Panji Septo Raharjo

Editor : Aab Abdul Malik

(Bayu/Godam)

OIKN: Yakin IKN Jadi Penghubung Lintas Asean

0

Wartain.com, Jakarta || Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diyakini mampu menjadi penghubung lintas ASEAN.

“IKN berpotensi sebagai lintas ASEAN di Kalimantan, Sabah-Sarawak, dan Brunei Darussalam,” ujar Deputi Pembiayaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin 04/09/2023.

Agung menyebutkan bahwa Nusantara sebagai Ibu Kota Negara nantinya tidak hanya terbatas sebagai pusat administrasi pemerintahan Republik Indonesia, namun sekaligus akan mampu menciptakan ekosistem yang menjadi penghubung terkait konsep “tri-city”, yaitu Kota Samarinda, Balikpapan dan IKN Nusantara.

Pemerintah terus berkomitmen di dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini dapat dilihat dengan dikeluarkannya perundang-undangan terkait pemindahan ibukota baru beserta dengan peraturan mengenai insentif.

Insentif tersebut adalah pembangunan terkait 12 sektor fundamental seperti energi terbarukan, jaringan telekomunikasi, transportasi, perumahan, pengelolaan air, pengelolaan sampah, infrastruktur teknologi, infrastruktur komersial, fasilitas kesehatan, fasilitas sosial dan publik, fasilitas pendidikan, dan kawasan industri hijau.

Selain itu, komitmen terkait pembangunan IKN tidak hanya terlihat pada masa pemerintahan saat ini, namun para calon pemimpin Indonesia untuk tahun pemilu mendatang juga memberikan dukungan terkait IKN.

Hal ini tentunya berdampak positif kepada munculnya minat dari para investor dalam menanamkan saham mereka di dalam proyek ini.

Ini dapat dilihat dari beberapa perusahaan asal luar negeri yang telah berinvestasi di Ibu Kota Nusantara seperti IJM Maxim asal Malaysia yang berinvestasi 30 housing tower melalui skema Public Private Partnership (PPP)

​​​​​

Kemudian Joe Green Panel asal Singapura yang berinvestasi di sektor pengelolaan sampah, dan SPIC perusahaan asal Singapura yang berinvestasi di sektor energi terbarukan.

Nusantara adalah Ibu Kota Negara Indonesia di masa depan, yang ditetapkan dan diatur oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Terletak di pesisir timur Pulau Kalimantan. Luas wilayah Nusantara hampir empat kali Jakarta, yaitu kurang lebih 256.142 hektare dan wilayah laut seluas 68.189 hektare.

Nusantara mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, dan berfungsi untuk mempercepat transformasi ekonomi negara.

Sumber: Antara

Foto: Dok. Istimewa

Editor: Raka A. Firmansyah

(Intan)

Terkendala Hubungan SBY-Mega, Pakar: Demokrat Condong Ke Prabowo

0

Wartain.com, Jakarta || Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Partai Demokrat lebih condong untuk bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto usai menarik dukungan dari Anies Baswedan.

Dilansir dari cnnindonesia, menurutnya, kans Demokrat untuk merapat ke PDIP yang telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres lebih kecil lantaran terganjal hubungan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Jadi potensi Demokrat untuk bergabung memang lebih besar ke Pak Prabowo. Meski pun lagi-lagi kita perlu lebih sabar untuk menunggu pergerakan Partai Demokrat ke depan,” katanya.

Kendati demikian, Burhanuddin menekankan ada langkah yang harus dipenuhi Demokrat jika bergabung dengan salah satu dari dua koalisi itu.

Ia mengatakan Demokrat harus mengubah narasi perubahan yang selama ini disuarakan. Menurutnya, Prabowo yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PAN maupun Ganjar sama-sama menjadi bagian dari pemerintah Presiden Joko Widodo.

Demokrat selama ini menyuarakan narasi perubahan dengan mengusung Anies Baswedan yang berasal dari luar pemerintahan untuk menjadi calon presiden.

