26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 30, 2026
Beranda blog Halaman 68

Jaga Kepercayaan Donatur, YPI Banu Ahmadi Sukabumi Sembelih 2 Kerbau dan 2 Domba Titipan

0

Wartain.com – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Banu Ahmadi melaksanakan prosesi penyembelihan sejumlah hewan qurban titipan dari para donatur dan masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang sarat akan nilai gotong royong ini berpusat di lingkungan yayasan, Kampung Ciawun RT 01/RW 08, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin pagi. Rabu 27 Mei 2026.

Pada tahun ini, yayasan dipercaya untuk mengelola dan menyembelih hewan qurban titipan berupa 2 ekor kerbau dan 2 ekor domba. Sejak pagi hari usai ibadah salat Id, panitia qurban bersama warga setempat langsung bergerak cepat mempersiapkan proses penyembelihan agar seluruh amanah dari para pekurban dapat ditunaikan dengan lancar.

Pimpinan YPI Banu Ahmadi, Ustadz Encep Alawi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas besarnya kepercayaan para donatur yang telah menitipkan hewan qurban mereka ke yayasan. Ia menegaskan bahwa pihak yayasan berkomitmen penuh untuk menjaga amanah tersebut dan menyalurkannya kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Alhamdulillah, pada Idul Adha 1447 H ini, YPI Banu Ahmadi mendapatkan amanah memotong hewan qurban titipan berupa 2 ekor kerbau dan 2 ekor domba. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan para donatur, dan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi serta kepedulian sosial antara yayasan dengan warga Kampung Ciawun,” ujar Ustadz Encep Alawi di lokasi kegiatan.

Teknis penyembelihan hingga pencacahan daging dilakukan secara transparan dan higienis oleh panitia yang dibantu oleh pemuda sekitar. Setiap hewan qurban titipan dipastikan telah memenuhi syariat Islam dan diperiksa kesehatannya sebelum dipotong, guna menjamin kualitas daging yang akan dibagikan.

Nantinya, seluruh paket daging dari hewan qurban titipan ini akan didistribusikan secara langsung oleh panitia ke rumah-rumah warga di lingkungan RT 01/RW 08 Desa Citarik serta para santri. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa amanah dari para donatur tersebut sampai ke tangan yang tepat tanpa menimbulkan kerumunan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Alun-Alun Jampang Tengah Jadi Pusat Iduladha Kabupaten Sukabumi

0

Wartain.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di Alun-Alun Jampang Tengah saat ribuan masyarakat mengikuti pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Sekda, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Sukabumi.

Camat Jampang Tengah, Chaerul Ichwan, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Jampang Tengah sebagai lokasi pelaksanaan Salat Iduladha tingkat kabupaten tahun ini.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi kebanggaan sekaligus anugerah bagi masyarakat Jampangtengah karena dapat menjadi tuan rumah dalam kegiatan keagamaan berskala kabupaten.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, hingga seluruh jajaran pemerintah daerah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga Jampang Tengah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, masyarakat Jampang Tegah juga menerima bantuan hewan kurban berupa sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Selain itu, satu ekor sapi kurban juga diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk masyarakat setempat.

Ia juga mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat sekaligus menambah semangat kebersamaan di momen Iduladha.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Bupati Sukabumi atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Jampangtengah,” katanya.

Daging kurban dari dua ekor sapi tersebut akan disalurkan kepada masyarakat secara proporsional melalui DKM dan unsur kewilayahan.

Prioritas penerima diberikan kepada warga prasejahtera serta masyarakat yang membutuhkan. Diperkirakan lebih dari seribu penerima manfaat akan menerima distribusi daging kurban tersebut.

Ia menambahkan, respon masyarakat terhadap bantuan kurban dan pelaksanaan Salat Iduladha tingkat kabupaten di Jampangtengah sangat positif. Warga merasa bangga dan berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di wilayah tersebut pada masa mendatang.

Terkait pemilihan lokasi kegiatan, Chaerul menjelaskan bahwa Alun-Alun Jampang Tengah merupakan ruang terbuka publik yang dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Sukabumi, Asep Japar, dan Wakil Bupati Andreas.

Keberadaan alun-alun tersebut kini tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan tingkat kabupaten.

