Bisnisnews.net – Pemkab Sukabumi dan DPRD mulai membahas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 secara serius. Pembahasan memasuki tahap teknis setelah paripurna jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi, Senin 7/9/2026.
Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali menyebut ada komponen PAD yang turun, namun ada juga yang naik.
“Sudah dijawab Pak Bupati dan Pak Wabup. Mulai Selasa pembahasan lanjut di komisi bersama OPD,” ujarnya.
Ia meminta anggaran diarahkan ke program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat. Jika ada surplus, harus digunakan untuk program yang menyejahterakan.
Bupati H. Asep Japar mengakui ada penyesuaian akibat perubahan PAD dan TKD. Namun pelayanan publik tidak boleh dikurangi.
“Infrastruktur tetap prioritas utama. Pendidikan dan kesehatan juga tetap kita perhatikan,” tegasnya.
Pemkab juga akan menguatkan kemandirian fiskal lewat digitalisasi, optimalisasi aset, dan BUMD tanpa menambah beban warga.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