“Misalnya masuk ke dalam salah satu koalisi pendukung pemerintah, Partai Demokrat harus melakukan packaging ulang terhadap narasi perubahan yang selama ini mereka suarakan,” ujarnya.

Burhanuddin berpendapat partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu sebenarnya masih memiliki alternatif lain setelah berpisah dari Partai NasDem dan PKS.

Ia menyebut Partai Demokrat dapat membentuk poros baru bersama PPP dan PKS seperti yang dicita-citakan Sandiaga Uno. Namun, opsi itu cukup sulit terwujud.

Ia melihat PKS masih berat meninggalkan Koalisi Perubahan karena basis massa mereka adalah pendukung Anies Baswedan, sehingga terlalu berisiko jika PKS pindah gerbong dengan mengusung capres baru.

“PKS ini basis massanya sudah terlalu Anies, jadi kalau mereka mengusung capres baru bersama Demokrat tentu akan menimbulkan bumerang dari kalangannya sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Burhanuddin menjelaskan Partai Demokrat juga semakin berisiko jika memutuskan tidak mengusung siapa pun dalam Pilpres 2024. Sebab, menurut UU Pemilu, partai yang memenuhi syarat mengajukan pasangan calon bisa dijatuhi sanksi tidak mengikuti pemilu berikutnya jika tidak mengajukan capres-cawapres.

“Kalau tidak mengusung mereka tidak boleh mengikuti Pemilu 2029. Jadi pilihannya memang memilih antara Ganjar dan Prabowo atau menarik mitra koalisi baru untuk membentuk poros baru,” katanya.

Sumber: cnnindonesia.com

Foto: tirto.id/Andrey Gromico

Editor: Raka A. Firmansyah

(SRM)

Kemenkominfo: Waspada Penyebaran Hoax Di Tahun Politik

0

Wartain.com, Semarang || Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mengawasi ruang digital terutama guna mewaspadai penyebarluasan hoax politik di dunia maya. Sekaligus dalam rangka menjaga kualitas demokrasi pada Pemilu 2024 nanti.

Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengungkapkan, berdasarkan pengalaman Pemilu 2019, hoaks politik biasanya meningkat di ruang digital menjelang pemilu.

Menurut Usman, pada Agustus 2018, Kementerian Kominfo hanya mendeteksi ada 14 hoaks politik. Namun pada Maret 2019 atau satu bulan sebelum Pemilu 2019, jumlah ini meningkat hingga mencapai 327 hoaks politik.

Selajutnya, pada April 2019 ada sedikit penurunan menjadi 277 hoaks politik. Dari pengalaman ini, Kementerian Kominfo sekarang harus mengantisipasi dengan terus memantau ruang digital.

“Kalau menemukan hoaks politik, maka kita akan men-takedown (mencopot) konten tersebut,” ungkap Usman, yang dikonfirmasi di sela acara Konvensi Humas Indonesia (KHI)  di Patra Semarang Hotel & Convention, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 02/09/2023, dikutip dari Republika

Dalam mengambil langkah-langkah ini, kata Usman, Kementerian Kominfo juga berkoordinasi dengan Bawaslu. Kalau ada konten-konten dispute, artinya masih abu-abu apakah itu hoaks politik atau kampanye negatif, maka harus minta pendapat Bawaslu.

Karena itu Kementerian Kominfo mempunyi MoU dengan Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara, dalam konteks pengawasan ruang digital supaya bersih dari hoaks politik yang bisa memunculkan polarisasi.

Lebih dari itu, hoaks politik itu atau disinformasi politik itu juga bisa menurunkan kualitas demokrasi.

“Karena itu untuk menjaga demokrasi di ruang digital maka kita melakukan pemantauan secara ketat dan bila menemukan hoaks politik maka kita akan mintakan platform untuk mencopot,”  ujarnya.

Usman juga meyampaikan, media sosial juga terasuk dalam objek pemantauan. Khususnya media sosial yang sifatnya publik, seperti Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, TikTok, dan lain-lain.

