26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 8, 2026
Beranda blog Halaman 215

Persija Jakarta Ditahan Imbang Dewa United 1-1 di Stadion JIS

0

Wartain.com || Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Dewa United dalam lanjutan BRI Super League yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026). Macan Kemayoran gagal mengamankan poin penuh setelah eksekusi penalti di penghujung laga tidak membuahkan hasil.

Tuan rumah Persija Jakarta sebenarnya tampil mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 59%. Upaya serangan Macan Kemayoran akhirnya membuahkan hasil di masa injury time babak pertama (45+3’). Maxwell berhasil memecah kebuntuan melalui tandukan tajam yang mengoyak jala Dewa United, menutup babak pertama dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua, Dewa United tampil lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-54, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan. Memanfaatkan skema serangan balik, Messidoro menyambar bola rebound di depan gawang yang gagal diantisipasi sempurna oleh lini pertahanan Persija. Skor berubah menjadi 1-1.

Persija memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan setelah wasit menunjuk titik putih di penghujung babak kedua. Namun, Maxwell yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik, membuat skor imbang tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski unggul dalam akurasi operan (84%), Persija tampak kesulitan menembus pertahanan disiplin Dewa United yang mencatatkan 33 kali intersep dan 21 tekel sepanjang laga.

Hasil ini membuat kedua tim harus rela membawa pulang satu poin dalam persaingan ketat klasemen BRI Super League musim ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Alwi Farhan Raih Runner-Up Swiss Open 2026 Usai Dihentikan Wakil Jepang

0

Wartain.com || Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, harus puas keluar sebagai runner-up di ajang BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026. Alwi gagal menaiki podium tertinggi setelah menyerah di tangan wakil Jepang, Yushi Tanaka, dalam partai puncak yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (15/3/2026) malam waktu setempat.

Pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama dimulai. Alwi, yang menjadi unggulan keenam dalam turnamen ini, mencoba menekan dengan serangan-serangan agresif. Namun, Yushi Tanaka tampil sangat disiplin dan solid dalam bertahan. Meski sempat memberikan perlawanan ketat hingga poin kritis, Alwi akhirnya harus merelakan gim pertama dengan skor 18-21.

Memasuki gim kedua, dominasi Tanaka semakin sulit dibendung oleh pemain muda Merah Putih tersebut. Pergerakan lapangan yang cepat dan penempatan bola yang akurat dari wakil Negeri Sakura membuat Alwi seringkali melakukan kesalahan sendiri. Alwi pun harus mengakui ketangguhan lawannya setelah takluk dengan skor cukup telak 12-21 di gim kedua.

Hasil ini membuat Alwi Farhan belum berhasil menambah koleksi gelar juara di tahun 2026, namun pencapaiannya hingga ke babak final tetap diapresiasi sebagai progres positif bagi tunggal putra Indonesia. Sebaliknya, kemenangan ini memastikan Yushi Tanaka berhak atas trofi juara Swiss Open 2026 setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen berlangsung.

Kekalahan Alwi di laga final ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih PBSI, mengingat sang pemain merupakan salah satu tumpuan di level Super 300. Usai turnamen di Basel ini, skuad bulu tangkis Indonesia dijadwalkan akan melanjutkan perburuan poin di turnamen Eropa lainnya guna memperbaiki peringkat dunia para atletnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Persib Bandung Tahan Imbang Borneo FC 1-1, Maung Bandung Tetap Kokoh di Puncak

0

Wartain.com ||™Persib Bandung berhasil mencuri satu poin krusial setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Borneo FC dalam laga lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang mempertemukan dua tim penghuni papan atas klasemen ini berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3/2026) malam WIB. Hasil ini memastikan kedua tim tetap bertahan di posisi dua besar klasemen sementara.

Persib Bandung sempat unggul lebih dulu pada babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Adam Alis pada menit ke-14. Mantan gelandang Pesut Etam tersebut berhasil memanfaatkan kemelut di depan mulut gawang setelah menerima bola liar di dalam kotak penalti. Namun, kemenangan di depan mata Maung Bandung sirna setelah Borneo FC mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-84 yang dieksekusi dengan sempurna oleh Mariano Peralta.

Pertandingan berjalan sangat sengit dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Berdasarkan statistik akhir, Borneo FC mendominasi penguasaan bola sebesar 58%, berbanding 42% milik Persib.

Meski terus ditekan, lini pertahanan Persib yang dipimpin oleh Federico Barba tampil disiplin meredam gempuran Koldo Obieta dan kolega sebelum akhirnya pelanggaran di kotak terlarang mengubah skor di pengujung laga.

