26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 30, 2026
Beranda blog Halaman 67

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sayati Monitoring Kegiatan Pemotongan Hewan Qurban di Wilayah Desa Sayati

0

Wartain.com – Dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan lancar pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sayati melaksanakan monitoring kegiatan pemotongan hewan qurban di sejumlah wilayah Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, salah satunya di wilayah RW.05 Desa Sayati, Rabu (27/05/26).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sayati Bripka Budi H bersama Babinsa Desa Sayati Serma Bangbang Hermawan, S.H. Kehadiran aparat keamanan dan kewilayahan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan proses penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban berjalan tertib, aman, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, Bripka Budi H dan Serma Bangbang Hermawan, S.H juga turut berinteraksi dengan panitia qurban dan warga sekitar guna memberikan imbauan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, keselamatan kerja, serta menjaga kondusifitas selama kegiatan berlangsung.

Bhabinkamtibmas Desa Sayati Bripka Budi H menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian aparat terhadap kegiatan masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha yang identik dengan kebersamaan dan gotong royong warga.

Sementara itu, Babinsa Desa Sayati Serma Bangbang Hermawan, S.H menambahkan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Kegiatan pemotongan hewan qurban di wilayah Desa Sayati sendiri berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias dari masyarakat yang turut membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban kepada warga yang berhak menerima.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

Makna Kurban dan Kepedulian Mengalir dari Ucapan Idul Adha Kepala Desa dan Ketua TP.PKK Pawenang

0
Oplus_131072

Wartain.com – Semarak Hari Raya Idul Adha 1447 H mulai terasa di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Di tengah kesibukan warga mempersiapkan ibadah kurban, muncul pesan menyejukkan dari pimpinan Desa Pawenang.

Pesan tersebut datang dari Kepala Desa Pawenang Hilman Nulhakim yang akrab disapa Aa Iing, bersama Ketua TP.PKK Desa Pawenang Zhohar Ismaya Subur. Keduanya menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya Desa Pawenang.

Dalam pesannya, Aa Iing dan Zhohar Ismaya mengajak warga menjadikan Idul Adha bukan hanya sebagai ritual tahunan. Momentum ini dinilai tepat untuk memperkuat keimanan dan memperdalam rasa kepedulian sosial.

“Semoga semangat berkurban menguatkan keimanan, menumbuhkan kepedulian, dan mendekatkan kita kepada Allah SWT,” ucap keduanya, Rabu 27/05/2026.

Untuk mempertegas makna kurban, Aa Iing mengutip dua ayat Al-Quran. Pertama, QS. Al-Hajj ayat 34 yang menjelaskan tujuan disyariatkannya penyembelihan hewan kurban bagi umat Islam.

Ayat kedua yang dikutip adalah QS. Al-Kautsar ayat 2. Ayat ini mengingatkan umat Islam agar mendirikan shalat dan berkurban semata-mata karena Allah SWT.

Aa Iing dan Zhohar Ismaya menutup ucapannya dengan ajakan untuk mengikhlaskan hati dan memperbanyak takwa di hari yang penuh berkah. Kepedulian kepada sesama juga menjadi poin penting yang ditekankan.

“Di hari yang penuh keberkahan ini, mari kita ikhlaskan hati, perbanyak takwa, dan tebarkan kasih sayang kepada sesama. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, kesehatan, dan kebahagiaan untuk kita semua. Aamiin,” ajak Hilman dan Zhohar.

Bagi warga Pawenang, pesan ini menjadi pengingat bahwa Idul Adha adalah waktu untuk berbagi, bersilaturahmi, dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

Taqabbalallahu Minna wa Minkum, Taqabbal yaa Karim. Selamat Hari Raya Idul Adha 1437 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Semangat Berbagi di Hari Raya, Kodim 0625/Pangandaran Laksanakan Kurban

0

Wartain.com – Kodim 0625/Pangandaran melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman Makodim 0625/Pangandaran, Jalan Raya Cigugur–Parigi, Kabupaten Pangandaran, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur serta kepedulian sosial terhadap sesama. Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Kodim 0625/Pangandaran menyembelih satu ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Penyembelihan hewan kurban disaksikan langsung oleh Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, didampingi Ketua Persit KCK Cabang XLVIII, Ny. Novie Citra Kurniawan. Kegiatan itu turut diikuti para perwira, anggota Kodim 0625/Pangandaran, serta jajaran Persit.