Namun untuk yang sifatnya privat (terbatas), misalnya WhatsApp, Telegram, Michat memang tidak bisa memantau secara langsung. Karena itu pengawasan membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Masyarakat harus ikut aktif mengawasi manakala ada indikasi satu konten/pesan di dalam aplikasi yang sifatnya privat yang cenderung mengarah hoax politik tolong laporkan ke Kominfo,” tegas dia.

Sehingga kemudian akan dapat di ambil langkah-langkah untuk mencopot konten tersebut. Atau bicara dengan pengelola akun tersebut. Seperti 2017 lalu, Kementerian Kominfo pernah mencopot Telegram karena menjadi ajang promosi radikalisme dan terorisme.

Selama sepekan, pengguna Telegram yang ada di Indonesia tidak bisa memakai platform itu. Namun setelah pemiliknya datang dan komitmen untuk menyeleksi konten-konten di dalamnya, kemudian dibuka kembali.

Jadi untuk media sosial yang sifatnya publik dan menyebarkan hoaks politik, yang bakal  di-takedownadalah kontennya atau akunnya, bukan aplikasinya.

“Misalnya, kalau ada akun tertentu di Facebook yang doyan nyebarin hoaks dan teridentifikasi sering, maka akun tersebut bisa diblokir atau kita minta ke Facebook untuk diblokir,” jelas Usman.

Foto: Dok. Istimewa

Editor: Raka A. Firmansyah

Momen Haru Warnai Perpisahan Ridwan Kamil

0

Wartain.com, Bandung || Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam konser West Java Festival 2023 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Pada momen itu Ridwan Kamil melaporkan kinerjanya hingga salam perpisahan yang penuh haru kepada warga Jabar.

Dilansir detikJabar, Minggu 03/09/2023, sambutan Ridwan Kamil diawali dengan penayangan video perjalanannya selama menjabat sebagai gubernur. Suasana semakin meriah saat sejumlah penari kontemporer tampil di atas panggung dibarengi dengan lighting show yang membuat langit Kota Bandung berwarna-warni.

Ridwan Kamil yang mengenakan kaus kuning bertuliskan ‘Nuhun Warga Jabar’ kemudian berjalan dari belakang panggung. Sorot lampu menemani langkah pria yang akrab disapa Kang Emil ini menuju ke depan panggung dan tepuk tangan puluhan ribu penonton menyambut kehadiran Kang Emil.

“Dulu saya datang menyampaikan rencana pembangunan, sekarang saya datang untuk melaporkan kepada anda apa yang sudah dicapai 5 tahun, ini kebanggaan kita,” ucap Kang Emil.

Kang Emil kemudian menyampaikan capaian kinerja selama lima tahun menjabat Gubernur Jabar. Momen haru terjadi saat Kang Emil mengenang putranya Emmeril Kahn Mumtadz (Eril). Pada momen itu, dia bahkan sempat meneteskan air mata dan diam tanpa kata. Penonton yang ikut terharu berusaha menguatkan Kang Emil.

“Dalam 5 tahun, saya ditinggalkan (terdiam), saya ditinggalkan anak lelaki saya, itu adalah ujian terbesar yang pernah saya lalui. Tapi berkat doa rakyat, dengan tekad kuat walaupun COVID melanda, walaupun Eril tidak ada, provinsi ini adalah provinsi terbaik di Indonesia,” tegas Kang Emil disambut tepuk tangan puluhan ribu penonton.

“Terima kasih warga Jabar sudah mempercayakan saya, kalau Jabar bisa, pasti Indonesia bisa. Semua yang baik bisa diperluas untuk Indonesia. Saya mohon maaf, seorang pemimpin pasti banyak khilaf, saya paham tidak semua bisa sukses,” lanjutnya.

Foto: detikcom/Rachman Haryanto

Editor: Raka A. Firmansyah

(SRM)

Kecelakaan Maut Di Cikukulu Sukabumi, Satu Keluarga Jadi Korban

0

Wartain.com, Sukabumi || Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk dan satu unit motor terjadi di Jalan Raya Cikukulu, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Minggu 03/09/2023 sore.

