26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 12, 2026
Beranda blog Halaman 281

Rakorwil BEM PTMA Zona III Teguhkan Konsolidasi Gerakan Intelektual Menuju Indonesia 2045

0

Wartain.com || Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA) Zona III yang meliputi wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Lembang, 11–15 Februari 2026. Forum ini diikuti oleh 24 kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Zona III.

Rakorwil tersebut menjadi ruang konsolidasi gerakan mahasiswa berbasis gagasan, riset, dan advokasi kebijakan publik dalam menyongsong Indonesia 2045.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, yang hadir dalam forum itu menegaskan pentingnya generasi muda menjaga nilai konstitusi dan etika bernegara.

“Indonesia 2045 hanya dapat dicapai apabila demokrasi dirawat dengan komitmen kebangsaan dan integritas moral. Generasi muda harus menjadi penjaga konstitusi,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung mendorong mahasiswa untuk mempertajam daya kritis dan menjaga independensi intelektual.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan keberanian berpikir, kebebasan akademik, dan tradisi kritik yang berbasis argumentasi,” kata Rocky dalam sesi diskusi.

Dalam forum tersebut, peserta menyepakati komitmen untuk mengaktivasi kesadaran kolektif lintas kampus, mengonstruksi narasi bersama menuju Indonesia 2045, serta mengarusutamakan isu-isu strategis daerah ke tingkat nasional.

Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Vicran Patinailaya Namadullah, menegaskan bahwa kampus di daerah harus berani menasionalisasi isu lokal.

Rakorwil BEM PTMA Zona III Teguhkan Konsolidasi Gerakan Intelektual Menuju Indonesia 2045 (foto : BEM)

“Isu daerah bukan isu pinggiran, melainkan cerminan problem struktural nasional. Kampus harus berani keluar dari isolasi wacana lokal dan menghadirkan data serta rekomendasi kebijakan,” tegasnya.

Ia menyebut sejumlah persoalan strategis yang perlu diangkat, seperti krisis lingkungan dan alih fungsi lahan, ketimpangan pembangunan antarwilayah, konflik reforma agraria, ketidakadilan distribusi anggaran, hingga lemahnya tata kelola pelayanan publik.

Soroti Normalisasi Maladministrasi
Vicran juga menyoroti praktik maladministrasi birokrasi yang dinilai kerap dinormalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Mahasiswa tidak boleh membiarkan budaya permisif terhadap penyimpangan administratif berkembang. Jika maladministrasi terus dinormalisasi, kepercayaan publik terhadap negara akan terus tergerus,” ujarnya.

Beberapa contoh persoalan yang disoroti dalam forum antara lain perizinan lingkungan dan tata ruang yang minim transparansi, ketimpangan infrastruktur akibat perencanaan anggaran yang tidak berbasis kebutuhan objektif, konflik agraria akibat tumpang tindih administrasi pertanahan, hingga lambannya pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan UMKM.

Sebagai tindak lanjut, Rakorwil BEM PTMA Zona III menyepakati pembentukan pusat kajian advokasi kebijakan berbasis riset kampus, mendorong pengawasan partisipatif terhadap tata kelola pemerintahan daerah, serta menginisiasi forum nasional untuk mengangkat isu-isu daerah ke tingkat kebijakan pusat.

Rakorwil ini menegaskan komitmen mahasiswa PTMA Zona III sebagai kekuatan intelektual-organik yang menjembatani realitas lokal dengan imajinasi nasional.

Menuju Indonesia 2045, mahasiswa tidak hanya menghadirkan kritik, tetapi juga membangun konstruksi gagasan serta mengawal kebijakan publik demi terwujudnya Indonesia yang berkeadilan, transparan, dan berkemajuan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Seminar Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter: IMN Dorong Harmoni dan Transformasi Sosial

0
Oplus_131072

Wartain.com || Institut Madani Nusantara (IMN) mengadakan Seminar Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Aula Kampus IMN, Kota Sukabumi. Acara ini bertujuan menyeimbangkan pemahaman keragaman beragama dengan tradisi budaya masyarakat untuk menciptakan masyarakat harmonis.

Rektor IMN, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, “Moderasi beragama bukan hanya sekedar wacana, tapi menjadi jembatan yang menghubungkan tentang keyakinan, kebijakan, perbedaan, persaudaraan, ilmu, dan akhlak.”

“Implementasi moderasi beragama bagi mahasiswa dan dosen merupakan respon terhadap perubahan sosial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi, perubahan ekonomi, dinamika politik, dan transformasi budaya,” tambah Rektor IMN.

Prof. Endin juga mengatakan, “Moderasi beragama merujuk pada PMA nomor 3 Tahun 2024, menjadi penting untuk menciptakan masyarakat yang harmonis di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.”

Seminar Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter: IMN Dorong Harmoni dan Transformasi Sosial (foto : DS)

Sementara itu Narasumber utama pada kegiatan seminar tersebut, Prof. Dr. H. Bambang Samsul Arifin, M.Si, menyatakan, “Indonesia adalah bangsa yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 288 juta dengan keanekaragaman agama dan budaya yang menjadi potensi moderasi beragama untuk menjadi sebuah negara yang kuat, modern, dan maju.”

“Dengan proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama diharapkan mahasiswa dan dosen memiliki kemampuan individu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan, dan moderasi beragama bukan berarti menghilangkan identitas agama,” tambah Prof. Bambang.

Diketahui, seminar tersebut dilakukan dengan cara Hybrid, dimana, 400 orang hadir secara offline dan 312 orang secara online, denga total yang hadir sebanyak 712 orang. Rektor IMN juga menyebut, kegiatan tersebut sebagai upaya dan langkah strategis, dalam permohonan penerbitan SK alih status dari Institut menjadi Universitas Madani Nusantara (UMN) segera keluar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Hangatnya Tradisi Papajar, Keluarga Besar SMP IT Yasin Berkumpul di Pantai Cilegok

0

Wartain.com || Keluarga besar SMP Islam Terpadu (IT) Yasin menggelar kegiatan papajar di Pantai Cilegok, Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 14/2/2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi civitas sekolah sekaligus tradisi tahunan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Papajar yang diikuti oleh para guru, staf, dan keluarga besar sekolah tersebut berlangsung penuh kehangatan dalam suasana kebersamaan di tepi pantai. Sejak pagi, peserta berkumpul untuk berbincang santai, mempererat hubungan kekeluargaan, hingga menggelar bakar ikan yang kemudian disantap bersama.

Kepala SMP IT Yasin, Asep Sunardi, mengatakan bahwa kegiatan papajar bukan sekadar rekreasi, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Papajar ini sudah menjadi tradisi tahunan keluarga besar SMP IT Yasin. Momentum ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus saling memaafkan sebelum menjalankan ibadah puasa,” ujar Asep Sunardi.

Ia menambahkan, kebersamaan di luar lingkungan sekolah menjadi sarana efektif untuk membangun kekompakan dan komunikasi yang lebih hangat antar civitas sekolah.

Dengan suasana Pantai Cilegok yang asri dan angin laut yang sejuk, kegiatan papajar berlangsung sederhana namun penuh makna. Tradisi ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari budaya kebersamaan keluarga besar SMP IT Yasin setiap menjelang Ramadan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Pantai Cilegok, Alternatif Tempat Istirahat Nyaman Menuju Geopark Ciletuh

0

Wartain.com || Pantai Cilegok di Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, menjadi alternatif lokasi istirahat bagi wisatawan yang hendak menuju maupun kembali dari kawasan Geopark Ciletuh. Sabtu, 14 Februari 2026

Lokasinya yang berada tidak jauh dari jalur utama membuat pantai ini kerap dijadikan titik singgah untuk melepas lelah setelah perjalanan cukup panjang. Hamparan pasir yang bersih dan suasana yang relatif tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Di area pantai juga tersedia sejumlah warung yang menjajakan makanan dan minuman ringan. Selain itu, terdapat bale-bale atau saung sederhana yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk beristirahat sambil menikmati hembusan angin laut.

Pantai Cilegok, Alternatif Tempat Istirahat Nyaman Menuju Geopark Ciletuh (foto : Yoseo)

Pantai Cilegok juga dikenal memiliki ombak yang tidak terlalu besar sehingga relatif aman untuk berenang. Meski demikian, pengunjung tetap diimbau untuk waspada dan memperhatikan keselamatan, terutama saat membawa anak-anak bermain air.

Salah seorang wisatawan, Aura Marta, yang tengah berlibur di Pantai Cilegok, mengaku pantai Cilegok adalah tempat paling enak untuk beristirahat.

“Pantainya cukup tenang dan nyaman untuk istirahat. Ada bale juga jadi bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan. Ombaknya tidak terlalu besar, tapi tetap harus hati-hati saat berenang,” ujar Aura Marta.