Dalam keterangannya, Dandim 0625/Pangandaran menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.

“Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Letkol Czi Citra Kurniawan.

Menurutnya, perayaan Idul Adha mengandung banyak hikmah, di antaranya menanamkan nilai keikhlasan, semangat berbagi, dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.

Ia berharap momentum Idul Adha dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta dilandasi iman dan takwa.

Usai proses penyembelihan, daging kurban selanjutnya dibagikan kepada anggota Kodim 0625/Pangandaran dan masyarakat yang berhak menerima. Pembagian tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Biro Ciamis)

Kades Jayanti Nandang, S.Ag: Momentum Kurban Harus Tumbuhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sesama

0

Wartain.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial antar-sesama. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Jayanti, Nandang, S.Ag, saat di temui di kantor desa Jayanti. Beliau menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar seluruh warga diberikan kesehatan dan dipertemukan kembali pada hari raya kurban mendatang. Rabu, 27 Mei 2026.

Nandang menjelaskan bahwa esensi utama dari ibadah kurban adalah meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang kemudian diimplementasikan dalam kehidupan modern saat ini. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus tertanam kuat di dalam hati setiap Muslim agar mampu merasakan kondisi warga yang membutuhkan.

“Melalui momen Iduladha ini, mudah-mudahan bisa menjadi sebuah hikmah ketika sebuah keikhlasan dan pengorbanan menjadi tuntutan yang harus dijalankan. Ini penting agar terbangun rasa solidaritas, di mana sesama umat Islam merupakan satu kesatuan sebagaimana tubuh kita yang bisa merasakan apa yang dirasakan masyarakat di bawah kita,” ujar Nandang.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan, Pemerintah Desa Jayanti menerjunkan tim untuk memantau langsung proses pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Pemantauan ini dilakukan secara serentak di 15 masjid jami, sejumlah musala, serta pondok pesantren yang tersebar di wilayah Desa Jayanti. Kehadiran pihak pemdes bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai syariat.

Berdasarkan data pemantauan yang dihimpun hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 103 ekor hewan kurban telah disembelih di wilayah Desa Jayanti. Jumlah tersebut terdiri dari 94 ekor domba atau kambing serta 9 ekor sapi. Seluruh hewan kurban ini bersumber dari keikhlasan warga yang mampu dan disembelih di lingkungan pondok pesantren, musala, dan masjid jami setempat.

Nandang menegaskan bahwa proses distribusi daging kurban ini diatur sedemikian rupa agar menjangkau seluruh elemen masyarakat tanpa memandang status sosial. Baik warga yang kurang mampu maupun yang berkecukupan, semuanya berhak merasakan kebahagiaan dari hewan kurban yang disembelih hari ini.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi rasa berbagi dengan siapapun, baik mereka yang miskin, kaya, atau mampu, semuanya bisa ikut merasakan pendistribusian hewan kurban ini. Semoga bermanfaat dan membawa berkah kepada orang yang memberikan kurbannya,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Kepala Desa Jayanti berharap agar semangat saling menghargai dan saling berbagi ini tidak luntur setelah perayaan Idul adha usai. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan umat dan berharap keikhlasan ini tetap tertanam di dalam diri masing-masing warga. Melalui perayaan kurban tahun ini, Pemdes Jayanti optimis hubungan harmonis dan solidaritas sosial yang tinggi antar warga akan tetap terjaga dengan baik di masa depan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Camat Margahayu Bersama Forkopimcam Laksanakan Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Al Anshor Margahayu Selatan

0

Wartain.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al Anshor, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Margahayu Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.IP., M.A.B., bersama Sekretaris Camat, Kepala Desa Margahayu Selatan Farhan Taufik Akbar, SE., perwakilan dari Polsek Margahayu Bripka Budi H., serta perwakilan Satpol PP Kecamatan Margahayu Salman, Rabu (27/05/26).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Budi H. hadir mewakili Kapolsek Margahayu AKP Hasbi Ask Sidiqie, B.Sh., yang berhalangan hadir karena sedang mengikuti kegiatan di Polresta Bandung.