“Alhamdulillah, alun-alun ini sekarang sudah bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan besar masyarakat, termasuk Salat Idulfitri dan Salat Iduladha tingkat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

BPBD Sukabumi Test Aktivasi Sirine, Deteksi Dini Tsunami

0

Wartain.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan test aktivasi uji coba sirine tsunami pada Selasa (26/5/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi di sejumlah titik kawasan pesisir selatan.

Adapun titik aktivasi sirine berada di Kelurahan Palabuhanratu, Dermaga PPN Palabuhanratu, Gedung Pusat GIC, Kantor Balawista, hingga Pantai Loji di Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Manager Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 26 setiap bulannya sebagai upaya memastikan seluruh perangkat peringatan dini tsunami berfungsi dengan baik.

“Rutin aktivasi ini dilakukan untuk mengecek apakah alat berfungsi atau tidak. Aktivasi tetap dilakukan di Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi setiap tanggal 26 setiap bulannya,” kata Daeng, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sebelum pelaksanaan uji coba sirine, pihak BPBD terlebih dahulu melakukan koordinasi dan penyampaian informasi kepada sejumlah instansi terkait, mulai dari dinas teknis, TNI/Polri, hingga relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berada di wilayah Palabuhanratu dan Loji Simpenan.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak panik saat mendengar suara sirine dan memahami bahwa kegiatan tersebut merupakan simulasi kesiapsiagaan bencana.

Daeng menegaskan, wilayah pesisir selatan Sukabumi memiliki potensi bencana alam, termasuk ancaman gempa bumi dan tsunami. Karena itu, kesiapan alat peringatan dini menjadi bagian penting dalam mitigasi kebencanaan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga terhadap potensi-potensi bencana di sekitar kita,” ujarnya.

Daeng berharap melalui kegiatan rutin tersebut, masyarakat semakin memahami prosedur mitigasi bencana dan mampu merespons cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat di wilayah pantai selatan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Program Tabungan Kurban di Sukabumi Berhasil, Masjid Al-Hikmah Sukawayana Sembelih 4 Ekor Sapi

0

Wartain.com – Suasana penuh kebersamaan dan semangat ibadah terlihat di lingkungan Masjid Jami Al-Hikmah Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Ratusan warga memadati area lapangan depan masjid untuk menyaksikan proses pemotongan hewan kurban yang diselenggarakan oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Hikmah.

Antusiasme masyarakat tampak tinggi sejak pagi hari. Warga datang untuk melihat langsung proses penyembelihan hewan kurban sekaligus ikut merasakan suasana kebersamaan dalam momentum Hari Raya Iduladha.

Ketua DKM Masjid Jami Al-Hikmah, Ujang Purlita, mengatakan kegiatan kurban di masjid tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dan selalu mendapat dukungan besar dari masyarakat.

“Alhamdulillah, setiap tahun pelaksanaan kurban di Masjid Jami Al-Hikmah selalu ramai. Kegiatan ini tidak pernah terhenti karena antusias masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, DKM Masjid Jami Al-Hikmah memiliki program menabung kurban yang bertujuan membantu masyarakat mempersiapkan hewan kurban jauh hari sebelumnya.

“Kami memiliki program menabung kurban agar masyarakat bisa menyisihkan rezekinya sedikit demi sedikit untuk berkurban. Selain itu, ada juga program mandiri dari masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kurban, Herdi, menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat sekitar 20 orang peserta program tabungan kurban. Dari program tersebut berhasil terkumpul tiga ekor sapi untuk dikurbankan.

“Selain dari program tabungan, ada juga satu ekor sapi dari program mandiri masyarakat,” ungkap Herdi.

Secara keseluruhan, jumlah hewan kurban pada tahun ini mencapai empat ekor sapi dan 13 ekor domba.

Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh empat ustaz, yakni Drs. Mulyadi, Drs. Mustofa Kamal, Wahyu Zohari, S.Ag., dan Ustaz Muhidin Safrul Alam.

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia langsung melakukan pengolahan dan pengemasan daging kurban sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Panitia memastikan pendistribusian daging kurban dilakukan secara tertib berdasarkan data penerima yang sebelumnya telah didata. Warga penerima juga telah menerima kupon pengambilan daging kurban untuk memudahkan proses pembagian.

Sementara itu, penasehat DKM Masjid Al-hikmah, Drs. Mulyadi ,mengatakan Pelaksanaan kurban di Masjid Jami Al-Hikmah Sukawayana tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat dalam menjaga tradisi ibadah kurban setiap tahunnya.