Satu unit truk dengan nomor polisi F 8553 SI yang bermuatan batu pasir diduga hilang kendali, sehingga menabrak sepeda motor yang tengah terparkir dan ditumpangi tiga orang yang merupakan satu keluarga.

Saksi mata menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada sore hari, truk yang melaju dengan kecepatan tinggi hilang kendali dan oleng ke sebelah kiri berujung menabrak sepeda motor.

Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Polres Sukabumi, Ipda Yanuar M. Fajar mengatakan, diduga pengemudi truk hilang konsentrasi.

“Sesampainya di tempat kejadian melintasi jalan lurus mobil tersebut diduga hilang konsentrasi sehingga menyebabkan hilang kendali ke sebelah kiri jalan,” ujarnya, dikutip dari tribunnews.id.

“Dikarenakan jarak sudah terlalu dekat, maka kecelakaan lalu lintas tersebut tidak dapat terhindarkan lagi,” ucapnya.

Dalam kejadian tersebut satu orang tewas dengan mengalami luka serius di kepala, diketahui korban berinisal S (45), sementara istri korban M (42) dilarikan ke RS Sekarwangi, dan sang anak MDS (5) dibawa ke RS Betha Medika. Diketahui korban adalah warga Kp. Cipayung, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

“Korban meninggal dunia dengan cedera di bagian kepala berat, patah kaki kanan, patah tangan kiri, luka jejas di perut, dan tangan. Langsung dievakuasi ke RS Sekarwangi,” kata Yanuar.

“Sementara istri korban M (42), akibat lukanya di bawa ke RS Sekarwangi. Sedangkan anaknya MDS (5) dibawa ke RS Betha Medika,” tambahya.

Saat ini kejadian tersebut sudah ditangani oleh Unit Gakkum Polres Sukabumi Kota.***

Editor: Raka A. Firmansyah

(SRM/Ikhlas)

KPK: Usut Perkara Kemenaker Jauh Sebelum Deklarasi Anies – Cak Imin

0

Wartain.com, Jakarta || Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menegaskan, perkara dugaan korupsi di Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tidak ada kaitannya dengan situasi politik.

Kepala Bagian (Kabag) KPK ini mengatakan, perkara yang terjadi pada 2012 saat Kemenaker masih bernama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu disidik KPK sejak Juli 2023.

Melalui gelar perkara, KPK sepakat naik pada proses penyidikan perkara tersebut, setelah menemukan kecukupan alat bukti sejak sekitar Juli 2023 dan surat perintah penyidikan terbit setelahnya, sudah sejak sekitar Agustus 2023 lalu,” kata Ali Fikri, dikutip dari Minggu 03/09/2023.

Adapun peristiwa dugaan korupsi ini terjadi ketika Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimain Iskandar atau Cak Imin mejabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans).

Ali memastikan, pengusutan perkara ini jauh sebelum adanya deklarasi Cak Imin menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) mendampingi bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan untuk kontestasi Pemilhan Presiden (pilpres) 2024.

KPK mengeklaim, penanganan perkara di Kemenaker dilakukan sebelum terjadi dinamika politik akhir-akhir ini.

Bahkan, komisi antirasuah juga telah melakukan upaya paksa penggeledahan di Kantor Kemenaker beberapa waktu lalu dalam proses penyidikan.

“Perlu dipahami, jauh sebelum (deklarasi Anies-Cak Imin) itu, kami sudah lakukan proses penanganan perkara tersebut,” kata Ali Fikri.

“Jauh sebelum hiruk-pikuk persoalan (politik) tersebut, kami pun sudah lakukan kegiatan penggeledahan beberapa waktu lalu sebagai bagian proses penegakan hukumnya,” ujar dia.***

Foto: Kompas.com/Syakirun Ni’am

Editor: Raka A. Firmansyah

(Tim)