26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 567

DP3A Kabupaten Sukabumi Bentuk Kelompok Perempuan Kepala Keluarga di Lokasi P2WKSS Gunungguruh

0

Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan pembentukan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di lokasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), tepatnya di Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, pembentukan kelompok ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian dan peningkatan peran perempuan dalam pembangunan keluarga dan ekonomi.

“Hari ini kami melaksanakan pembentukan Kelompok PEKKA di Desa Gunungguruh, yang juga merupakan lokasi pelaksanaan program P2WKSS,” ujar Eki pada Rabu (28/5/2025).

Dalam kegiatan, sebanyak 100 perempuan kepala keluarga dari seluruh desa di Kecamatan Gunungguruh turut diundang untuk mengikuti sosialisasi dan pembentukan kelompok.

“Setelah proses identifikasi hari ini, pekan depan kami akan menggelar pelatihan kerajinan tangan sebagai bentuk penguatan kapasitas bagi para anggota PEKKA,” tambahnya.

Eki menjelaskan alasan pemilihan lokasi di Gunungguruh karena kawasan tersebut merupakan titik fokus dari program P2WKSS, dan pembentukan kelompok PEKKA diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan di wilayah tersebut.

“Pelatihan kerajinan tangan akan menghadirkan narasumber dari Bandung, dan hasil karya para peserta nantinya diharapkan bisa dipasarkan ke berbagai kalangan. Harapannya, keterampilan dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga,” pungkasnya disela kegiatan yang berlangsung di Bale Sawala, Desa/Kecamatan Gunungguruh.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Wabup Sukabumi Terima Audiensi Yaspi Ponpes Syamsul Ulum

0

Wartain.com || Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas menerima Audiensi Yayasan Pendidikan Islam (YASPI) Pondok Pesantren Syamsul Ulum yang di pimpin oleh Dra. Hj. Nenny Fauziah, M.Ag . Rabu,27 Mei 2025 di Pendopo Sukabumi.

‎Hj.Nenny Fauziah selaku Pimpinan YASPi Syamsul Ulum Sukabumi dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kedatangannya beserta rombongan adalah untuk bersilaturahmi.

‎”Kedatangan kami tiada lain adalah ingin bersilaturahmi sekaligus berkonstribusi membangun Sukabumi melalui dunia Pendidikan yang Islami,” ungkapnya.

‎Dikatakan pula Yaspi Syamsul Ulum memiliki keinginan untuk memperkenalkan kepada para Pelajar di Sukabumi para Pahlawan yang lahir di Sukabumi, yang ikut berjuang dalam merebut Kemerdekaan salah satunya adalah KH.Achmad Sanusi yang ikut berjuang dalam merebut Kemerdekaan Indonesia.

Wabup Sukabumi Terima Audiensi Yaspi Ponpes Syamsul Ulum (foto : Istimewa)


‎Sementara itu , Wakil Bupati mengatakan apa yang sudah diutarakan oleh ketua Yayasan yang ingin bersilaturahmi dan ikut berkecimpung dalam membangun Sukabumi yang Mubarokah melalui dunia Pendidikan Islami sangat baik untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

‎”Semoga dengan pemikiran dari para ulama dan Pendidik Syamsul Ulum bisa menjadikan Sukabumi yang Mubarokah bisa terwujud dengan baik,” tuturnya.

‎Lebih lanjut Wabup mengatakan, mengenal Sejarah salah satu Pejuang Kemerdekaan asal Sukabumi KH.Achmad Sanusi sangat perlu di perkenalkan kepada para pelajar dan Pemuda Sukabumi supaya tidak hilang begitu saja.

‎”Karena kita bisa berdiri disini salah satunya kiprah dari para Pejuang yang ikut merebut Kemerdekaan Indonesia , untuk itu kita berkolaborasi denga steakholder terkait khususnya Disdik bisa memfasilitasi dalam Pelajaran Sejarah bagi Pelajar dari mulai SD,SLTP,SLTA dan Perguruan Tinggi di Sukabumi ini semua sejalan dengan Visi Misi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah,” tegasnya.