Dengan fasilitas sederhana namun memadai, Pantai Cilegok menjadi pilihan tepat sebagai tempat rehat sejenak bagi wisatawan yang melintasi jalur menuju maupun dari Geopark Ciletuh.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Diumur 40 tahun Modric Jadi Pahlawan, AC Milan Curi Tiga Poin di Markas Pisa

0

Wartain.com || AC Milan berhasil mengamankan tiga poin krusial dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Bertandang ke Stadion Romeo Anconetani pada Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB, Rossoneri menundukkan tuan rumah Pisa dengan skor tipis 1-2. Luka Modric keluar sebagai pahlawan kemenangan melalui golnya di menit-menit akhir pertandingan.

Tampil solid sejak menit awal, Milan mencoba mendominasi permainan guna menjaga asa dalam perebutan gelar juara musim ini. Pisa sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-29 melalui Filip Stojilković, namun penjaga gawang Milan, Mike Maignan, tampil gemilang dengan mematahkan peluang tersebut.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-39. Berawal dari umpan matang Zachary Athekame, Ruben Loftus-Cheek sukses menjebol gawang Pisa melalui tandukan tajam. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Milan sempat menggetarkan jala Pisa di menit ke-46 lewat tendangan voli kaki kiri Adrien Rabiot. Sayangnya, gol tersebut dianulir setelah wasit terlebih melihat bola mengenai tangan dari Niklas Fullkrug.

Nasib sial kembali menimpa Fullkrug di menit ke-55. Eksekusi penaltinya, yang diberikan setelah Pavlovic dilanggar di kotak terlarang, justru melenceng dari sasaran. Kegagalan ini dibayar mahal pada menit ke-71, ketika Felipe Layola berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menyambar bola di dalam kotak penalti Milan.

Saat pertandingan diprediksi berakhir imbang, Luka Modric menunjukkan kelasnya. Di menit ke-84, gelandang veteran berusia 40 tahun itu melakukan tusukan ke pertahanan Pisa, bekerja sama dengan Samuel Ricci, dan melepaskan tembakan akurat yang mengubah skor menjadi 1-2.

Situasi sempat menegang di masa injury time 90+1. Adrien Rabiot menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Pacinini, memaksa Milan bermain dengan sepuluh orang di sisa waktu. Meski unggul jumlah pemain, Pisa gagal memanfaatkan situasi tersebut.

Skor 1-2 untuk keunggulan Milan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Secara keseluruhan, Milan menguasai permainan dengan 70% berbanding 30% milik pisa. Atas performa impresif dan gol penentunya, Luka Modric sesuai laga dinobatkan sebagai Man of the Match.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Bareskrim Polri Resmikan Tersangka AKBP Didik Kapolres Kota Bima, Atas Kasus Narkoba

0

Wartain.com || Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri resmi menetapkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, sebagai tersangka dalam kasus peredaran gelap narkotika. Penetapan tersangka ini diputuskan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Jumat (13/2/2026).

Gelar perkara itu dilaksanakan di ruang Wadirtippidnarkoba Bareskrim Polri, di bawah pimpinan Kombes Sunaryo, serta dihadiri oleh para pejabat utama dari direktorat terkait.

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari operasi pengamanan yang dilakukan Paminal Mabes Polri pada Rabu (11/2/2026).

“Berdasarkan interogasi awal terhadap AKBP Didik, tim penyidik mendapatkan informasi mengenai sebuah koper putih yang diduga berisi narkotika. Koper tersebut disimpan di kediaman Aipda Dianita Agustina di Perumahan Cluster Grande Karawaci, Tangerang,” jelas Eko di Jakarta.

Penyidik kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika serta psikotropika, antara lain yaitu Sabu 16,3 gram, Ekstasi 49 butir (dan 2 butir sisa pakai), Alprazolam 19 butir, Ketamin 5 gram, dan Happy Five 2 butir.

Selain itu, ikut terseret juga dua nama perempuan yakni MA dan Aipda DA. Penyidik masih terus melakukan pendalama terhadap keterlibatan kedua saksi tersebut.

Kendati, atas perbuatan fatalnya AKBP Didik Putra Kuncoro dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 609 ayat (2) KUHP Baru (UU RI No. 1 Tahun 2023) jo UU No. 1 Tahun 2026, serta Pasal 62 UU Psikotropika.

Sementara itu, Polda NTB telah menunjuk pengganti sementara AKBP Didik, untuk mengisi kekosongan di Polres Kota Bima agar pelayanan tetap berjalan.