Kehadiran unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan dalam pelaksanaan Shalat Ied tersebut menjadi bentuk kebersamaan serta sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Ratusan jamaah memadati area Masjid Al Anshor sejak pagi hari untuk melaksanakan ibadah bersama serta mendengarkan khutbah Idul Adha yang mengangkat tema tentang keikhlasan, pengorbanan, dan pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Margahayu Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.IP., M.A.B., menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan rasa persaudaraan antarwarga. Selain itu, Idul Adha juga menjadi pengingat akan nilai keikhlasan dan semangat berbagi kepada sesama.

“Kegiatan Shalat Idul Adha ini bukan hanya menjadi ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga di lingkungan Kecamatan Margahayu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Margahayu Selatan Farhan Taufik Akbar, SE., turut mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan Shalat Ied di Masjid Al Anshor. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam perayaan Idul Adha dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga selesai dan dilanjutkan dengan silaturahmi antara unsur pemerintahan, aparat kewilayahan, pengurus masjid, serta masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

DKM Masjid Al Ihsaniyah V Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban pada Idul Adha 1447 H

0

Wartaim.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Ihsaniyah V melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Kegiatan tersebut diikuti oleh panitia qurban, para relawan, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pelaksanaan hingga pendistribusian daging qurban, Rabu (27/05/26).

Pada pelaksanaan qurban tahun ini, DKM Masjid Al Ihsaniyah V melaksanakan pemotongan sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor domba. Seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan tetap memperhatikan kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Ketua Panitia Qurban, Ust. Eman Lukman, mengatakan bahwa pelaksanaan qurban tahun ini berjalan dengan lancar berkat dukungan dan partisipasi seluruh warga. Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial antar sesama.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan qurban tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan pelaksanaan ibadah qurbannya di Masjid Al Ihsaniyah V.

Semoga amal ibadah para pekurban diterima Allah SWT dan diberikan keberkahan,” ujar Ust. Eman Lukman.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan warga yang telah membantu sejak tahap persiapan hingga proses pendistribusian daging qurban.

“Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan membantu demi terlaksananya kegiatan pemotongan hewan qurban ini dengan tertib, aman, dan lancar. Semoga segala pengorbanan dan keikhlasan yang diberikan menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tambahnya.

Untuk pendistribusian daging hewan qurban, seluruh daging qurban rencananya akan dibagikan pada sore hari kepada seluruh warga RT.03 RW.09 Desa Sayati, Kecamatan Margahayu. Proses pembagian dilakukan secara tertib agar seluruh masyarakat dapat menerima manfaat dari pelaksanaan ibadah qurban tersebut.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terlihat selama kegiatan berlangsung, mulai dari proses penyembelihan, pemotongan, pengemasan, hingga persiapan pembagian daging qurban kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DKM Masjid Al Ihsaniyah V berharap nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam ibadah qurban dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, serta semakin mempererat hubungan antara pengurus masjid dan masyarakat di lingkungan sekitar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(MNL/Biro Bandung)

Tidak Ada Perayaan yang Berlebihan, Masyarakat Kampung Cikawung Rayakan Idul Adha dengan Penuh Kesederhanaan

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pagi di Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terasa berbeda. Tak ada dentuman petasan, tak ada panggung megah, hanya kumandang takbir yang mengalun pelan dari masjid kampung. Masyarakat di desa yang terletak di kaki Gunung Gede ini menyambut Idul Adha 1447 H dengan cara yang sederhana namun penuh makna.

Sejak pukul 06.30 WIB, warga sudah mulai berdatangan ke Masjid yang berada di tengah kampung. Anak-anak mengenakan baju koko baru, para ibu membawa sajadah, sementara bapak-bapak membawa tikar seadanya. Suasana kekeluargaan langsung terasa sejak awal.

Salat Idul Adha dilaksanakan berjamaah dengan imam dari tokoh agama setempat, Ustadz Saadudin Khutbah yang disampaikan menekankan pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam berkorban. Pesan itu disimak dengan khidmat oleh seluruh jamaah.

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini warga Kampung Cikawung menyumbang beberapa ekor kambing. Semua hewan disembelih di area khusus yang dipersiapkan secara gotong royong sehari sebelumnya.

Proses penyembelihan berjalan tertib. Para pemuda dan orang tua  yang bertugas sudah dibagi peran, mulai dari memegang hewan, membantu jagal, hingga mengangkut daging. Tidak ada kerumunan yang berlebihan, semua berjalan sesuai pembagian tugas yang disepakati.