‎Wabup berharap, dengan adanya pertemuan ini, kontribusi yang di turunkan oleh Yaspi ini bisa meningkatkan rasa cinta para pelajar dan Pemuda kepada tanah airnya dan lebih mengenal Para Pahlawan Sukabumi salah satunya adalah KH. Achmad Sanusi yang lahir di Sukabumi.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Fokus Program MBG, Pemerintah Tambah Anggaran Tahun Depan 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Pemerintah menambah anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 2026 menjadi Rp 217 triliun. Dengan kata lain bertambah sebanyak Rp 46 triliun dari anggaran 2025 sebesar Rp 171 triliun.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, BGN mendapatkan anggaran Rp 71 triliun untuk program MBG. Kemudian pada Maret 2025, pemerintah menambah anggaran untuk program tersebut sebanyak Rp 100 triliun, sehingga tahun ini anggaran MBG mencapai Rp 171 triliun.

Terkait anggaran MBG tahun depan Rp 217 triliun, diungkapkan oleh Badan Gizi Nasional. Kenaikan anggaran itu dibutuhkan untuk mencapai target dari Presiden Prabowo Subianto dalam merealisasikan penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 82,9 juta orang.

“Kami sudah dikasih anggaran (pagu indikatif 2026), Rp 217 triliun, itu untuk membayar 82,9 juta penerima,” kata Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional Nyoto Suwignyo dalam acara Seminar Perspektif Lingkungan pada MBG, di Kantor Badan Pangan Nasional, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Nyoto menyebutkan, untuk merealisasikan 82,9 juta penerima, dibutuhkan 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia merinci, target terdekat pada September bisa terbentuk 15.000 SPPG, Oktober 20.000 SPPG, sehingga pada akhir tahun bisa mencapai 30.000 SPPG.

“Pak Presiden memberikan arahan tambahan di tahun ini diharapkan semua target selesai yaitu 82,9 juta (penerima), sehingga jumlah SPPG yang kami bangun 30.000,” jelasnya.

Sebelumnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melaporkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 21 Mei 2025 mencapai Rp 3 triliun.

“Angka paling terbaru telah dicairkan realisasi anggaran yang telah cair adalah Rp 3 triliun. Sampai dengan 21 Mei ini, yang telah dijangkau, mendapatkan MBG ada 3.977.519 orang penerima manfaat yang berdiri atas anak sekolah berbagai level, SD, SMP, SMA dan juga ibu hamil,” kata Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Mei 2025 di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/5) lalu.

Penambahan anggaran untuk program tersebut memang telah diumumkan pada awal tahun ini. Di tengah efisiensi yang dilakukan pemerintah, BGN menjadi instansi yang mendapatkan tambahan anggaran Rp 100 triliun

Anggaran itu diperkirakan cair pada September 2025. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, ada tiga kunci dalam pelaksanaan program MBG, antara lain anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur. Terkait anggaran, menurutnya BGN tidak menemui kendala apapun.

“Karena berapapun yang diminta oleh BGN pasti akan diberi oleh Pak Presiden (Prabowo). Jadi kalau yang lain, dia kasihan,” kata Dadan, dalam sambutannya di acara penandatanganan MoU di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3).***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Buka Setiap Hari, Ketua DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya Apresiasi Kios Pangan Ratu Nusantara 

0

Wartain.com || Ketua DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya melakukan monitoring ke  Kios Pangan Ratu Nusantara, Jalan Pelabuhan II KM 12, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Kamis 29/05/2025.

Agenda tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga sembako yang berkaitan dengan ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Iedul Adha 1446 H.