“Ini bukti nyata bahwa di masyarakat kita rasa gotong royong itu masih ada. Tradisi seperti ini harus dipertahankan ditengah masyarakat. Semoga tahun depan bisa lebih dari seperti ini,” katanya singkat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

BMKG: Sukabumi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang pada 27 Mei 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – Warga Kabupaten Sukabumi perlu bersiap menghadapi cuaca tak menentu pada Rabu, 27 Mei 2026. Prakiraan cuaca menunjukkan wilayah ini akan mengalami hujan ringan hingga sedang yang tersebar dari pagi hingga dini hari.

Berdasarkan data prakiraan, suhu udara di Sukabumi besok bergerak di kisaran 18°C hingga 29°C. Kondisi langit diprediksi didominasi awan berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.

Memasuki pagi hari pukul 08.00 WIB, suhu berada di angka 28°C dengan hujan gerimis dan tingkat kelembapan mencapai 79%. Aktivitas luar ruangan pada jam ini disarankan membawa payung atau jas hujan tipis.

Siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, suhu meningkat menjadi 29°C. Langit diprakirakan berawan rusak dengan kelembapan 75%. Meski tidak hujan, paparan sinar ultraviolet diprediksi cukup tinggi sehingga warga yang beraktivitas di luar ruangan perlu melindungi kulit.

Memasuki malam, cuaca masih bertahan berawan. Namun menjelang dini hari pukul 03.00 WIB, hujan sedang berpotensi turun dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 3,2 m/s. Kelembapan udara saat itu mencapai 86%.

Matahari dijadwalkan terbit pukul 05.56 WIB dan terbenam pada 17.42 WIB. Angin sepanjang hari bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3-5 m/s.

Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca terbaru dan mengantisipasi genangan air di beberapa titik rawan jika hujan berlangsung cukup lama.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Malam Takbiran, Gerai Baru Kopi Kenangan Palabuhanratu Dipadati Kaum Muda

0

Wartain.com – Suasana malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Adha di kawasan Palabuhanratu tepatnya di jalan Siliwangi tampak berbeda tahun ini. Beberapa pemuda setempat memilih memadati gerai baru Kopi Kenangan untuk berkumpul dan menikmati kopi bersama pada Jumat , 22 Mei 2026. Peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan ini mengubah wajah perayaan malam takbiran menjadi lebih modern dan kasual bagi generasi muda. Selasa 26 Mei 2026.

Lonjakan pengunjung ini menjadi berkah tersendiri bagi gerai kopi lokal berskala nasional tersebut. Pasalnya, Kopi Kenangan cabang Palabuhanratu ini kebetulan baru saja resmi dibuka untuk umum sekitar seminggu ke belakang. Meski berstatus sebagai kedai baru, antusiasme masyarakat khususnya remaja dan dewasa muda langsung melejit drastis tepat di malam perayaan hari besar keagamaan ini.

Sejak pukul 20.30 WIB, area dalam (Bebas Asap Rokok) maupun luar ruangan ( Area Smoking) gerai sudah dipenuhi oleh antrean yang mengular. Para pramusaji tampak sibuk meracik ratusan cup kopi per jam demi melayani gelombang pelanggan yang terus berdatangan.

Fenomena bergeser kebiasaan nongkrong di malam takbiran ini diakui oleh para pengunjung setianya. Mayoritas dari mereka sengaja datang bersama rombongan teman sejawat setelah selesai menunaikan ibadah atau sekadar ingin menikmati atmosfer malam kemenangan dengan cara yang berbeda. Kehadiran merek kopi populer ini dinilai memberi alternatif tempat hiburan baru yang segar di wilayah Palabuhanratu.

Salah seorang pengunjung asal Palabuhanratu, Raska, mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran gerai kopi ini di momen yang tepat. Menurutnya, tempat ini menjadi titik kumpul strategis bagi anak muda yang ingin merasakan suasana malam takbiran tanpa harus terjebak kemacetan di jalan raya utama.

“Kebetulan ini kan baru buka sekitar seminggu lalu, jadi pas malam takbiran begini seru banget buat tempat ngumpul. Daripada konvoi di jalan yang bikin macet, kami anak-anak muda di sini lebih milih ngopi santai sambil dengerin gema takbir,” ujar Raska saat ditemui di lokasi.