“Di kampung kami, Idul Adha itu bukan soal meriah-meriahan. Yang penting dagingnya sampai ke warga, terutama yang kurang mampu. Itu sudah cukup,” kata Bah Mulya, yang menjabat sebagai ketua RT 004 RW 003 ini.

Tidak Ada Perayaan yang Berlebihan, Masyarakat Kampung Cikawung Rayakan Idul Adha dengan Penuh Kesederhanaan (Foto : Aab)

Setelah dipotong, daging kurban langsung ditimbang dan dikemas dalam kantong plastik sederhana. Proses ini melibatkan para pemuda dan orangtua. Mereka bekerja cepat agar pembagian bisa selesai sebelum siang.

Pembagian daging dilakukan door to door oleh para pemuda. Setiap rumah mendapat jatah yang sama, tanpa memandang status ekonomi. Cara ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di Kampung Cikawung agar tidak ada yang merasa dibeda-bedakan.

Anak-anak turut terlibat dengan membawa kantong kecil berisi daging untuk tetangga di sebelah rumah. Momen itu menjadi ajang belajar bagi mereka tentang arti berbagi dan kepedulian sosial sejak dini.

Meski tanpa hiburan dan dekorasi, suasana kampung terasa hangat. Warga saling menyapa, bercanda, dan membantu satu sama lain. Tidak ada jarak antara yang mampu dan yang kurang mampu. Semua duduk bersama menikmati suasana hari raya.

Bagi warga, kesederhanaan ini justru membuat Idul Adha terasa lebih khidmat. Mereka percaya, nilai kurban bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada ketulusan hati dalam berbagi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kalau meriah berlebihan, kadang maknanya hilang. Di sini kami ingin anak cucu tahu, Idul Adha itu tentang memberi, bukan tentang pamer,” ujar Misbah atau yang akrab disapa Dodok, warga Kampung Cikawung yang turut membantu pembagian daging.

Dengan semangat itu, perayaan Idul Adha di Kampung Cikawung selesai menjelang sore. Tidak ada sisa euforia berlebihan, hanya rasa syukur dan harapan agar ibadah kurban mereka diterima Allah SWT.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Predator, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton Disembelih di Ponpes Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang diberi nama Predator mulai disembelih di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Hewan kurban berjenis simental dengan bobot mencapai 1,2 ton itu dikelola oleh Pondok Pesantren Miftahussa’adah di wilayah Cigunung, Kecamatan Warudoyong, untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat pada momentum Iduladha.

Dengan ukuran yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya, proses penyembelihan Predator membutuhkan persiapan khusus dan keterlibatan tenaga profesional. Panitia memastikan seluruh tahapan dilakukan secara hati-hati demi menjaga keamanan dan kelancaran proses.

Pimpinan Ponpes Miftahussa’adah, Ismatullah, mengatakan penyembelihan sapi berbobot jumbo memerlukan teknik penanganan tersendiri, termasuk pengaturan tali dan proses pelumpuhan agar berjalan aman.

“Kita serahkan saja kepada yang profesional. Insyaallah lancar karena tim untuk penyembelihannya juga sudah dipersiapkan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, ukuran tubuh Predator yang sangat besar membuat proses penyembelihan harus dilakukan dengan perhitungan matang agar sapi tidak mengalami stres maupun membahayakan lingkungan sekitar.

Ismatullah juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada pihak pesantren untuk mengelola bantuan hewan kurban tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden atas bantuan sapi kurban untuk warga Kota Sukabumi. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena dipercaya untuk melaksanakan kurban dari bantuan beliau,” katanya.

Daging hasil penyembelihan sapi Predator nantinya diprioritaskan untuk warga yang tinggal di sekitar lingkungan pondok pesantren. Dari bobot sekitar 1,2 ton, panitia memperkirakan akan memperoleh kurang lebih 600 kilogram daging bersih.

Pondok pesantren telah menyiapkan sekitar 1.000 paket pembagian. Jika jumlah daging dari sapi bantuan presiden belum mencukupi, distribusi akan ditambah menggunakan hewan kurban milik pondok.

“Fokusnya untuk warga sekitar. Santri sudah disiapkan dari sapi yang lain. Kalau masih kurang, nanti ditambah dari hewan kurban milik pondok,” jelas Ismatullah.

Selain sapi bantuan presiden, Ponpes Miftahussa’adah tahun ini juga melakukan penyembelihan rutin lima ekor sapi dan beberapa ekor kambing.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki memastikan sapi bantuan Presiden dalam kondisi sehat sebelum disembelih. Ia menyebut pengawasan kesehatan dilakukan secara intensif oleh tim dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.

“Kondisinya sehat dan dikawal dokter ternak serta dokter hewan DKP3 sejak beberapa minggu lalu. Jadi sapi kurban dari Presiden Prabowo ini dipastikan sehat dengan bobot mencapai 1,2 ton,” tegasnya.

Ayep juga menyebut tahun ini Kota Sukabumi menerima tambahan bantuan hewan kurban berukuran besar sebanyak tujuh ekor dengan total bobot sekitar 6,7 ton yang ditempatkan di kawasan Babakan Jampang, Kecamatan Cikole.

Secara keseluruhan, distribusi hewan kurban yang dikelola Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Sukabumi ditargetkan menjangkau sekitar 7.000 penerima dengan sistem kupon agar pembagian berlangsung tertib dan merata.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Idul Adha di Jampang Tengah, Asri Mulyawati Apresiasi Bantuan Kurban Presiden dan Bupati

0

Wartain.com – Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Alun-Alun Jampang Tengah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi, unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai wilayah di selatan Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/06/2026).

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Fraksi Partai Golkar, Asri Mulyawati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah kepada masyarakat Jampang Tengah melalui bantuan hewan kurban pada momentum Idul Adha tahun ini.

Menurutnya, kehadiran bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia dan Bupati Sukabumi menjadi bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih atas kepercayaan dan perhatian dari Bapak Presiden serta Bapak Bupati Sukabumi yang telah memberikan bantuan hewan kurban untuk masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kasih sayang dan kepedulian kepada warga,” ujarnya.

Ia menuturkan, respons masyarakat terhadap bantuan kurban tersebut sangat positif. Warga merasa bersyukur dan berterima kasih karena pemerintah dinilai memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Jampang Tengah.

“Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Warga merasa bahagia dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan, khususnya kepada masyarakat di Jampang Tengah,” katanya.

Asri berharap, hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga penerima.

Momentum Idul Adha, lanjutnya, tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Konflik Internal Berakhir, PB HMI Tetapkan Kepengurusan Resmi HMI Cabang Sukabumi

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam akhirnya menutup babak panjang konflik internal HMI Cabang Sukabumi. Dalam rapat harian 22 Mei 2026, PB HMI menetapkan Ade Roni Ronaldo sebagai Ketua Umum dan Asep Sugianto sebagai Sekretaris Umum untuk masa bakti 2025–2026.

Penetapan ini sekaligus mengakhiri dualisme kepengurusan yang mencuat sejak Konferensi Cabang XVI pada Oktober 2025. Saat itu, forum yang berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi gagal menghasilkan satu nama tunggal setelah deadlock di antara enam kandidat.

Fungsionaris PB HMI Ripal Rinaldi mengatakan keputusan diambil setelah tim pusat memeriksa seluruh dokumen administratif. Proses verifikasi juga mempertimbangkan surat pengantar dari Badko HMI Jawa Barat.

“Setelah memverifikasi berkas konferensi cabang yang diajukan lengkap, maka disahkan Ade Roni sebagai Ketua Umum HMI Cabang Sukabumi,” ujar Ripal, Selasa (26/5/2026).

Konfercab XVI sendiri sempat memecah peserta menjadi dua kubu. Pada 23 Oktober 2025, Ade Roni dinyatakan terpilih secara aklamasi dengan dukungan 15 suara dari sembilan komisariat. Dua hari berselang, kelompok lain menggelar konfercab lanjutan dan memilih Mar’i Muhammad Haikal sebagai ketua umum versi mereka.

Situasi ini membuat HMI Cabang Sukabumi berjalan dengan dua struktur kepemimpinan selama hampir tujuh bulan. Kini, dengan pengesahan dari PB HMI, struktur organisasi kembali menyatu di bawah kepemimpinan Ade Roni dan Asep Sugianto.

PB HMI berharap kepengurusan baru dapat menjadi pemersatu.

“Semoga ketua umum terpilih bisa mengakomodir seluruh komisariat yang ada di wilayah kerja HMI Cabang Sukabumi supaya lebih solid dan lebih baik lagi ke depannya,” kata Ripal.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)