26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 27, 2026
Beranda blog Halaman 38

Alun-Alun Cangehgar Jadi Pilihan Utama Warga untuk Olahraga Akhir Pekan

0

Wartain.com – Alun-Alun Cangehgar di Palabuhanratu kembali dipadati ratusan warga yang ingin berolahraga pada Minggu (7/6/2026) pagi. Sejak pukul 06.00 WIB, kawasan ruang terbuka publik ini telah berubah menjadi pusat aktivitas fisik bagi masyarakat loka, yang ingin menikmati kesegaran udara akhir pekan.

Tempat ini secara konsisten terus menjadi pilihan utama bagi warga dari berbagai kalangan usia untuk menjaga kebugaran tubuh.Sejak fajar menyingsing, antusiasme masyarakat terlihat dari beragamnya jenis olahraga yang dilakukan di area alun-alun.

Sebagian besar pengunjung tampak memanfaatkan jogging track untuk berlari dan berjalan santai, sementara area luar dipenuhi oleh lalu lalang warga yang bersepeda. Di sudut lainnya, kelompok ibu-ibu tampak kompak mengikuti gerakan instruktur senam, sementara beberapa remaja asyik bermain badminton di area lapangan yang datar.

Fasilitas yang luas, akses yang mudah, serta lingkungan yang asri menjadi alasan utama mengapa Alun-Alun Cangehgar tidak pernah sepi peminat setiap akhir pekan. Selain areanya yang ramah anak, keberadaan para pelaku UMKM di sekitar alun-alun juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Setelah lelah berolahraga, masyarakat bisa dengan mudah menemukan berbagai pilihan kuliner sehat untuk sarapan bersama keluarga.

“Saya dan keluarga hampir setiap Minggu pasti ke sini. Area alun-alunya luas banget, jadi anak-anak bisa bebas bersepeda sementara saya ikut senam. Tempatnya juga bersih dan nyaman buat istirahat setelah capek gerak,” ujar Rahmawati (38), salah seorang pengunjung asal Palabuhanratu saat ditemui di lokas.

Kemeriahan aktivitas olahraga ini berlangsung dengan tertib hingga menjelang siang hari. Banyaknya warga yang memilih Alun-Alun Cangehgar terbukti mampu menghidupkan suasana kota sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal melalui sektor kuliner kaki lima.

Pemerintah daerah setempat pun terus mengimbau agar para pengunjung tetap menjaga kebersihan fasilitas publik ini agar kenyamanan bersama tetap terjaga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026 Usai Menangi Perang Saudara

0

Wartain.com – Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses mengamankan tiket ke babak final turnamen bulu tangkis bergengsi Polytron Indonesia Open 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka memenangi duel “perang saudara” melawan seniornya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Laga semifinal yang berlangsung dalam tempo tinggi tersebut dituntaskan lewat kemenangan dua gim langsung.

Pertandingan krusial ini digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2026) malam WIB. Atmosfer Istora yang bergemuruh oleh dukungan ribuan suporter tuan rumah berhasil membakar ambisi Raymond/Joaquin. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan ganda putra Merah Putih selangkah lebih dekat dengan podium juara tertinggi di turnamen level BWF Super 1000 ini.Raymond/Joaquin memenangi laga dengan skor akhir 21-15 dan 21-18 dalam durasi permainan yang berjalan cepat sejak awal.

Pasangan muda tersebut tampil sangat agresif demi meredam pola serangan Sabar/Reza yang dikenal tak kalah solid. Raymond/Joaquin sempat menjauh dengan merebut lima poin beruntun untuk unggul 10-4 di gim pertama sebelum akhirnya mengunci gim kedua dengan ketat.

Keberhasilan menembus partai puncak ini menjadi catatan prestasi yang luar biasa bagi Raymond/Joaquin di sepanjang rangkaian kompetisi tahun ini. Seusai pertandingan, Raymond mengaku tidak menyangka bisa menang straight game atas Sabar/Reza.

Mereka menegaskan bahwa kunci utama kemenangan ini adalah fokus mengamankan poin demi poin secara taktis tanpa memikirkan beban beban senioritas.

Dengan hasil positif ini, Indonesia dipastikan memiliki wakil di sektor ganda putra pada babak final yang diselenggarakan hari ini, Minggu (7/6/2026). Selain Raymond/Joaquin, sektor tunggal putra Indonesia juga berhasil meloloskan Jonatan Christie ke laga puncak. Publik kini menaruh harapan besar agar trofi juara ganda putra Indonesia Open tahun ini tetap bertahan di tanah air.

Pada laga final sore nanti, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dijadwalkan akan menantang ganda putra asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Pasangan Malaysia tersebut melaju ke final usai membuat kejutan besar dengan menyingkirkan ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

UMN Gaspol Buka S3 MPI Pertama di Sukabumi, Rektor: Jangan Ada Lagi Alasan “Jauh” untuk Kuliah Doktor

0
Oplus_131072

Visitasi 6 Juni 2026, Kemenag RI tegaskan UMN harus jadi pabrik SDM unggul untuk pendidikan Islam nasional (Foto : DS)

Wartain.com – Universitas Madani Nusantara (UMN) Sukabumi tidak menunggu lama. Begitu SK No. 59 Tahun 2026 tentang perubahan bentuk dari Institut ke Universitas terbit, UMN langsung bergerak cepat. Sabtu 6/6/2026, kampus tersebut menggelar visitasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam MPI. Ini prodi doktoral pertama UMN dan satu-satunya di Sukabumi Raya.

Keputusan itu tegas dan terukur. Alih status menuntut tanggung jawab akademik lebih besar. UMN wajib menghadirkan layanan pendidikan jenjang tertinggi agar masyarakat tidak lagi menempuh jarak jauh demi gelar doktor.

Rektor UMN Prof. Dr. Endin Nasrudin, M.Si menegaskan, pembukaan S3 MPI bukan pilihan, melainkan konsekuensi status baru. Kampus harus siap melayani kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat secara langsung, cepat, dan berkualitas.

“Alih status dari institut menjadi universitas bukan sekadar ganti nama. Ini adalah amanah akademik. Masyarakat Sukabumi dan sekitarnya berhak mendapat akses pendidikan doktor tanpa harus meninggalkan daerahnya,” tegas Prof. Endin.

Senada, Direktur Pascasarjana UMN Prof. Dr. H. Asep Saepul Muhtadi, M.A menyampaikan poin kunci. Selama ini akses S3 bagi warga Sukabumi terbatas. Dengan hadirnya MPI, jarak dan biaya bukan lagi penghalang utama untuk melanjutkan studi.

“Ini adalah prodi S3 satu-satunya di Sukabumi dan sekitarnya. Tujuan kami jelas: mendekatkan layanan pendidikan tinggi jenjang doktor kepada masyarakat agar mereka bisa berkembang tanpa harus merantau jauh,” ujar Prof. Asep.

Visitasi berlangsung di Kampus UMN dengan pengawasan ketat. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut,  Kasubdit Akademik Ditjen Pendis Kemenag RI Dr. A. Rafik Zainul Mun’in, M.Pd untuk menilai kesiapan kurikulum, SDM, dan sarana penunjang.

UMN Gaspol Buka S3 MPI Pertama di Sukabumi, Rektor: Jangan Ada Lagi Alasan “Jauh” untuk Kuliah Doktor (Foto : DS)

Diketahui, acara visitasi itu dibuka oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. M. Arskal Salim GP, M.Ag. Ia memberi mandat tegas kepada UMN. Prodi baru ini harus menjawab tantangan pendidikan Islam ke depan, bukan sekadar menambah daftar prodi, tapi harus membawa harapan:

Harapan pertama Kemenag: UMN harus menjadi pabrik SDM berkualitas. Lulusan S3 MPI dituntut unggul secara intelektual, manajerial, dan berdaya saing global. Tidak ada ruang untuk lulusan yang hanya mengandalkan ijazah.

Harapan kedua: pendirian S3 MPI harus berdampak nyata. Prodi ini wajib memenuhi kebutuhan masyarakat Sukabumi untuk mengakses pendidikan tinggi bermutu. Akademik dan kebutuhan riil masyarakat harus berjalan beriringan.