Hasil imbang ini membuat peta persaingan di papan atas klasemen tidak mengalami perubahan signifikan. Persib Bandung tetap bertengger di posisi pertama dengan koleksi 58 poin, menjaga selisih empat poin dari Borneo FC yang membayangi di peringkat kedua dengan 54 poin. Duel ini sekaligus membuktikan ketatnya persaingan menuju gelar juara musim ini bagi kedua kesebelasan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pemerintah Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026, Targetkan Keamanan 143 Juta Pergerakan Masyarakat

0

Wartain.com || Pemerintah pusat mematangkan persiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Fokus utama koordinasi ini terletak pada penyediaan sarana transportasi masif serta pengamanan terpadu melalui Operasi Ketupat 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara mengungkapkan bahwa hasil survei memperkirakan pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. Meskipun angka survei menunjukkan penurunan tipis, pemerintah tetap bersiaga terhadap potensi lonjakan realisasi di lapangan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat (13/3/2026), Menhub menjelaskan bahwa tren mobilitas masyarakat sering kali melampaui prediksi awal survei.

“Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” ucap Dudy.

Sektor transportasi darat, khususnya mobil pribadi, diprediksi masih menjadi pilihan utama dengan 76,24 juta pemudik. Titik-titik krusial yang diantisipasi meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulogebang.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, pemerintah mengerahkan armada besar yang terdiri dari 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api. Selain itu, program mudik gratis kembali digelar dengan target 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor.

“Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Dudy.

Dari sisi keamanan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan telah menyiapkan Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi. Kapolri menegaskan bahwa fokus Polri adalah mempertahankan standar pelayanan tinggi yang telah dicapai pada tahun sebelumnya.

“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin, di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan di masa libur 2025. Oleh karena itu, target kami, target kita semua adalah bagaimana mempertahankan ataupun meningkatkan,” tandas Kapolri.

Optimisme tinggi diusung pemerintah dalam menyambut Lebaran 2026. Dengan integrasi antara ketersediaan armada transportasi dan pengamanan ketat dari personel gabungan, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan perjalanan yang penuh kenyamanan dan kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Instruksi Presiden Prabowo, Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Air Keras Aktivis KontraS

0

Wartain.com || Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan telah menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak istana dan markas besar kepolisian.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (15/3/2026), Jenderal Listyo Sigit memastikan bahwa pihak kepolisian akan bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap identitas serta motif pelaku. Penyelidikan akan difokuskan pada pengumpulan bukti fisik dan keterangan saksi dengan dukungan teknologi kepolisian terbaru.

Kapolri menekankan bahwa proses hukum akan dijalankan tanpa kompromi. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan metode ilmiah dalam mengungkap kasus ini.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas, secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo dalam konferensi pers yang dipantau dari video YouTube KompasTV.

Sebagai langkah konkret, Polri akan membuka akses bagi masyarakat untuk ikut membantu proses penyelidikan melalui posko khusus.

“Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan, maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan,” ujarnya. Listyo juga memberikan jaminan perlindungan penuh bagi siapa pun masyarakat yang bersedia memberikan informasi.

Peristiwa penyerangan ini terjadi di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku diketahui berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor. Mereka sempat memutar balik sebelum akhirnya menyiramkan air keras ke arah Andrie yang juga sedang berkendara, hingga membuat korban terjatuh dan berteriak histeris.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya insiden tersebut dan mengonfirmasi bahwa timnya telah bergerak sejak laporan diterima.

“Ya benar, telah terjadi tindak kekerasan berupa penyiraman air keras kepada satu orang yang bekerja di KontraS,” ungkap Roby pada Jumat (13/3/2026). Ia menambahkan, “Untuk pelaku teridikasi dua orang, satu orang yang membawa kendraan roda dua, dan satu orang yang menyerang.”

Saat ini, kepolisian terus mendalami informasi yang terkumpul dan menjanjikan keterbukaan informasi kepada publik mengenai perkembangan kasus ini melalui Humas Polri maupun posko pengaduan yang telah dibentuk.

“Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, saat ini anak buah saya sudah saya perintah untuk bekerja dan nanti secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat, akan kita informasikan, baik dari posko pengaduan ataupun dari Humas Polri yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Putri Kusuma Wardani Harus Puas Jadi Runner-Up Swiss Open 2026

0

Wartain.com || Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), harus merelakan gelar juara setelah takluk di tangan wakil Thailand, Supanida Katethong, dalam babak final turnamen Yonex Swiss Open 2026. Pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Minggu (15/3/2026) tersebut berakhir dengan kekalahan dua gim langsung bagi unggulan pertama asal Indonesia tersebut.