“Jabatan tersebut kini diisi sementara oleh AKBP Catur Erwin Setiawan,” ucap Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, Jumat (13/2/2026).***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Pemprov Jabar Sediakan Mudik Gratis 2026, Berikut Rute dan Cara Daftar Melalui Aplikasi Sapawarga

0

Wartain.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) resmi membuka program mudik gratis pada tahun 2026. Dimana program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan pulang kampung dengan transportasi gratis, aman, dan nyaman.

Diketahui, pendaftaran program mudik gratis Jabar sudah dimulai sejak 11 Februari dan berakhir pada 5 Maret 2026. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Sapawarga dan tidak menerima pendaftaran secara langsung di lokasi. Karena jumlah kuota terbatas, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pendaftaran agar tidak kehabisan tiket.

Keberangkatan mudik gratis tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni 13, 14, dan 15 Maret 2026. Hal ini dirancang agar distribusi penumpang merata dan memberikan kesesuaian waktu bagi pemudik.

Armada bus sendiri menyesuaikan berdasarkan rute dan kuota yang tersedia setiap hari. Sistem yang diterapkan adalah berbasis siapa cepat dia dapat, sehingga pendaftaran yang lebih awal memiliki peluang lebih besar mendapatkan kursi.

Program mudik ini menyediakan rute yang populer. Berikut daftar rute yang disediakan oleh Pemprov.

1. Bogor – Palabuhanratu
2. Bogor Cileungsi – Bandung
3. Bandung – Sukabumi
4. Bandung – Ciledug
5. Bandung – Yogyakarta
6. Bandung – Solo
7. Bekasi – Bandung
8. Bekasi – Tasikmalaya
9. Bekasi – Purbalingga
10. Yogyakarta – Bandung

Seluruh armada yang digunakan telah sesuai dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang ditetapkan Dishub Jabar, guna menjamin perjalanan berlangsung aman, lancar, dan sampai ke tujuan dengan baik.

Adapun cara untuk mendapatkan mudik gratis, masyarakat dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Unduh aplikasi Sapawarga di Google Play Store.
2. Login menggunakan akun yang terdaftar di aplikasi tersebut.
3. Pilih menu “Mudik Gratis 2026”.
4. Isi data diri dan pilih rute tujuan.
5. Kirim pendaftaran dan tunggu notifikasi konfirmasi.
6. Pastikan data sudah lengkap dan kursi telah teramankan.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat menghemat pengeluaran menjelang mudik, tetapi juga bisa membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan utama karena lebih banyak pemudik yang memilih moda transportasi terorganisir melalui layanan gratis ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Perbaikan Jalan Pelabuhan II Sukabumi: Tingkatkan Kualitas Infrastruktur dan Keselamatan

0
Oplus_131072

Wartain.com || Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan jalan di Jalan Pelabuhan II, sekitar PT Semen SCG Sukabumi, untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan. Jalan ini vital karena menghubungkan kawasan industri, permukiman, dan jalur distribusi barang/jasa.

Kepala Dinas PU, Uus Firdaus, menyampaikan, “Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, khususnya pada jalur strategis yang memiliki mobilitas tinggi.” Ungkap Uus, Senin 10/02/2/26.

Perbaikan fokus pada titik-titik rusak seperti lubang dan gelombang akibat banyaknya kendaraan berat. Petugas juga memasang rambu-rambu dan mengatur lalu lintas untuk keselamatan pengguna jalan.

“Dinas PU Kabupaten Sukabumi berharap, setelah selesainya perbaikan di jalur lintas Jalan Pelabuhan II dekat PT Semen SCG Sukabumi ini, kondisi jalan menjadi lebih baik, aman, dan nyaman dilalui, sekaligus dapat mendukung kelancaran arus transportasi serta aktivitas masyarakat di wilayah sekitar,” pungkas Uus.

Perbaikan jalan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan kendaraan yang sering terjadi akibat kondisi jalan yang buruk. Masyarakat di sekitar juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.

Dengan selesainya perbaikan jalan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sukabumi. Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dibalik Luka Seorang Pelajar: Ketegasan DP3A Sukabumi Mengawal Keadilan di Tegalbuleud

0

Wartain.com || Langit Sukabumi Selatan kembali terasa muram. Di sebuah sudut Kecamatan Tegalbuleud, seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun harus memikul beban yang tak seharusnya ia tanggung.

Dugaan rudapaksa yang melibatkan empat terduga pelaku bukan hanya mengguncang keluarga korban, tetapi juga mengetuk nurani publik tentang rapuhnya perlindungan anak di sekitar kita.

Peristiwa ini segera memicu respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), suara tegas disampaikan: tidak ada ruang untuk penyelesaian damai di luar jalur hukum.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, berdiri di garis depan memastikan hak korban tidak dikaburkan oleh kompromi.

Baginya, kekerasan seksual bukan sekadar pelanggaran norma, melainkan kejahatan serius yang meninggalkan luka panjang—baik secara fisik maupun psikologis.

“Tidak boleh ada negosiasi yang meminggirkan keadilan korban. Proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ucapan itu bukan sekadar pernyataan formal. Dalam banyak kasus, penyelesaian melalui jalur kekeluargaan atau uang damai kerap membuat suara korban tenggelam. Trauma yang dialami tak jarang justru semakin dalam ketika keadilan terasa jauh dari jangkauan. Namun dalam kasus Tegalbuleud ini, DP3A memastikan akan berdiri kokoh mendampingi korban hingga proses hukum tuntas.

Empat terduga pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, perhatian utama tertuju pada kondisi korban. Pendampingan psikologis dan sosial menjadi prioritas, sebab luka batin tak kalah berat dari luka yang tampak.

Di balik kasus ini, ada pelajaran besar bagi masyarakat. Kekerasan seksual seringkali terjadi di ruang yang dekat—di lingkungan yang dianggap aman. Karena itu, kepekaan keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi benteng pertama perlindungan anak.

DP3A berharap tragedi ini menjadi momentum refleksi bersama. Bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, melainkan kewajiban kolektif seluruh elemen masyarakat.

Di Tegalbuleud, seorang pelajar kini tengah berjuang memulihkan dirinya. Dan di saat yang sama, sebuah komitmen ditegaskan: keadilan tidak boleh ditawar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten

0

Wartain.com ||  Peresmian Monumen Media Siber Indonesia menjadi salah satu agenda besar berskala nasional dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten. Monumen ini menjadi simbol sejarah dan perkembangan pers digital nasional, sekaligus penanda peran strategis pers siber dalam demokrasi Indonesia.

Peresmian monumen tersebut mendapat apresiasi luas dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai bentuk pengakuan terhadap eksistensi dan kontribusi pers siber dalam ekosistem pers nasional. Agenda ini dihadiri pimpinan organisasi pers tingkat pusat dan daerah, menegaskan posisi Monumen Media Siber Indonesia sebagai bagian dari legacy nasional HPN 2026.

Acara peresmian disaksikan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, SH, jajaran Pengurus SMSI Pusat, serta Ketua SMSI Provinsi se-Nusantara. Sejumlah tokoh pers nasional dan pejabat daerah turut hadir, di antaranya mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, MH, Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Deti, serta Asisten Daerah (Asda) Provinsi Banten.

Mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi menilai Monumen Media Siber Indonesia sebagai tonggak penting dalam perjalanan pers digital nasional. Ia menegaskan, keberadaan monumen tersebut memperkuat posisi Cilegon sebagai bagian dari sejarah lahirnya SMSI.

“Monumen ini menegaskan kontribusi nyata daerah dalam perjalanan pers siber Indonesia. Ini bukan hanya milik Cilegon, tetapi menjadi kebanggaan pers nasional,” kata Iman Ariyadi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pers siber yang profesional dan berintegritas.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus menegaskan bahwa Monumen Media Siber Indonesia bukan sekadar bangunan fisik, melainkan penanda sejarah dan legacy perjuangan pers siber nasional.

“Monumen ini adalah simbol perjuangan dan legacy pers siber Indonesia. Ia menjadi pengingat peran pers siber dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan publik,” tegas Firdaus.

Firdaus juga menyebut Kota Cilegon memiliki posisi strategis dalam sejarah media siber nasional, mengingat SMSI dideklarasikan di Cilegon pada 2017 dan kini berkembang menjadi organisasi pers siber terbesar di Indonesia dengan jaringan di seluruh provinsi.

Monumen Media Siber Indonesia diharapkan menjadi ikon nasional pers digital serta pusat refleksi bagi insan pers untuk terus menjaga profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik di era digital.

Peresmian monumen ditandai dengan penandatanganan prasasti pada pukul 11.30 WIB. Pada malam harinya, pukul 20.00 WIB, digelar gala dinner nasional bersama jajaran pengurus SMSI sebagai bentuk syukuran atas suksesnya peresmian Monumen Media Siber Indonesia pertama di Indonesia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)