Wartain.com || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyerahkan pengelolaan jalan nasional di pusat-pusat kota ke provinsi dan kabupaten/kota.
Kendati, hal itu didasari dengan banyaknya keluhan dari warga Cikampek dan sekitarnya yang mengeluhkan kerusakan jalan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) menuturkan, selama ini pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak dapat melakukan perbaikan jalan rusak di kawasan Pantura karena masuk jalan nasional dan kalau dikerjakan oleh Pemprov maka akan menjadi pelanggaran administratif.
“Nanti mau saya ajak tukeran. Misalnya begini, jalan nasional yang melintasi kota/kabupaten bisa diserahkan ke provinsi dan kabupaten/kota,” ucap KDM, di Gedung Sate, pada Selasa (3/2/2026).
Sementara, disetiap daerah, kata Dedi, pasti ada jalan nasional yang posisinya berada di pusat kota. Nantinya, pengelolaan seluruh jalan nasional itu diserahkan ke provinsi dan sebagian diserahin ke kabupaten/kota.
“Kalau tersedia anggaran untuk pembangunan jalan-jalan nasional yang melewati kota ini, uangnya dipindahin saja untuk pembangunan khusus Pantai Utara Jawa Barat. Itu solusi yang akan saya tawarkan, sehingga status jalannya nanti akan berubah,” katanya.
Lanjut KDM, beban Kementerian PU untuk pemeliharaan jalan nasional di Jawa Barat akan menurun, karena sebagian statusnya menjadi jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota.
“Kalau sudah menurun, maka uang itu nanti difokuskan untuk memperbaiki jalan Pantai Utara Jawa Barat,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Ujeng)