Laga puncak ini menjadi momen krusial bagi Putri KW untuk menambah koleksi gelar BWF World Tour Super 300 miliknya. Namun, dominasi Supanida Katethong yang merupakan unggulan ketujuh dalam turnamen ini tampak sulit dibendung sejak awal pertandingan. Putri KW yang biasanya tampil agresif terlihat kesulitan keluar dari tekanan permainan cepat yang diterapkan oleh atlet Negeri Gajah Putih tersebut.

Berdasarkan hasil akhir, Putri KW menyerah dengan skor cukup telak, yakni 11-21 pada gim pertama dan 15-21 pada gim kedua. Sejak gim pertama dimulai, Supanida langsung mengambil kendali permainan, memaksa Putri melakukan banyak kesalahan sendiri. Meski sempat mencoba mengejar di pertengahan gim kedua dengan meningkatkan tempo serangan, pertahanan solid Supanida membuat poin demi poin bagi Indonesia sulit diraih.

Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas membawa pulang trofi runner-up dari sektor tunggal putri. Performa Putri KW sepanjang turnamen ini sebenarnya sangat impresif hingga berhasil mencapai partai final, namun ketenangan dan akurasi pukulan Supanida di laga pamungkas menjadi faktor penentu yang menggagalkan ambisi juara wakil Merah Putih di Basel tahun ini.

Dengan hasil ini, tim bulu tangkis Indonesia diharapkan segera melakukan evaluasi guna menghadapi turnamen-turnamen berikutnya dalam kalender BWF 2026. Meskipun gagal meraih podium tertinggi, pencapaian Putri KW di Swiss Open tetap memberikan poin penting bagi peringkat dunianya, sekaligus menjadi sinyal positif atas konsistensinya di level internasional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Rumah Panggung di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Pemilik ke Sawah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

0

Bisnismews.net || Sebuah rumah panggung milik Cecep Sukiman (57) di Kampung Godebag RT 27/08, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap api pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, mengatakan saat peristiwa terjadi rumah dalam keadaan kosong karena pemilik bersama istrinya sedang bekerja di sawah.

Menurutnya, saat Cecep kembali dari sawah, rumah yang ditempatinya bersama keluarga sudah dalam kondisi hangus terbakar.

Seorang saksi mata, Sudarjat (40), mengungkapkan api pertama kali diketahui warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Saat ia keluar rumah setelah mendapat kabar tersebut, kobaran api sudah membesar dan menjalar dari bagian tengah bangunan hingga ke atap rumah.

Warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun karena bangunan rumah berbentuk panggung dengan material yang mudah terbakar, api dengan cepat menghanguskan rumah berukuran sekitar 7 x 11 meter tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski begitu, seluruh harta benda milik keluarga yang terdiri dari empat orang tersebut tidak dapat diselamatkan. Selain bangunan rumah, sejumlah dokumen penting seperti ijazah, Kartu Keluarga, KTP, serta uang tunai sekitar Rp6,3 juta ikut terbakar.

Selain itu, enam karung pupuk serta pakaian dan perlengkapan sehari-hari milik keluarga tersebut juga turut hangus dilalap api.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Alun-Alun Gado Bangkong Disulap Jadi Pos Terpadu, Polres Sukabumi Siapkan Layanan Pemudik Super Lengkap

0

Wartain.com || Polres Sukabumi menyulap kawasan Alun-alun Gado Bangkong, Palabuhanratu, menjadi Pos Terpadu dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil sebagai bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan mengusung semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Minggu (15/3/2026).

Pemilihan lokasi di Alun-alun Gado Bangkong dinilai sangat strategis karena merupakan titik pusat keramaian dan destinasi wisata unggulan di wilayah pesisir Sukabumi. Pos terpadu ini hadir dengan konsep pelayanan satu pintu yang mengedepankan kenyamanan bagi para pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai.

Guna memberikan pelayanan maksimal, Polres Sukabumi menyediakan berbagai fasilitas mulai dari ruang kesehatan, ruang jaga petugas, ruang bermain anak, hingga ruang istirahat (rest area). Selain itu, tersedia juga ruang laktasi khusus bagi ibu menyusui untuk memudahkan orang tua yang membawa balita saat menempuh perjalanan jauh.

Pembangunan dan pengoperasian pos ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan personil dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi terkait lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Perwakilan Satlantas Polres Sukabumi, Brigadir Anna, menjelaskan bahwa fasilitas yang disediakan bertujuan untuk meminimalisir risiko kelelahan pengendara sekaligus memberikan rasa aman selama arus mudik dan balik.

“Di sini kami menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari ruang kesehatan untuk cek tensi dan gula darah, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui yang sudah dilengkapi dengan kebutuhan bayi. Kami mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan jangan memaksakan berkendara jika merasa lelah. Silakan singgah di Pos Terpadu Gado Bangkong untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman dan keluarga di rumah pun bahagia,” ujar Brigadir Anna.

Kondisi cuaca di wilayah Sukabumi yang memiliki intensitas hujan cukup tinggi juga menjadi perhatian petugas. Para pengendara, terutama roda dua, diingatkan untuk selalu membawa perlengkapan pelindung hujan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Perkuat Karakter dan Akhlak, Keluarga Besar Yayasan Mutiara Palabuhanratu Gelar Buka Puasa Bersama

0

Wartain.com || Keluarga besar Yayasan Mutiara Palabuhanratu menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh elemen pendidikan di bawah naungannya, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga STKIP Bina Mutiara. Kegiatan ini berlangsung khidmat di kompleks Mutiara Palabuhanratu, Jl. Bhayangkara KM 1, Citepus, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3/2026).

Acara ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan di wilayah Sukabumi. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Mutiara Palabuhanratu, Dr. Awan Setiawan, M.Si, menekankan pentingnya adaptasi pola pendidikan terhadap tantangan zaman dengan tetap berakar pada pembangunan karakter dan akhlak mulia.

“Saya ingin selalu menekankan bahwa kita harus mengikuti perkembangan zaman dan tantangan ke depan yang akan dihadapi siswa. Mari kita sama-sama mengembangkan pola pendidikan yang lebih mengarah kepada pembangunan karakter pribadi dan akhlak mulia bagi siswa-siswi kita,” ujar Dr. Awan Setiawan di hadapan para tenaga pendidik dan tamu undangan.

Ia menambahkan bahwa saat ini Yayasan Mutiara telah menjelma menjadi lembaga pendidikan berkualitas yang menjadi aset penting dan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun, ia berpesan agar pencapaian tersebut tidak membuat seluruh pihak berpuas diri hanya di tingkat nasional.
“Mutiara telah menjadi harapan besar untuk menjadi sekolah unggul dan ideal di Kabupaten Sukabumi. Poinnya, jangan hanya sebatas menjadi nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Awan mengajak seluruh lembaga di bawah Yayasan Mutiara untuk memanfaatkan momentum Ramadan tahun ini sebagai titik tolak meningkatkan kedisiplinan dan perilaku siswa. Ia secara khusus menyoroti implementasi budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai identitas utama.

“Saya ingin setiap siswa-siswi Mutiara memiliki ciri khas yang berbeda dengan siswa pada umumnya melalui pengamalan 5S. Ini akan menjadi branded image kita, sehingga lulusan kita tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga memiliki akhlak dan ketaqwaan yang luar biasa kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Kegiatan yang mengusung tema “BERSINAR” (Berakhlak, Empati, Religius, Santun, Inovatif, Nyaman, Aktif, Responsif) ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar instansi pendidikan di lingkungan Yayasan Mutiara Palabuhanratu.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Rumah Warga di Simpenan Sukabumi Ambruk Usai Gempa Magnitudo 4,2

0

Wartain.com || Satu unit rumah warga di Kampung Babakan Asem RT 008/002, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan ambruk setelah diguncang gempa bumi pada Minggu (15/3/2026) dini hari.

Berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.36 WIB. Rumah yang mengalami kerusakan diketahui milik M. Henda Sanusi.

Gempa dengan parameter magnitudo 4,2 tersebut berpusat di koordinat 6.97 Lintang Selatan dan 106.98 Bujur Timur, atau sekitar 8 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Getaran gempa menyebabkan bagian dapur rumah warga yang sebelumnya sudah mengalami pelapukan akhirnya roboh.

Kerusakan terjadi pada bagian dapur dengan ukuran sekitar panjang 6 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter. Kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni membuat struktur bangunan tidak mampu menahan guncangan gempa.

Meski bangunan mengalami kerusakan cukup serius, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Saat ini, pemilik rumah bersama keluarganya yang berjumlah lima orang dari satu kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan bersama pemerintah desa serta perangkat RT dan RW setempat telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian untuk mendata dampak kerusakan serta kebutuhan warga terdampak.

Beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan korban di antaranya bantuan sandang dan pangan, terpal untuk penutup sementara, serta material bangunan untuk perbaikan rumah.

Sementara itu, kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta. Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian masih dalam penanganan dan koordinasi antara pihak terkait terus dilakukan guna membantu pemulihan warga terdampak.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)