Harapan ketiga: prodi ini harus mencetak pimpinan lembaga pendidikan Islam yang kompeten. Madrasah, pesantren, dan sekolah Islam butuh pemimpin dengan kualifikasi doktor yang paham kebijakan, manajemen, dan inovasi pendidikan.

Rektor UMN kembali menegaskan komitmen kampus. UMN tidak akan setengah hati. Investasi SDM, riset, dan jaringan akademik akan dikerahkan agar prodi ini menjadi rujukan pendidikan doktor di Jawa Barat.

“Kami tidak ingin S3 ini hanya jadi formalitas akademik. UMN harus melahirkan pemimpin pendidikan Islam yang berani berpikir besar, bekerja cepat, dan berdampak luas bagi umat,” tegas Prof. Endin untuk kedua kalinya.

Visitasi menjadi gerbang penting. Tim asesor menilai dokumen, kesiapan dosen, laboratorium riset, hingga jejaring kerja sama. Jika lolos, UMN berhak menyelenggarakan S3 MPI dan menerima mahasiswa gelombang pertama.

Dengan hadirnya S3 MPI, peta pendidikan tinggi Sukabumi berubah. Masyarakat, guru besar madrasah, dan pengelola pesantren kini punya rumah akademik sendiri. UMN siap membuktikan bahwa status universitas harus diiringi karya nyata untuk daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Mengetuk Pintu Langit di Pantai Sakawayana: Perisai Spiritual untuk Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih

0

“Majelis di Sakawayana hadir penggerak pemikiran dan aksi: Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98/Presidium MD KAHMI Sukabumi), Dede Heri (Rumah Literasi Merah Putih), Siti Ratna Maymunah (SMSI Sukabumi Raya/Wartain.com), HM Fikrie (Majelis Sholawat Cahaya Nusantara), Asep Sugianto (Aktivis HMI), Yosep Maulana (Aktivis Mahasiswa Palabuhanratu), dan M. Rafi Asyam (Aktivis Muda/Bisnisnews.net)”

Oleh: Tim Redaksi

WARTAIN.COM, SUKABUMI – Laut adalah hamparan rahasia, tempat gelombang tak pernah lelah berzikir kepada Penciptanya. Pada Malam Minggu, 6 Juni 2026, di bawah langit Pantai Sakwayana, Palabuhanratu, Sukabumi, deburan ombak berpadu dengan gemuruh doa. Di sanalah, sejumlah tokoh berkumpul dalam Majelis Pencerahan Diskusi, Berdoa, Berdzikir, dan Bersholawat. Mereka melarungkan harapan, mengetuk pintu langit, memohon ampunan serta perlindungan mutlak bagi bumi pertiwi.

Pertemuan ini bukan sekadar ritual tanpa makna. Ini adalah sebuah kontemplasi filsafat politik-spiritual. Sebuah kesadaran bahwa kedaulatan sebuah bangsa tidak hanya dibangun dengan kekuatan senjata atau angka ekonomi, tetapi juga dibentengi oleh kekuatan gaib yang bersumber dari Allah SWT.

Secara geopolitik, Indonesia saat ini berada di pusaran angin buritan yang kencang. Ancaman tidak lagi datang dengan kapal perang yang tampak kasat mata, melainkan melalui perang asimetris. Ada skenario besar yang rapi untuk menciptakan instabilitas nasional. Tujuannya tunggal dan oportunis: merusak stabilitas dari dalam, melumpuhkan kekuatan dari luar, lalu memuluskan agenda menguasai Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) serta mencengkeram pasar ekonomi domestik.

Ketika stabilitas nasional diguncang, fondasi negara akan melemah. Inilah mengapa benteng spiritual menjadi sangat krusial. Melalui dzikir dan sholawat, getaran spiritual dilepaskan untuk meredam energi negatif yang ingin memecah belah bangsa.