Hingga tengah malam ,aktivitas di gerai Kopi Kenangan Palabuhanratu terpantau masih tetap ramai dan kondusif. Penjualan yang meningkat tajam di malam takbiran ini membuktikan bahwa adaptasi gaya hidup urban semakin diminati dan melekat erat pada aktivitas rekreasi pemuda di daerah pinggiran kota.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Masjid Agung Palabuhanratu Bersiap Gelar Shalat Idul Adha 1447 H, Petugas Sampaikan Skenario Jalan dan Data Hewan Kurban Terbaru

0

Wartain.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengurus Masjid Agung Palabuhanratu bersama warga dan unsur terkait mulai mematangkan berbagai persiapan. Pembersihan area hingga pembuatan garis saf shalat kini tengah dikebut agar pelaksanaan ibadah berjalan khidmat, Selasa, 26 Mei 2026.

Sinergi kepanitiaan tahun ini melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Ikatan Remaja Masjid Agung (IRMA), serta warga setempat. Tidak hanya itu, satu unit armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dikerahkan ke lokasi untuk membantu membersihkan Alun-Alun Palabuhanratu yang berada di halaman masjid.

Untuk mengantisipasi lonjakan jemaah yang meluber, arus lalu lintas di kawasan sekitar masjid juga akan mengalami penyesuaian. Jalan Siliwangi yang berada di depan kawasan Alun-Alun dan Masjid Agung rencananya akan ditutup sementara waktu selama pelaksanaan Shalat Ied berlangsung.

Panitia Pelaksana Idul Adha Masjid Agung Palabuhanratu, Fahmi Sahab, menyatakan bahwa seluruh elemen kepanitiaan bergerak serentak demi kenyamanan jemaah, baik dari segi fasilitas tempat maupun aksesibilitas. Di tengah riuhnya persiapan, gema takbir juga mulai dikumandangkan dari dalam masjid untuk menghidupkan suasana syiar Islam.

“Hari ini kami fokus pada kebersihan area dan pembuatan saf jemaah di halaman masjid dan alun-alun. Alhamdulillah, teman-teman dari Damkar juga ikut turun tangan menyemprot lapangan agar bersih dari debu dan kotoran. Kami ingin memastikan jemaah bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Fahmi Sahab saat ditemui di lokasi persiapan.

Terkait akses jalan, Fahmi membenarkan adanya rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan utama tersebut untuk mengakomodasi saf jemaah yang biasanya meluas hingga ke area jalan raya.

“Iya, untuk Jalan Siliwangi akan ditutup sementara ketika Shalat Ied dilaksanakan. Ini demi keamanan dan kenyamanan bersama karena volume jemaah diprediksi akan sangat padat,” tambahnya.

Fahmi melanjutkan, untuk pelaksanaan Shalat Ied nanti, pihak DKM telah menetapkan jajaran petugas penceramah dan imam. Bertindak sebagai Imam Shalat Ied adalah KH. Andun Mansyur, S.Ag., sedangkan khotbah Idul Adha akan disampaikan oleh KH. Asep Saprudin, S.Com., M.Si.

Sementara itu mengenai kesiapan ibadah kurban, panitia mencatat adanya penambahan logistik hewan kurban, salah satunya rincian gotong-royong kurban dari jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data terkini, titipan hewan kurban yang sudah masuk ke panitia tercatat sebanyak 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Salah satu sapi kurban bersumber dari 7 orang shohibul qurban kedinasan Pemda Kabupaten Sukabumi, yakni H. Asep Ja’far, H. Andreas, H. Ade Suryaman, H. Andi, Asep Rusandi, Rikmat Ismatullah, dan Andriyana.

“Untuk titipan hewan kurban saat ini sementara tercatat ada 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing, termasuk hewan kurban kolektif dari para shohibul qurban Pemda Kab. Sukabumi. Kami berharap dan mudah-mudahan jumlah ini terus bertambah menjelang hari penyembelihan nanti,” pungkas Fahmi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Gema Takbir Berkumandang di Sudut Kampung Cikawung, Sambut Idul Adha 1447 H

0
Oplus_131072

Wartain.com – Malam menjelang Idul Adha 1447 H di Kampung Cikawung RT 004 RW 003, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dimulai dengan kumandang takbir yang mengalun pelan dari arah Masjid Al-Hidayah. Suara itu menjadi penanda bahwa warga mulai menyambut hari raya kurban dengan penuh khidmat.

Sejak ba’da Maghrib, halaman Mushola An-Nur sudah dipenuhi anak-anak, remaja, hingga orang tua. Mereka membawa bedug kecil, kentongan bambu, dan alat seadanya. Tidak ada pawai obor, tidak ada iring-iringan panjang. Hanya lingkaran-lingkaran kecil warga yang duduk bersama mengumandangkan takbir.

Anak-anak yang baru belajar memukul bedug tampak bersemangat. Pukulan mereka kadang belum beraturan, tapi semangatnya menular ke seluruh penjuru halaman. Orang tua di samping mereka sesekali membenarkan tempo, sambil tersenyum melihat antusiasme itu.

Takbiran dipimpin secara bergilir oleh para remaja dan orangtua. Suara “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah wallahu Akbar” mengalun bergantian, disambut serempak oleh warga yang hadir. Gema itu merambat hingga ke rumah-rumah di sekitar kampung.

Di beberapa sudut kampung, warga yang tidak bisa datang ke masjid atau mushola ikut mengumandangkan takbir dari halaman rumah. Suara pengeras suara kecil dipasang seadanya, agar lantunan takbir tetap terdengar hingga ke gang-gang sempit.

Ustadz Sadudin, tokoh agama setempat, mengatakan takbiran di Kampung Cikawung RT 004 RW 003, memang sengaja dibuat sederhana. “Kami ingin anak-anak merasakan bahwa takbiran itu bukan soal kemeriahan, tapi soal menghidupkan malam Idul Adha dengan zikir dan kebersamaan,” ujarnya.

Suasana semakin khidmat menjelang pukul 21.00 WIB. Lantunan takbir terdengar lebih pelan, lebih teratur. Warga mulai duduk bersila, menutup mata sejenak, seolah meresapi makna setiap kalimat yang mereka ucapkan.

Beberapa ibu-ibu menyiapkan teh hangat dan gorengan untuk para peserta takbiran. Tidak ada hidangan mewah, hanya camilan sederhana yang dibagikan dari tangan ke tangan. Kebersamaan itu membuat malam terasa hangat meski udara kaki gunung mulai dingin.

Anak-anak yang mulai mengantuk tetap bertahan di barisan. Mereka diajak orang tua untuk tidak meninggalkan majelis takbir sampai selesai. Bagi warga, ini adalah cara mendidik generasi muda agar cinta pada tradisi keagamaan.

Rencananya takbiran berlangsung hingga dinihari, menjelang pelaksanaan Shalat Id. Warga berdoa bersama memohon agar Idul Adha esok hari berjalan lancar dan ibadah kurban mereka diterima Allah SWT.

Malam itu, Kampung Cikawung khususnya di RT 004 RW 003, tidak gemerlap oleh lampu hias. Yang ada hanya cahaya lampu mushola dan gema takbir yang perlahan mereda, meninggalkan rasa tenang di hati setiap warga yang hadir.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

26 Juara Pentas PAI Kota Sukabumi Mulai Digembleng Jelang Tampil di Tingkat Jawa Barat

0

Wartain.com – Sebanyak 26 pelajar tingkat SD dan MI yang meraih gelar juara pada ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Kota Sukabumi kini mulai dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat. Mereka dijadwalkan mewakili Kota Sukabumi pada Pentas PAI Provinsi yang akan digelar pada 17 Juli 2026 di Kota Bekasi.

Persiapan tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknis lomba, tetapi juga mencakup pembinaan mental dan penguatan materi agar para peserta mampu tampil maksimal di tingkat provinsi.

Ketua Pelaksana Pentas PAI Tingkat Kota Sukabumi, Nanan Surahman mengatakan waktu yang tersedia sekitar satu bulan lebih akan dimanfaatkan untuk melakukan pembinaan secara intensif kepada para juara yang telah terpilih.

Menurutnya, proses pendampingan nantinya akan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kompetensi sesuai bidang lomba agar kualitas persiapan lebih optimal.

“Saya juga berpesan kepada juara dua untuk mempersiapkan diri juga, khawatir juara pertamanya ada halangan karena sakit atau apa, jadi juara duanya sebagai cadangan,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses seleksi tingkat kota selesai dilakukan oleh KKG tingkat kecamatan dan kota, tahap berikutnya adalah menyiapkan para juara agar siap bersaing membawa nama Kota Sukabumi di tingkat Jawa Barat.

Pihak panitia juga akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi terkait langkah pembinaan serta teknis keberangkatan kontingen.

“Rencananya kita sudah ada, kami akan menyerahkan kepada Disdikbud. Karena baik KKG Kecamatan dan Kota, telah selesai menyaring juara satu tingkat kota. Keinginan kami dengan adanya waktu sekitar satu bulan setengah, mereka dibina oleh lembaga–lembaga ahli dibidangnya seperti LPTQ dan Lemka,” tambahnya.

Selain pembinaan, dukungan dari pemerintah daerah juga diharapkan dapat memperkuat persiapan kontingen sehingga para pelajar Kota Sukabumi mampu meraih hasil terbaik pada ajang Pentas PAI tingkat provinsi mendatang.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Sukabumi Bersiap Punya Fakultas Kedokteran Pertama, Fokus Cetak Dokter untuk Daerah Terpencil

0

Wartain.com – Harapan masyarakat Sukabumi untuk memiliki akses pendidikan dokter tanpa harus keluar daerah mulai menemukan titik terang. Universitas Nusa Putra (NPU) resmi mengusulkan pembukaan Fakultas Kedokteran yang digadang menjadi yang pertama hadir di wilayah Sukabumi.

Langkah tersebut ditandai melalui agenda usulan pembukaan Fakultas Kedokteran yang digelar pada Sabtu (23/5/2026), dan dihadiri Direktur Jenderal Penyediaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Anna Kurniati serta Bupati Sukabumi Asep Japar.

Inisiatif ini dinilai strategis karena hingga saat ini kawasan Sukabumi dan Cianjur yang memiliki cakupan wilayah cukup luas belum memiliki Fakultas Kedokteran sendiri.

Rektor Universitas Nusa Putra, Dr. Kurniawan mengatakan kehadiran Fakultas Kedokteran bukan hanya untuk menambah pilihan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang terhadap kebutuhan tenaga medis di daerah.

“Kita tahu bahwa di Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi sampai Cianjur belum ada satu pun Fakultas Kedokteran yang bisa mengakomodir putra daerah dan meng-cover wilayah yang sangat luas ini,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Berbeda dari konsep pendidikan kedokteran pada umumnya, Nusa Putra menyiapkan pendekatan rural health atau pelayanan kesehatan pedesaan. Kurikulum tersebut diarahkan untuk mencetak dokter yang memiliki kesiapan bekerja dan mengabdi di wilayah yang masih minim layanan kesehatan.

“Kita ingin menghasilkan lulusan kedokteran yang berkualitas dan memiliki spesifik mengangkat rural health, terutama untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau pelayanan kesehatan,” katanya.

Konsep tersebut mendapat respons positif dari Kementerian Kesehatan. Dirjen Penyediaan SDM Kesehatan Kemenkes RI Anna Kurniati menilai pendekatan yang diusung Nusa Putra sejalan dengan kebutuhan nasional dalam pemerataan tenaga medis.

“Kami support karena keunggulan Universitas Nusa Putra yang diusung untuk kurikulum pendidikannya nanti itu mendukung rural health. Kami inginnya nanti lulusannya bisa mengisi daerah-daerah tertinggal yang selama ini memang kurang dokter,” ujarnya.

Anna menyebut Indonesia masih menghadapi tantangan kekurangan tenaga medis hingga beberapa tahun ke depan. Karena itu, pemerintah membuka ruang bagi perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan untuk membuka program studi kedokteran.

“Secara regulasi kami akan mendukung lewat pemberian rekomendasi oleh Pak Menteri Kesehatan untuk membuka prodi kedokteran,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap rencana tersebut. Menurutnya, keberadaan Fakultas Kedokteran dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Nusa Putra. Menurutnya, langkah ini dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan dokter.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung berdirinya Fakultas Kedokteran di Nusa Putra untuk membantu masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Ia berharap ke depan keberadaan fakultas tersebut dapat memperkuat program satu desa satu dokter yang tengah didorong di Kabupaten Sukabumi.

Saat ini proses verifikasi masih berlangsung dan Universitas Nusa Putra menargetkan penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dapat mulai dibuka tahun ini.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik