Wartain.com || Momentum pelantikan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi periode 2025-2028 di Gedung Sulanjana, Selasa (16/9/2025), tidak sekadar pergantian kepengurusan. Acara itu menjadi pengingat bahwa peran pemuda semakin krusial di tengah derasnya arus bonus demografi.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan. Ia menyebut, dengan dominasi Gen Z yang kini mencapai hampir 70 persen, energi dan kreativitas pemuda harus benar-benar dikelola agar tidak menjadi beban sosial.
“Kalau bonus demografi tidak kita tangani dengan tepat, bisa jadi masalah. Tapi kalau mampu dikelola, justru akan jadi kekuatan luar biasa. Di situlah pemuda harus ambil peran,” ujarnya.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, menyambut tantangan tersebut dengan menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada program yang substansial. KNPI, katanya, harus menjadi ruang aktualisasi sekaligus fasilitator bagi aspirasi pemuda, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
“KNPI tidak boleh berhenti di simbol. Kita ingin jadi wadah yang benar-benar menghadirkan solusi. Aspirasi pemuda dari kecamatan akan kita rangkum, lalu disinergikan dengan program pemerintah,” kata Yandra.
Dengan komposisi pengurus sekitar 200 orang dari unsur organisasi kepemudaan, perwakilan kecamatan, hingga kalangan profesional, KNPI Sukabumi diharapkan mampu menjawab kebutuhan pemuda, khususnya akses lapangan pekerjaan, pelatihan vokasi, hingga ruang pengembangan kewirausahaan.
“Keberlanjutan program jauh lebih penting daripada euforia pelantikan. Publik menunggu bukti, bukan sekadar janji,” tegas Yandra.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