Menjaga Para Pemimpin di Garis Depan

Dalam ruang tirakat di tepi samudra tersebut, doa-doa khusus dipanjatkan untuk para pemegang amanah kepemimpinan nasional. Kekuatan dan perlindungan lahir batin dimohonkan untuk:

a. Presiden Prabowo Subianto & Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai nahkoda utama.

b. Sufmi Dasco Ahmad beserta seluruh jajaran legislatif dan politik.

c. Kepala BIN, Panglima TNI, dan Kapolri sebagai trisula penjaga keamanan negara.

d. Seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang sedang berjibaku mengeksekusi visi Indonesia Mandiri.

Mendoakan pemimpin adalah tradisi luhur dalam filsafat sufistik. Pemimpin yang kuat dan lurus adalah payung bagi rakyatnya. Ketika badai fitnah dan upaya penjatuhan pemerintahan begitu gencar, maka perisai terbaik adalah penyerahan totalitas kepada Allah Pemilik Takdir Alam Semesta, yang dibarengi dengan persatuan nyata di atas tanah air.

Ikhtiar Kolektif: Gerakan Juni, Juli, Agustus

Majelis di Sakwayana ini dihadiri oleh para penggerak pemikiran dan aksi: Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98/Presidium MD KAHMI Sukabumi), Dede Heri (Rumah Literasi Merah Putih), Siti Ratna Maymunah (SMSI Sukabumi Raya/Wartain.com), HM Fikrie (Majelis Sholawat Cahaya Nusantara), Asep Sugianto (Aktivis HMI), Yosep Maulana (Aktivis Mahasiswa Palabuhanratu), dan M. Rafi Asyam (Aktivis Muda/Bisnisnews.net).

Dari pesisir Sukabumi, mereka melayangkan seruan moral dan spiritual kepada seluruh kaum muslimin serta rakyat Indonesia. Selama bulan Juni, Juli, hingga Agustus 2026, mari kita penuhi dan gemakan doa, dzikir, serta sholawat di setiap:

a. Masjid dan Mushola

b. Tajug dan Pesantren

c. Rumah-rumah di pelosok perkampungan hingga pusat perkotaan

Menghadapi pergeseran geopolitik global, regional, dan nasional yang super cepat, Indonesia tidak boleh rapuh. Bersama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dan dengan mengetuk pintu langit secara berjamaah, kita optimis badai ini akan terlewati. Indonesia akan tegak berdiri sebagai negara besar, mandiri, adil, makmur, dan termaju di bawah lindungan Sang Maha Pencipta.***

Antisipasi Aksi Geng Motor, Polsek Citamiang Intensifkan Patroli Dini Hari di Titik Rawan

0

Wartain.com – Meningkatnya keresahan masyarakat terhadap aksi geng motor mendorong jajaran Polsek Citamiang Polres Sukabumi Kota memperketat pengawasan wilayah. Pada Sabtu (6/6/2026) dini hari, personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan patroli intensif di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Citamiang Iptu Riki Saputra dengan menyasar beberapa lokasi strategis, mulai dari kawasan perbatasan Citamiang-Baros, Terminal Tipe A Kota Sukabumi, Jalur Lingkar Selatan hingga area wisata Santa Sea.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif menyusul maraknya aktivitas kelompok bermotor yang kerap muncul pada waktu-waktu rawan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Menurut Riki, jam-jam menjelang subuh menjadi perhatian khusus karena pada waktu tersebut sebagian warga sudah mulai beraktivitas. Kondisi itu dinilai rentan dimanfaatkan pelaku kejahatan jalanan maupun kelompok bermotor yang meresahkan warga.

“Warga yang beraktivitas di pagi buta ini sangat rentan menjadi korban kejahatan jalanan, seperti begal maupun sasaran geng motor. Oleh karena itu, kami berkomitmen hadir di tengah mereka untuk menjaga keselamatan dan memberikan rasa aman,” ujar Riki.

Selain melakukan patroli bergerak, petugas juga memantau sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok bermotor maupun arena balap liar. Pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Dalam patroli tersebut, polisi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan pencurian kendaraan bermotor. Beberapa kendaraan roda dua yang ditemukan terparkir di luar rumah tanpa pengamanan menjadi perhatian petugas.

Bahkan, personel patroli mendatangi rumah warga dan mengingatkan langsung pemilik kendaraan agar memindahkan motornya ke tempat yang lebih aman.

“Tim kami tidak segan mengetuk pintu rumah warga satu per satu di tengah malam, sekadar untuk mengingatkan agar kendaraan mereka segera dimasukkan ke dalam rumah demi keamanan,” katanya.

Polsek Citamiang juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Menurut Riki, partisipasi warga menjadi elemen penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ia mengaku sejumlah lingkungan di wilayah Citamiang masih aktif melaksanakan ronda malam. Kondisi tersebut dinilai sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Alhamdulillah, kami melihat sudah ada beberapa RW yang kegiatan rondanya berjalan aktif. Bagi wilayah yang belum, akan terus kami ajak dan imbau agar bersama-sama kita wujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang prima,” ungkapnya.

Kapolsek menegaskan pihaknya akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang berupaya mengganggu keamanan masyarakat. Seluruh personel yang bertugas telah dilengkapi perlengkapan pendukung guna menghadapi berbagai potensi gangguan di lapangan.

“Kami lengkapi tim dengan perlengkapan penuh. Kami pastikan tidak akan ada keraguan sedikit pun untuk menindak tegas dan terukur para pengganggu situasi Kamtibmas di wilayah hukum kami,” tegas Riki.

Patroli yang berlangsung hingga pagi hari tersebut berjalan lancar. Polisi memastikan situasi keamanan di wilayah Citamiang tetap terkendali dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Sebelumnya, warga Kampung Lio, RT 02 RW 01, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, sempat dibuat panik oleh kedatangan sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan anggota geng motor pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Kehadiran puluhan orang bermotor yang membawa senjata tajam itu memicu keresahan warga dan menjadi perhatian aparat kepolisian.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Motor di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

0

Wartain.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di RT 01 RW 20, Desa Cibalung, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan berinisial EK (51) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi.

Berdasarkan keterangan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda CBR 150 yang dikendarai RF (22) melaju dari arah Terminal Tipe A menuju Jalur Cibolang.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas secara maksimal sehingga menabrak seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Indra Lesmana, mengatakan korban saat itu tengah menyeberang dari sisi kiri menuju kanan jalan jika dilihat dari arah laju sepeda motor.

“Diduga pada saat mengendarai kendaraannya tidak hati-hati, kurang konsentrasi dan tidak memprioritaskan penyebrang jalan. Sesampainya di tempat kejadian kendaraan sepeda motor tersebut menabrak seorang penyebrang jalan saudari EK (51) yang sedang menyeberang dari kiri ke kanan jalan apabila dilihat dari arah melajunya kendaraan sepeda motor tersebut,” kata Indra, Sabtu (6/6/2026).

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada sepeda motor yang dikendarai RF.

“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut kendaraan sepeda motor mengalami kerusakan, untuk penyebrang jalan saudari EK meninggal dunia dalam perawatan medis di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi,” ujarnya.

Usai menerima laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau para pengendara agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di kawasan yang kerap dilalui pejalan kaki, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi Laksanakan Studi Banding ke UKM LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung

0

Wartain.com – UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi melaksanakan kegiatan studi banding bersama Lembaga Inkubasi Kewirausahaan Mahasiswa (LIKM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bertukar Gagasan, Berbagi Pengalaman, dan Tumbuh Bersama dalam Semangat Kewirausahaan” tersebut berlangsung di Demos Cafe.

Kegiatan studi banding ini bertujuan mempererat hubungan antarlembaga, memperluas wawasan kewirausahaan, serta menjadi wadah untuk bertukar ide, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengembangan program kewirausahaan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, kedua organisasi berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih erat dan menciptakan inovasi yang mendukung pengembangan jiwa entrepreneur mahasiswa pada periode kepengurusan 2026/2027.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pertumbuhan minat, semangat, dan kemauan generasi milenial dalam bidang kewirausahaan.

Studi banding tersebut menjadi ajang silaturahmi antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, serta membangun semangat bersama dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Ketua UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi, Nur Hasanah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap studi banding ini dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, mempererat silaturahmi antarlembaga, serta membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan studi banding ini, kami berharap dapat belajar dari pengalaman dan program-program unggulan yang dimiliki LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung maupun UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi. Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang produktif dan memberikan manfaat bagi kedua organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung , Ilya Hanifah Hakim, menyambut baik kunjungan dari UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi. Menurutnya, studi banding merupakan momentum yang tepat untuk berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, serta meningkatkan kualitas program kewirausahaan yang dijalankan oleh masing-masing organisasi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi. Semoga melalui diskusi dan pertukaran gagasan yang dilakukan hari ini, kita dapat memperoleh inspirasi baru serta membangun hubungan yang terus terjalin dalam semangat kolaborasi dan kewirausahaan,” ungkap Ilya Hanifah Hakim.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain sesi diskusi dan pemaparan program kerja dari masing-masing organisasi, kegiatan juga diisi dengan berbagai fun games yang melibatkan seluruh peserta. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempererat hubungan antarmahasiswa, meningkatkan kekompakan, serta membangun kerja sama tim dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman organisasi, serta memperkuat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.

Semangat kebersamaan yang terjalin selama kegiatan mencerminkan komitmen bersama untuk terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Kehadiran kegiatan fun games juga menambah keakraban peserta sehingga tercipta suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dari UKM Kewirausahaan IKIP Siliwangi kepada UKM LIKW begitupun penyerahan sertifikat dari UKM LIKM ke UKM KWU IKIP Siliwangi dan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik dan komitmen untuk terus tumbuh bersama dalam semangat kewirausahaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara kedua organisasi dalam mendukung lahirnya generasi muda yang unggul, mandiri, dan berjiwa wirausaha.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M.Nabil/Biro Bandung)

Revitalisasi Trotoar Jalan Kota Sukabumi, DPUTR Tata Ulang Kawasan Ramah Pejalan Kaki di Sekitar Setukpa

0

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas ruang publik melalui penataan infrastruktur pedestrian. Salah satu yang saat ini tengah dikerjakan adalah revitalisasi trotoar di Jalan Bhayangkara, tepatnya di kawasan sekitar Setukpa Lemdiklat Polri.

Proyek yang mulai dikerjakan sejak 19 Mei 2026 tersebut ditargetkan mampu menghadirkan jalur pejalan kaki yang lebih aman, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Henry Yoswara, mengatakan hingga awal Juni progres pekerjaan telah mencapai sekitar 8,83 persen. Revitalisasi trotoar sepanjang 468 meter itu ditargetkan rampung pada pertengahan Agustus 2026.

Menurut Henry, penataan dilakukan mulai dari kawasan seberang Hotel Laska hingga depan Masjid Setukpa Lemdiklat Polri. Selain memperbaiki trotoar, proyek tersebut juga mencakup pembenahan sistem drainase yang selama ini dinilai belum optimal.

“Dari seberang Hotel Laska sampai depan Masjid Setukpa Lemdiklat Polri. Kita gunakan batu andesit, kemudian grade block, dan ada perbaikan saluran (drainase) karena selama ini ada aliran air yang belum tertampung. Jadi kami perbaiki saluran terbuka dan tertutup. Kami juga memasang PJU, dan bollard,” ujar Henry, Sabtu (6/6/2026).

Penataan kawasan ini didukung anggaran sekitar Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi. Tidak hanya berfokus pada fungsi, revitalisasi juga memperhatikan aspek keindahan kawasan dengan penggunaan material yang lebih representatif.

DPUTR memastikan keberadaan pohon-pohon yang telah tumbuh di sepanjang ruas trotoar tetap dipertahankan. Bahkan pada sejumlah titik akan ditambahkan elemen stamp concrete untuk memperkuat kesan estetis dan mempercantik wajah kawasan.

Henry menuturkan, selama proses pembangunan berlangsung memang terdapat aktivitas alat berat yang berpotensi memengaruhi kondisi jalan di sekitar lokasi. Karena itu, pihaknya juga telah menyiapkan perbaikan lapisan hotmix di depan gerbang Setukpa Lemdiklat Polri setelah seluruh pekerjaan selesai dilaksanakan.

“Karena selama kegiatan revitalisasi dipastikan ada aktivitas alat berat dan pengerjaan, nanti di akhir akan kami perbaiki pula hotmix pas depan gerbang Setukpa Lemdiklat Polri, supaya terlihat menyatu dengan hasil revitalisasi,” katanya.

Melalui revitalisasi tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kawasan Jalan Bhayangkara dapat menjadi koridor yang lebih tertata, mendukung mobilitas pejalan kaki, sekaligus memperkuat citra kawasan pendidikan dan pelatihan Polri yang berada di jantung kota.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Pemkab Sukabumi Gaungkan Semangat, Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim  

0

Wartain.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,
harus dimaknai lewat aksi nyata, diantaranya pengelolaan sampah secara baik.

Hal itu disampaikan Kepala DLH, pada puncak kegiatan peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu 6 Juni 2026.

“Karena kita menghadapi darurat sampah, saya bermohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk melakukan 3R, yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang)” jelasnya

Menurut Nunung, hasil pemilahan sampah pada akhirnya akan dioleh melalui teknologi RDF (Refuse Derived Fuel (RDF) . Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari demi menekan produksi sampah baru.

“Selain itu, mari kita biasakan membawa tempat minum dan wadah makanan sendiri saat bepergian guna meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kita,” tambahnya.

Diketahui, di Kabupaten Sukabumi peringatan hari lingkungan Hidup Sedunia diawali dengan pelaksanaan korve (kerja bakti) serentak secara masif yang tersebar di berbagai ruas jalan, khususnya di sekitar wilayah Cisaat, Jalur Lingkar Selatan, Kadudampit, dan sekitarnya. Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan

Usai pelaksanaan aksi di lapangan, seluruh jajaran dinas terkait berkumpul di Ruang Audio Visual Diarpus Cisaat yang ditransformasikan menjadi pusat komando virtual daerah untuk menyimak pengarahan nasional secara langsung dari Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menekankan urgensi tata kelola lingkungan yang berkeadilan dan perlunya perubahan paradigma.

“Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah paradigma tata kelola sampah secara menyeluruh,” tegasnya.

Menteri Lingkungan Hidup juga mengingatkan bahwa aksi di tingkat lokal sangat krusial dalam merespons ancaman lingkungan berskala global.

“Dunia saat ini menghadapi ‘Triple Planetary Crisis’, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran laut. Oleh karena itu, target penanaman 2 miliar pohon secara nasional harus kita sukseskan bersama sebagai langkah mitigasi yang nyata,” ungkapnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Disdik Sukabumi Dorong Lahirnya Generasi Religius yang Unggul di Bidang Sains dan Teknologi

0

Wartain.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki keseimbangan antara pemahaman keagamaan, penguasaan ilmu pengetahuan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, saat menghadiri Wisuda Santri Kelas Akhir Tarbiyatul Muallimin Al-Islamiyyah (TMI) Pondok Modern Assalam Putra di Kecamatan Bojonggenteng, Sabtu (6/6/2026).

Sebanyak 36 santri mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Averouz Generation, Right Ready Resilient”, yang menggambarkan harapan lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, memiliki daya tahan kuat, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Deden Sumpena menyampaikan apresiasi kepada Pondok Modern Assalam Putra atas kontribusinya dalam membina dan mendidik para santri hingga mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Menurutnya, lembaga pesantren memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.

Ia menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut generasi muda untuk menguasai berbagai bidang ilmu, khususnya sains dan teknologi.

Namun demikian, kemampuan tersebut harus berjalan beriringan dengan pendidikan akhlak dan nilai-nilai spiritual agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Generasi masa depan harus memiliki kompetensi yang lengkap, baik dari sisi intelektual, spiritual, maupun keterampilan. Penguasaan teknologi menjadi kebutuhan, tetapi karakter dan akhlak tetap menjadi fondasi utama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program, termasuk mendukung pengembangan pendidikan berbasis pesantren sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Prosesi wisuda ini tidak hanya menjadi momen perpisahan bagi para santri kelas akhir, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)