Usai melakukan peninjauan, ketua DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya, Aam Abdul Salam, S.Ag menyampaikan apresiasi kepada Kios Pangan Ratu Nusantara, yang terselenggara dalam pengawasan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi serta binaan DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya.

“Kios Pangan ini buka setiap hari dengan produk-produk sembako yang murah dan berkualitas. Ini sangat membantu masyarakat kita juga membantu Pemkab Sukabumi untuk mengendalikan inflasi,” ujar Aam.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kios Pangan Ratu Nusantara serta kios-kios pangan yang lain, yang terus melakukan kegiatan penjualan sembako kepada masyarakat dengan harga yang standar bahkan dibawah harga pasar.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas upaya Kios Pangan Ratu Nusantara serta kios-kios pangan yang lain, khususnya dibawah binaan DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya, yang terus menjaga kestabilan harga bagi masyarakat,” tambah Aam.

Buka Setiap Hari, Ketua DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya Apresiasi Kios Pangan Ratu Nusantara  (foto : Aab)

Selain itu, Aam juga mengatakan pihaknya akan mendukung DKP Kabupaten Sukabumi untuk terus mengembangkan kios-kios pangan yang ada. Agar tercipta sebuah kemandirian dalam ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

“DPC APMIKIMMDO tentu sangat mendukung pengembangan Kios Pangan Ratu Nusantara serta kios-kios pangan yang lainnya. Karena ini adalah solusi yang baik bagi masyarakat. Terutama dalam mendukung asta citanya Presiden Prabowo Subianto dalam ketahanan pangan,” jelas Aam.

Sementara itu, Owner Kios Pangan Ratu Nusantara, Siti Ratna Maymunah, S.Pd mengungkapkan, keberadaan kios pangannya merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sembako.

“Ini bukti keseriusan Kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sembako. Dengan harga yang standar, Kami sediakan kebutuhan masyarakat, agar ketahanan pangan tetap terjaga,” ungkap owner Kios Pangan Ratu Nusantara.

Siti Ratna menegaskan, selain menjual langsung kepada masyarakat, Kios Pangan nya juga menyuplai kebutuhan kios-kios pangan yang dibawah binaan DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya.

“Kios Pangan Kami, selain menjual langsung kepada masyarakat juga menyuplai kebutuhan kios-kios pangan  dibawah naungan DPC APMIKIMMDO Sukabumi Raya,” tegas Siti Ratna.

“Barang-barang yang tersedia di Kami mencakup sembako, seperti  Beras, telur, minyak goreng, terigu, gula pasir dan lain-lain,” pungkasnya.***

Foto : Aab

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Dul

Terus Wujudkan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat, Lapas Cianjur Gelar Bakti Sosial Kepada Anak Yatim

0

Wartain.com || Dalam mewujudkan program-program yang telah dicanangkan Lapas Kelas IIB Cianjur kembali menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim, Cianjur, 28/05/2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di area kunjungan Lapas sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen terhadap program pembinaan masyarakat.

Kepala Lapas Cianjur, Eris Ramdani, secara langsung menyerahkan bantuan kepada 18 orang warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Penyerahan dilakukan bersama jajaran pegawai Lapas.

Dalam keterangannya, Kalapas Eris Ramdani menyampaikan bahwa Lapas Cianjur terus berkomitmen untuk menjalankan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Lapas Cianjur dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan seperti ini, kami berupaya mewujudkan pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat” ujar Eris.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

WamenP2MI Dzulfikar Menggelar Pertemuan dengan Gubernur Sumut Bahas TPPO

0

Wartain.com || Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menggelar pertemuan strategis dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, Kamis (22/5/2025).

Pertemuan dilakukan guna membahas maraknya kasus penipuan berkedok rekrutmen pekerja migran asal Sumut di negara-negara seperti Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Thailand.

Kasus-kasus tersebut diketahui berujung pada praktik scamming dan eksploitasi yang menjerat banyak warga secara sistematis.

Wamen Dzulfikar menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antara Pemerintah pusat dan daerah untuk menangkal migrasi non-prosedural.

“Kami mendengar langsung aspirasi Pak Gubernur. Negara harus hadir sejak dari desa, sejak niat migrasi itu tumbuh. Pelindungan pekerja migran dimulai dari pencegahan dini, edukasi, dan jalur yang sah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung langkah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran.

“Kami siap menyediakan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan, seminar-seminar, dan sudah menunjuk dinas-dinas terkait untuk memaksimalkan potensi SDM unggul, atau apapun istilah kenegaraannya, yang relevan untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan calon pekerja migran,” tegas Bobby.

Gubernur Bobby juga menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran langsung Wamen Dzulfikar di Sumut.

Pertemuan diakhiri komitmen bersama untuk membentuk langkah taktis dan prosedural lintas sektor, serta memperkuat literasi migrasi aman dan penegakan hukum terhadap agen-agen perekrut ilegal.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Ribuan Guru di Jawa Barat Ikuti Karya Tulis dengan Tema “Sarebu Guru Katut Tanaga Kependidikan Nulis”

0
Oplus_131072

Wartain.com || Guru akan hidup selamanya dalam ingatan siswa, tapi guru yang menulis lebih dari itu, akan abadi dalam sejarah.

Itu mungkin kalimat yang pas untuk menggambarkan karya yang satu ini. Seribu guru dan tenaga kependidikan di Jawa Barat (Jabar) menulis karya tulis yang dirangkum dalam buku berjudul “Sarebu Guru Katut Tenaga Kependidikan Nulis: Nepakeun Praktek Hade Geusan Ngawangun Kualitas Atikan di Jawa Barat.”

Inovasi tersebut diinisiasi oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jabar dalam bulan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Deden Saepul Hidayat pun mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, program ini menjadi wadah dan memberi kesempatan bagi para guru untuk menuangkan segala pengalamannya ke dalam media tulisan.

Sedangkan Kepala BBGTK Jabar, Mohamad Hartono mengatakan, buku tersebut bukan hanya sebagai dokumentasi, tapi diharapkan menjadi sumber inspirasi untuk terus belajar, berbagi, dan berinovasi.

Pada acara puncak tersebut, BBGTK Jabar memberikan apresiasi kepada pemenang lomba kategori Lomba Guru Bercerita Numerasi di berbagai jenjang pendidikan. Pada Jenjang SMA/SMK, juara 1 dimenangkan oleh guru SMAS Islam PB Soedirman 2 Bekasi, Peri Setiawan. Sedangkan juara 2 dimenangkan oleh guru SMAN 1 Cipendeuy, Romalia Eva dan juara 3 disabet guru SMAN 12 Bandung, Ai Fitri Silvia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Guru Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Disdik Jabar, Diah Restu Susanti dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, I Made Supriatna.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kembali Menjadi Insan Kamil : Perjalanan Manusia Menuju Allah

0
Oplus_131072

Penulis: Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keagamaan

Pengantar

Wartain.com || Hidup bukanlah sekadar rentang waktu antara lahir dan mati. Ia adalah perjalanan ruhani yang dalam, lintasan sunyi yang mengembalikan manusia kepada asalnya—kepada Allah.

Dalam pusaran zaman yang kian riuh, banyak yang kehilangan arah, lupa tujuan, dan menukar makna diri hanya demi dunia yang sementara. Padahal manusia diciptakan bukan sembarang ada, melainkan untuk menjadi wakil Tuhan di bumi—khalīfah fī al-arḍ—seraya menjalani jalan menuju kesempurnaan kemanusiaan: al-insān al-kāmil.

Nabi Muhammad saw. datang bukan sekadar membawa syariat, tetapi sebagai manifestasi tertinggi dari cahaya kemanusiaan yang utuh. Beliau adalah contoh sempurna insan kamil. Melalui beliau, Islam bukan hanya agama, tetapi jalan pulang; bukan hanya aturan, tetapi cahaya; bukan hanya kewajiban, tetapi cinta yang membimbing hati kembali ke Tuhan.

Tulisan ini adalah ajakan untuk kembali mengingat siapa diri kita, dari mana kita berasal, dan ke mana kita akan kembali. Manusia bukan hanya tubuh dan pikiran—tetapi ruh yang tengah menjalani ziarah panjang untuk kembali kepada Sang Sumber: Allah.

Manusia dilahirkan dalam keadaan lupa. Ia menangis bukan hanya karena lahir ke dunia, tetapi karena terpisah dari kedekatan asali dengan Tuhannya. Sejak ruh ditiupkan ke dalam jasad, sejak perjanjian primordial ditandatangani dengan kalimat “Alastu birabbikum?” dan manusia menjawab “Balaa syahidnaa!”, sejak itulah manusia memikul amanat keberadaan: untuk mengenal, mengabdi, dan kembali kepada Allah.

Namun jalan kembali itu bukan jalan mudah. Ia dipenuhi kabut hawa nafsu, godaan dunia, dan kegelapan ego. Maka Allah mengutus para nabi, puncaknya adalah Nabi Muhammad saw., sebagai cahaya penuntun dalam kegelapan. Dan Islam, sebagai jalan, bukan hanya seperangkat hukum, tetapi panduan total untuk menyinari jalan ruhani manusia agar ia kembali menjadi dirinya yang sejati—insan kamil, makhluk sempurna dalam akhlak, ruh, dan kehadiran ilahiah.

Menjadi insan kamil bukan berarti menjadi sempurna tanpa cela, tetapi sadar akan kelemahan diri, lalu terus menyempurna dalam limpahan rahmat Tuhan. Dalam setiap langkah, insan kamil menjadi cermin cahaya Allah, menjadi rahmat bagi semesta, menjadi penyejuk bagi bumi yang lelah.

Tugas kekhalifahan bukan sekadar mengelola bumi, tetapi menghadirkan wajah Tuhan dalam segala gerak. Seorang khalifah tidak hanya membangun, tetapi menyucikan. Ia menjaga bumi seperti menjaga taman kasih dari Sang Kekasih. Ia melihat setiap makhluk sebagai ayat. Ia memelihara kehidupan sebagai bentuk ibadah. Dan ia menjalani hidup bukan demi dunia, tetapi demi Allah.

Maka hidup ini sejatinya adalah perjalanan kembali. Kembali kepada Allah, melalui jalan Muhammad, dalam cahaya Islam, dan dalam wujud insan kamil yang menjalankan tugas suci sebagai khalifah di bumi. Dan dalam perjalanan itu, manusia menemukan makna dirinya yang sejati—yakni sebagai cinta yang kembali kepada Cinta, sebagai jiwa yang pulang ke Hadirat-Nya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Staf Ahli Bupati Lepas Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Sukabumi Kloter 56

0

Wartain.com || Staf Ahli Bupati bidang sosial pemerintahan hukum dan politik, Ahmad Samsul Bahri melepas Calon Jemaah Haji Kloter 56 tahun 1446 H, di Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis 29/05/2025.

Ketua PPIHD Kab. Sukabumi H. Abdul Manan menjelaskan bahwa kloter 56 merupakan kloter gabungan yang terdiri dari beberapa Kabupaten yaitu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor.

“Untuk Kabupaten Sukabumi sendiri berjumlah 345 orang jemaah yang terdiri dari 163 orang jemaah wanita, 182 jemaah laki laki serta 7 orang petugas yang tergabung di dalam kloter 56. Dimana jemaah tertua atas nama Murkasih Atin Usia 85 tahun dan yang termuda atas nama Siti Salmah Fauziah Usia 20 tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Ahmad Samsul Bahri menyampaikan calon jemaah haji mesti memahami kebijakan terbaru tentang pelaksanaan ibadah haji 1446 H yang di berlakukan kerajaan Saudi Arabia beserta peraturan, ketentuan dan budaya.

“Oleh karena itu perlu di pahami perjalanan ke tanah suci adalan untuk beribadah luruskan niat setulus tulusnya dan laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sebaik baiknya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ahmad Samsul Bahri menambahkan dalam ibadah haji harus di tunjang oleh fisik dan mental yang kuat.

“Sehingga manajemen waktu dan kegiatan sangat di perlukan agar energi dan stamina tidak terkuras sebelum waktunya, terutama kondisi kesehatan dan mental tetap terjaga pada saat rangkaian kegiatan ibadah terpenuhi,” tegasnya.

Masih kata Ahmad Samsul Bahri, Hal yang tak kalah penting, para calon haji ini harus menjadi motor penggerak di daerah asalnya, ketika kembali ke Sukabumi. Terutama di bidang keagamaan.

“Mari kita wujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bupati bidang sosial pemerintahan hukum dan politik menyerahkan bendera merah putih kepada ketua kloter 56.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Karang Taruna Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Sosial dan Fiskal

0

Wartain.com || Karang Taruna tidak hanya sekadar organisasi kepemudaan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan kemandirian fiskal daerah. Hal ini ditegaskan dalam momen Pelantikan dan Orientasi Pengurus Karang Taruna Kota Sukabumi Masa Bakti 2024–2029 yang digelar di Gedung Juang 45, Rabu (28/5/2025).

Acara pelantikan yang diwarnai prosesi budaya Sunda dan seni daerah ini dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik, serta jajaran pejabat daerah dan pengurus Karang Taruna dari tingkat kota hingga kelurahan.

Dalam pelantikan tersebut, Raden Koesoemo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi melalui pembacaan Surat Keputusan dan pengucapan janji pengurus. Prosesi pelantikan juga disertai penyerahan panji organisasi sebagai simbol tanggung jawab sosial.

Wali Kota Ayep Zaki dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan sosial di daerah tidak bisa dihadapi pemerintah sendiri. Menurutnya, Karang Taruna harus berperan aktif sebagai garda terdepan dalam menjawab persoalan-persoalan masyarakat, terutama di bidang sosial, kepemudaan, dan ekonomi kerakyatan.

“Karang Taruna harus jadi bagian dari solusi, bukan penonton. Jangan sampai hanya jadi pelengkap acara seremonial. Ini saatnya membuktikan bahwa pemuda bisa membawa perubahan nyata di masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Ayep Zaki juga menyinggung pentingnya peran Karang Taruna dalam mendukung kesadaran fiskal masyarakat. Ia menyampaikan bahwa turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam membiayai program-program pembangunan.

“Kesadaran pajak dan kontribusi masyarakat terhadap retribusi daerah perlu terus didorong. Di sini, peran Karang Taruna sangat strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Jawa Barat Ahmad Taufik mendorong agar kepengurusan baru mampu merancang program sosial yang berbasis data dan menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjalin kemitraan aktif dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan lembaga pendidikan.

“Kita butuh organisasi sosial yang adaptif, visioner, dan bisa mengintegrasikan program-program Karang Taruna dengan prioritas pembangunan daerah,” kata Ahmad Taufik.

Sebagai penutup rangkaian acara, pengurus Karang Taruna disuguhi penampilan seni Rampak Bedug oleh grup “Putra Pribumi” dan mengikuti orientasi kelembagaan di Dinas Sosial Kota Sukabumi, sebagai langkah awal penguatan kapasitas dan perencanaan program kerja ke depan.

Dengan semangat pengabdian yang diperbarui, kepengurusan Karang Taruna masa bakti 2024–2029 diharapkan menjadi motor penggerak partisipasi pemuda dalam pembangunan sosial, serta menjadi mitra pemerintah yang aktif dalam mewujudkan Sukabumi yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik